Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
PENGARUH DESAIN PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN KAFE DI JOMBANG
Desain adalah perlengkapan penting pada suatu produk yang berupa aspek fisik, dimana aspek tersebut dapat mempengaruhi minat pelanggan untuk tetap membeli produk yang sedang diproduksi. Salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan adalah desain produk. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh desain produk terhadap loyalitas pelanggan.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan variabel bebas desain produk dan variabel terikat loyalitas pelanggan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan angket kepada 67 pelanggan di Kafe Mie Djoedes Jombang. Pada penelitian ini pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan ialah dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana.Hasil analisis regresi linier sederhana diperoleh persamaan Y = 2,128 + 0,330x. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,330. Sehingga diambil kesimpulan bahwa desain produk berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan
Tuturan Imperatif dalam Bahasa Batak Angkola Mandailing
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk fungsi dan makna pragmatik dalam bahasa Batak Angkola Mandailing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Penulis mengumpulkan data dengan teknik rekaman melalui strategi sadap, teknik dokumentasi, dan teknik catat atau transkripsi data. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, menganalisis data dan menyimpulkan. Berdasarkan analisis data ditemukan delapan bentuk tuturan imperatif dalam bahasa batak angkola Mandailing yaitu perintah, larangan, ajakan, persilaan, permohonan, permintaan, pembiaran dan suruhan. Pada fungsi tuturan imperatif ditemukan sembilan fungsi yaitu perintah, harapan, saran, permohonan, pemberian izin, ajakan, permintaan, anjuran, dan larangan. Pada makna ditemukan enam belas makna pragmatic imperatif yaitu perintah, permintaan, permohonan, desakan, bujukan, imbauan, persilaan, ajakan, permintaan izin, larangan, harapan, umpatan, ucapan selamat, anjuran, ngelulu, dan nasihat
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK MATEMATIKA TERHADAP MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PADA SISWA MTsN 5 JOMBANG
Media Komik Matematika adalah suatu buku yang berisi gambar mengenai penjelasan tentang materi matematika yang dikemas dalam alur cerita sehingga memberikan ketertarikan minat untuk dibaca . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh media komik matematika terhadap minat belajar dan hasil belajar siswa MTsN 5 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang dilaksanakan di MTsN 5 Jombang. Pengambilan yansampel menggunakan teknik simple random sampling. Didapatkan 50 siswa dengan 25 siswa sebagai kelas kontrol dan 25 siswa sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes dan lembar angket. Lembar tes terdiri dari 5 butir soal dan lembar angket terdiri dari 20 butir pernyataan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh signifikan media komik matematika terhadap hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan nilai sig < α yaitu 0.000 < 0,05. (2) Ada pengaruh media komik matematika terhadap minat belajar siswa yang ditunjukkan dengan persentase rata-rata skor minat belajar ialah 85,48% dimana minat belajar siswa tergolong dalam kriteria sangat tinggi Kata kunci: : Media Komik Matematika, Minat Belajar, Hasil Belajar, Aritmatika Sosia
Pronomina Persona Bahasa Talang Mamak Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu
AbstractThe aims of this research is to explain use of pronouns Talang Mamak Language, Rakit Kulims District, Indragiri Hulu Regency. This is a qualitative descriptive research. The methods of data collection were the observation process followed by the tapping technique, the skillful listening techhique involved, the listening technique free of charge, the recording technique, and technique of note taking. The technique of analyze the data starting by transcribe data after that data data checking and then classify, select, group, analyze, describe, and the last is concluded into a result of the research. On Talang Mamak Language, Rakit Kulim District, Indragiri Hulu Regency there a three design specifically singular first person pronouns aku, jaku, jawak. First person plural pronouns kami, kita. Second person plural pronouns kamu, kau. Third person singular pronoun liau and nyanya. Third person plural pronouns orang itu. The using of pronouns based on age and social status. Keyword: personal pronouns, form and use, Talang Mamak Language. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pronomina persona Bahasa Talang Mamak Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu metode simak yang diikuti teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam dan teknik catat. Teknik analisis data diawali dengan mentranskripkan data, setelah dilakukan transkip data lalu pengecekan data, setelah data dicek tahap selanjutnya ialah mengklasifikasi, menyeleksi, mengelompokkan, menganalisis, mendeskripsikan lalu terakhir disimpulkan menjadi laporan hasil penelitian. Pada Bahasa Talang Mamak Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu terdapat tiga bentuk pronomina persona yaitu kata ganti orang pertama tunggal yaitu aku, jaku, dan jawak, kata ganti orang pertama jamak yaitu kami dan kita. Kata ganti orang kedua tunggal yaitu kamu dan kau, kata ganti orang kedua jamak yaitu mika. Kata ganti orang ketiga tunggal yaitu liau dan nyanya, kata ganti orang ketiga jamak yaitu orang itu. Penggunaan pronomina tersebut berdasarkan usia, dan status sosial. Kata kunci: Pronomina persona, bentuk dan penggunaan, Bahasa Talang Mamak
DR. SEUSS’ SYMBOLS ON KING STILTS TO CHARACTER BUILDING: A MULTIDISCIPLINARY STUDY OF CHILDREN LITERATURE
Symbol is the used object by the author to convey messages in literary works through learning process to get hidden meanings. In children literature, symbols could become objects as the bridge for parents or teachers to be role models to transfer the positive traits for readers especially children as the next generation of a nation. This research aimed to find the symbols on King’s Stilts Children Book referring to character building as nation character traits. A descriptive qualitative was used as a method in this study by using content analysis based on heuristic and retroactive reading referred to checklist of character building assessment to the children book entitled The Kings’ Stilts written by Dr. Seuss, an American author of children literature. The result showed that King Birtram, Eric, and Lord Droon were symbols for signifiers which were used to represent the signified involving the character traits such as self discipline, hard work, responsible, social care, creative, sense of humor, wise, solemn, deceptive, evasive, uncaring, unfeeling even dishonest. It could be concluded that exploring hidden meanings of the used symbols in children literature could become one of the ways to build the positive characters for children even stimulating the reading habit as the implication of this study
Gambaran Aktivitas Fisik Dan Pola Hidup Sehat Siswa Sekolah Menengah Atas Di Kota Surabaya
Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi aktivitas fisik dan pola hidup sehat para siswa SMA di kota Surabaya selama masa pandemi Covid-19. Sebanyak 30 siswa kelas XI di sebuah sekolah swasta menjadi subjek penelitian yang dipilih menggunakan teknik quota random sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur melalui google meet. Sebanyak 14 pertanyaan diajukan kepada siswa saat wawancara. Fokus pertanyaan tersebut untuk mengeksplorasi kebiasaan aktivitas fisik dan pola hidup sehat para siswa. Analisis data dilakukan melalui empat langkah, yaitu: transkip wawancara, reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Pertanyaan yang mengandung informasi kuantitatif selanjutnya dianalisis menggunakan persentase. Hasil analisis informasi kuantitatif dapat dijelaskan bahwa mayoritas siswa (90%) sudah menerapkan pola hidup sehat dan aktif; semua siswa (100%) menyatakan bahwa pandemi Covid-19 tidak mengurangi efektivitas pelaksanaan pola hidup sehat dan aktif; hanya sebanyak 23% siswa yang melakukan aktivitas fisik sesuai rekomendasi WHO yaitu beraktivitas fisik lebih dari 1 jam sehari. Kombinasi hasil analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa para siswa cenderung memiliki keaktifan yang berbeda sebelum dan saat pandemi (80%), mereka menyebutkan bahwa aktivitas fisik saat pandemi lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum pandemi. Selain itu, jenis aktivitas fisik yang dilakukan semakin variatif dan banyak
METAKOGNISI GURU SD DALAM PEMBELAJARAN DARING
Era pandemi covid 19 mengharuskan seseorang membatasi kegiatan di luar rumah sebagaiupayadalam rangkamengurangi penyebaranvirus corona.Demikianjugadalam prosesbelajarmengajar,secarakhususpembelajarandisetiapjenjangdilakukansecaradaringdenganmenggunakanaplikasitertentu. Meskipun dilakukan secara daring, proses pembelajaran tetap dilakukan tanpa mengurangiesensi dari pembelajaran itu sendiri, dengan demikian juga guru bertanggung jawab secarapenuh dalam rangka mengontrol dan memantau proses pembelajaran selayaknya dilakukan didalam kelas. Kesadaran guru dalam mengontrol dan memantau proses pembelajaran disebutjuga kesadaran metakonitif guru dalam mengajar. Oleh karena itu dalam penelitian tentangkesadaranmetakonitifgurudalammengajarumumnyadilakukandalamkelassecaralangsung (luring), sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis kesadaran metakonitif gurudalammengajardalampembelejarandaring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan partisipan guru-guru SD dikabupatenJombangyangmengikutiprogrampenyetaraanS1PGSDyangmelakukanpembelejaran daring. Analsis data dilakukan secara deskriptif statitistik dengan menggunakanstatistikdeskriptifdaninferensial,yaituuji t sampel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ecara umum, guru SD sudah melibatkan kesadaran metakognitif dalam pembelajaran daring dengan kategori oke atau baik. Guru SD dengan latar belakang pendidikan keguruan memiliki skor rata-ratapelibatankasadaranmetakognitif dalam pembelajaran daring lebih tinggi daripada guru dengan latar belakang pendidikan nonkeguruan, meskipun dalam kategori yang sama, yaitu bai
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA MTS DALAM MENYELESAIKAN SOAL ALJABAR
Matematika merupakan ilmu yang bersifat hirarkis dimana antara satu konsep dengan konsep lainnya saling terkait. Sehingga mengharuskan siswa memiliki konsep yang baik untuk belajar konsep lainnya. Meskipun matematika telah digunakan dalam kehidupan sehari – hari terkadang siswa masih kesulitan dalam memahami konsep dari beberapa cabang matematika salah satunya aljabar. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk memilih materi aljabar, sebab aljabar merupakan cabang matematika yang sering digunakan pada cabang-cabang yang lainnya. Konsep awal yang tidak sesuai dengan konsepsi dapat berdampak pada kesalahan konsep yang biasa dikenal dengan miskonsepsi. Untuk mengidentifikasi miskonsepsi yaitu dengan metode Certainty Of Response Index (CRI). Tujuan penelitian ini mendeskripsikan analisis miskonsepsi siswa mts dalam menyelesaikan soal aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini subjek yang diteliti adalah 3 yaitu subjek dengan tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan matematika siswa, tes aljabar yang dianalisis dengan metode CRI dan wawancara. Data yang dianalisis adalah data yang didapat dari hasil tes aljabar dan hasil wawancara Data yang diperoleh selanjutnya ditriangulasi dengan memberikan tes aljabar baru yang setara untuk diselesaikan pada waktu yang berbeda. Data yang sudah diperoleh dalam penelitian ini dianalisis sesuai dengan teknik analisis data yakni mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa subjek berkemampuan matematika tinggi mengalami miskonsepsi teoritikal dan miskonsepsi korelasional. Subjek berkemampuan matematika sedang mengalami miskonsepsi klasifikasional dan miskonsepsi korelasional. Subjek berkemampuan matematika rendah mengalami miskonsepsi teoritikal, miskonsepsi klasifikasional dan miskonsepsi korelasional. Penelitian ini menganalisis miskonsepsi siswa karena, miskonsepsi pada siswa sering terjadi dan harus dihilangkan serta harus menjadi perhatian khusus bagi guru serta siswa itu sendiri karena dapat berakibat terganggunya atau kesalahan konsep pada konsepsi berikutnya. Apabila tidak segera diatasi siswa akan tetap mempertahankan konsep yang salah, maka akan membuat guru mengalami kesulitan dalam mengubah atau membenarkan konsep yang salah pada proses pembelajaran
STRATEGI KESANTUNAN POSITIF DALAM TALK SHOW VIDEO TANGGAPAN TREVOR NOAH TRUMP TERHADAP VIRUS CORONA
Judul penelitian ini adalah Strategi Kesantunan Positif dalam Video Talk Show Trevor Noah "Tanggapan Trump terhadap Virus Corona Mengungkapkan Kurangnya Kepemimpinannya". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis strategi kesantunan positif yang digunakan oleh pembicara (pembawa acara) dan nara sumber untuk menanggapi dan mengungkapkan dalam percakapan. Data dalam penelitian ini dapat melalui observasi langsung video talk show Trevor Noah “Tanggapan Trump terhadap Virus Corona Mengungkap Kekurangan Kepemimpinannya” dan merekam percakapan yang mengandung strategi kesantunan positif. Data yang terkumpul akan diidentifikasi, diklarifikasi, dan dianalisis secara kualitatif. Courtesy Theory oleh Brown dan Levinson (1987) digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis ditemukan 11 data dengan menggunakan teori dari Brown & Levinson (1987). Diantaranya ada 1 data dari Pemberitahuan; Menghadiri H (minatnya, kebutuhannya, keinginannya dan kebaikannya), 3 data dari Intensive interest to H, 3 data dari Exaggerate (persetujuan, simpati dengan pendengar), 2 data dari Avoid Disagreement, 2 data dari Joke
ANALISIS KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL TEOREMA PYTHAGORAS
Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal teorema Pythagoras (2).Menemukan faktor apa sajakah yang mempengaruhi komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal teorema Pythagoras. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif.penelitian ini dilaksanakan di MTs Al Urwatul Wutsqo Bulurejo pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang memiliki kemampuan matematika tinggi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Instrument penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu instrument utama dan instrument pendukung. Instrument utama adalah peneliti sendiri dan instrumen pendukung adalah lembar tes dan pedoman wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data,penyajian data dan simpulan.Hasil penelitian ini adalah (1) Komunikasi matematis Subjek berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan soal teorema phytagoras adalah subjek dapat menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap, menggambarkan segitiga siku-siku yang sesuai dengan soal disertai keterangannya , siswa menyelesaikan soal dalam bahasa model matematika dengan dibuktikan dapat menarik kesimpulan jawaban sesuai dengan permasalahan sehari-hari sesuai dengan pertanyaan. (2) Komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal teorema Pythagoras pada subjek berkemampuan matematika tinggi diperharuhi oleh kemampuan Menulis (written text), yaitu menjelaskan ide atau solusi dari suatu permasalahan atau gambar dengan menggunakan bahasa sendiri, kemampuan Menggambar (drawing), yaitu menjelaskan ide atau solusi dari permasalahan matematika dalam bentuk gambar, kemampuan Ekspresi matematika (matematical ekpression), yaitu menyatakan masalah atau peristiwa sehari-hari dalam bahasa model matematika