Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 3 TEBING TINGGI DENGAN MENERAPKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Tebing Tinggi yang berjumlah 16 orang dengan tingkat kemampuan akademik heterogen yaitu digolongkan dalam kategori tinggi, sedang dan rendah. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen pengumpulan data berupa lembar pengamatan dan lembar tes hasil belajar serta perangkat pembelajaran berupa Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sudah dilengkapi dengan Lembar Aktivitas Siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik pengamatan dan teknik tes. Lembar pengamatan dianalisis secara deskriptif naratif, sedangkan tes hasil belajar dianalisis secara statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data kualitatif disimpulkan bahwa terjadi perbaikan proses pembelajaran setelah penerapan model Problem Based Learning. Pada analisis data kuantitatif, persentase siswa yang mencapai KKM kompetensi pengetahuan pada skor dasar yaitu 31,25% (5 siswa), meningkat menjadi 43,75% (7 siswa) pada siklus pertama dan meningkat menjadi 62,5% (10 siswa) pada siklus kedua. Pada kompetensi keterampilan, persentase siswa yang mencapai KKM pada siklus I yaitu 43,75% (7 siswa) meningkat menjadi 81,5% (13 siswa) pada siklus kedua. Berdasarkan analisis penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Tebing Tinggi semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020Kata kunci: : Hasil Belajar Matematika, Model Problem Based Learning, Penelitian Tindakan Kela

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR PERKALIAN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA SISWA KELAS VI SDN GUNUNGGEDANGAN 1 KOTA MOJOKERTO

    No full text
    Proses pembelajaran mengandung serangkaian kegiatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan tersebut dapat terlaksanakan dengan baik apabila siswa mampu berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu tujuan pembelajaran adalah memperoleh hasil belajar. Hasil belajar dari tahap pra tindakan menunjukkan bahwa dari 40 siswa hanya ada 21 siswa yang mencapai KKM. Sehingga penggunaan media pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar perkalian pada siswa kelas VI SDN Gununggedangan 1 Kota Mojokerto melalui permainan ular tangga. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus Kemis dan Taggart. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI Gununggedangan 1 Kota Mojokerto yang terdiri dari 40 siswa. Tindakan pada penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Siklus pertama dan kedua dilaksanakan secara murni sesuai langkah-langkah yang telah ditetapkan. Hasil analisis tes pada tahap pratindakan, siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah kognitif meningkat. Pada tahap pratindakan persentase rata-rata hasil belajar siswa sebesar 57,5%, pada siklus I meningkat menjadi 70% dan kemudian pada siklus II menjadi 90%.Kata kunci: : Permainan Ular Tangga, Hasil Belajar, Perkalia

    Penamaan Unsur Tumbuhan dan Hewan di Kepulauan Meranti (Kajian Semantik Inkuisitif)

    Full text link
    Penelitian ini menentukan bentuk penamaan dan makna tentang penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti kajian semantik inkuisitif. Jenis penelitian ini tentang penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti adalah deskriptif kualitatif. Metode pendekatan deskriptif adalah penelitian yang berdasarkan pada fenomena-fenomena yang nyata dan memang hidup sesuai pada penutur-penuturnya. Teknik  analisis data pada penelitian  ini dimulai dengan tahap inventarisasi data, tahap analisis data, tahap pembahasan dan penyimpulan hasil analisis data, serta tahap pelaporan. Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara. Metode wawancara dalam penelitian ini menggunakan tiga teknik, yaitu teknik pancing, teknik cakap semuka, dan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah satuan bahasa terhadap penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti. Sumber data adalah sembilan informan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penamaan unsur tumbuhan dan hewan di Kepulauan Meranti terkumpul sebanyak 58 data. Adapun 58 data ini terdiri dari satu bentuk penamaan peniruan bunyi, 20   penyebutan bagian, 35 penyebutan sifat khas, satu tempat asal, dan satu bahan.Kata kunci: penamaan, unsur tumbuhan dan hewan, semantik inkuisiti

    EFL TEACHERS’ AND LEARNERS’ PERSPECTIVE ON TEACHERS’ ONLINE WRITTEN FEEDBACK

    Full text link
    Feedback plays an important role in EFL classroom for both learners and teachers. Many theoreticians and practitioners in the field of education paid attention to the used of feedback in learning. The aim of this study is to know how EFL teacher provide written feedback in response to the learners’ work and how the learners’ perspective toward the teachers’ written feedback during pandemic through online learning. To obtain the data for this study, a mixed method research design is used since it needs both qualitative and quantitative data. Some instruments is used to collect the data of this study are the students’ graded compositions to identify the nature of the feedback provided and a close-ended questionnaire was given to the participant EFL students in order to gain insight into their opinions and attitudes to their teacher’s feedback. The result reveals that the teachers provided many indirect feedbacks for their students that mostly focused on the content of their writing and sometimes on their grammar, vocabulary, and spelling. Most of the students have possitive impression and feeling as they interested and satisfied with the teachers’ feedback

    Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament dalam Gerak Dasar Memukul Bola

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT) dalam meningkatkan gerak dasar memukul bola siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode penelitian kepustakaan atau libary research untuk memperoleh data sesuai topik permasalahan dalam penelitian. Sumber data yang diambil adalah jurnal, skripsi terdahulu yang relevan, serta buku. Berdasarkan hasil kajian serta analisis pada sumber data, model pembelajaran kooperatif tipe games tournament (TGT) dapat digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan serta dapat meningkatkan gerak dasar memukul  bola pada siswa kelas tinggi sekolah dasar

    Pengaruh latihan medicine ball terhadap hasil lemparan atlet pelajar nomor lempar

    Full text link
    Latihan medicine ball merupakan gerakan eksplosif yang cocok untuk latihan lempar, ketika seorang pelempar berlatih dengan gerakan yang lambat akan berpengaruh terhadap gerakan saat melempar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan medicine ball terhadap hasil lempar pada atlet klub PAS. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah “one group pretest and post test design”. Hasil penelitian menujukan pengaruh signifikan latihan pemanasan menggunakan medicine ball terhadap hasil lempar cakram dan tolak peluru dengan nilai t hitung lebih besar dari t tabel / 3,175 > 2,364 untuk lempar cakram dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel / 5,014 > 2,364 untuk tolak peluru. Dapat disimpulkan ada pengaruh latihan pemanasan menggunakan medicine ball terhadap kemampuan lempar cakram dan tolak peluru. Latihan medicine ball dilakukan saat sesi pemanasan akan menghasilkan kesiapan kondisi tubuh yang berbeda dengan atlet yang melakukan pemanasan hanya dengan stretching dan abc running Perlunya penggunaan bola medicine dalam membentuk daya tahan, kekuatan, kecepatan, fleksibilitas dan kordinasi untuk meningkatkan performa fisik atlet lempar

    PENJADWALAN SETORAN HAFALAN AL-QURAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN “DARUL HIKAM” DENGAN METODE GRAPH

    No full text
    Membuat jadwal suatu kegiatan merupakan salah satu tugas yang harus dikerjakan oleh seseorang yang berada pada suatu lembaga pendidikan atau pun lembaga yang lain.  Seperti halnya lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren yang juga selalu membuat jadwal kegiatan. Hafalan quran  merupakan kegiatan utama di Pondok pesantren Tahfidzul Quran Darul Hikam. Setiap santri yang mondok di pondok pesantrean Tahfidzul Quran “Darul Hikam” sudah jelas harus menghafalkan al-quran. Kegiatan menghafalkan al-quran dilakukan oleh santri pada saat jam Murojaah yaitu pukul 15.00-17.30 dan 21.00-22.00 WIB. Kegiatan Muroja’ah (menjaga hafalan Al-Quran dengan tersu menerus membaca secara berulang-ulang guna meraih mutqin (kuat) dalam bacaan, hafalan, pemahaman, dan pengamalan yang menjadi impian seluruh para hafidz Quran) dilakukan setiap hari sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pengasuh pondok. Untuk mengetahui sejauh mana hasil dari Muroja’ah, maka setiap santri harus mengikuti kegiatan setoran hafalan Al-Quran. Kegiatan setoran hafalan Al-Quran dilakukan dengan cara santri menghadap ke pengasuh secara bergantian kemudian santri membacakan hasil muroja’ah nya, pengasuh menyimak bacaan Al-Quran santri agar bisa mengingatkan jika ada kesalahan dalam membacakan hasil hafalannya. Selama ini, tidak ada jadwal khusus untuk kegiatan setoran hafalan Al-Quran, sehingga terkadang santri mengalami kebingungan (menghadap pengasuh) saat harus menyetorkan hafalannya kepada pengasuh. Pada penelitian ini, peneliti memberikan cara baru dalam membuat jadwal setoran hafalan quran yaitu dengan mengaplikasikan pewarnaan sisi pada graph. Penelitian ini bertujun untuk (1) mendeskripsikan aplikasi pewarnaan sisi pada graph dalam membuat jadwal setoran hafalan quran ; (2) Untuk mengetahui Jadwal setoran hafalan quran dengan menerapkan konsep pewarnaan sisi pada graph.. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah penjadwalan setoran hafalan quran di Ponpes Tahfidzul Quran Darul Hikam. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Sedangkan Instrumen pendukung dalam penelitian ini adalah pedoman dokumentasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Adapun Cara membuat jadwal setoran hafalan alquran dengan mengaplikasikan pewarnaan sisi graph adalah adalah sebagai berikut (1) mengelompokkan tingkatan juz; (2) memberi simbol masing-masing tingkatan juz; (3) membuat grap; (4) membuat jadwal setoran hafan quran sesuaiKata kunci: Graph, pewarnaan sisi, setoran hafalan qura

    PEMAHAMAN TES POTENSI AKADEMIK BAHASA INDONESIA PADA CALON ANGGOTA KEPOLISIAN DI REBORN PRIVATE

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa dalam pemahaman Bahasa Indonesia calon anggota kepolisian dalam menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik materi Bahasa Indonesia di Reborn Private. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling. Uji validitas menggunakan Kolerasi Point Biserial sebanyak 30 butir soal pilihan ganda dengan 28 butir soal valid dan 2 soal drop. Sedangkan pada uji reliabilitas menggunakan rumus KR-20 memperoleh rhitung = 0,917 > 0,334 = rtabel, maka data tersebut memiliki instrumen yang reliabel atau dapat dipercaya. Selanjutnya, data dianalisis uji persyaratan yaitu uji normalitas dengan menggunakan uji Skewness-Kurtosis dengan rasio Skewness sebesar 0,375 dan rasio Kurtosis sebesar -0,902. Rasio Skewness dan Kurtosis berada di antara nilai -2 sampai dengan +2, maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.Hasil penelitian dihitung berdasarkan skala pemahaman siswa, kemudian ditemukan bahwa terdapat 14 siswa berkategori pemahaman tinggi, 18 siswa berkategori pemahaman sedang dan 2 siswa berkategori pemahaman rendah. Penelitian ini membahas enam pokok bahasan, dari enam pokok bahasan tersebut diketahui bahwa pokok bahasan analogi verbal merupakan pokok bahasan yang dianggap mudah dan dapat dipahami oleh siswa, sedangkan pokok bahasan pengelompokan kata merupakan pokok bahasan yang dianggap sulit dikerjakan dan dipahami oleh siswa

    ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN DARING DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran daring ditinjau dari kemandirian belajar. Jenis penelitian adalah penelitian kuatitatif dengan subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri Dungus 1. Subjek terdiri dari 3 peserta didik kelas VI yaitu peserta didik tingkat kemandirian belajar tinggi, peserta didik tingkat kemandirian belajar sedang, dan peserta didik tingkat kemandirian belajar rendah yang di tes kemampuan komunikasi matematisnya. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kemandirian belajar, tes kemampuan komunikasi matematis, dan pedoman wawancara kemampuan komunikasi matematis. Hasil analisis penelitian menyatakan bahwa subjek dengan tingkat kemandirian tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan komunikasi matematis secara lisan maupun tulis, subjek dengan tingkat kemandirian sedang mampu memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis secara lisan maupun tulis, dan subjek dengan tingkat kemandirian rendah mampu memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis secara lisan maupun tuli

    PELATIHAN DAN PENYERAHAN MESIN BRAILLE DENGAN FITUR SUARA DI BALAI LITERASI BRAILLE INDONESIA ABIYOSO BANDUNG

    Full text link
    Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) Abiyoso, Bandung merupakan salah satu unit pelaksanaan teknis kementrian sosial republik Indonesia yang bertugas dalam pengelolaan literasi braille. Dilihat dari fungsi dan karakteristiknya, BLBI menjadi pusat rujukan nasional dan menajadi laboratirium untuk mengembangkan braille lingkup nasional. Hal ini menjadikan BLBI sebagai pusat percetakan huruf braille dan dibukukan untuk disebarkan ke seluruh sekolah luar biasa tunanetra (SLB-A) di Indonesia. Saat ini BLBI Abiyoso mememiliki banyak mesin cetak braille embosser dengan merk Brailo Norway dan Braille Box mulai dari kapasitas 200, 300, 400, sampai 600 karakter per detik. Mesin-mesin ini memiliki harga cukup mahal karena merupakan mesin impor. Apabila terjadi kerusakan maka membutuhkan waktu yang cukup lama, karena harus memanggil teknisi dari luar negeri. Biaya yang dikeluarkan dalam perbaikan mesinpun cukup mahal yaitu minimal 30 juta. Kemudian dengan adanya pandemi COVID-19 menyebabkan ruang gerak terbatas untuk mendatangkan teknisi dari luar negeri. Selain itu terdapat staf tunanetra yang sering kesulitan dalam mencari tombol untuk mencetak pada mesin tersebut. Olehkarena itu, pengambdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan serta penyerahan mesin braille dengan fitur suara di BLBI Abiyoso, Bandung. Mesin ini merupakan mesin buatan dalam negeri dengan kualitas tidak kalah dengan buatan luar negeri. Apabila terjadi kerusakan perbaikan lebih mudah dan biaya lebih terjangkau dikarenakan teknisi yang berasal dari dalam negeri. Dengan adanya fitur suara juga akan memudahkan staff tunanetra mengoperasikannya. Metode yang digunakan yaitu penyerahan dan pelatihan menggukan mesin. Hasil dari pengmas ini yaitu mesin sampai dengan selamat di lokasi mitra serta seluruh staff BLBI Abiyoso dapat mengoperasikannya. Dengan demikian BLBI Abiyoso memiliki mesin cetak huruf braille dari dalam negeri dan seluruh staff dapat mengoperasikannya, serta perawatan mesin yang mudah, dengan harga perbaikan yang terjangka

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇