Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
PEMBELAJARAN MATAKULIAH PENGKAJIAN PUISI DENGAN MEDIA JCROSS:CROSSWORDS DI IKIP BUDI UTOMO MALANG
Proses pembelajaran dalam dunia pendidikan yaitu aktivitas yang biasa dilakukan di lembaga formal seperti instansi yang terikat dengan aturan-aturan di dalamnya seperti Perguruan Tinggi. Pendidikan berisi pendidik dan orang yang dididik. Dalam pendidikan terdapat pembelajaran yang diterapkan dengan bantuan media sebagai penghubung pembelajaran. Pembelajaran Matakuliah pengkajian puisi adalah menganalisis puisi dari karya-karya penulis terkenal akan tetapi, sebelum menganalisis puisi, mahasiswa dikenalkan dengan media Jcross:Crosswords, dalam menganalisis juga terdapat quis untuk mengingat kembali teori dan sedikit memancing analisis secara tidak langsung pada mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang. Media Jcross:Crosswords (teka-teki silang) diterapkan pada matakuliah pengkajian puisi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang diadaptasi dari Sugiyono. Materi dalam matakuliah tersebut diantaranya adalah unsur fisik dan unsur batin. Berdasarkan hasil pembelajaran menggunakan media Jcross:Crosswords, menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan dan siap diimplementasikan menggunakan matakuliah lainny
PEMBERDAYAAN IKAN LELE PADA KARANGTARUNA JATIDIRI DI DESA PULONITI, KECAMATAN BANGSAL, KABUPATEN MOJOKERTO
Perekonomian di Negara Indonesia yang dimulai dari sektor pedesaan melalui organisasi pemuda sebagai meningkatkan perekonomian. Dalam tulisan ini pelaksana pengabdian masyarakat memajukan masyarakat yang berada di Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto melalui budidaya ikan lele yang mana pengelolahnya adalah karang taruna jati diri. Hal ini dilakukan karena dilakukan oleh pelaksana pengabdi masyarakat dikarenakan organisasi pemuda karang taruna merupakan ujung tonggak di desa yang nantinya tercipta kemandirian dan memiliki kegiatan yang memiliki nilai ekonomi. Ada pun teori yang diangkat yakni Smelser dan Swedberg. Metode yang digunakan pelaksana yaitu mengumpulkan anggota karang taruna memberikan wawasan pengetahuan terkait organisasi,membangun struktur organisasi terkait budidaya ikan lele di desa,membangun kolam melalui terpal, mebuat sirkulasi pembuangan air setelah satu minggu kemudian menyebar bibit ikan lele pada kolam yang telah tersedia hingga panen. Ada pun hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah karang taruna jati diri telah memiliki kegiatan yang memiliki nilai ekonomi dan tercipta kemandirian dalam karang taruna
APLIKASI MEDIA TABLETOP DISASTER EXERCISE (TDE) UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DALAM MENGHADAPI BENCANA
Pada saat ini bencana sering melanda negara berkembang khususnya Indonesia. Kondisi ini terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat terhadap kondisi bencana masih termasuk dalam kategori rendah. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pendidikan kebencaan di masyarakat saat ini. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yaitu dimulai melalui pendidikan bencana di kampus dimana sasarannya adalah mahasiswa sehingga harapannya mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmunya dimasyarakat. Pendidikan bencana di kampus membutuhkan media yang menarik dan efektif untuk digunakan, salah satunya adalah media tabletop disaster exercise (TDE). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas media tabletop disaster exercise dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa keperawatan dalam menghadapi bencana. Penelitian ini menggunakan metode pra experimen dengan pendekatan one group pre post test design. Populasi adalah mahasiswa tingkat IV STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan sejumlah 60 responden. Teknik sampling memakai simple random sampling sehingga jumlah sampel yang digunakan sebanyak 52 responden. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai ρ value sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tabletop disaster exercise untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa keperawatan dalam menghadapi bencana
THE EFFECTIVENESS IMPLEMENTATION OF BREASTMILK ASSISTANCE AND COUNSELING TOWARD THE SUCCESS OF BREASTFEEDING MOTHER
Menyusui merupakan suatu proses yang terjadi secara alami yang biasa dilakukan oleh seorang ibu yang melahirkan , namun demikian masih ada ibu yang gagal menyusui bayinya. Oleh sebab itu, menyusui perlu dipelajari terutama bagi ibu yang belum memiliki pengalaman menyusui bayi sebelumnya agar mengetahui cara menyusui yang benar. Faktor penghambat pemberian ASI salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu terhadap keunggulan ASI dan kurangnya persiapan fisik dan psikologis ibu. Untuk mencapai pemanfaatan pemberian ASI eksklusif secara optimal, tenaga kesehatan dan penyelenggara pelayanan kesehatan wajib memberikan informasi dan edukasi mengenai ASI eksklusif pada ibu dan atau anggota keluarga bayi yang bersangkutan sejak pemeriksaan kehamilan sampai dengan periode pemberian ASI eksklusif selesai. Pemberian informasi dan edukasi tentang ASI eksklusif dapat dilakukan melalui penyuluhan, konseling dan pendampingan oleh tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefektifitas pelaksanaan pendampingan dan konseling menyusui terhadap keberhasilan ibu menyusui. Metode penelitian ini menggunakan pre eksperimental design yang berbentuk post test only design with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di BPM Wilayah Puskesmas Pajarakan.Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental sampling sehingga diperoleh sampel 30 partisipan dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kontrol dan perlakuan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, dengan nilai signifikan (p= 0.000). Pelaksanaan pendampingan dan konseling ASI berdampak sangat besar terhadap keberhasilan ibu menyusui. Oleh sebab itu penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu program dalam membantu meningkatkan capaian pemberian ASI eksklusif dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan ana
PENGEMBANGAN RENCANA PEMBELAJARAN UNTUK MENANAMKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN
Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan rencana pembelajaran untuk menanamkan karakter peduli lingkungan pada siswa kelas V SDN 51 Dumbo Raya Kota Gorontalo. Penelitian dirancang menggunakan desain penelitian R & D oleh Borg and Gall. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif yang terdiri dari validitas rencana pembelajaran yang dikembangkan, hasil belajar yang diperoleh dengan memberikan tes formatif, hasil observasi terhadap keterlaksanaan pembelajaran, dan respon siswa terhadap pembelajaran, dianalisis setelah pembelajaran dilaksanakan, dengan melihat hasil tes yang diberikan, yaitu menunjukkan 70% siswa tuntas (75) dalam pembelajaran, setiap diadakan tes. Persentasi keterlaksanaan pembelajaran rata-rata mencapai minimal 75%. Hasil penelitian menunjukkan rencana pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji coba terbatas untuk melihat kepraktisan dan keefektifan rencana pembelajaran yang dikembangkan menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan pertama memperoleh skor minimal 50% termasuk dalam kriteria cukup baik dan pertemuan ke dua memperoleh skor minimal 75% termasuk dalam kriteria baik. Respon siswa termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa dan penanaman karakter peduli lingkungan dapat dilihat pada perolehan N-Gain yang menunjukkan aspek knowing memperoleh 0.50, aspek moral knowing 0.35, dan aspek moral feel 0.31 termasuk dalam kategori sedang. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, praktis dan efektif, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran untuk menanamkan karakter peduli lingkunga
KEMAMPUAN SISWA SDN PAKIS 1 DALAM MEMECAHKAN MASALAH PECAHAN
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa SDN Pakis 1 dalam memecahkan masalah pecahan dengan teori polya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pakis 1 dengan 1 orang subjek yakni siswa yang memiliki nilai matematika sesuai KKM+2. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dibantu dengan tes pemecahan masalah matematika dan wawancara yang didesain agar sesuai dengan indikator pemecahan masalah. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa: kemampuan subjek melakukan dua kali penugasan dengan masalah yang sama. kemampuan siswa SDN Pakis 1 dalam memecahkan masalah pecahan menurut teori polya yaitu a) Memahami Masalah Subjek memisahkan informasi pada soal, menjadi hal-hal apa yang diketahui b) Membuat Rencana Pemecahan Masalah Subjek menggunakan plastic untuk menjelaskan hitungan berat setiap plastiknya c) Melaksanakan Rencana Subjek menuliskan banyaknya plastik yang terpenuhi dan mendaftar seluruh berat tiap plastic sampai sejumlah banyaknya plastic d) Memeriksa Kembali Jawaban Subjek yang diperoleh dengan menjumlah seluruh penyebut dengan pembilang tetap serta mengubah jawaban dalam bentuk pecahan campura
PELATIHAN PENYELESAIAN SOAL-SOAL OLIMPIADE BAGI SISWA SMA PADA TOPIK GEOMETRI
Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa SMA dalam menyelesaikan soalsoal olimpiade pada topik geometri dengan menggunakan metode analitik. Selain itu, adanya pelatihan ini diharapkan dapat membantu siswa SMA dalam menghadapi OSN matematika tingkat SMA. Pelatihan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Torjun Sampang. Peserta pelatihan adalah 11 siswa yang terdiri dari kelas X dan XI. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari. Hari pertama merupakan pelatihan soal-soal olimpiade pada topik geometri dengan menggunakan metode analitik. Sedangkan hari kedua dilaksanakan tes kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade pada topik geometri sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan program pengabdian. Pelaksanaan pelatihan ini dikatakan berhasil. Hal ini dikarenakan 72% banyak siswa yang mengikuti kegiatan pelatihan mendapatkan skor . Selain itu, siswa dapat menggunakan metode analitik sebagai salah satu cara dalam menyelesaikan soal-soal olimpiade dengan topik geometri
THE EFFECTIVENESS OF USING “PORTO FOLIO” IN TEACHING AND LEARNING PROCESS
This research focused on the use of portofolio as the strategy of the teaching and learning process. The resercher limited on one typical of portofolio used in this research, namely summarizing. However, it was found that most of the learning process in STKIP PGRI Jombang used group presentation. It was also done by the researcher in Belajar Pembelajaran subject. The researcher would like to apply the use of portofolio in group presentation. To investigate the effectiveness of the strategy used , the writer conducted a quasi-experimental research design which there were two groups, experimental group and control group. The subject of the research was 37 students of 2014 A as the experimental group and 31 students of 2014 B as the control group. In collecting the data, the researcher gave posttest to both groups. In which the experimental group used portofolio in the treatment. After having the data, then the researcher analyzed it by using ANCOVA. And the result shows that the significant value is higher than significant level (0,429 > 0.05). It means that the use of portofolio does not have significant effect applied in teaching and learning process.
BROADCASTING: AN ALTERNATIVE TO SUPPORT SPEAKING SKILL ACHIEVEMENTS
This present research is aimed to know the implementation of broadcasting technique towards students speaking skill achievements. Due to the low English speaking score, less motivation and limited English vocabulary acquire, this research is conducted by employing a project based learning method to overcome those problem faced by the students of 2014. The students are given a project to make a video broadcasting in which they are divided into some small group which consists of three students; this research is conducted in two cycles.The theory of Kemmis and McTaggart (2000) is employed to reveal the question of how the implementation of project based learning with broadcasting can significantly improve students speaking skill achievements. In addition, the result of cycle one show the students score is not significantly achieve the expected score based on the criteria of success standard. Further, this research is conducted to the following cycle, in this cycle 2 students showed the change. There are 82% students who attain the minimal score of criteria of success and 18% students who reach the bottom score of 78 point. As the result, the implementation of broadcasting technique is significantly improving students speaking achievement
THE FOREIGN LANGUAGE E IMMERSIVE IN ENHANCING STUDENTS’ EFL SPEAKING ABILITY
This study investigates the effectiveness of students’ EFL speaking ability, using the E Immersive through yutube . It aims to explore whether e immersive effective in an English as a Foreign Language (EFL) context is more effective on the students’ speech development as a teaching approach. A quasi experimental design was employed for the study. The participants were 40 students of English department of STKIP PGRI Jombang who were taking Speaking class in their fourth semester at STKIP PGRI Jombang. The quantitative data were taken from students’ speaking test. The research finding revealed that the students’ achievement of experimental group in speaking ability is higher than control group and the students responses showed that they had almost positive response in taking the speaking class by employing immersive multimedia which reduced the use of code-switching strategies by the students and enabled them to develop oral production skills in English It implied that E immersive learning is effective to be implemented in speaking class