Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
EFEKTIFITAS PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP PENINGKATAN KONSENTRASI DAN KETRAMPILAN SOSIAL PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLB NEGERI KEDUNGKANDANG KOTA MALANG
Jumlah penduduk Indonesia yang mengalami disabilitas sebesar 8,3 persen dari total populasi. Dari jumlah tersebut sekitar 402.817 anak penyandang tunagrahita. Tunagrahita ringan yaitu mereka yang termasuk ke dalam kelompok dengan kecerdasan dan adaptasi sosialnya terhambat. Tingkat kecerdasan IQ anak tunagrahita ringan berkisar 50-70, yang mana mereka mempunyai kemampuan untuk berkembang dalam pelajaran akademik dan penyesuaian sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penggunaan permainan tradisional engklek dalam peningkatan konsentrasi dan keterampilan sosial pada anak tunagrahita ringan. Desain penelitian ini yang digunakan adalah one group pre-post test. Populasinya adalah anak dengan tunagrahita, sampelnya adalah anak tunagrahita ringan sesuai kriteria inklusi dengan teknik sampling purposive sampling sejumlah 20 responden. Tempat penelitian ini dilakukan di SDLB Negeri Kedungkandang Kota Malang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi untuk melihat pengaruh penggunaan permainan tradisional engklek. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisa data didapatkan nilai p < 0.001 dengan CI 95%, yang artinya ada pengaruh peningkatan konsentrasi dan keterampilan sosial pada anak tunagrahita ringan melalui permainan tradisional engklek. Diharapkan dalam mata pelajaran pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan, permainan engklek dapat digunakan untuk kegiatan rutinitas anak tunagrahita ringan sehingga dapat meningkatkan konsentrasi dalam pelajaran akademik dan keterampilan sosial dalam pergaulan di sekolah dan lingkungan sekitar
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN TOLAK PELURU GAYA MEMBELAKANGI DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki teknik sikap awalan, teknik menolak, dan teknik akhir. Rancangan penelitian yang digunakan adalah action research dan Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan catatan lapangan. Melalui Action research dilaksanakan pembelajaran tolak peluru gaya membelakangi dengan metode bermain. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C MTs Unggulan Nuris Jember semester gasal tahun ajaran 2017-2018, yang berjumlah 32 siswa putra. Hasil observasi awal dari teknik memegang tingkat kesalahan 40%, teknik sikap awal 50%, teknik menolak 70% dan teknik sikap akhir 45%. Hasil tindakan siklus 1 dari teknik memegang dengan tingkat kesalahan 8,22%, teknik sikap awal 25,81%, teknik menolak 38,60% dan teknik sikap akhir 33,61%. Hasil tindakan siklus 2 dari teknik teknik memegang sudah tidak ada kesalahan, teknik sikap awal 10,82%, teknik menolak dengan tingkat kesalahan 13,52% dan teknik sikap akhir 10,82%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan tolak peluru gaya membelakangi menggunakan metode bermain dapat meningkatkan keterampilan
PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL DAN SHUTTLE RUN TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan fisik kecepatan dan kelincahan siswa ekstrakulikuler futsal SDN Rangkah IV Surabaya. Tiga puluh siswa dipilih sesuai dengan kriteria menggunakan metode purposive dan dilakukan pretest dan pemeringkatan sehingga masuk dalam pengelompokan ladder drill, shuttle run, dan kelompok kontrol. Side step test dan lari 30 meter digunakan untuk mengukur peningkatan kinerja fisik. Kedua kelompok perlakuan berpartisipasi dalam penelitian tiga hari dalam seminggu selama enam minggu dan menyelesaikan 18 sesi pelatihan dan satu kelompok kontrol tanpa perlakuan khusus, pada frekuensi 3 sesi per minggu. Hasil uji paired sample t-test dalam kelompok ladder drill menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kecepatan dan kelincahan, kelompok shuttle run menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel kecepatan dan kelincahan tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari kelompok kontrol saat melakukan pretest dan postest. Disimpulkan dari penelitian ini bahwa latihan ladder drill dan shuttle run efektif untuk meingkatkan kemampuan kelincahan dan kecepatan
PENGARUH LATIHAN COUNTERMOVEMENT JUMP DAN DEEP JUMP TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN DAN POWER OTOT TUNGKAI
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan performa fisik power dan kelincahan dari hasil latihan dengan metode plyometric. Tiga puluh mahassiswa putri sehat dengan melihat status gizi melalui indeks masa tubuh (IMT) dipilih sesuai dengan kriteria dan dilakukan pretest dan pemeringkatan sehingga masuk dalam pengelompokan counter movement jump, depth jump dan kelompok kontrol. Jump MD test dan side step test digunakan untuk mengukur peningkatan kinerja. Kedua kelompok perlakuan berpartisipasi dalam penelitian tiga hari dalam seminggu selama enam minggu dan menyelesaikan 18 sesi pelatihan, pada frekuensi 3 sesi per minggu. Hasil uji paired sample t-test dalam kelompok countermovement jump menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel power dan kelincahan, kelompok depth jump menunjukkan pengaruh yang signifikan pada variabel power dan kelincahan. Disimpulkan dari penelitian ini bahwa Pelatihan counter movement jump dan depth jump keduanya efektif untuk peningkatan kinerja tubuh power tungkai dan kelincahan
Pengaruh Penerapan Alat Peraga Rumah Si Bibul Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa MI
Matematika merupakan salah satu ilmu yang abstrak, sehingga pemahaman siswa akan materi ini sangat bergantung pada guru saat menyampaikan materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penerapan alat peraga rumah si bibul terhadap hasil belajar matematika siswa MI. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah true experimental design dengan desain posttest only control group design, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, terdiri dari dua kelas, yaitu kelas V A sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga rumah si bibul, sedangkan kelas V B sebagai kelas kontrol tanpa diberikan perlakuan pembelajaran dengan menggunakan alat peraga rumah si bibul. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes. Berdasarkan analisis data dengan perhitungan program software SPSS 20 diperoleh rata-rata hasil post-test kelas ekperimen adalah 78,5 dan rata-rata hasil post-test kelas kontrol adalah 69. Nilai Sig. (2-tailed) pada penelitian ini sebesar 0,036, berarti 0,036 < 0,05 maka H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan ada pengaruh penerapan alat peraga rumah si bibul terhadap hasil belajar matematika siswa MI.Kata kunci:Alat Peraga Rumah Si Bibul, Hasil Belajar Matematik
PENERAPAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MATERI PECAHAN KELAS VI SDN WATES 6 KOTA MOJOKERTO
Salah satu kajian inti dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar (SD) adalah pecahan. Namun, banyak siswa yang masih kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan yang brekaitan dengan pecahan. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika yang disebabkan oleh guru masih menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas dalam mengajarkan materi pecahan. Sehingga peneliti menerapkan model pembelajaran Realistik Mathematic Education (RME) agar siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri dan mampu menyeselesaiakn permasalahan matematika yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan matematika siswa kelas VI SDN Wates 6 Kota Mojokerto melalui penerapan pendekatan RME. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan pemahaman konsep matematik dari pretest siswa sebesar 17,25% menjadi 56,41% pada siklus I. Sedangakn dari siklus I sebesar 56,41% mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 77,50%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulakan bahwa penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education dapat meningkatkan pemahaman konsep matematik materi pecahan siswa kelas VI SD Negeri Wates 6 Kata Kunci: model pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME), pemahaman konsep matematika, pecaha
HUBUNGAN AKTIVITAS PADA MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara aktivitas belajar siswa pada model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan hasil belajar matematika siswa kelas X SMK Sultan Agung Tebuireng. Data dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi dan tes hasil belajar dan dianalisis dengan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh sebesar 0,791 sebesar 0,329 dan Sig = 0,000 0,005 maka ditarik simpulan terdapat hubungan antara aktivitas pada model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Group Investigation, Hasil Belajar Matematik
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH
Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar siswa, dan (2) meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi pecahan menggunakan pembelajaran koopertif tipe make a match di kelas IV SDN Kedunglosari I, Tembelang, Jombang tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh menggunakan metode observasi dan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas belajar siswa dan lembar tes. Berdasarkan analisis data diperoleh pada siklus I dan siklus II terlihat peningkatan aktivitas belajar siswa dari 58,3% dengan kriteria cukup aktif menjadi 88,3% dengan kriteria sangat aktif sedangkan untuk rata-rata hasil belajar dari 69,9 menjadi 80,5 dan presentase ketuntasan belajar klasikal dari 58,3% menjadi 83,3%. Dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa tindakan penelitian berhasil karena aktivitas belajar siswa telah mencapai >75% dan presentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal mencapai ≥75%. Dengan demikian, maka melalui pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Kedunglosari I, Tembelang, Jombang pada mata pelajaran matematika materi pecahan.. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Make a Match, aktvitas belajar siswa, hasil belajar
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING DENGAN FLASH CARD
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas belajar matematika peserta didik di sebuah SMK pada tahun pelajaran 2018/2019. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas XII TKJ yang berjumlah 26 peserta didik dengan materi Statistika. Penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh dengan metode observasi. Penerapan metode pembelajaran mind mappping dengan flash card dapat meningkatan aktivitas belajar matematika peserta didik. Ini terbukti dari hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik dari Siklus I ke Siklus II. Pada siklus I ke Siklus II aktivitas belajar meningkat pada aspek merangkum penjelasan guru sebesar 77% menjadi 86%, aspek berdiskusi dengan kelompok sebesar 66% menjadi 79%, aspek menggambar mind mapping sebesar 75% menjadi 90%, aspek mengajukan pertanyaan sebesar 56% menjadi 77%, dan aspek menulis hasil diskusi sebesar 63% menjadi 82%. Kata Kunci: Mind Mapping, Flash Card, Aktivitas Belajar
KETIDAKEFEKTIFAN KALIMAT DALAM ACARA TALK SHOW ROSI EPISODE POLITIK KEBOHONGAN DAN POLITISI SONTOLOYO DI KOMPAS TV
The study entitles Ineffectiveness of Sentences in Rosi’s Talk Show for episode of Lies Politics and Sontoloyo Politician on Kompas TV has two research focuses, the first focus is to discuss ineffective sentence that are limited to the form of unity and efficiency. The second focus is concerning to the causes of the ineffectiveness on sentences which are limited to contaminant factors, pleonasms and cognitive errors. The method used in this research is qualitative descriptive method because the researcher thoroughly describes ineffective sentences forms and cause factors on ineffectiveness sentences. The object selected in the study is the Rosi’s Talk Show in Politics of Lies and Sontoloyo Politicians’ Episode on Kompas TV. The researcher takes the research data in ineffective sentences through transcripts of conversations between speakers and host. The result of study shows that in Rosi’s Talk Show in Politics of Lies and Sontoloyo Politicians’ Episode in Kompas TV found ineffective sentences in the form unity and effeciency. Unity is shown by the data with no subject and predicates. Effeciency sentences are indicated by finding data of sentences with double subjects. Based on the cause factors of ineffectiveness sentences, it was found a sentence containing contamination, pleonasms, and cognitive errors. The contamination in the sentence is indicated by the data finding of a sentence that has an irregular and chaotic structure. The pleonasm in a sentence is indicated by the data finding of a sentence with excessive words. The cognitive errors in sentences are indicated by finding data of sentences that do not show a logical meaning relationship