Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    LEXICAL COHESION IN THE NOVEL PERGI BY TERE LIYE

    Full text link
    This research aims to describe the types and meanings that appear in lexical cohesion in the novel Pergi by Tere Liye. The benefits of this research are theoretical and practical benefits. This research uses descriptive qualitative recearch. The data of this research are in the form of words and phrases contained in the novel Pergi by Tere Liye, the source of data in this study is a collection of texts in the novel Pergi by Tere Liye. In this research, the writer uses descriptive method, using documentation technique, namely reading and taking notes. The data analysis technique uses three stages, namely, data reduction, data presentation, and conclusions. The validity of this research data uses triangulation theory. based on the results of the research found, there are as many as 97 lexical cohesion data in the novel Pergi by Tere Liye. The results of the lexical cohesion research data contained in the novel Pergi by Tere Liye include the types of repetitions as many as 55 data, which consists of 12 data epizeukis repetitions, 3 data repetition of tautotes, 14 data of anaphora repetitions, 11 data of epistropha repetition, simploke repetition of 3 data, 9 data for mesodiplosis repetition, 2 data for epanalepsis repetition, and 1 data for anadiplosis repetition. Then the type of synonymous lexical cohesion is 6 data, antonym is 18 data, collocation is 6 data, hyponym is 5 data, and finally equivalence 7 data.Key words: lexical cohesion, novel Pergi, Tere Liy

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) TINGKAT SMA BAGI GURU MA AL – ASY’ARI KERAS DIWEK JOMBANG

    Full text link
    Pengbadian yang dilakukan di MA Al-Asy’ari ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pada para dewan guru dalam pengembangan desain soal asesmen kecakapan minimum (AKM) yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembelajaran di madrasah tersebut. Hal ini didasari dengan adanya permasalahan yang dihadapi oleh WAKA kurikulum yang meliputi; 1) kesulitan dalam memahami esensi konsep pelaksanaan AKM dalam pembelajaran, dan 2) kebingungan dalam membuat soal dengan konsep AKM.  Berdasarkan fenomena tersebut, pihak sekolah bersinergi dengan tim abdimas untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan soal AKM yang meliputi 1) konsep beserta bentuk pelaksanaan Asesmen Nasional (AN), dan 2) asesmen literasi serta numerasi pada AKM. Adapun solusi tersebut dijabarkan dalam 3 tahapan, yakni 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, dan 3) evaluasi. Pada tahapan perencanaan tim abdimas berkoordinasi dengan WAKA Kurikulum untuk menentukan kedalaman kajian materi dan latihan soal yang diberikan oleh tim abdimas. Sedangkan pada tahapan pelaksanaan tim abdimas memetakan beberapa temuan diantaranya adalah adanya peningkatan pemahaman dari peserte pelatihan AKM yang awalnya kebanyakan dari peserta belum memahami secara penuh esensi dari definisi, konsep, dan bentuk soal Literasi dan Numerasi menjadi lebih dalam pemahamannya dan mampu membedakan bagaimana kosep pelaksanaan Asesmen Nasional dengan menggunakan pendekatan AKM.  Selanjutnya pada tahapan evalusi didapati bahwa selama masa pendampingan pembuatan scontoh soal AKM di dapati bahwa peserta telah memahami dengan baik pengembangan soal Numerasi sebagaimana terefleksikan dalam hasil kerja yang dikumpulkan pada tim abdimas

    PELATIHAN PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU SDN TANJUNGGUNUNG KECAMATAN PETERONGAN JOMBANG

    Full text link
    Pengabdian masyarakat  ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SDN Tanjunggunung , Peterongan Jombang. Peningkatan profesionalitas guru dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dengan strategi siklus yang dilakukan dengan tahapan dari identifikasi masalah, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan identifikasi masalah bahwa masih banyak guru SDN Tanjunggunung  yang mengalami kesulitan dalam menyusun PTK dan melaksanakannya di kelas. Lemahnya kemampuan mereka dalam menyusun PTK disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan atau pemahaman mereka tentang PTK secara praktek. Manfaat PTK di antaranya adalah membantu guru memperbaiki mutu pembelajaran, meningkatkan profesionalisme guru dan meningkatkan kompetensi guru. Kegiatan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas ini memberikan dampak terhadap peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang pemahaman penelitian tindakan kelas, pengolahan dan analisis data penelitian tindakan kelas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh dua dosen STKIP PGRI Jombang dan  dua mahasiswa STKIP PGRI Jombang. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam lima tahap yaitu (1) Persiapan awal(survei tempat dan analisa kebutuhan  ), (2) Pembuatan worksheet pelatihan penelitian tindakan kelas dengan mengenalkan model pembelajaran yang inovatif,  (3) Pelaksanaan Kegiatan (Pemberian materi dan pelatihan penelitian tindakan kelas ), (4) Praktik (pelaksanaan pembuatan penelitian tindakan kelas ), (5) Out put(pembuatan karya ilmiah berupa penelitian tindakan kelas (PTK) secara  mandiri dan menghasilkan artikel  PTK yang baik  )  Hasil akhir dalam penelitian ini adalah proses pelatihan memberikan manfaat bagi guru, yaitu dapat meningkatkan pemahaman guru pada Penelitian Tindakan Kelas, menumbuhkan motivasi dalam menyusun PTK dan melaksanakan PTK, serta bagi sekolah dapat meningkatkan kinerja sekolah melalui peningkatan profesionalisme guru

    BUNISHING BUREAUCRACY SYSTEM DALAM PENCEGAHAN KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN)

    Full text link
    Korupsi birokratis sampai saat ini belum mampu dituntaskan, karena masih banyak kasus korupsi yang menjerat pejabat publik baik ditingkat pusat, daerah dan bahkan di desa. Terdapat dua faktor yang menonjol sebagai penyebab maraknya praktek korupsi birokratis, yaitu: faktor manusia, dan faktor sistem. Faktor manusia menunjukkan bahwa setiap pegawai publik harus memiliki moralitas dan integritas yang tinggi untuk selalu menjalankan tugas pelayanan publik dengan baik. Sedangkan faktor sistem, menyangkut prosedur yang dimungkinkan untuk meminimalisir terjadinya potensi penyimpangan dengan memanfaatkan ITI dalam proses pelayanan publik. Untuk itu, diperlukan penataan sistem birokrasi yang kredibel dengan orientasi capaian kinerja yang efektif dan efisien. Banishing Bureaucracy System sebagai strategi dalam membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), berupa program meredifinikan secara jelas visi, misi, tujuan dan fungsi utama pemerintah yaitu melayani masyarakat dengan mengedepankan perubahan dan dinamika sosial. Lima strategi perubahan sistem birokrasi itu, adalah: Strategi inti (centre strategy), Strategi konsekuensi (consequency strategy), Strategi pelanggan (customer strategy), dan Strategi budaya (cultural strategy).

    PENDAMPINGAN BELAJAR KOMPUTER SEBAGAI UPAYA MENAMBAH WAWASAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN DARING

    Full text link
    Kurangnya pengetahuan tentang penggunaan teknologi menjadi salah satu kendala yang banyak dijumpai dalam proses pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Untuk mengatasi hal tersebut telah dilakukan pelatihan dan pendampingan bimbingan komputer kepada anak-anak di Dusun Nepen Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengenalan teknologi infomasi kepada anak-anak usia sekolah di dusun Nepen dapat membantu proses pembelajaran anak pada masa pandemi Covid-19 dan mempersiapkan generasi muda yang melek akan teknologi. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak usia sekolah di dusun Nepen, yang dilaksanakan dalam bentuk pendampingan. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan awal, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam proses bimbingan dilaksanakan dalam 2 sesi, sesi 1 materi Microsoft Word dan sesi 2 materi tentang penggunaan komputer secara umum yaitu penggunaan teknologi informasi untuk membantu proses pelaksanaan pembelajaran pada masa pademi Covid-19. Berdasarkan kegiatan tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pengenalan teknologi informasi pada anak usia sekolah melalui pemberian dasar teknologi informasi (komputer) pada siswa dapat membantu dalam memahami penggunaan teknologi informasi lebih maksimal, terutama sebagai sarana penunjang proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19

    PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PEMANFAATAN SISA SAYURAN SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR

    Full text link
    Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang teknologi yang tepat guna untuk mengasi berbagai permasalahan. Salahh satu bentuk teknologi yang diterapkan yaitu pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar sisa sayuran.  Kegiatan dilaksanakan bermitra dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Rezeki Bersama yang beranggota aktif 25 orang di Kelurahan Beringin Raya, Kota Bengkulu. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan tentang pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar sisa sayuran menggunakan alat komposter sederhana. Pelaksaaan kegiatan pengabdian terbatas dikarenkan kondisi pandemi covid-19 sehingga dilaksanakan tidak secara berkelompok. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan diperoleh adanya pemahaman tentang teknologi pembuatan pupuk organik dan dihasilkannya produk yang bernilai guna yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman yang ramah lingkungan dan ekonomis

    STUDENTS PERCEPTION OF USING GOOGLE CLASSROOM AS ENGLISH TEACHING MEDIA DURING CORONA VIRUS 2019 AT SMA NEGERI 4 PEMATANGSIANTAR

    Full text link
    Since March  2020, teaching and learning at schools have come to a new reality that both teachers and students should be able utilize any model of online learning due to the outbreak of Corona Virus Disease (Covid-19). Google Classroom is a online learning platform has been considered the possible approach to continue the teaching and learning process during this pandemic. Referring to this case, this research was intended to find out students perception of using Google Classroom as English teaching media during Corona Virus 2019. The implementation was observed engaging 34 students of 11-PMIA-2. Survey research was used to find out students perception of using Google Classroom in online English class. Questionnaire  was used to collect the data about students’ perception. The results showed students have positive perception toward Google Classroom. It was online teaching media which able to support students English learning activities and made students engaging in learning English,useful and helpful for the students  in order to achieved English learning goal by using  the system distributed ,managing-grading task,teacher intervention on feedback and evaluation task of students which helped students learnt and understand English during Corona Virus 2019

    SURVEI TINGKAT KEMAMPUAN VO2 MAX WASIT BOLABASKET INDONESIAN BASKETBALL LEAGUE

    Full text link
    In being a basketball referee, he is required to be in good shape while in charge of leading the match, so in this case the researcher wants to know the VO2 Max ability of the Indonesian Basketball League basketball referee for the 2020-2021 season. The purpose of this study was to determine the ability of VO2 Max basketball referees in Indonesian Basketball League basketball referees for the 2020-2021 season. This study used a descriptive method with a test survey method. The study population was all basketball referees for the Indonesian Basketball League 2020-2021 season totaling 24 referees. Sampling in this study using total sampling technique. Of the 24 samples above VO2 Max is very good, good, sufficient, and moderate. The test and measurement technique is done by using multistage running (multistage fitness test) to measure VO2 Max. Based on the research results, the following conclusions were obtained; The physical ability of basketball referees in the Indonesian Basketball League, out of the 24 referees that we categorized as good, there were 3 with a percentage of 12.5% in the fair category, 17 referees with a percentage of 70.83% and 4 referees in the poor category with 16.6% and average value In conclusion, the researchers can say that physical training is still needed to add VO2 Max referees who are referees for Indonesian Basketball League basketball while leading the match in prime condition

    Kesantunan Tindak Tutur Direktif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Secara Daring

    Full text link
    Abstrak - Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan tindak tutur direktif dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara daring.  Jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, dan rekam. Objek penelitian ini ialah kesantunan tindak tutur direktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah model triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesantunan tindak tutur direktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia secara daring di SMA A dan SMA B diperoleh kesantunan tindak tutur direktif yaitu: (1) meminta, (2) mengajak, (3) menawar, (4) menyilakan, dan (5) memerintah.  Kata Kunci: tindak tutur direktif, kesantunan, pembelajara

    PESONA MADE DAN POTENSI ALAMNYA (Pemberdayaan Masyarakat Desa Made Kecamatan Kudu Melalui Pemanfaatan SDA)

    Full text link
    Potensi Sumber Daya alam setiap desa sangatlah beragam, daya tarik keragamannya akan menjadi pesona desa , sehingga dapat menjadi icon kekhasan suatu desa. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberi  penguatan  dan pengarahan  terhadap  kemampuan  serta  kapasitas dalam  rangka menjadikan masyarakat atau suatu kelompok menjadi berdaya, mandiri,  dan sejahtera melalui pemanfaatan potensi sumber daya alam. Permasalahan mitra adalah (1) Keragaman potensi sumber daya alam yang belum termanfaatkan secara maksimal, (2) Sinergi antara seluluh komponen masyarakat yang belum optimal .Metode dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan pelatihan dan pembimbingan serta pendampingan  dan penugasan  langsung terhadap kelompok ibu ibu  dan para pemuda/di desa Made kecamatan Kudu. Hasil dari pengabdian masyarakat bahwa sumber daya alam desa made banyak yang bisa dimanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan dan pembimbingan terhadap para ibu-ibu dan pemuda/di  semakin berdaya memanfaatkan sumberdaya alam yang ada di desa Made, yaitu Inovasi kemasan kripik, sablon kaos dengan nuansa panorama desa Made, profil sendang made sebagai pelestarian budaya dengan kearifan lokal. Pendampingan melalui Omah Pintar sebagai sinergitas seluruh komponen masyarakat sehingga ide-ide dan program program kreatif dari masyarakat dapat dilaksanakan

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇