Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PPKn PESERTA DIDIK
Rendahnya motivasi belajar peserta didik dapat dilihat dari pembelajaran di kelas pada saat guru menjelaskan mata pelajaran PPKn peserta didik tidak memperhatikan, bercerita dengan teman sebangku, kurang semangat, keluar masuk kelas dan mengeluh apabila diberi tugas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diterapkan media pembelajaran inovatif salah satunya media pembelajaran visual Labatekku (Laba-laba Tembakkanku). Hal itu dikarenakan, media pembelajaran visual merupakan salah satu komponen dalam pembelajaran. Kurangnya penerapan media pembelajaran visual inovatif dapat menyebabkan motivasi belajar peserta didik menjadi rendah. Pentingnya pembahasan mengenai topik penerapan media pembelajaran visual supaya guru dapat mengembangkan media pembelajaran yang inovatif guna meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran visual dan dampak penerapan media pembelajaran visual dengan motivasi belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII F pada mata pelajaran PPKn di SMPN 2 Peterongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan media pembelajaran visual dilakukan dengan melakukan tembakan pada papan media bergambar laba-laba menggunakan pistol mainan. (2) dampak penerapan media pembelajaran visual terkait dengan motivasi belajar ekstrinsik yaitu, peserta didik menjadi antusias dalam pembelajaran karena ingin mendapatkan hadiah serta pujian, peserta didik bersaing secara sehat guna mendapatkan hasil proses yang baik, dengan adanya belajar bervariasi pembelajaran menjadi menyenangkan sehingga peserta didik bersemangat dalam pembelajaran tanpa paksaan dari gur
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN
Pendidikan saat ini perlu mendapat perhatian baik dari pemerintah maupun masyarakat, agar mutu pendidikan di Indonesia dapat bersaing dengan negara lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan, perlunya memperbaiki aktivitas belajar siswa dengan harapan dapat berdampak baik pada hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), dengan tahapan pada tiap siklusnya meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Penelitian ini dimulai dengan tahapan pra siklus, selanjutya dilaksanakan siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA 1 MAN 7 Jombang sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar observasi aktivitas belajar siswa dan guru, yang dilakukan dengan cara mengamati guru dan siswa selama pelaksanaan metode pembelajaran demonstrasi pada saat mengajar mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, dengan melihat perbandingan data siklus I dan siklus I
The Effectiveness Of Teaching Grammar In Writing Context As Communicative Approach To The Fourth Semester of English Department Of STKIP PGRI Jombang.
Grammar is one of the most difficult issues of language teaching. Grammar in writing context holds an important place to motivate learners if grammar is taught in communicative approach as students will have an opportunity to perceive how the new grammar structures work. It includes knowledge of how to use language which some psycholinguist (Anderson 2005) have called procedural knowledge or implicit knowledge as opposed to declarative knowledge or explicit knowledge. In fact, many applied linguists believe that the learners’ ability to communicate can be developed alongside their evolving knowledge about grammar. Through lot of opportunities to explore grammar in context, the learners have the chance to see how and why different forms can be used to express different communicative meanings Grammar in writing context as communicative apptoach also could encourage students to use the forms in expressing their own content and to help students see the usefulness of what they have learned (Weaver:1996). The result of the study showed that the mean score in the posttest was higher than in the pretest; and the mean score increased 18.5 point after treatment. Meanwhile the mean score from the control group were respectively 59.75 and 64.5 in the posttest, meaning that the mean score increased only 4.75 point after treatment . Briefly of the experimental group were higher than control one Therefore it could be concluded that students taught grammar in writing context as communicative approach gain better achievement than those taught in pattern practice drills
STUDENTS` LEARNING STRATEGIES IN ENGLISH COMMUNICATION AT IKIP MATARAM
This study is aimed at finding out the student`s learning strategies in English communication. Due to the learning strategies, researcher applied qualitative method. In collecting data the researcher used three procedures, interviewing, recording, and noting. Then data was analyzed in three ways, data reduction, data displayed, and conclusion. The subject consists of 40 students from the fifth semester. Finally the researcher found out that the strategies that the students used in learning communication was good. It means that the strategies can help them to improve the abilities in doing communication by English. It can be seen at finding of this study. The students `communication ability improve together with the process of teaching and learning in the classroom. There some strategies that they used: confirmation check, comprehension check, clarification check, and self-repetition. Through these strategies their mistake and also self-confident in expressing their ideas is better than before
KONTRIBUSI TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DAN PARTISIPASI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJASORKES SMPN 1 GUDO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi tingkat kecerdasan emosional (EQ) dan partisipasi terhadap hasil belajar penjasorkes SMPN 1 Gudo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi dengan menggunakan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa SMPN 1 Gudo yang memiliki jumlah 24 kelas dimana setiap tingkatan kelasnya masing-masing terdiri dari (A,B,C,D,E,F,G,H) dengan jumlah keseluruhan 768 siswa. Dari jumlah populasi tersebut diambil sampel menjadi 9 kelas perwakilan dari kelas VII,VIII,IX B C D dengan jumlah 288 siswa untuk mengisi angket kecerdasan emosional (EQ) dan partisipasi. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa nilai signifikasi uji korelasi rank spearman variabel kecerdasan emosional (X1) terhadap hasil belajar (Y) menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 atau <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional (X1) memiliki hubungan signifikan terhadap hasil belajar (Y). Nilai koefisien korelasi (r) variable kecerdasan emosional (X1) terhadap hasil belajar (Y) sebesar 0,291. Sedangkan variabel partisipasi (X2) terhadap hasil belajar (Y) menunjukkan nilai sig. sebesar 0,001 atau <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat partisipasi (X2) memiliki hubungan signifikan terhadap hasil belajar (Y). Nilai koefisien korelasi (r) variable partisipasi (X2) terhadap hasil belajar (Y) sebesar 0,202. Ada perbedaan kontribusi antara variabel tingkat kecerdasan emosional (EQ) dengan tingkat partisipasi terhadap hasil belajar penjaskes SMPN 1 Gudo. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi tingkat kecerdasan emosional yang lebih baik sebesar 0,291 (lebih mendekati angka 1) daripada nilai koefisien korelasi tingkat partisipasi sebesar 0,202. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosional (EQ) dan tingkat partisipasi memberikan kontribusi terhadap hasil belajar baik secara sendiri-sendiri maupun bersamasama
PENGARUH MODIFIKASI MEDIA KARDUS DAN BAN TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (Study Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Perak Jombang Tahun Pembelajaran 2018/2019)
Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen pre exsperimental design dengan menggunakan bentuk two group pretest-posttest design yang bertujuan untuk mencari perlakuan tertentu terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan menggunakan modifikasi media kardus, ban, dan tanpa media pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Perak Jombang Tahun Pembelajaran 2018-2019. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dengan memberikan tes lompat jauh gaya jongkok dan dokumentasi hasil tes lompat jauh gaya jongkok pada siswa baik sebelum diberikan perlakuan dan sesudah diberikan perlakuan (pretest-postest) dengan sampel sebanyak 90 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh ada pengaruh yang signifikan antara modifikasi media kardus dengan tanpa menggunakan media terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Sedangkan antara media ban (Eksperimen 2) dan tanpa media (Kontrol) diperoleh ada pengaruh yang signifikan antara modifikasi media ban dengan tanpa menggunakan media terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Dan dengan menggunakan uji Anova dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelompok media kardus, kelompok media ban, dan kelompok tanpa media terhadap rata-rata hasil skor lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Perak Jombang tahun pelajaran 2018-2019
PENGARUH TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) TERHADAP HASIL BELAJAR CHEST PASS PADA PERMAINAN BOLA BASKET (Studi Peserta Didik SMP Unggulan At-Thoyyibah Mojoduwur Jombang Tahun Pelajaran 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran TGfU terhadap hasil belajar Chest Pass bolabasket SMP Unggulan At-thoyyibah Mojowarno Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, desain yang digunakan adalah desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Unggulan At-thoyyibah Mojowarno Jombang. Adapun instrumen penilaian yang dipakai dalam penelitian ini meliputi aspek psikomotor yaitu penilaian proses dan penilaian hasil chest pass bolabasket. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa pada hasil penelitian ini diperoleh perhitungan hasil pada tabel Paired Samples t Test pada perhitungan tes hasil dan tes proses diperoleh Sig (2tailed) sebesar 0,000. Pengambilan keputusan dari hasil tersebut adalah H0 diterima jika Sig. (2-tailed) ≥ 0,05. Karena nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000, berarti 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dengan kata lain Ha diterima. Berdasarkan data tersebut disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Teaching Games for Understanding terhadap hasil belajar chest pass pada permainan bolabasket (studi peserta didik SMP Unggulan At-Thoyyibah Mojoduwur Jombang Tahun Pelajaran 2018/2019)
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR ATLETIK LARI 60 METER PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 MEGALUH JOMBANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap hasil belajar atletik lari 60 meter pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Megaluh Jombang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMPN 1 Megaluh Jombang sebanyak 192 orang. Dari jumlah populasi diambil sampel sejumlah 31 siswa dengan metode cluster random sampling. Untuk pengambilan data mengunakan instrumen tes berupa lari jarak 60 meter. Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus t-test diperoleh thitung sebesar 8.563 yang kemudian disamakan dengan menggunakan tabel distribusi uji-t dengan taraf signifikan 5% derajat pembagi d.b = N-1. Maka dapat d.b = 31-1 = 30, nilai t tabel 1.697 dengan didapatkan nilai t tabel sebesar 1.697 Maka lebih besar dari atau t hitung 8.563 > 1.697. Oleh karena itu hipotesis menyatakan bahwa Ha diterima Ho ditolak sedangkan besarnya presentase peningkatan lari siswa yakni sebesar 5,04%. Dari hasil pembahasan analisis data diatas, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan tradisional terhadap hasil belajar atletik lari 60 meter pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Megaluh Jombang tahun ajaran 2017/2018.Kata kunci : Permainan Tradisional, Hasil Belajar, Lari 60 Meter
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAM SOAL PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan representasi matematis siswa dalam menunjukkan pola-pola geometri dan menemukan persamaan matematika dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal persamaan linear satu variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kelas VII A3 MTs Darul Hikmah Pekanbaru sebanyak 24 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal yang memuat indikator kemampuan representasi matematis yang diberikan kepada siswa kelas VII A3. Setelah menganalisis hasil jawaban siswa, dilakukan wawancara dengan beberapa siswa dan selanjutnya menganalisis hasil jawaban siswa dan hasil wawancara siswa dalam bentuk teks naratif serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator representasi visual berupa gambar memperoleh persentase sebesar 33,95%, indikator representasi persamaan memperoleh persentase sebesar 31,96%, sedangkan indikator representasi kata-kata memperoleh persentase sebesar 34,09%. Penelitian ini dapat dijadikan sumber bagi guru untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa. Kata kunci: analisis deskriptif, materi persamaan linear satu variabel, representasi
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARANKOOPERATIF TIPE TEAMS-GAMES- TOURNAMENT (TGT) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN PELUANG KELAS IX B SMP NEGERI 1 KOTA MOJOKERTO TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams-Games-Tournament (TGT) dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Kota Mojokerto pada pokok bahasan Statistika dan Peluang.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Kota Mojokerto tahun pelajaran 2015/2016 yang terdiri dari 40 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Siklus pertama membahas pokok bahasan Peluang dan siklus kedua tentang Statistika. Data hasil penelitian diperoleh dari hasil observasi selama kegiatan pembelajaran matematika berlangsung dengan menggunakan lembar observasi keaktifan siswa, angket respon siswa, catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Adapun data yang diperoleh dari lembar observasi keaktifan dan angket respon siswa dianalisis dengan menghitung persentase dari keseluruhan aspek yang diamati.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar matematika siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams-Games- Tournament (TGT) menunjukkan bahwa rata-rata seluruh aspek keaktifan belajar matematika siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Kota Mojokerto pada pokok bahasan Peluang dan Statistika mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil rata-rata persentase lembar observasi keaktifan belajar siswa untuk tiap siklus, yaitu pada siklus I keaktifan siswa sebesar 61,17% untuk siklus II sebesar 71,11%. Selain itu hasil dari angket respon siswa terhadap pembelajaran juga meningkat yaitu sebesar 63% pada siklus I dan sebesar 70,11% pada siklus II.Kata Kunci: Matematika, Hasil Belajar, TGT