Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER DI MADRASAH ALIYAH MAMBA’UL MA’ARIF DENANYAR JOMBANG MANFAAT DAN KESIAPAN

    No full text
    Kebijakan pemerintah mewajibkan madrasah menyelenggarakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer mengharuskan madrasah untuk berbenah dan mempersiapkan diri agar memenuhi kriteria kelayakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji, menganalisis, dan menemukan kesiapan pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer yang di hadapi oleh Madrasah Aliyah Mambau’l Ma’arif Denanyar Jombang melalui persepsi siswa sebagai pelaku UAMBNBK dan petugas (proktor dan teknisi). Menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif pada studi atau hasil kajian yang relevan dan hasil pemantauan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer, populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII sebanyak 15 putra dan 25 putri. Data diperoleh dari angket yang disebarkan pada siswa dan wawancara pada petugas (proktor dan teknisi). Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang penyelenggaraan UAMBNBK adalah baik. Banyak manfaat yang diperoleh dengan penyelenggaraan UAMBNBK, diantaranya yaitu menghemat biaya, meminimalisir terjadinya kecurangan, meningkatkan literasi siswa terhadap teknologi informasi dan komunikasi, serta mengetahui perolehan nilai siswa dengan lebih cepat dan akurat. Hampir semua setuju dengan penyelenggaraan UAMBNBK dengan alasan lebih efektif pelaksanaannya dan lebih akurat hasilnya. Kendala yang ditemukan dapat diatasi dengan baik karena bukan kendala yang sulit diatasi. Kata Kunci: manfaat dan kesiapan, persepsi siswa, Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional  Berbasis Kompute

    EVALUASI INSTRUMEN KARAKTER TEACHERPENEUR DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU SMK BISNIS DAN MANAJEMEN DI ERA MILENIAL

    No full text
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dalam berbagai bidang menuntut kemampuan sumber daya manusia yang unggul dan cepat mengikuti tuntutan zaman. Hal ini menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan sesuai dengan tuntutan era milenial. Pembelajaran yang kreatif dan inovatif sebagai kunci untuk menciptakan generasi milenial yang unggul. Konsekuensi dari tuntutan ini adalah dunia pendidikan harus memiliki guru yang menanamkan sikap-sikap pendidik sebagai fasilitator, motivator dan inovator dengan mengadopsi sikap positif yang dimiliki oleh seorang pengusaha atau dikenal dengan istilah teacherpreneur. Seorang guru yang memiliki karakter teacherpreneur akan menunjukkan profesionalismenya sesuai dengan tuntutan yang dihadapinya dengan berbagai karakter seperti percaya diri, berorientasi prestasi, pengambil resiko, memiliki kepemimpinan dan keorisinilan. Artikel ini akan mengevaluasi model pengukuran instrumen karakter teacherpreneur dalam membentuk model profesioanlisme guru menggunakan metode Partial Least Square. Evaluasi model pengukuran merupakan pengukuran yang digunakan untuk menilai kevalidan atau keabsahan dan reliabilitas kuisioner penelitian suatu variabel.  Berdasarkan hasil evaluasi model terhadap instrument karakter teacherpreneur menunjukkan seluruh indikator memiliki nilai loading factor lebih dari 0,7 sehingga seluruh indikator valid untuk menguji tingkat profesionalisme guru pada abad 21. Sedangkan evalusi terhadap nilai reliabilitas konstruk dapat diukur dengan composite reliable, cronbach’s Alpha, nilai (Average Variance Extracted) AVE dan membandingkan nilai akar AVE dengan korelasi antar kosntruk menunjukkan seluruh indikator penelitian dikatakan reliable dan layak digunakan. Key words: karakter teacherpreneur, profesionalisme guru abad 2

    PENGARUH MODELING THE WAY TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X-MIPA 3 SMAN BANDARKEDUNGMULYO JOMBAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018

    No full text
    Menulis merupakan wujud kemahiran berbahasa yang mempunyai manfaat bagi kehidupan, khususnya para siswa, dengan menulis para siswa dapat menuangkan segala keinginan hati, perasaan, pikiran, sindiran, kritikan, dan lainnya. Kaitannya dengan kegiatan menulis karangan seperti menulis teks negosiasi dibutuhkan pengetahuan tentang negosiasi dan keterampilan kebahasaan. Kebanyakan siswa kesulitan dalam menyusun teks negosiasi dan menentukan struktur dari teks negosiasi tersebut. Salah satu metode pembelajaran yang mampu membangun keaktifan dan kreativitas siswa adalah Modeling The Way. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Modeling The Way terhadap hasil belajar keterampilan menulis siswa kelas X-MIPA 3 SMAN Bandarkedungmulyo Jombang tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen model one group pretest-posttest design. Pengambilan data menggunakan soal pretest dan posttest yang dinyatakan valid dan reliabel. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan SPSS 20 dan manual diperoleh perhitungan yaitu Sig (2-tailed) ˂ α = 0,000 ˂ 0,05. Sehingga didapati nilai probalitas uji t berada pada penolakan H0. Sedangkan tabel Paired Samples t Test diperoleh data t hitung = 6,123 dengan t tabel = 1,69913 karena nilai thitung > t tabel yaitu 6,123 > 1,69913, maka H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Modeling The Way terhadap hasil belajar keterampilan menulis teks negosiasi siswa kelas X-MIPA 3 SMAN Bandarkedungmulyo Jombang tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: Hasil Belajar, Keterampilan Menulis, Modeling The Wa

    PROGRAM POJOK BACA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA MELALUI GLS (GERAKAN LITERASI SEKOLAH

    No full text
    Membaca merupakan suatu aktifitas dimana pembaca berupaya untuk menangkap gagasan dari penulis, mengevaluasi isi bacaan, serta memahami isi dari bacaan. Sedangkan minat adalah dorongan atau keinginan untuk melakukan sesuatu yang disukai. Jadi dapat disimpulkan bahwa minat baca merupakan keinginan atau ketertarikan siswa terhadap suatu bacaan. Berbagai sumber menyatakan bahwa minat baca bangsa Indonesia masih tergolong rendah. GLS (Gerakan Literasi Sekolah) merupakan suatu terobosan yang dituangkan dalam peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2015. Kegiatan ini dilaksanakan guna menumbuhkan minat baca peserta didik serta meningkatkan ketrampilan membaca agar pengetahuan dapat dikuasai secara lebih baik. Di MAN 5 Jombang Gerakan Literasi Sekolah dilaksanakan melalui program Pojok Baca. Penelitian pada artikel ini berjenis Deskriptif Kuantitatif yang mencoba menggali data tentang pelaksanaan Program Pojok Baca sebagai upaya meningkatkan minat baca siswa melalui GLS di kelas X dan XI. Responden dari penelitian ini diambil random, 10% dari seluruh siswa kelas X dan XI. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa Program Pojok Baca melalui GLS terbukti dapat meningkatkan minat baca dan intensitas membaca siswa MAN 5 Jombang

    PERAN KEGIATAN LITERASI DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA DAN MENULIS SISWA MELALUI SITUS WEB di SMA ISLAM NGORO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kegiatan literasi, hambatan dan upaya pihak sekolah dalam meningkatkan minat membaca dan menulis siswa melalui situs web di SMA Islam Ngoro Jombang. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah seluruh masyarakat SMA Islam Ngoro dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara interaktif terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan data yang terkumpul, kemudian didiskripsikan dan dianalisis. Penulis dapat menarik kesimpulan bahwa 1)kegiatan literasi di SMA Islam Ngoro Jombang berperan dalam memotivasi siswa untuk gemar membaca dan menulis, 2)hambatan pihak sekolah dalam meningkatkan minat membaca dan menulis siswa kelas yakni kedisiplinan, pembiasaan siswa, minat, dan metode yang diterapkan guru, 3)upaya pihak sekolah untuk meningkatkan minat membaca dan menulis siswa kelas atas melalui kegiatan literasi adalah pihak sekolah dengan sosialisasi mengenai kegiatan literasi, mengenalkan pentingnya menumbuhkan minat baca dan mengadakan lomba-lomba sebagai wadah siswa untuk berpartisipasi aktif, 4)kegiatan literasi siswa dilakukan melalui situs web sekolah yakni siswa dapat mengunggah sinopsis yang sudah ditulis dari hasil membaca baik buku fiksi meupun nonfiksi.(kata kunci : kegiatan literasi, situs web, minat membaca dan menulis

    DAMPAK PERCAYA DIRI DAN POWER LENGAN TERHADAP HASIL FLYING SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA TANGAN

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubunganantara tingkat percaya diri dan power lengan terhadap hasil flying shoot dalam permainan bola tangan. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan untuk kelompok eksperimen yaitu atlet SMA Se-Kota Bandung sebanyak 36 orang.Treatment yang akan dilakukan pada penelitian ini melakukan weight training yang akan dilakukan 12 kali pertemuan.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik Analisis data dilakukan menggunakan statistik parametrik yang meliputi uji –t dan uji korelasi ganda menggunakan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percaya diri dan power lengan memiliki korelasi yang signifikan secara bersama-sama terhadap hasil flying shoot dalam permainan bola tangan yang dimana r hitung sebesar 0,338 lebih besar dari r tabel yaitu 0,329. Kata Kunci: Kepercayaan diri, Power lengan, Flying Shoo

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI (STUDI PADA SISWA KELAS X SMK MATSNA KARIM DESA BULUREJO KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG)

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X jurusan Akuntansi SMK Matsna Karim Desa Bulurejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang.Berdasarkan analisis yang telah peneliti lakukan, diketahui bahwa siswa yang mempunyai masalah pada faktor fisiologis sebanyak 21 siswa atau 65,625%. Dalam hal ini faktor fisiologis tidak seberapa berpengaruh terhadap prestasi siswa, hal ini dapat ditunjukkan dengan nilai rata-rata ulangan hariannya sebesar 71,72 sedangkan pada KKM (kriteria ketuntasan minimal) adalah sebesar 65. Dari rendahnya faktor fisiologis yang ada pada diri siswa, ternyata siswa masih bisa termotivasi dalam belajarnya dan mendapatkan prestasi yang cukup memuaskan. Hal ini dikarenakan masih ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi belajar mereka yaitu faktor psikologis yang ada pada diri mereka sendiri, factor keluarga yang mendukung dan memberi perhatian, faktor lingkungan sekolah yang menyediakan fasilitas dan kenyamanan yang baik sehingga terciptanya proses belajar mengajar yang kondusif, dan faktor lingkungan masyarakat yang sangat mempengaruhi motivasi belajar sisw

    TINGKAT TUTUR BAHASA JAWA KRAMA DALAM SANDIWARA LUDRUK “SARIP TAMBAK OSO” OLEH MAHASISWASTKIP PGRI JOMBANG

    No full text
    Tingkat tutur bahasa Jawa sebagai variasi membedakan antara satu dan lainnya ditentukan sikap santun dir ipembicara (O1) terhadap lawan bicara (O2). Batasan penelitian meliputi tingkat tutur bahasa Jawa krama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat tutur dalam bahasa Jawa yang terdapat pada Sandiwara Ludruk “SaripTambakOso” Oleh Mahasiswa STKIP PGRI Jombang. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimanakah tingkat tutur bahasa Jawa karma pada Sandiwara Ludruk Sarip Tambak Oso Oleh Mahasiswa STKIP PGRI Jombang?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian antara lain dalam tingkat tutur bahasa Jawa krama yang memancarkan arti penuh sopan santun antara penutur dan mitra tutur yang digunakan oleh orang yang status sosialnya lebih rendah dari lawan bicaranya.Tingkat tutur bahasa Jawakrama dalam penelitian ini digunakan oleh orang yang belum mengenal akrab mitra wicara, dan merasa segan kepada mitra wicara

    COLLABORATIVE STRATEGIC READING (CSR) STRATEGY FOR IMPROVING TEACHING READING CLASS

    No full text
    Collaborative Strategic Reading (CSR) adalah teknik yang sangat baik untuk mengajar siswa membaca pemahaman dan membangun kosakata dan juga bekerja sama secara kooperatif. strategi membantu memperkuat kemampuan membaca dan berpikir kritis. Collaborative Strategic Reading (CSR) adalah metode yang baik untuk siswa karena setiap langkah dalam Collaborative Strategic Reading (CSR) membantu siswa untuk meningkatkan pengetahuan mereka, terutama memahami isi teks. Strategi ini mendorong siswa untuk menjadi pembaca aktif dan bijaksana dan meningkatkan pemahaman mereka. Artikel ini melaporkan pelaksanaan Collaborative Strategic Reading (CSR) dari peserta didik EFL pada semester pertama Jurusan Bahasa Inggris di STKIP PGRI Jombang. Langkah-langkah strategis CSR ada empat yaitu; (1) kegiatan awal atau brainstorming memiliki tujuan untuk membangun pengetahuan sebelumnya dan untuk memotivasi minat siswa tentang topik yang dipelajari, (2) the clink and clunk adalah desain untuk membantu siswa mengidentifikasi gangguan dalam memahami dan kemudian menyelesaikan kesalahpahaman menggunakan serangkaian "memperbaiki up "strategi, (3) get the gist, para siswa harus menemukan gagasan utama dari setiap paragraf teks. para siswa menyatakan kembali titik paling penting dari teks dengan menggunakan kata-kata mereka sendiri dan meningkatkan memori siswa tentang apa yang telah mereka baca., dan (4) wrap-up siswa harus membuat beberapa pertanyaan berdasarkan apa teks yang mereka baca. Termasuk 5W1H untuk membuat pertanyaan berdasarkan pemahaman mereka tentang teks. Hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa menunjukkan sikap positif yang signifikan terhadap pelaksanaan CSR.Kata Kunci: Collaborative Strategic Reading (CSR), kelas Membac

    MENINGKATKAN SELF DIRECTED LEARNING MELALUI PROBLEM BASED LEARNING PADA MAHASISWA PRODI MATEMATIKA STKIP PGRI JOMBANG

    No full text
    Pembelajaran berpusat mahasiswa merupakan strategi pembelajaran yang menempatkan mahasiswa (pebelajar) sebagai peserta didik aktif dan mandiri, dengan kondisi psikologi sebagai pebelajar dewasa (adult learner), bertanggung jawab sepenuhnya atas pembelajarannya, serta mampu belajar di luar kelas (beyond the classroom). Dengan prinsip ini kelak diharapkan para alumni memiliki dan menghayati karakteristik life-long learner yang memiliki hard skills dan soft skills yang saling menunjang. Melalui Problem Based Learning (PBL) mahasiswa dapat meningkatkan  belajar secara mandiri Self Directed Learning (SDL) sangat diperlukan dalam proses belajarnya untuk mencapai tujuan (kebutuhan). Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan efektivitas strategi PBL dalam meningkatkan SDL dan hasil belajar mahasiswa program studi pendidikan Matematika. (1) aktivitas mahasiswa efektif (2) rata-rata hasil belajar 85,44.       Kata kunci: efektif, Problem Based Learning (PBL), Self Directed Learning (SDL

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇