Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
APPLYING THE CORRECT TOURISM VOCABULARIES AS A FORM OF GUIDE’S POLITENESS STRATEGY TOWARD JAPANESE VISITOR
The use of the correct Japanese tourism vocabularies by guide when giving service to visitors is as one of form of politeness. This study describes many parts of speech in Japanese tourism vocabularies and politeness strategy used by guide when touring around tourism object in Bali.Theory which is used is Brown and Levinson politeness theory supported by Goi classifying theory and politeness theory and context which gives effect to content and form of guide’s communication when interacting with Japanese visitors. This qualitative research uses non-participant observation method by listening technique and makes a note by analyzing technique which is pragmatic equivalence. Result of the study shows that vocabularies of Japanese tourism use parts of speech which consist of verb, noun, adjective, which are spoken based on speaking situation context which follows it so that the correct vocabulary usage is as a form of politeness strategy of guide in giving service toward Japanese visitors. Moreover, guide has applied both negative and positive politeness strategy as service to JV based on situation context
AFGHAN DOMESTIC WOMEN AS REPRESENTED IN KHALED HOSSEINI’S A THOUSAND SPLENDID SUNS AND ATIQ RAHIMI’S THE PATIENCE STONE
This paper aims to describe Afghan domestic women and the impact of maleoppressionover them. The research uses qualitative approaches with feminism theory, especially radical feminism. The data are taken from thenovels, Khaled Hosseini's A Thousand Splendid Suns and AtiqRahimi'sThe Patience Stone. In A Thousand Splendid Suns Mariam and Lailaare described as Afghan women are oppressed, powerless, marginalized and exploited in the domestic area. The impact of male domination are depression, anxiety,trauma and death either to the oppressor or the oppressed. This leads to the rejection against the dominancein the form of the struggle for freedom. In The Patience Stone, a female character whose name is unknown, experiencing violence in the household. Her husband does physical violence, sexual harassment and mental abuse. This caused her to be frustrated, depressed and traumatized.A tragic moment ends the story as the fruit of mal oppression against Afghan women in the domestic area, namely the desire to kill their husbands. From the portrait of women in Afghanistan as told by KhaledHosseini and AtiqRahimi, a moral value that can be drawn is a patriarchal system of society should be eliminated. Because of the patriarchal system, it will become the beginning of the maledominance to women in domestic area in this case their wives and daughters. Women should be treated as a partner in joy and sorrow. They are not considered as a slave or an outlet for their anger and desire
PENGEMBANGAN PENGUKURAN KEKUATAN PUKULAN TANGAN MENGGUNAKAN PRINSIP TEKANAN PISTON DAN SILINDER
Penelitian pengukuran kekuatan pukulan di Indonesia masih menggunakan metode pengukuran tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengembangan pengukuran kekuatan pukulan tangan menggunakan prinsip tekanan piston dan silinder dari peredam kejut (shock breaker). Penelitian dilakukan dengan merancang dan membuat peralatan pengukuran kekuatan pukulan menggunakan prinsip gerakan piston dan silinder. Uji coba alat ukur dilakukan dengan 5 orang atlet dengan jarak pukulan 25, 30, 35 dan 40 cm. Variabel yang diamati meliputi kekuatan pukulan dan kecepatan pukulan. Pengambilan data kekuatan pukulan dilakukan dengan pengukuran tekanan di dalam tabung silinder menggunakan manometer tipe Bourdon. Kecepatan pukulan didapatkan dari hasil bagi jarak pukulan dengan waktu yang didapat dari hasil rekaman pengambilan data. Hasil pengukuran digunakan untuk menghitung kekuatan pukulan. Gerak pukulan direkam menggunakan kamera. Hasil-hasil pengukuran juga telah menunjukkan kesesuaian dengan teori-teori pendukung. Hal ini menunjukkan bahwa alat ukur yang dikembangkan dapat diaplikasikan untuk pengukuran kekuatan pukulan
UJI PERBANDINGAN KARAKTERISTIK KOEFISIEN RESTITUSI (COR) BEBERAPA PRODUK RAKET BULUTANGKIS
Raket merupakan faktor penting dalam olahraga bulutangkis. Pengembangan desain dan material menghasilkan berbagai merk produk di pasaran. Karakteristik produk sangat penting diketahui sebagai bahan pertimbangan pemilihan raket. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan uji perbandingan karakteristik koefisien restitusi beberapa produk raket bulutangkis. Penelitian dilakukan dengan cara eksperimen. Raket yang digunakan sejumlah 4 (empat) merk dengan inisial D, K, H dan Y. Ketegangan senar dikondisikan sebesar 25 lbs. Shuttlecock dijatuhkan dari ketinggian 100 cm. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 (lima) kali untuk penghitungan nilai rata-rata. Pengambilan datajuga dilakukan pengamatan dengan kamera. Hasil pengambilan data diolah dengan sotfware Kinovea 0.8.15 untuk mendapatkan nilai tinggi pantulan. Selanjutnya dilakukan perhitungan nilai koefisien tumbukan (koefisien restitusi - COR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi pantulan dan nilai koefisien tumbukan setiap jenis raket relatif berbeda yang disebabkan karena perbedaan ukuran bidang pantulan raket
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE ARIAS ( ASSURANCE-RELEVANCE- INTEREST-ASSESMENT-AND SATISFACTION ) KELAS V SDN 2 TEGALREJO KECAMATAN TEGALSARI KAB BANYUWANGI TAHUN PELAJARAN 2017-2018
Peran siswa sangat diperlukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, dalam hal ini siswa diharapkan mampu untuk mengatur atau mengelolah dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Pembelajaran melalui metode ARIAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) dapat melatih siswa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan atau soal-soal yang berkaitan dengan materi yang dipelajari.menunjukan panjang kali lebar kali tinggi ketemua volume suatu benda , Pelajaran dengan metode ini siswa ikut aktif mengukur menghitung dengan metodeARIAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) siswa diminta menyelesaikan soal yang disediakan.secara kelompok maupun individu. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui berapa prosentase peningkatan prestasi belajar Matematika melalui metode AREAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) kelas V SDN 2 Tegalrejo Kecamatan Tegalsari. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar dengan mencapai standar ideal. Dari 59,09 % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 68,63 % dan siklus 3 mencapai 81,36%, dan secara klasikal telah tercapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa Pembelajaran melalaui metode ARIAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ) dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika kelas V SDN 2 Tegalrejo Kecamatan Tegalsari Banyuwangi Tahun Pelajaran 2017-2018 dengan ketuntasan mencapai 100 %.Kata Kunci : Prestasi Belajar Siswa, Metode ARIAS ( Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction ), Pelajaran Matematika di SD
PENGARUH MEDIA KARTU RESI ( REMI PUISI) TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS IV DI MI AL MA’RUF BEYAN TAHUN AJARAN 2018
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran menulis puisi yang dilakukan di MI AL Ma’ruf Beyan yang belum menggunakan media dalam pembelajaran. Tanpa adanya media siswa akan merasa bosan dalam memahami pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hasil menulis puisi siswa dengan menggunakan media kartu RESI yang dibuat oleh peneliti sendiri.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-tes and post-tes group. Peneliti menggunakan 2 kelas yaitu kelas control dan kelas eksperimen. Kelas IV B dengan sampel 21 siswa sebagai kelas control dan kelas IV A sebagai kelas eksperimen dengan sampel 28 siswa. Penelitian ini menggunakan indikator menulis puisi yaitu: Diksi, Citraan, Kata Konkrit, Bahasa Kias, Rima dan Irama. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain: 1) pembelajaran materi menulis puisi, 2) dilakukan tes (pre-tes) pada kelas control, 3) lembar kerja siswa dikumpulkan, 4) dilakukan tes (post-tes) pada kelas eksperimen dengan menggunakan media kartu RESI, 5) lembar kerja siswa dikumpulkanHasil penelitian ini menunjukan bahwa eksperimen media kartu RESI berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas IV di MI AL Ma’ruf Beyan. Secara statistik hasilnya menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel atau (1,190≥ 0,68368), maka H0 ditolak. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian media kartu RESI dapat mempengaruhi hasil belajar siswa dalam menulis puisi.
Sastra Pesisir Kajian Struktur Bahasa dan Nilai Budaya dalam Pantun Pernikahan Masyarakat Melayu Sambas
Di Indonesia, tradisi berpantun terdapat di beberapa daerah, satu di antara daerah yang konsisten melestarikan budaya berpantun adalah daerah Sambas. Sambas merupakan salah satu Kabupaten yang berada di bawah naungan administrasi wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Seacara geografis, Sambas berada di deretan pesisir pantura, dan dari sudut historis kabupaten Sambas menjadi sentral penyebaran dan perluasan agama Islam di Kalimantan Barat. Pantun berfungsi sebagai alat pemelihara bahasa dan sebagai media mengasah pikiran menjadi lebih kreatif, karena untuk ber- pantun dibutuhkan kemampuan berpikir asosiatif secara spontanitas melalui permainan kata-kata sebagai media penyampai pesan. Budaya berpantun bagi masyarakat Melayu Sambas masih dilestarikan dengan baik, pelestarian berpantun dilaksankan salah satunya dalam acara pernikahan. Setiap acara pernikahan menjadi keharusan dihadirkan acara berbalas pantun antara kedua belah pihak, yakni dari pihak mempelai perempuan dan pihak mempelai laki-laki. Dikarenakan pernikahan merupakan unsur sakral dalam kehidupan manusia yang bernilai budaya, maka nilai-nilai yang ter- kandug dalam ungkapan pantun tersebut menggambarkan nilai budaya sosial dalam kehidupan. Adapun masalah yang dibahas dalam artikel ini adalah Bagaimanakah struktur bahasa pantun pernikahan masyarakat Melayu Sambas sebagai sastra Pesisir? Apakah nilai budaya yang terdapat dalam pantun pernikahan masyarakat Melayu Sambas? Bagaimana persepsi masyarakat Melayu Sambas tentang panggunaan pantun dalam upacara budaya pernikahan? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan satra. Dari pembahasan pada ar- tikel ini dapat disimpulkan bahwa Pantun yang dibaca saat prosesi cara pernikahan itu terbagi men- jadi 8 jenis, pertama, pantun pem buka, kedua pantun untuk melamar, ketiga, pantun serah terima pengantin, keempat pantun untuk mempelai laki-laki, kelima, pantun untuk mempelai perempuan, keenam, pantun untuk orangtua pengantin laki-laki, ketujuh pantun untuk orangtua pengantin per- empuan, dan yang kedelapan adalah pantun untuk para tamu undangan. Adapun struktur pantun dalam pernikahan ini terdiri dari dua struktur, yaitu struktur fisik dan struktur batin. Struktur fisi- knya terdiri dari, diksi, imaji, kata konkret, bahasa figuratif, rima dan ritme. Sedangkan struktur batin terdiri dari, tema, nada dan suasana, perasaan dan amanat.Nilai-nilai yang terkandung dalam pantun pernikahan di kalangan masyarakat Melayu Sambas adalah, pertama nilai persatuan dan saling menghormati, kedua, nilai budaya optimis dan disiplin, ketiga nilai sopan santun dan ketun- dukan, keempat nilai menjaga tutur kata. Ada beberapa perspsi masyarakat Melayu Sambas tentang penggunaan pantun dalam acara pernikahan, pertama menurunnya minat dan antusias generasi muda untuk berpantun, kedua pantun mejnadi media penghibur, tidak lagi sebagai medium untuk penyampaian pesan-pesan moral seperti zaman-zaman terdahulu. Ketiga, pantun juga berperan se- bagai pelestari budaya.
PEMBINAAN PRESTASI CABANG OLAHRAGA KARATE DI KABUPATEN JOMBANG
Penelitian ini bertujuan menggambark an program pembinaan pre stasi olahraga karate di Kabupaten Jombang . Secara k husus bertujuan menggambarkan pelak sanaan program latihan olahraga k arate, peran pelatih dalam meningkatk an prestasi,sarana dan prasarana latihan, duk ungan masyarakat dan pemerin tah, serta gambaran prestasi olahraga karate Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan pendek atan k ualitatif dengan desain studi k asus. Subjek penelitian adalah para atlet dan pelatih karate serta pengurus daerah FORKI Kabupaten Jomba ng. Tek nik pengumpulan data menggunakan wawancara (in -depth interview), observasi berperan serta (passive participation), dan dokumentasi. Analisis data dilak ukan melalui ak tivitas data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukk an bahwa: (1) program pembinaan prestasi olahraga karate di Kabupaten Jombang masih belum memilik i arah yang jelas; (2) para pelatih daerah telah mampu membuat program latihan yang baik ; (3) para pelatih juga sangat berperan dalam menin gk atk an prestasi karate Kabupaten Jombang ; (4) sarana prasarana latihan masih belum merata di seti ap daerah (k abupaten/k ota); (5) ada dukungan masyarak at dan pemerintah dalam usaha meningk atk an prestasi olahraga k arate, baik secara moril maupun materi l; dan (6) para k aratek a Kabupaten Jombang mampu berpretasi, baik di tingk at daerah maupun nasional. Kata Kunci: Karate, Pembinaan, Prestas
SURVEY TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK SMA NEGERI JOGOROTO JOMBANG (Studi Pada Peserta Didik Kelas X IPA Semester Gasal Tahun Pelajaran 2019/2020 )
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani peserta didik kelas X IPA SMA Negeri Jogoroto Jombang semester gasal tahun pelajaran 2019/2010. Jenis penelitian deskriptif dengan metode survey dengan instrument tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI) kelompok umur 16-19 tahun. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMA Negeri Jogoroto Jombang dengan jumlah 866, sedangkan sampel sejumlah 130 dengan rincian 38 putra dan 92 putri. Dengan teknik pengambilan sampel melalui purposive sampling yaitu keseluruhan kelas X IPA, yang terdiri dari 4 kelas. Hasil penelitian dihitung menggunakan perhitungan deskriptif prosentase, Dari hasil kelima item tes didapat nilai untuk putra rata-rata sebesar 17,41 dengan kriteria baik. Sedangkan untuk putri didapat rata-rata sebesar 16,36 dengan kriteria sedang.Simpulan dari hasil penelitian didapat tingkat kebugaran jasmani peserta didik SMA Negeri Jogoroto Jombang kelas X IPA untuk putra dengan prosentase tertinggi 36% klasifikasi nilai TKJI kategori baik. Sedangkan untuk putri didapat nilai dengan prosentase tertinggi 47% klasifikasi nilai TKJI kategori sedang
PEMBENTUKAN KOMPOSISI VERBA DALAM WACANA NARATIF
Salah satu proses morfologi yang menggabungkan dua unsur kata (morfem) atau lebih sehingga menimbulkan makna atau arti baru disebut komposisi. Proses pembentukan kata majemuk (komposisi) memiliki pengembangan bentuk berdasarkan konstruksi kelas katanya, yaitu komposisi nominal, komposisi verbal, dan komposisi adjektival. Penelitian ini mengambil permasalahan tentang pembentukan komposisi verbal dalam wacana narasi. Objek yang digunakan, yaitu wacana naratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan dengan mencatat kata-kata yang termasuk kata majemuk verbal dalam sebuah tabel yang dibuat berdasarkan rumusan masalah. Proses pembentukan komposisi verbal berupa (1) pembentukan komposisi verba dasar dan (2) pembentukan komposisi berulang. Komposisi ini dapat dibentuk dari dasar: verba + verba (V+V), Adjektiva + Verba (Adj