Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
HEGEMONI ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM NOVEL “SANG PENDIDIK” KARYA AGUK IRAWAN MN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)
Penelitian ini menggunakan objek novel “ Sang Pendidik” karya Aguk Irawan MN. Novel ini menceritakan hegemoni yang dilakukan tokoh-tokoh didalam novel yang mempengaruhi untuk mengikuti ideologinya dengan mengajak dalam hal kebaikan. Tujuan penelitian ini untuk menemukan dan mendeskripsikan hegemoni yang dilakukan tokoh orang tua terhadap anak dalam novel “Sang Pendidik” karya Aguk Irawan MN.Pada penelitian ini menggunakan Metode pendekatan kualitatif dengan cara pengumpulan data teknik pustaka dan dokumen. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari novel “Sang Pendidik” karya Aguk Irawan MN yang diterbitkan oleh Qalam Nusantara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis pembaca hermeniotik yaitu dengan tahap membaca, menandai, mengkode, interpretasi dan penyajian kesimpulan.Hasil penelitian ini membahas hegemoni orang tua terhadap anak yang dilakukan oleh tokoh Martokan sebagai ayah dan Kasiyami sebagai ibu yang mempengaruhi anaknya dengan memberikan nasihat dan penjelasan agar sang anak menjadi anak yang baik, patuh, da rajin.
PERBANDINGAN BENTUK LATIHAN HOLLOW SPRINT DAN BENTUK LATIHAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 100 METER DI PASI KABUPATEN SUBANG
Pada nomor lari 100 meter selain daya tahan, kecepatan merupakan faktor yang terpenting dalam menentukan prestasi, karena dengan memiliki kecepatan maka atlet tersebut akan memperoleh hasil yang maksimal. Ada beberapa bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan lari 100 meter, diantaranya adalah Hollow Sprint dan Interval. Hollow Sprint yaitu latihan lari dilakukan dengan dua kali lari cepat (kecepatan maksimal) yang diselingi oleh lari lambat atau jalan, sedangkan Interval adalah latihan lari yang diselingi dengan istirahat. Sesuai masalah yang diteliti pada penelitian ini, maka penulis menggunakan metode eksperimen. Adapun hasil penelitian yang dapat penulis kemukakan adalah sebagai berikut : 1.) Pada kelompok hollow sprint didapat p-value sebesar 0,004 lebih kecil dari 0,05, maka dapat dikemukakan bahwa pada kelompok A terdapat peningkatan yang signifikan. 2.)Pada kelompok interval didapat p-value sebesar 0,006 lebih kecil dari 0,05, maka dapat dikemukakan bahwa pada kelompok B terdapat peningkatan yang signifikan. 3.) Dari kedua bentuk latihan hollow sprint dan bentuk latihan intervalKata Kunci: Hollow Sprint, Latihan Interval, Kecepatan Lar
PENERAPAN DIRECT MARKETING PADA UKM JAJANAN TRADISIONAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Direct Marketing Pada UKM Jajanan Tradisional Di Desa Bulang Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif strategi fenomenologi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer observasi dan wawancara serta sumber data sekunder melalui dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi data. Hasil yang diperoleh yakni penerapan direct marketing pada UKM jajanan tradisional sudah sangat baik, dan sudah menggunakan strategi bauran promosi yang salah satunya yakni direct marketing yakni dengan menggunakan media internet
GAYA BAHASA SINDIRAN DALAM DEBAT ACARA INDONESIA LAWYERS CLUB “CORONA : SIMALAKAMA BANGSA KITA”
Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis gaya bahasa sindiran narasumber pada acara Indonesia Lawyers Club. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis yaitu menganalisis dan memaparkan secara deskriptif data yang ditemukan dalam bentuk kata-kata. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dengan menginventarisasi, mengumpulkan data, mengklasifikasikan, menganalisis, memaparkan, dan membuat kesimpulan terhadap objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah channel Youtube Indonesia Lawyers Club dalam video yang berjudul “Corona : Simalakama Bangsa Kita”. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan lima jenis gaya bahasa sindiran yang terdiri dari 21 ironi, 50 sinisme, 8 satire, 16 innuendo, dan 4 antifrasis. Selain itu, dalam 99 data sindiran juga ditemukan makna yang terdiri dari 67 makna intensi, 12 makna kiasan, dan 20 makna konotatif. Adapun dalam data sindiran juga mengandung tiga fungsi di antaranya : 16 fungsi direktif, 56 fungsi ekspresif, dan 27 fungsi representatif. Gaya bahasa sindiran yang digunakan narasumber cenderung tergolong kepada gaya Bahasa sinisme yang mengandung makna intensi serta memiliki fungsi ekspresif. Penggunaan gaya bahasa sindiran bertujuan untuk memberikan kesan dan menimbulkan efek tertentu terhadap mitra tutur sehingga tujuan sindiran tercapai dengan baik
TINDAK TUTUR ILOKUSI DIREKTIF IKLAN KAMPANYE CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA 2019
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan Tindak tutur ilokusi direktif yang terdapat dalam kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Selanjutnya yang kedua mengetahui fungsi direktif yang terdapat dalam kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk menyelesaikan masalah penelitian dengan memaparkan keadaan obyek yang diselediki sebagaimana adanya berdasarkan fakta-fakta yang aktual pada saat sekarang. Obyek penelitian ini adalah tuturan yang berada dalam iklan video di youtube, kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019. Prosedur penelitian ini mempunyai tiga tahap, yaitu mengumpulkan, mengindentifikasi, menganalisis. Dari sekian banyak data yang di ambil dapat diketahui Tindak tutur ilokusi direktif direktif. Pertama, jenis yang terdapat adalah jenis meminta, pertanyaan, perintah, melarang, mengabulkan, dan jenis nasihat. Ketua, terdapat fungsi Tindak tutur ilokusi direktif direktif, yakni fungsi memohon, menekan, mengundang, mengajak, berdoa, bertaya, menghendaki, mengarahkan, menginstruksikan, mengatur, mensyaratkan, melarang, menyetujui, memberi wewenang, mengijinkan, menasehati, mengusulkan, dan yang terakhir adalah fungsi menyarankan
PERANAN PONDOK PESANTREN DAN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PENDUDUK DESA TAMBAKBERAS KABUPATEN JOMBANG
Pembangunan gedung baru Pondok Pesantren dan Madrasah setiap tahun dilakukan. Hal tersebut membuka peluang usaha bagi penduduk, sehingga membuat penduduk Desa berinisiatif untuk mencari nafkah dengan membuka kios/ toko atapun membuka warung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan peranan Pondok Pesantren dan Madrasah yang terletak di Desa Tambakberas dalam meningkatkan pendapatan perkapita. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, observasi, wawancara dengan responden yang berjumlah 87 orang dan dokumentasi. Informasi yang didapatkan diolah menjadi data dan dianalisis dengan teknik defkriptif eksploratif. Hasil penelitian ini adalah Waktu berdagang bersifat kondisional, dari jam 05:00 sampai 22:00, total mencapai 17 Jam waktu yang dapat di manfaatkan untuk membuka usaha. lokasi berdagang yang sangat setrategis di jalanan utama Pondok, hal tersebut di buktikan dengan banyak responden yang mengatakan bahwa jalanan utama Pondok sangat setrategis untuk berjualan karena menjadi jalan utama memasuki kawasan Pondok Pesantren dan semakin banyak wirausahawan atau pedagang baru karena peluang usaha yang Terus menucul akibat dari pembangunan gedung baru baik itu Pondok Pesantren ataupun Madrasah. Pendapatan yang diperoleh dari membuka usaha di lingkungan yang dekat dengan Pondok Pesantren atau Madrasah mengalami peningkatan, berdasarkan perhitung yang telah dilakukan oleh peneliti peningkatan pendapatan yang terjadi mencapai angka rata-rata 74% perorang dalam waktu satu hari
PEMANFAATAN MEDIA PEMBACA LAYAR PADA MAHASISWA TUNA NETRA DI STKIP PGRI JOMBANG
Dalam proses perkuliahan terdapat beberapa strategi yang bisa diterapkan agar setiap materi yang diberikan mampu diterima dengan baik oleh semua mahasiswa. Bagi penyandang disabilitas khususnya mahasiswa tunanetra juga membutuhkan strategi pembelajaran / media pembelajaran yang mampu membuat penyandang disabilitas memahami materi perkuliahan dengan baik. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media pembaca layar pada proses pembelajaran metode penelitian bagi mahasiswa tuna netra di STKIP PGRI Jombang. Media Pembaca layar mampu memberikan kemudahan dalam memahami materi perkuliahan karena media ini memberikan efek suara pada komputer terhadap semua meteri yang diberikan oleh para pendidik dalam proses perkuliahan dan mengerjakan tugas. Peneliti mengamati pemanfaatan media pembaca layar dalam perkuliahan metode penelitian. Subjek penelitian ini adalah Bagus Satriawan, Mahasiswa tuna netra Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Jombang angkatan 2016. Dari Hasil pengamatan dan wawancara diperoleh data bahwa Media pembaca layar mampu memberikan kemudahan kepada mahasiswa tuna netra dalam membaca materi, mengerjakan tugas dan menjawab ujian semester
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR RITMIK DENGAN COOPERATIVE LEARNING METODE JIGSAW PADA KELAS V SD NEGERI MAGERSARI 2 KOTA MOJOKERTO TAHUN 2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Magersari 2 Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto pada materi gerak dasar ritmik dengan menggunakan model cooperative learning metode jigsaw. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Class room Action Research yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya terdapat 4 tahapan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Magersari 2 , Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dengan jumlah 43 siswa. Dalam setiap siklusnya peneliti memberikan materi senam ritmik dengan metode pembelajaran cooperative metode jigsaw. Instrumen yang digunakan untuk menilai siswa adalah lembar tes pengetahuan, unjuk kerja dan sikap siswa yang diisi oleh guru. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk menilai guru adalah lembar observasi kemampuan guru dan sikap siswa yang diisi oleh kolaborator dan angket tanggapan siswa yang diisi oleh siswa setelah pembelajaran selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada meningkatkan hasil belajar siswa yang akhirnya memenuhi KKM yang ditetapkan yaitu 75 sebanyak 90,9% dengan jumlah 39 orang dan belum yang belum dapat memenuhi KKM 75 sebanyak 9.1% dengan jumlah siswa 4 orang.Kata Kunci : Pembelajaran ritmik, pembelajaran kooperatif tipe jigsa
VARIASI BAHASA INDONESIA MAHASISWA SASAK DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL QUR’AN DARUL FALAH III CUKIR-JOMBANG
Abstrak Penelitian ini objeknya adalah mahasiswa Sasak yang ada di Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Darul Falah III yang sering memakai bahasa Indonesia ketika berbicara di forum dan ketika berbicara dengan orang yang dari wilayah lain selain Lombok Sasak, namun ketika bertutur tidak sepenuhnya memakai bahasa Indonesia yang resmi, bahkan bahasanya yang dipakai dicampur adukkan dengan bahasa jawa, bahasa Sasak, bahasa inggris, dan lain sebagainya, sehingga ketika bertutur seperti itu terjadinya variasi bahasa dikarenakan variasi bahasa terjadi oleh peutur yang asalnya bebeda, pemakaian bahasa tidak resmi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu pengumpulan data dengan empat tahap: 1. observasi, 2. perekaman, 3. wawancara, dan 4. Dekomentasi, sementara teknik analisis yang digunakan melalui empat tahapan yaitu 1. pengumpulan data, 2. Pereduksian data, 3.penyajian data, dan 4. penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pemkaian bahasa Indonesia oleh mahasiswa Sasak di Pondok Pesantren Roudlotul Qur’an Darul Falah III yang tidak resmi sehingga terjadinya variasi bahasa ketika bertutur bersama teman-temannya dari Lombok.
PRINSIP MAKSIM KEBIJAKSANAAN DALAM NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS (KAJIAN PRAGMATIK)
Prinsip kesantunan berbahasa merupakan ujaran yang membuat orang lain dapat menerima dan tidak menyakiti perasaannya berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Leech. Novel sebagai karya tulis juga harus menggunakan tataran dan percakapan yang mencakup prinsip kesantunan berbahasa. Salah satu bentuk prinsip kesantunan berbahasa adalah prinsip maksim kebijaksanaan. Artikel ini mendeskripsikan penggunaan prinsip maksim kebijaksanaan pada dialog antartokoh dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa dialog antartokoh dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis yang memuat prinsip maksim kebijaksanaan. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah teknik studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Sedangkan teknik analisis data yang dipakai pada penelitian ini adalah teknik kajian isi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 27 tuturan dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis yang memenuhi prinsip maksim kebijaksanaan