Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
PENGARUH METODE PART AND WHOLE TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING DEPAN PADA SISWA KELAS X SMK SULTAN AGUNG 1 TEBUIRENG TAHUN PELAJARAN 2017 / 2018
Dalam pembelajaran senam lantai guling depan siswa dituntut untuk menguasai keterampilan rangkaian guling depan dengan baik. Penelitian dengan menggunakan metode pembelajaran part and whole mampu memberi pengaruh positif terhadap pembelajaran. Maka dari itu peneliti menggunakan metode pembelajaran part and whole terhadap pembelajaran senam lantai guling depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode part and whole terhadap hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas X SMK Sultan Agung 1 Tebuireng Jombang tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan sebab – akibat. Terdapat populasi yang berjumlah 390 dan menggunakan cluster random sampling maka diperoleh kelas X TAV 1 yang berjumlah 33 siswa. Instrument pengumpulan data menggunakan tes keterampilan senam lantai guling depan. Subjek penelitian diberikan dua kali tes yaitu pre-test dan post-test serta empat kali treatment, kemudian diambil data nilainya. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan didapatkan nilai rata-rata pre-test 66,94 dan nilai rata-rata post-test 76,33. Dan diperoleh hasil akhir dari nilai uji thitung 6,871 > ttabel1,691. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara pembelajaran part and whole terhadap hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas X TAV 1 SMK Sultan Agung 1 Tebuireng.Kata kunci : metode part and whole, hasil belajar, senam lantai guling depa
PENGARUH MODIFIKASI PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP KEMAMPUAN PASSING KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAKBOLA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh modifikasi permainan tradisional terhadap kemampuan passing kaki bagian dalam pada permainan sepakbola peserta didik SDN Bugasur Kedaleman II Gudo Jombang tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V berjumlah 30 peserta didik. Metode pengumpulan data menggunakan tes keterampilan. Instrumen pada penelitian ini adalah pre-test dan post-test dalam bentuk tes keterampilan passing kaki bagian dalam. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t pada program SPSS. Hasil penelitian pada perhitungan uji- t, diperoleh nilai thitung sebesar 3,521 dan ttabel sebesar 1,699 dengan taraf signifikan 5%( α =0,05), maka thitung ≥ ttabel. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dari penerapan modifikasi permainan tradisional terhadap kemampuan passing kaki bagian dalam pada permainan sepakbola peserta didik SDN Bugasur Kedaleman II Gudo Jombang tahun pelajaran 2018/2019 dengan tingkat peningkatan yang cukup signifikan sebesar 19,41%
ANALISIS KECEMASAN MATEMATIKA SISWA DALAM TAHAPAN MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecemasan matematika yang dialami oleh siswa dalam mengerjakan soal matematika. Dalam penelitian ini, proses mengerjakan soal matematika dilihat dari sebelum mengerjakan soal, sedang mengerjakan, dan setelah mengerjakan soal. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat orang siswa kelas XI MIPA MAN 2 Jombang yang terdiri dari 2 siswa laki-laki dan 2 siswi perempuan. Instrumen utama adalah peneliti, sedangkan instrumen pendukung yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar angket, lembar tes, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek laki-laki mengalami kecemasan matematika pada seluruh tahapan mengerjakan soal, yakni pada komponen afektif dan kognitif. Sedangkan pada subjek perempuan, kecemasan matematika dialami subjek penelitian dalam tahapan menyelesaikan soal matematika, yakni pada komponen afektif, kognitif, dan fisiologis. Kata kunci: Kecemasan Matematika, Tahapan Menyelesaikan Soal, Gender
MAKNA IDIOMATIS DALAM MAJALAH SUARA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER-NOVEMBER 2018
The researcher discusses the meaning contained in the magazine because language users often do not understand the meaning contained in written language, namely idioms. The reader is often difficult to understand because the meaning is no different with the original meaning o concept that embodies. Researchers focus the research by using three types of idioms, namely the meaning of the idiomatic based on the occurrences of idioms in the form of the mention of a part of the whole assumption, the meaning of the idiomatic based on the occurrences of idioms in the form of the mention of the material, and the meaning of idiomatic based on the type of idiom in the form of the expression. Research conducted discusses the word as material for analysis so that the required description of that detail. The research method used is descriptive qualitative because in accordance with the discussion and data sources that will be examined. According to the results of the analysis of research data about the meaning of idiomatic in Sounds magazine Education edition October-November 2018 that has been done found some kind of meaning idiomatic. The data is obtained based on the three focus that have been formulated in the focus of research. The data was found in accordance with the three focus of research, the first data are the city of santri, onde-onde city and samurai country. The second data are Plastic bags, banknotes and coins. And the third data are Baby, rising level and souvenirs
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Strategi Think Talk Write Kelas VI SDN 3 Singotrunan Kecamatan Banyuwangi Tahun Pelajaran 2017- 2018
Proses pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan belajar mengajar sangat ditentukan oleh kerjasama antara guru dan siswa. Guru dituntut untuk mampu menyajikan materi pelajaran dengan optimum. Oleh karena itu diperlukan kreatifitas dan gagasan yang baru untuk mengembangkan cara penyajian materi pelajaran di sekolah. Kreativitas yang dimaksud adalah kemampuan seorang guru dalam memilih metode, pendekatan, dan media yang tepat dalam penyajian materi pelajaran. Guru harus berusaha memotivasi siswa mampu berpikir kritis agar dapat menyampaikan gagasannya dengsan berbicara atau menyampaikan pendapatnya lewat diskusi dan dapat menuliskan dalambentuk kalimat yang baik dan benar agar berhasil dalam belajar. Untuk itu guru harus cermat memilih metode yang tepat. Salah satu model yang digunakan adalah Metode Strategi Think-Talk-Write. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk mengetahui sejauh mana Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia menggunakan Strategi Think Talk Write. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kemampuan siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 57,5% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 70,5 % dan siklus 3 mencapai 85,%,dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI telahtercapai ketuntasan 100 %, dengan demikian penerapan pembelajaran dengan Strategi Think Talk Write efektif dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI SDN 3 Singotrunan Banyuwangi
KEBERTERIMAAN KALIMAT DALAM PIDATO ANIES BASWEDAN
Society as social creature is able to live interacting and able to adjust good and bad behavior based on the condition of their social environment. The theory of sociology is as a form of understanding of good and bad human behavior. Like this study, in order to reach the research object that it is necessary to use the deepening of the literary sociology theory.This studytakes novel as object that aims to facilitate researcher doing on research by referring to indicator of the moral aspect which exist in the focus of the research in Dilan 1990 novel: (1) human relation with oneself and (2) human relation with other. This study is descriptive qualitative study. The subject of this study is Dilan 1990 novel by Pidi Baiq. This study is focused on issues relates to the moral aspect with theliterary sociology study. The data used is in the form of word and written sentence (Text) that exists in Dilan 1990 novel. Data research procedures are done through reading, coding, collecting, description, analysis, and data conclusion. The result shows that there are moral valuesin Dilan 1990 novel by Pidi Baiq relates to: (1) human relation with oneself which includes: responsibility and emotional, (2) human relation with other which includes: discipline, crime, love, and caring or empathy
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SDN 2 CERME PACE NGANJUK TAHUN PELAJARAN 2018
Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa, siswa masih takut dan kurang percaya diri untuk menyampaikan argumentasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil keterampilan berbicara siswa kelas V pada pokok bahasan Teks Argumentasi dengan menggunakan model pembelajaran Tipe Team Games Tournament. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2018, bertempat di kelas V SDN 2 CERME PACE NGANJUK.Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus, tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif, dengan alat pengumpulan data berupa pengamatan, dokumentasi, catatan lapangan, dan wawancara. Instrumen penelitian ini meliputi lembar pengamatan aktifitas guru dan siswa, dan intrumen penilaian keterampilan berbicara siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran tipe Team Games Tournament terjadi suasana yang menyenangkan sehingga hasil keterampilan berbicara siswa meningkat, yaitu dari hasil siklus I ke Siklus II terdapat peningkatan, pada siklus 1 presentase rata-rata siswa yang tuntas adalah sebesar 35% sedangkan siklus 2 terjadi peningkatan presentase rata-rata kelas menjadi 85% sehingga terjadi peningkatan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan dengan menggunakan model pembelajaran tipe Team Games Tournament dapat meningkatkan hasil keterampilan berbicara siswa
PERBANDINGAN PERMAINAN TRADISIONAL BETENGAN DAN GOBAK SODOR TERHADAP KESEGARAN JASMANI
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan permainan tradisionalbetengan dan gobak sodor terhadap kesegaran jasmani pada peserta didik SDN Pandan wanggi I dan SDN Pandan wanggi II. Jenis dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Pada penelitian ini menggunakan penelitian populasi yaitu seluruh peserta didik SDN Pandan wanggi I dan SDN Pandan wanggi II kelas V. Masing-masing peserta didik diberi pelakuan yaitu permainan tradisional betengan dan gobak sodor. Dari uji-t permaian tradisional betengan diperoleh, ttabel = 1,7108, sedangkan thitung =8,967 Sedangkan pada gobak sodor diperoleh, ttabel = 1,7011, sedangkan thitung =8,274 dengan demikian dari hasil kedua variabel terikat pada kedua kelompok penelitian dinyatakan thitung >ttabel, dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara pre-test dan post-test. dengan demikian dari hasil variabel terikat pada kelompok penelitian dinyatakan thitung >ttabel, Berdasarkan hasil analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua yaitu betengan dan gobak sodor terhadap kesegaran jasmani dilihat dari hasil uji-t. Berdasarkan analisa di atas, dapat di simpulkan terdapat pengaruh yang signifikan untuk masing-masing kelompok setelah diberi perlakuan permainan tradisional dapat dilihat dari hasil dari uji-t. Hasil uji-t di atas diketahui bahwah permaian tradisional bentengan lebih optimal dalam meningkatkan kesegaran jasmani daripada permainan tradisional gobak sodor Kata kunci: Betengan, Gobak Sodor, Dan Kesegaran Jaman
PENGARUH PERMAINAN LEMPAR TANGKAP MENGGUNAKAN MEDICINE BALL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH BOLA VOLI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Permainan Lempar Tangkap Menggunakan Medicine Ball Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Servis Bawah Bolavoli Pada Peserta Didik Kelas X SMA Kosgoro Sambeng Lamongan Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu, desain yang digunakan esain eksperimen semu (quasi experimental design) dengan model Matching-Only Design. Instrumen yang digunakan sebagai pengumpulan data yaitu tes perbuatan/psikomotor. Berdasarkan hasil perhitungan Paeired T-Test untuk menguji pretest, posttest dan Independent T-Test untuk menguji perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji SPPS yaitu, perbedaan pretest dan posttest sebesar thitung10.185dengan peningkatan sebesar 4,521% .Sedangkan untuk kelompok kontrolhasil pretest dan posttest sebesar thitung-196 dengan peningkatan sebesar -08696%. Jadi thitung10.185lebih besar dari ttabel 2.074 dengan taraf signifikan . Sedangkan pada Uji T sampel menguunakan independent berbeda diperoleh thitung 2,333 dengan drajat kebebasan df = N1+N2-2 = 44, Karena df 44 tidak ada dalam tabel maka kita perlu melakukan interpolasi. Caranya pada analisis dua ekor. Kita peroleh df 40 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Sedangkan df 60 adalah 2,000. Untuk mudahnya df 40 dan df 60 dijumlah kemudian dibagi dua. Yakni (2,021+2,000) : 2 = 2,0105 . Karena t hitung lebih besar dari t tabel maka Ada pengaruh permainan lempar tangkap menggunakan medicine ball terhadap hasil hasil belajar servis bawah bolavoli pada peserta didik kelas X SMA Kosgoro Sambeng Lamongan.Kata Kunci : Permainan lempar tangkap, medicine ball, hasil belajar servis bawa
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN MODELLING DAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara pembelajaran modelingdan media audiovisual terhadap motivasi siswa untuk belajar teknik dasar dribbling pada sepakbola. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan komparasi. Peneliti membandingkan antara penggunaan modeling dan media audio visual terhadap motivasi siswa untuk belajar teknik dasar dribbling sepakbola. Instrumen pada penelitian ini yaitu angket menggunakan skala likert.Hasil uji beda perhitungan diketahui t sebesar 3,872, maka jika dikonsultasikan dengan t tabel maka thitung >ttabel (3,872 >2,301) maka H0 ditolak artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara pembelajaranmodeling dan media audiovisual. Selanjutnya untuk mengetahui kelompok mana yang lebih optimal dengan mengacu pada data penghitungan, dari nilai mean. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa kelompok modeling lebih tinggi motivasinya untuk belajar teknik dasar dribbling sepakbola yaitu dengan skor 138,91 dibandingkan dengan kelompok media audiovisual yang hanya memperoleh skor 126,23. Walaupun jika dilihat dari hasil skor tersebut perbedaannya tidak terlalu besar. Kata Kunci: Modeling, Media Audiovisual, Motivasi Belajar Siswa