Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
THE APPLICATION OF SEMINAR PAPER TECHNIC IN WRITING COURSE IN ENGLISH DEPARTMENT IN FACULTY OF ADAB AND HUMANITY UIN SUNAN AMPEL SURABAYA
There three points in this research. These are the proses of the use of paper seminar technic on writing class of English Department, the result of the use of paper seminar technic on writing class of English Department and obstacle of the use of paper seminar technic on writing class of English Department Art and Humanities Faculty, State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya. This research method is Classroom Action Research. There are two cycles of this research. The enhancement appeared from the first cycle to the second cycle. It can be seen from the main indicator that shows the improvement. There are some variables that are used but only two variables that are not increase, these are prewriting and drafting. So it can be said that this research is success. While the obstacle of this research are the weakness of students competence of English especially writing skill and the infrastructures that are not support
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTICULATE STUDIO’13 MATA KULIAH PERKEMBANGAN MOTORIK
Tujuan dari pembelajaran ini adalah mengembangkan model Articulate Studio 13. Media pembelajaran melalui para ahli dan menguji keefektifan hasil pembelajaran mahasiswa. Para mahasiswa termaksud 48 mahasiswa pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi Universitas PGRI Banyuwangi dengan desain penelitian one-shot-case. Data yang dianalisis berupa deskriptif kuantitatif. Hasil dari validasi tergolong memungkinkan, aktifitas pembelajaran baik, tanggapan mahasiswa tergolong baik dan hasil pembelajaran sempurna. Kesimpulannya dalam pembelajaran menggunakan Articulate Studio 13 sebagai media pembelajaran dapat membangun motivasi siswa dan hasil pembelajara
DAYA TAHAN CARDIORESPIRATORY WASIT FUTSAL LEVEL III
Futsal merupakan salah satu pertandingan yang berlangsung secara cepat, maka wasit futsal harus bergerak dan memutuskan keputusan secara cepat dan tepat. Selama ini masih banyak kendala yang dihadapi oleh wasit futsal diantaranya adalah daya tahan kardioarespiratori yang belum memenuhi standar yang ditetapkan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu ingin mengetahui kemampuan daya tahan kardiorespiratori wasit futsal level III. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pengumpulan data tes dan pengukuran yang dilakukan kepada 86 peserta kursus wasit futsal level III. Hasil dalam penelitian ini adalah 40.7 % wasit yang lulus fitnest test dan 59.3% yang tidak lulus. Berdasarkan data di atas maka dapat disimpulkan bahwa kapasitas daya tahan kardiorespiratori wasit futsal level III pada kategori kurang
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII E SMPN 2 JABUNG DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII E SMPN 2 Jabung dalam menyelesaikan soal cerita materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel berdasarkan prosedur Newman.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMPN 2 Jabung yang terdiri dari 5 siswa.Pengumpulan data menggunakan metode tes dan wawancara.Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau menarik kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian, pada subjek 1 terdapat duajenis kesalahanyaitu kesalahan keterampilan proses (process skill errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors), pada subjek 2 terdapat satu kesalahan yaitu kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors), pada subjek 3 terdapat satu kesalahan yaitu kesalahan memahami masalah (Comprehension errors), pada subjek 4 terdapat dua jenis kesalahanyaitu kesalahan keterampilan proses (process skill errors) dan kesalahan penulisan jawaban akhir/kesimpulan (encoding errors), dan pada subjek 5 terdapat dua tipe kesalahan yaitu kesalahan transformasi (transformation errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors).Jadi, kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas VIII E SMPN 2 jabung adalah kesalahan memahami (comprehension errors), kesalahan transformasi (transformation errors), kesalahan keterampilan proses (process skill errors), kesalahan penulisan jawaban akhir/kesimpulan (encoding errors). Kata kunci: : Analisis Kesalahan, Soal Cerita, SPLDV, Prosedur Newma
Konflik Psikologis Tokoh Utama Dalam Novel Perempuan Terpasung Karya Han Naqsabandii
Kejadian atau peristiwa yang terdapat dalam karya sastra dihidupkan oleh tokoh-tokohsebagai pemegang peran atau pelaku alur. Melalui perilaku tokohtokoh yang ditampilkaninilah seorang pengarang melukiskan kehidupan manusia dengan problem-problem ataukonflik-konflik yang dihadapinya, baik konflik dengan orang lain, konflik denganlingkungan, maupun konflik dengan dirinya sendiri.Setiap tokoh yang ditampilkan pengarang dalam sebuah karya sastra adalah tokoh yangmempunyai jiwa dalam menghadapi masalah hidup dan kehidupannya. Tokoh dengankonflik-konflik batin merupakan terjemahan perjalanan manusia ketika mengalami danbersentuhan dengan kenyataan, peristiwa-peristiwa yang dihadapi merupakan masalah yangmenyangkut seluk beluk nilai kehidupan personal. Wujud citra,cita-cita, dan perasaan batin yang diungkapkan pengarang melalui tokoh-tokohnya sering dapat mewakili keinginanmanusia akan kebenaran, nilai-nilai keagungan dan kritik terhadap kehidupan.Sastra dan psikologi merupakan ilmu yang mempelajari kejiwaan orang lain. Yangmembedakan antara psikologi dan sastra adalah didalam psikologi gejala-gejala tersebut riilatau nyata, sedangkan dalam sastra gejala-gejala tersebut bersifat imajinatif
METAFORA DALAM BUKU “SLILIT SANG KIAI” KARYA EMHA AINUN NADJIB
Penelitian yang berjudul metafora dalam Buku “Slilit Sang Kiai” karya Emha Ainun Nadjib merupakan sebuah penelitian yang berfokus pada tuturan yang diisampaikan oleh Emha Ainun Nadjib dalam bukunya yang berjudul “Slilit Sang Kiai”. Rumusan dalam penelitian ini adalah jenis dan makna metafora dalam buku “Slilit Sang Kiai”. Jenis metafora antopromorfik merupakan metafora yang memanfaatkan anggota tubuh manusia sebagai suatu alat perbandingan yang akan dibandingkan dengan hewan, tumbuhan dan benda mati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif karena dalam penelitian ini peneliti berusaha mendeskripsikan kata-kata yang meliputi jenis dan makna metafora dalam uku “Slilit Sang Kiai” karya Emha Ainun Nadjib. Objek yang dipilih dalam penelitian ini berupa buku yang berjudul “Slilit Sang Kiai” peneliti mengambil data dengan cara membaca buku berulang-ulang. Pengambilan data dilakukan mulai 12 April 2018.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam buku “Slilit Sang Kiai” karya Emha Ainun Nadjib banyak ditemukan jenis metafora antopromorfik metafora antorpomorfik tersebut ditunjukkan dengan temuan data berupa kalimat yang mencoba membandingkan anggota tubuh manusia dengan benda mati, hewan, dan tumbuhan
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERKULIAHAN
Mentality is related to ways of thinking that have become habits, or habits of thought. And a habit, generally formed through habituation. Therefore mentality can be formed, by way of habituation and coaching. Efforts to refract and guide need to touch two factors at once: ways of thinking and the environment. And the educational environment is one way out to foster the character of the younger generation in a directed, programmed, and optimal way so that young people who are intelligent intellectual and moral quality can be formed. Planting character values that are integrated in lectures can be expected to be internalized in students. The courses taught are not just theoretical knowledge, but can also be shown in the form of behavior in preparation for The research steps are plan, action, observation, and reflection. The research subjects were students in the 4th semester Learning Planning lectures in the STKIP PGRI Tulungagung economic education department. The method of implementation is(1) conveying character values when delivering learning planning as a basis for completing tasks; (2) delivery of values associated with the content of learning planning material; and (3) monitoring internalization of values through interviews and weekly task consultations, assessment points include indicator hard work points in the form of consultative discipline and task quality, indicator collaboration points in the form of division of roles, communication, interactions, and initiatives in study groups. The results of the character education implementation study showed an increase towards the good behavior of students and able to improve student achievement. Learning achievement is considered as a side effect of character education in the learning process
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN BEBAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK PEMAIN BOLAVOLI
Latar belakang penelitian ini adalah belum adanya model-model latihan beban secara khusus yang diberikan untuk pemain bola voli putra tingkat intermediet di Kota Kediri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun model latihan beban yang baik, melaksanaan uji coba produk pengembangan, dan melaksanaan uji efektifitas produk untuk mengetahui hasil uji keefektifan model latihan beban untuk peningkatan kemampuan fisik pemain bolavoli putra tingkat intermediet di Kota Kediri.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah “metode penelitian pengembangan, (Research and D evelopment)”. Hasil penelitian yang pertama adalah analisis kebutuhan dengan menggunakan metode wawancara untuk mengetahui permasalahan kemampuan fisik para pemain tingkat intermediet di Kota Kediri, dari hasil wawancara diketahui bahwa latihan kemampuan fisik tidak menggunakan metode latihan beban.Tahap kedua adalah perancangan produk awal, dalam hal ini model latihan beban didasarkan pada kajian teoritis, sehingga dirumuskan dalam susunan sebagai berikut: (1) Teori umum bolavoli, (2) Analisis kebutuhan fisik bolavoli. (3) Teori umum latihan beban. (4) Latihan beban untuk bolavoli. (5) Program latihan beban untuk bolavoli. (6) Evaluasi kemampuan fisik dalam bolavoli.Tahap ketiga adalah uji coba produk. Uji coba yang pertama adalah uji coba ahli dengan menggunakan empat ahli bolavoli dengan 24 butir pernyataan dengan 23 terletak pada interval 16 ≤ X. Dengan menggunakan batas nilai minimal dikatakan layak (valid) adalah 8 dan dapat diinterpretasikan bahwa rancangan produk bisa diuji cobakan pada tahap selanjutnya. Uji coba kelompok kecil dengan jumlah subjek club Mars 76 mojoroto kota Kediri menggunakan instrumen angket dengan jumlah pernyataan 24. Hasil uji kelompok kecil adalah 23,3 terletak pada interval 16 ≤ X, Maka, penilaian ahi materi dan praktisi terhadap aktivitas latihan mental dikategorikan baik (layak/valid) dari total nilai semua ahli. uji coba kelompok besar dengan 2 subjek (club Mitra dan Club Pervik) dengan hasil 24 terletak pada interval 16 ≤ X, Maka, penilaian ahi materi dan praktisi terhadap aktivitas latihan mental dikategorikan baik (layak/valid). Tahap yang keempat adalah uji efektifitas produk dengan membandingkan dua kelompok, satu kelompok diberi perlakuan produk pengembangan dan kelompok lain diberi perlakuan secara konfensional dengan penggunakan pre test dan post test desain. Nilai beda untuk masing-masing kelompok berdasarkan tes adalah: Nilai beda tes 1 kelompok eksperimen 49, kelompok kontrol 12. Nilai beda tes 2 kelompok eksperimen 35, kelompok kontrol 12. Nilai beda tes 3 kelompok eksperimen 28, kelompok kontrol 15. Nilai beda tes 4 kelompok eksperimen 387, kelompok kontrol 100. Sebagai simpulan akhir dinyatakan bahwa produk terbukti efektif meningkatkan kemampuan fisik pemain bolavoli putra tingkat intermediet di Kota Kediri.Kata Kunci : Latihan beban, Bolavoli, Program Latiha
KOMPETENSI WACANA SEBAGAI KECAKAPAN LITERASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Makalah ini membahas kompeteni wacana yang diperlukan oleh pengajar dan pembelajar untuk interaksi yang mengkomodasi proses pembelajaran antar mereka. Kompetensi yang dimaksud merentang dari aspek kebahasaan sampai aspek yang bersifat sosial dan kultural. Dengan menguasasi semua aspek wacana ini maka setiap partisipan akan memahami apa yang sedang terjadi dengan interaksi yang sedang berlangsung, memahami latar belakang terjadinya interaksi itu, dan olah bahasa apa yang harus dilakukan dalam interaksi yang bersangkutan. Oleh karena itu, dengan kompetensi wacana yang dimilikinya partisipan interaksi akan mampu melakukan interaksi secara lebih efektif—dan ini merupkan sebuah inovasi olah bahasa yang penting untuk dipahami oleh para partisipan dalam interaksi proses pembelajaran
KECENDERUNGAN PENGAMANAN DIRI PADA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KROCO KARYA PUTU WIJAYA SEBAGAI SALAH SATU MEDIA LITERASI
Psikologi Individual Alfred Adler merupakan teori yang menyatakan bahwa manusia itu dilahirkan dalam keadaan tubuh yang lemah, kondisi ketidak berdayaan ini menimbulkan perasaan inferior (merasa lemah atau tidak mampu) dan ketergantungan kepada orang lain. Manusia, menurut Adler, merupakan makhluk yang saling tergantung secara sosial perasaan bersatu dengan orang lain ada sejak manusia dilahirkan dan menjadi syarat utama kesehatan jiwanya. Kecenderungan Pengamanan merupakan bagian analisis psikologi individual yang menganalisis bahwa penderita neurosis takut tujuan menjadi personal yang dikejarnya terungkap sebagai kesalahan dan selanjutnya diiuti dengan hilangnya penghargaan dari masyarakat, untuk mengkompensasi khayalan ini, individu membangunan kecenderungan pengamanan, yang bentuknya dapat berupa sesalan, agresi, dan menarik diri.Peneliti bertujuan untuk mengungkapkan. kecenderungan pengamanan (self-guarding) pada tokoh utama novel Kroco karya Putu Wijaya, yang meliputi tiga kecenderungan pengamanan yang umum dipakai yakni; sesalan(Excuse), agresi dan menarik diri (Withdrawal). Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang memiliki ciri khusus, yaitu menggunakan kata-kata atau kutipan dialog dengan menghasilkan data, serta menggambarkan data secara jelas tanpa berkaitan dengan perhitungan atau angka-angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran psikologi individual dimiliki tokoh utama dalam novel Kroco karya Putu Wijaya. Dalam penelitian yang menggunakan teori psikologi individual ini tokoh utama mengindikasikan mengalami perkembangan abnormal. Tokoh utama takut tujuan menjadi superioritas personal yang dikejarnya terungkap sebagai kesalahan dan mereka kehilangan penghargaan dari masyarakat. untuk mengkompensasi khayalan ini, mereka membangun kecenderungan pengamanan (self-guarding), untuk melindungi diri dari rasa malu akibat perasaan inferior yang berlebihan.Ada tiga kecenderungan pengamanan yang digunakan tokoh utama yakni; sesalan (Excuse), agresi dan menarik diri (Withdrawal). Kata Kunci: Kecenderungan Pengamanan, tokoh utama, psikologi sastr