Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
ANALYSIS OF GREETINGS AND VERBS IN ACCOMODATING HONORIFICS EXPRESSION OF OKKY MADASARI NOVEL (ENTROK, 86, MARYAM, PASUNG JIWA, AND KERUMUNAN TERAKHIR) THROUGH SOCIOLINGUISTICS APPROACH
Penelitian ini merupakan kajian sociolinguistik dengan menganalisis sapaan dan verba yang mengakomodasi ungkapan honorifik pada kategori addressee, referent, by-stander dan absolute honorifics. Tulisan ini memfokuskan pada novel yang bercirikan drama dan perjuangan seorang perempuan dalam menegakkan keadilan karya Okky Madasari, yakni Entrok, 86, Maryam, Pasung Jiwa, dan Kerumunan Terakhir. Metode descriptif kualitatif yang digunakan adalah model analisis Spradley yang dikenal dengan metodologi etnografi dengan mengutamakan analisis pengkategorian sumber data. Addressee honorifics mengintegrasi dengan baik di semua bagian yang meliputi sapaan kekerabatan keluarga dan saudara, kata ganti orang kedua, non-kekerabatan dalam masyarakat umum, jabatan, agama, dan adat setempat, serta verba. Lebih lanjut, referent honorifics memperkuat di hampir semua bagian yang meliputi sapaan kekerabatan keluarga, kata ganti orang kedua, non-kekerabatan dalam masyarakat umum, jabatan, agama, dan adat setempat, serta verba. Sedangkan, by-stander honorifics menghimpun setengah yang meliputi sapaan kekerabatan sauadara, kata ganti orang ketiga, non-kekerabatan masyarakat umum, jabatan, agama, dan adat setempat. Namun absolute honorifics konsisten hanya bersinergi dengan sapaan agama.Kata-kata kunci: sapaan, verba, ungkapan honorifics, sosiolinguistik, novel Okky Madasari
INVESTIGATING EFFECT OF INFORMATION TRANSFER TECHNIQUE TOWARD STUDENTS’ READING ACHIEVEMENT
Banyak guru mencoba menerapkan teknik untuk membuat siswa tertarik dalam belajar membaca. Dalam makalah ini para peneliti bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam prestasi membaca siswa melalui Teknik Transfer Informasi. Penelitian ini dilakukan pada dua kelas siswa kelas 10 di MAN 1 Jombang, yaitu kelas X MIPA 2 dan X MIPA 5. Kuasi eksperimental yang tidak setara pra-tes dan post-test desain kelompok kontrol metode desain yang diterapkan. Teknik pengambilan data menggunakan tes membaca yang terdiri dari 20 pilihan ganda. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan ANCOVA dalam program SPSS versi 16. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat perbedaan signifikan ditentukan oleh p <0,05. Hasilnya menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan di mana p = 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara prestasi membaca siswa yang diajarkan menggunakan teknik yang disebut transfer informasi dan siswa yang tidak. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknik Transfer Informasi lebih efektif daripada menggunakan Teknik Penerjemahan. Kata Kunci: Pengajaran membaca, prestasi membaca siswa, tekhnik transfer informas
THE IMPLICATURE OF CIGARETTE ADVERTISEMENT
Implicature is meaning derived from the words delivered in implied meaning by the speaker to the other. The objective of this study is how is the implicature implied in cigarette advertisement. The researcher uses qualitative design apply in this research. The source of data comes from YouTube especially the cigarette advertisements, while the data is utterance which contain implicature. The instrument of this study is documentation. Procedure of collecting data are finding out data and downloading cigarette advertisements in internet, watching each cigarette advertisements, comprehending each cigarette advertisements which contains implicature, and then giving code for the data already obtained. Meanwhile, procedure of analyzing data are data reduction, data presentation, concluded the data. The result shows that there are some implicatures in cigarette advertisemen
A CRITICAL STUDY OF IMPLICATURE AND TABOO LANGUAGE IN THE SUBTITLING JAPANESE ANIMEINTO ENGLISH AND ITS EFFECT ON EFL
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikatur percakapan dan bahasa tabu dalam dan strategi terjemahan mereka dalam subtitling ke dalam bahasa Inggris dengan memeriksa tiga episode anime Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Yoshito Usui, Crayon Shinchan. Banyak lelucon dalam seri ini berasal dari Shin- kadang-kadang penggunaan bahasa aneh, tidak alami dan tidak pantas, dan juga dari tingkah lakunya yang nakal. Akibatnya, pembaca dan pemirsa non-Jepang mungkin merasa kesulitan untuk memahami leluconnya. Bahkan, beberapa dari mereka tidak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa lain. Ada juga saat-saat ketika Shin Chan menampilkan tingkat kedewasaan di luar dirinya yang biasa dalam perhatiannya untuk orang lain, dan dalam beberapa contoh langka ia menunjukkan bahwa jauh di lubuk hatinya ia benar-benar peduli untuk keluarganya, meskipun dia tidak menghormati mereka secara konstan. Kata Kunci: Implikatur Percakapan, Bahasa Tabu, Strategi Penerjemahan, anime Jepan
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) MELALUI MARKETING ONLINE DI DINAS KOPERASI DAN UMKM KABUPATEN BANYUWANGI
Penelitian ini berjudul “Strategi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui Marketing Onlne oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini, penulis meneliti tentang strategi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Banyuwangi, dalam hal ini adalah Dinas Koperasi dan UMKM dalam mengembangkan usaha para pelaku UKM di wilayah kerjanya. Pelatuhan marketing online yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Banyuwangi ini unik dan mengedepankan pemanfaatan teknologi informasi yang menjadi trend di kalangan masyarakat luas. Teori yang digunakan untuk membahas penelitian ini yakni menggunakan teori marketing online menurut Jubilee Enterprise. Secara terperinci dapat diuraikan dalam beberapa bagian yakni: memosting produk disetiap toko online, membuat personal branding, nebeng “ngetop” di situs orang lain, dan membuat atau memiliki berbagai akun media sosial untuk berpromosi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan keadaan sasaran penelitian secara apa adanya, menganalisa data yang terkumpul. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini ialah para peserta pelatihan marketing online telah mempraktikkan dan menggunakan ilmu yang didapatkannya selama mengikuti pelatihan oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Hasil akhirnya, para pelaku UKM yang mengikuti pelatihan ini mengalami peningkatan pendapatan usaha (omzet).Kata-kata kunci: Marketing Online, UMKM, Dinas Koperasi dan UMKM, Kabupaten Banyuwangi
PENGARUH METODE PART AND WHOLE TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING DEPAN PADA SISWA KELAS X SMK SULTAN AGUNG 1 TEBUIRENG TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018
Pendidikan jasmani merupakan suatu mata pelajaran yang kompleks, dengan memanfaatkan aktivitas jasmani sebagai sarana untuk mencapai tujuan dari pendidikan. Dalam pembelajaran senam lantai guling depan siswa dituntut untuk menguasai keterampilan rangkaian guling depan dengan baik. Penelitian dengan menggunakan metode pembelajaran part and whole mampu memberi pengaruh positif terhadap pembelajaran. Maka dari itu peneliti menggunakan metode pembelajaran part and whole terhadap pembelajaran senam lantai guling depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode part and whole terhadap hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas X SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan sebab – akibat. Terdapat populasi yang berjumlah 390 dan menggunakan cluster random sampling maka diperoleh kelas X TAV 1 yang berjumlah 33 siswa. Instrument pengumpulan data menggunakan tes keterampilan senam lantai guling depan. Subjek penelitian diberikan dua kali tes yaitu pre-test dan post-test serta empat kali treatment, kemudian diambil data nilainya. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapatkan nilai rata-rata pre-test 66,94 dan nilai rata-rata post-test 76,33. Dan diperoleh hasil akhir dari nilai uji thitung 6,871 > ttabel 1,691. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara pembelajaran part and whole terhadap hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas X TAV 1 SMK Sultan Agung 1 Tebuireng. Kata Kunci: hasil belajar, metode part and whole, senam lantai guling depan
DAMPAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) BERBASIS KARAKTER GURU PPKN DI SMKN 1 MOJOAGUNG
Desain pembelajaran di Indonesia sebagain besar menitikberatkan pada ranah kognitif, peserta didik memiliki nilai akademis yang tinggi tetapi kurang menghormati guru, nilai-nilai karakter tanggung jawab, kerjasama, disiplin semakin luntur. Masyarakat menuntut dan menganggap penting nilai dan sikap yang baik dari output sekolah. Salah satu upaya guru untuk mengatasi masalah pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Team Game Tournament (TGT) dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui permasalahan pembelajaran mata pelajaran PPKn, (2) untuk mengetahui dampak penerapan model pembelajaran kooperatif Time Game Tournament (TGT) guru PPKn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis studi kasus, metode pengumpulan data dengan triangulasi sumber antaralain observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah guru, peserta didik kelas XII Akutansi (Ak) 1 SMKN 1 Mojoagung Jombang. Hasil penelitian menunjukkan: (1) permasalahan pembelajaran mata pelajaran PPKn adalah peserta didik menganganggap mata pelajaran PPKn sebagai mata pelajaran yang membosankan dan tidak menyenangkan, proses belajar dan pembelajaran di kelas tidak kondusif, peserta didik pasif, motivasi kurang, materi pembelajaran berbasis konsep teori PPKn, dan hasil belajar peserta didik kurang optimal, (2) dampak penerapan model pembelajaran kooperatif Time Game Tournament (TGT) dengan mengintegrasikan nila-nilai karakter adalah belajar peserta didik menjadi lebih fokus, variatif, aktif, kreatif, semangat; proses pembelajaran guru interaktif edukatif, menyenangkan, nyaman, kondusif dan menguatkan nilai-nilai karakter tanggung jawab, jujur, kerja sama dan persaingan sehat. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Team Game Tournament (TGT), karakte
PELATIHAN DAN PEMBERDAYAN MASYARAKAT UNTUK MENGGELORAKAN BUDAYA LITERASI DISMK GLOBAL MENTORO SUMOBITO MELALUI PROGRAMJURNALISTIK SEBAGAI GERAKAN LITERASI SEKOLAH
Artikel ini merupakan kegiatan yang bertempat di SMK Global, Desa Mentoro, Kecamatan Sumobito.Rendahnya kemampuan menulis belum memiliki prestasi di bidang sastra, salah satunya seperti buletin, mading sekolah dan lain-lain. Pada peserta didik SMK Global Sumobito,mengindikasikan perlunya pemberdayaan literasi pada sekolah ini. Artikel ini bertujuan menggambarkan untuk memberdayakan budaya literasi melalui program jurnalistik pada peserta didik kelas X, XI dan XII. Dengan mengoptimalkan hasil karya sastra yang ditempelkan di mading sekolah dan menulis buletin.Buletin dan hasil karya untuk mading sekolah bertema program keahlian SMK bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang materi jurusan mereka.Metode yang digunakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) Menggunakan pendekatan kualitatif.Teknik pengumpulan data wawancara observasi dan sosialisasi.Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masayarakat (PKM) di ketahui dilakukan kegiatan dan program jurnalistik di SMK Global dapat menumbuhkan budaya literasi menulis seperti aktifitas menulis, workshsop, pelatihan, dan perlombaan hasil karya sastra. Pemanfataan program jurnalistik khususnya masyarakat di SMK Global sekitarnya mendapatkan respon postif. Hal ini terlihat semakin banyak siswa SMK Global menumpulkan karya tulis dimuat dimading sekolah.Kata Kunci :pemberdayaan masyarakat, budaya literasi, workshop jurnalisti
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN YANG BERORIENTASI AKTIVITAS SISWA
Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar pendidikan jasmani melalui strategi pembelajaran yang berorientasi aktivitas siswa (PBAS) kelas V SDN 1 Sambimulyo Banyuwangi. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 57,6 % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 68,8 % dan siklus 3 mencapai 84,8 %, dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang berorientasi aktivitas siswa (PBAS) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V dengan ketuntasan mencapai 100%, dengan demikian penerapan strategi pembelajaran yang berorientasi aktivitas siswa (PBAS) efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pelajaran pendidikan jasmani di SDN 1 Sambimulyo Kec. Bangorejo Kab. Banyuwangi
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE BERBANTUAN MEDIA PUZZLE (KELAS 2 SDN BILAPORAH 3)
Hasil Belajar siswa kelas II SDN Bilaporah 3 mata pelajaran matematika masih rendah dan masih banyak yang belum tuntas KKM 68. Hal ini disebabkan karena guru ketika menjelaskan materi monoton metode dan media pembelajaran. Guru hanya menjelaskan di depan dan menggambarkan bangun datarnya di papan tulis tanpa ada benda konkrit. Oleh karena itu, siswa kurang tertarik dan kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran matematika. Adapun tujuan penelitian yaitu meningkatnya aktivitas belajar siswa hingga mencapai rata-rata siswa belanjar tuntas harus mencapai 75%. Tujuan penelitian yang kedua yaitu meningkatya hasil belajar siswa hingga mencapai nilai KKM sebanyak 75% siswa setelah menggunakan model Example Non Example berbantuan Puzzle. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar siswa secara keseluruhan. Lembar observasi digunakan untuk mengukur aktivitas yang dilakukan siswa dalam pembelajaran. Sedangkan, lembar tes digunakan untuk mengukur peningkatan hasil belajar dari sebelum tindakan siklus 1 sampai siklus 1. Hasil penelitian siklus 1 menunjukkan bahwa akivitas belajar siswa rata-rata nilai 89,63, dan hasil persentasi ketuntasan aktivitas belajar 89,28 % yang tergolong pada ktiteria sangat tinggi. sedangkan hasil belajar dibandingkan dengan hasil belajar pra siklus, dimana pra siklus pra siklus 66,31 dan setelah siklus 1 81,97. Persentase hasil belajar pra siklus yang sudah tuntas KKM sebesar 26% dan pada siklus 1 yang sudah tuntas KKM sebesar 100%. Dari rata-rata tersebut dapat diketahui bahwa hasil peningkatan dari pra siklus dengan siklus 1 sebesar 74%. Hasil tersebut membuktikan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa pun lebih maksimal dalam pembelajaran, sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan model Example Non Example berbantuan media Puzzle dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi bangun datar di kelas II SDN Bilaporah 3