Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar bagi tatanan kehidupan manusia di muka bumi. Indonesia saat ini sudah banyak yang dikonfirmasi positif Covid-19. Sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia diberbagai bidang. Khususnya untuk bidang pendidikan, pemerintah dengan cepat mengeluarkan edaran Kemendikbud yang berisi Pembelajaran Daring untuk mencegak penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. Pembelajaran Daring ini tentunya memberikan dampak yang berbeda bagi orangtua dan siswa. Perlu adanya kolaborasi antar guru dan orangtua agar pembelajaran Daring berjalan dengan semestinya. Peran orangtua sangat belas dalam pendidikan anak saat di rumah saja. Terlebih lagi nilai-nilai karakter yang bisa langsung di praktekkan dan di kontrol secara langsung oleh orangtua. Pengembangan karakter ini tentunya akan berdampak sangat baik bagi kehidupan anak dimasa depan. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dimana untuk menggunakan data yang valid dilakukan dengan wawancara langsung kepada orang tua di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memiliki tujuan untuk mengetahui pendidikan karakter apa saja yang di lakukan orangtua saat ana-anak belajar di rumah. Hasil dari penelitian yakni beberapa peran orang tua pada pendidikan karakter yang diberikan kepada adalah (1) Memberikan pendidikan karakter religius kepada anak, (2) Menumbuhkan pendidikan karakter disiplin pada anak, (3) Menumbuhkan pendidikan karakter jujur pada anak, (4) Menumbuhkan pendidikan karakter kreatif pada anak, (5) Menumbuhkan pendidikan karakter sosial pada anak. Harapannya adalah pendidikan karakter ini akan di implementasikan secara maksimal oleh anak, bukan hanya karena ada pandemi ini, tapi akan dilakukan seterusnya

    PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUICK ON THE DRAW

    No full text
    Pada proses pembelajaran di sekolah, peran guru sangat berpengaruh dalam keberhasilan penyampaian materi pelajaran pada siswa tak terkecuali pelajaran matematika. Matematika adalah salah satu pelajaran yang selalu diajarkan di sekolah dan sering dianggap sukar oleh siswa. Hampir sebagian besar siswa tidak menyukai pelajaran matematika, sehingga untuk sekedar mempelajarinya pun mereka malas. Hal tersebut dapat berdampak pada hasil belajar siswa, sehingga diperlukan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat membuat siswa aktif. Salah satu model pembelajaran tersebut adalah model pembelajaran kooperatif. Salah satu model pembelajaran kooperatif yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat membuat siswa aktif adalah model pembelajaran kooperatif tipe quick on the draw. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe quick on the draw di SMP Islam Brawijaya Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, penelitian ini menggunakan design penelitian postest only control design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes belajar matematika yang berbentuk subjektif sebanyak 5 soal. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini dengan uji t dua sampel bebas diperoleh hasil perhitungan kelas eksperimen dan kelas kontrol, sig sebesar 0,000 untuk nilai α = 0,05. Oleh karena nilai probabilitas < 0,05, sehingga  ditolak. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara pembelajaran menggunakan dan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe quick on the draw pada materi himpunan kelas VII SMP Islam Brawijaya MojokertoKata kunci : Hasil Belajar Matematika, Model Pembelajaran Kooperatif, Quick On The Dra

    PENERAPAN SOFTWARE GEOMETER’S SKETCHPAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII A DI MTs NURUL IMAN DEMPOK

    No full text
    Berdasarkan data hasil ulangan diperoleh informasi bahwa masih terdapat 50% siswa kelas VIII A di MTs Nurul Iman Dempok secara klasikal yang nilainya belum mencapai KKM. Sehingga perlu adanya perubahan dalam metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan software Geometer’s Sketchpad. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A di MTs Nurul Iman Dempok dengan jumlah 19 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa dan lembar tes hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi dan tes berupa soal essay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata aktivitas siswa dalam proses pembelajaran pada siklus I sebesar 57,89% meningkat menjadi 81,57% pada siklus II. Persentase hasil belajar siswa secara klasikal mencapai 63,15% dengan rata-rata sebesar 73,42 pada siklus I dan meningkat menjadi 84,21% dengan rata-rata sebesar 80,26 pada siklus II. Disimpulkan bahwa media pembelajaran software Geometer’s Sketchpad dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas VIII A di MTs Nurul Iman Dempok pada materi lingkaran Kata kunci: : Penerapan, Software Geometer’s Sketchpad, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar Sisw

    ANALISIS KESALAHAN SISWA DENGAN KEPRIBADIAN EXTROVERT DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA

    No full text
    Permasalahan utama yang terjadi dalam pelajaran matematika adalah siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah matematika. Berdasarkan informasi dari guru mata pelajaran matematika, siswa sering melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah matematika. Jung mengemukakan tipe kepribadian extrovert adalah orang yang dipengaruhi oleh dunia luar dan orientasinya tertuju keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memberikan gambaran tentang letak kesalahan yang dilakukan siswa berkepribadian extrovert dalam memecahkan masalah matematika serta mengetahui faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 siswa SMP kelas 8 yang berkepribadian extrovert yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data menggunakan 3 instrumen yaitu angket kuisioner, tes tertulis, dan wawancara. Untuk memeriksa keabsahan data yang diperoleh, peneliti menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian diperoleh dari subjek berkepribadian extrovert yaitu letak kesalahan pada tahap memahami masalah, menyusun rencana pemecahan, melaksanakan rencana pemecahan, dan memeriksa kembali. Hasil dari wawancara, penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan subjek adalah kurang faham dengan masalah yang diberikan, hanya mengingat 1 rumus saja dan lupaKata kunci: : Analisis Kesalahan, Kepribadian Extrovert, Memecahkan Masalah                     Matematik

    PERLAWANAN KETIDAKADILAN GENDER PADA NASKAH DRAMA PELACUR DAN PRESIDEN KARYA RATNA SARUMPET

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan bertujuan utuk mengetahui bentuk ketidakadilan gender dan bentuk perlawanan perempuan pada naskah drama yang berjudul Pelacur dan Presiden karya Ratna Sarumpet. Untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yanbg ada dalam naskah drama tersebut digunakan teori feminisme liberal Mary Wollstonecraft. Penelitian ini menggunakan pendekatan feminisme. Sumber data untuk penelitian ini adalah naskah drama Perempuan dan Presiden karya Ratna Sarumpet. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. Yang pertama, kurangnya kasih saying yang diberikan orangtua kenapa anaknya. Kedua, bentuk kekerasan pada perempuan inferior yang dilakukan oleh laki-laki superior. Ketiga, bentuk perlawanan perempuan yang dilakukan oleh tokoh utama

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI DI MAN 9 KEPUHDOKO JOMBANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di MAN 9 Kepuhdoko Jombang Tahun Pelajaran 2018/2019 pada materi matriks dengan sub bab (konsep, tranpose & kesamaan matriks, penjumlahan & pengurangan matriks serta perkalian skalar). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design, tipe Posttest Only Control Design. Dengan populasi siswa kelas XI IIS MAN 9 Kepuhdoko Jombang, dimana sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS-3 sebagai kelas eskperimen dan kelas XI IIS-2 sebagai kelas kontrol. Peneliti menggunakan lembar tes untuk memperoleh data dan analisis menggunakan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation jauh lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung, yaitu 84,42 untuk kelas eksperimen dan 68,61 untuk kelas kontrol. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI di MAN 9 Kepuhdoko Jombang Tahun Pelajaran 2018/2019. Kata kunci: : group investigation, hasil belajar matematik

    PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 GUDO

    No full text
    Matematika  dianggap penting dalam pendidikan, oleh karena itu pembelajaran yang menarik perhatian peserta didik sangat diharapkan untuk dilakukan guru pada waktu melakukan pembelajaran dikelas khususnya bidang studi matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika menggunakan Cooperative Learning dengan Cooperative Leraning tipe Teams games Turnament (TGT) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Gudo Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi experimental dengan desain nonequivalent control group design. Instrumen yang digunakan adalah soal tes dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil analisa uji-t, dengan a = 0,05 didapatkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,010. Hal ini berarti nilai sig 0,010 <a, maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa menggunakan model Cooperative Learning siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Gudo tahun ajaran 2018/2019.Kata kunci: Model Cooperative Learning, Cooperative Learning tipe TGT, Hasil Belajar Matematik

    THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ VOCABULARY AND THEIR TRANSLATION ABILITY AT SMK NAHDLATUL ULAMA

    Get PDF
    ABSTRACTThis research is aimed to answer whether or not there is a significant correlation between students’ vocabulary mastery and their translation ability. In this research, the researcher used a correlational method in a quantitative design. The data were collected through a vocabulary test and a translation test. The finding showed that the students’ vocabulary mastery is fair, it is showed by the mean score of the test that is 61.3. The students’ translation ability is fair also the mean score of the test that is 60.6. The regression model is significant with F-observed 118.41which was less than the F table 7.64 in 1% level of error. The correlation between students’ vocabulary mastery and their translation ability is linear with F-observed 1.97 which less than F table 3.52 in 1% level of error. There is a positive correlation between the two variables whose total 0.902 (very high correlation). The coefficient determination is 81%, it means that translation ability 81% was affected by the students’ vocabulary mastery and the rest was 19%  was affected by the other variables or factors

    REVEALING THE MEANING OF NON-LITERAL LANGUAGES IN THAI COMMERCIALS USING THE LENS OF SEMIOLOGY

    Get PDF
    As a primary medium of marketing publication, a commercial can be easily found among society. Often, it is not only utilized to present new products or services, but also to convince people on a particular set of beliefs. To obtain this purpose, advertisers normally involve non-literal language which is known for its potentiality to grab audiences’ attention and to establish attractive promotion. In this study, the research uses semiology perspective to interpret the meaning of non-literal languages found in Thai commercials. It is done to provide readers with a vivid depiction on how Thai commercials convey their ideologies. As for the reason why the researcher chooses Thai commercials is because it contains appealing story plots and many non-literal languages. The analysis result implies that those Thai commercials use various non-literal languages such as hyperbole, simile, personification, metaphor, symbol, irony, and anaphora to introduce their products and to convey messages to audiences. In addition, non-literal languages within the Thai commercials also play a significant role in building a sense of humor and catch people’s attention to purchase their products

    PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN RECIPROCAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMK TARBIYATUNNASYIIN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peningkatan aktivitas guru, (2) peningkatan aktivitas siswa, (3) dan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi transformasi geometri dengan menerapkan strategi pembelajaran Reciprocal Learning di kelas XI SMK Tarbuyatunnasyiin tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru matematika. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Tarbiyatunnasyiin. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar tes, lembar observasi guru, dan lembar observasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Reciprocal Learning dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas XI SMK Tarbiyatunnasyiin dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar. Aktivitas guru dari setiap siklus mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 ketercapaian persentase 67,5% menjadi 90% pada siklus 2 dengan kriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus 1 mencapai 66,27% menjadi 81,63% pada siklus 2 dengan kriteria baik. Hasil belajar siswa pada siklus 1 menunjukkan rata-rata 72,8 dengan ketuntasan klasikal 60%, sedangkan pada siklus 2 tercapai nilai rata-rata 83 dengan ketuntasan klasikal 80%Kata kunci: : Strategi Pembelajaran Reciprocal Learning, Aktivitas Guru, Aktivitas Siswa, Hasil Belaja

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇