Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
INTERAKSI AKADEMIK DOSEN DAN MAHASISWA PADA PROGRAM STUDI SASTRA JEPANG DALAM PERSPEKTIF FUNGSI TINDAK TUTUR
Penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ini bertujuan untuk menemukan tindak tutur dalam interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa saat menerapkan fungsi tindak tutur. Penelitian ini melibatkan data tuturan berupa dialog lisan dengan konteks situasi pendukung yang terjadi di kelas saat dosen bukan penutur asli (non-native speaker) melakukan interaksi akademik pada Program Studi Sastra Jepang Universitas Mahasaraswati Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik teknik simak bebas libat cakap (SBLC) ditunjang teknik catat. Prosedur yang digunakan dalam mengimplementasikan Teknik SBLC yaitu, peneliti tidak terlibat langsung atau tidak ikut berpartisipasi dalam menentukan pembentukan dan pemunculan calon data, namun hanya menjadi pemerhati terhadap calon data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dosen bahasa Jepang menggunakan sejumlah fungsi, yaitu (1) fungsi ekspresif ketika memberikan salam, respon dalam bentuk pujian, (2) fungsi direktif ketika dosen meminta mahasiswa untuk melakukan sesuatu, (3) fungsi komisif mengacu pada tindakan menawarkan dan berjanji, (4) fungsi asertif merujuk pada tindak tutur mengikat mahasiswa untuk melaporkan maupun menyebutkan serta (5) fungsi deklaratif bertujuan untuk memberi maaf dan mengijinkan siswa dalam interaksi akademik di kelas, tuturan dosen dominan menggunakan ragam hormat bentuk teineigo ‘santun’ karena ditunjang oleh faktor konteks situasi formal di dalam
MISPRONOUNCING DALAM PENGUCAPAN MONOPTHONG OLEH SISWA BASIC ENGLISH STATION (BEST)
Artikel ini bertujuan untuk mengungkap apakah siswa dari BEST mengucapkan kata-kata monophthong dengan benar atau tidak dan alasan mengapa mereka salah pengucapan. Monophthong adalah salah satu jenis suara vokal yang sering ditemukan dalam bahasa Inggris dan biasanya juga digunakan dalam komunikasi. Ini adalah suara tunggal dalam satu suku kata. Objek penelitian ini adalah siswa-siswi Basic English Station atau yang lebih dikenal dengan BEST. Kursus Bahasa Inggris yang berlokasi di Jombang, Jawa Timur ini difokuskan pada keterampilan berbicara siswa yang diajarkan dari dasar hingga menguasainya. Namun peneliti hanya memilih siswa tahap terakhir yaitu tingkat mahir / TC karena peneliti menganggap mereka lebih lama belajar bahasa Inggris, secara teoritis kemampuannya dianggap lebih baik. Artikel ini menggunakan metode studi kasus untuk menjawab permasalahan yang diangkat oleh peneliti. Selain itu, metode ini sangat cocok untuk penelitian ini. Metode studi kasus mengkaji suatu kasus atau fenomena tertentu yang ada dalam masyarakat dilakukan secara mendalam untuk mempelajari latar belakang, keadaan, dan interaksi yang terjadi. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa kata instead dan cost adalah kata yang paling salah diucapkan. Salah pengucapan pada kata justru disebabkan oleh kebiasaan pengucapan yang salah yaitu / ɪn'stɪd /, adapun kata cost siswa tidak membacanya lagi. Adapun pertanyaan kedua, tentang apa yang menyebabkan mereka salah melafalkan kata-kata monophthong, hal ini karena mereka malas mempelajari pengucapannya, termasuk monophthong. Temuan ini diperkuat dengan kuesioner yang dijawab oleh tutor mereka menggunakan metode member check untuk memvalidasi temuan
TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK TRADISI SELAMATAN SEDEKAH DESA DI BELUMBANG (PETILASAN DHAMARWULAN) DESA SUDIMORO JOMBANG
Tradisi selamatan sedekah desa yang merupakan salah satu bentuk ritual tradisional masyarakat di pulau Jawa yang sudah berlangsung secara turun-temurun dari nenek moyang orang Jawa. Di desa Sudimoro Jombang masyarakat masih melakukan tradisi selamatan sedekah desa sampai sekarang tidak hanya tradisi selamtan sedekah desa banyak tradisi yang ada di desa tersebut. Tradisi selamatan sedekah desa dilaksanakan setahun sekali di bulan Desember. Di desan Sudimoro terdapat situs budaya yaitu petilasan dharmawulan tempat dilaksanakan upacara tradisi selamatan dan tempat kramat. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penelitian dengan observasi ke desa Sudimoro Jombang dan wawancara dengan salah satu warga. Data dalam penelitian ini mengenai proses pelaksanaan tradisi sedekah desa di Balumbang (petilasan Dhamarwulan) desa Sudimoro Jombang dan kajian antropolinguistik mengenai tradisi selamatan sedekah desa mengkaji studi bahasa, budaya, dan lain kehidupan manusia (pembuatan).Tinjauan antropolinguistik pada bahasa dalang pada cerita pewayangan Dhamarwulan.Tujuan pelaksanaan tradisi selamatan sedekah desa yaitu agar terhindar dari segala bahaya dan mendekatkan diri kepada penguasa alam (Allah SWT), sebagai tanda syukur atas nikmat dari karuniaNya yang telah diberikan kepada masyarakat desa sehingga hasil pertanian dan hasil usaha lainya berhasil. Selain itu ditunjukkan untuk melestarikan tradisi yang sudah ada pada jaman kerajaan Majapahit dan meng
Warrant Deduktif dalam Argumentasi Matematis Mahasiswa Calon Guru
Penelitian ini membahas jenis warrant deduktif dalam argumentasi matematis yang dihasilkan oleh mahasiswa calon guru. Dalam menyelesaikan soal matematika, problem solver membutuhkan argumentasi untuk menentukan, menghasilkan dan mendukung solusi yang masuk akal. Inglis, Ramos dan Simpson menyebutkan jenis-jenis warrant dalam argumentasi matematis yaitu induktif, struktural-intuitif, dan deduktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan warrant deduktif dalam argumentasi matematis. Mahasiswa harus menggunakan warrant deduktif dalam argumentasi matematis agar kebenaran dari kesimpulan yang didapat absolut dan tidak ada sanggahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulan data dari hasil tertulis dan think aloud. Peneliti memilih mahasiswa calon guru Program Studi Pendidikan Matematika sebagai subjek penelitian, karena subjek penelitian tersebut kelak akan menjadi guru matematika, yang akan berpengaruh dalam perkembangan proses berpikir siswanya dalam argumentasi matematis. Subjek diminta untuk menyelidiki kebenaran suatu pernyatan matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warrant deduktif dalam argumentasi matematis yaitu subjek memberikan kesimpulan berdasarkan definisi antisimetris, relasi biner P dan manipulasi aljabar. Subjek menggunakan warrant deduktif bertujuan untuk menghilangkan ketidakpatian dari kesimpulan
PENGARUH GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI PADA PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH NEGERI 7 KABUPATEN JOMBANG
AbstrakTujuan peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh gaya mengajar resiprokal terhadap hasil kemampuan passing bolavoli studi pada siswa X MAN 7 Kabupaten Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 4 MAN 7 Jombang, sampel penelitian adalah siswa kelas X dengan jumlah 36 siswa. Data yang diperoleh dari hasil tes yang diberikan kepada siswa kelas X IPA 4 MAN 7 Jombang setelah diberikan treatment gaya mengajar resiprokal, diperoleh hasil uji beda paired test sebesar 0,00 atau lebih kecil dari nilai signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil gaya mengajar resiprokal terhadap kemampuan passing bawah bola voli siswa kelas X MAN 7 Jombang. Besarnya pengaruh gaya mengajar resiprokal terhadap hasil kemampuan siswa pada materi passing bawah dibuktikan dengan perhitungan presentase pengaruh yaitu sebesar 38,67 %, dikarenakan peningkatan rata-rata kemampuan nilai passing bawah sebesar 13,75.Kata kunci: gaya mengajar resiprokal, passing bawah, bolavol
EKSISTENSI CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL NADIRA KARYA LEILA S. CHUDORI
Novel ini menarik untuk diteliti karena dalam novel tersebut membahas tentang citra seseorang dalam kehidupan keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Dalam novel ini citra tokoh sangat menonjol, memberikan pandangan tersendiri bagi pembaca atau peneliti. Tujuan penelitian ini agar masyarakat mengetahui tentang citra yang dipaparkan dalam novel, agar masyarakat tidak hanya melihat dari permasalahan internal maupun eksternal dari tokoh saja tetapi juga gambaran dari tokoh dalam novel. Ruang lingkup masalah yang dipaparkan dalam masalah penelitian ini adalah citra seorang perempuan dalan movel Nadira karya Leila S. Chudori. Metode untuk penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif didukung oleh pengumpulan data dengan teknik pustaka atau dokumen dengan tahapan membaca, menandai, mengkode, dan menganalisis. Teknik analisis dalam penelitian menggunakan teknik analisis data hermeutika. Dari hasil penelitian, bahwa perempuan memperjuangkan keeksistensianya adalah untuk menyetarakan hak perempuan agar tidak di bawah atau di belakang laki-laki selamanya, serta bebas dalam segala hal, seperti pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial.
THE EFFETIVENESS OF USING TWO STAY TWO STRAY TECHNIQUE TO TEACH READING COMPREHENSION ON FACTUAL REPORT TEXT AT TENTH GRADE STUDENTS OF MAN 4 KEDIRI
Reading comprehension is an important part of reading process. In learning English, students may face some difficulties in learning reading, even though they are students of Senior High School. Therefore, the teacher should teach them by appropriate technique to solve their difficulties. This study is aimed to investigate the effectiveness of using Two Stay Two Stray Techniques to teach reading comprehension on factual report text. The research design used is a static group comparison design of pre-experimental design. The study is conducted by applying Two Stay Two Stray (TS-TS) technique to the experimental class only. There are 34 students in experimental class and 34 students in control class. The result of data analysis shows that the mean score of post-test for experimental class is 81.06 while the post-test of control class is 71.88. It can be seen that the experimental class outperformed the control class in reading comprehension with t = 2.028, df = 66 and P = .005 and 95% confidence interval ranging from 143 to 18.210. The result of t-test shows that the mean difference is 9.176 with sig. (2-tailed) value 0.047. It can be seen that the value 0.047 is lower than 5% (0.047 < 0.05). It can be concluded that the t-value is significant in 5% significant level. It means that there is significant difference between control and experimental class. Thus, there is a significant effect of using Two Stay Two Stray technique to teach reading comprehension at tenth grade students of MAN 4 Kediri. It can be seen from the sig (2-tailed). Therefore, the effectiveness of using Two Stay Two Stray technique to teach reading comprehension is an effective way to increase the students’ ability
THE EFFECT OF PICTURE SERIES TO THE STUDENTS’ ABILITY IN WRITING NARRATIVE TEXT
This article is entitled with “ The Effect of Picture Series to the Students’ Ability in Writing Narrative Text”. This research is intended to know the effect of using picture to the students’ ability in writing narrative text. In order to answer the problem, the researchers use some theories, namely: Cohen and Riel (1989), Byrne (1997), Heaton (1988), Callahan (1992). In this article, the researchers use quantitative methodology. Researchers use students at SMAS Dharma Pancasila Medan grade XI as the population and use 58 students as the sample. The instrument in this article is a written test and the test is about writing Narrative text. From the data analysis, the researchers give the score of each student in every group and calculate it, the researchers find that the result of analyzing the data, the score of t-test is higher than t-table, where the t-table is 2.00 and t-test is 7.00. So, t-test is higher than t-table. The data analysis shows that there is a significant effect in using series of picture to the ability of the students in writing narrative text at grade XI of SMAS Dharma Pancasila. It meant that Ha was accepted H0 was rejected.
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK DASAR HEADING SEPAK BOLA BERBASIS BERMAIN
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui model latihan teknik dasar heading sepakbola dengan berbasis bermain. Metode yang digunakan untuk mengembangkan produk berupa model latihan tehnik dasar heading sepak bola mengunakan borg and gall. Intrumens heading bola yang dimodifikasi untuk atlet pemula dan divalidasi oleh ahli atau pakar sepak bola dengan hasil bahwa setelah divalidasi oleh ahli yang berawal dari 20 variasi model latihan dribling gugur 5 menjadi 15 variasi model latihan dribbling untuk atlet pemula usia 8-12 tahun. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil tes 9,9815 dan setelah diberikan perlakuan adalah 9,9270. Hasil tes menunjukkan peningkatan hasil heading sehingga teknik dasar heading atlet meningkat., sehingga bahwa kesimpulan dari pengembangan model latihan tehnik dasar heading bola sepak bola berbasis bermain untuk atlet pemula bisa diterima sesuai karakter pemain yang berusia 8-12 tahun.Kata Kunci: Latihan Teknik Dasar, Sepak Bola, Headin
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN KERSEN TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI DESA KATERBAN KABUPATEN TUBAN
Gaya hidup yang tidak sehat salah satunya makan makanan tinggi gula merupakan salah satu faktor penyebab diabetes mellitus. Penderita DM dapat terjadi komplikasi jika tidak dikelola dengan bagus. Salah satu terapi non farmakologi dengan daun kersen yang mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang berfungsi untuk menyekresi hormon insulin sehingga bisa menurunkan kadar gula darah. Tujuannya ialah menganalisis pengaruh pemberian rebusan daun kersen terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Desa Katerban Kabupaten Tuban. Desain penelitian yang digunakan pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Populasi dan sampel semua yang terkena diabetes mellitus di Desa Katerban Kabupaten Tuban sejumlah 30 orang diambil dengan teknik total sampling,. Instrumennya alat ukur GDA dan checklist, uji statistiknya dengan Uji Wilcoxon. Dari 30 responden sebagian besar mempunyai kadar GDA kategori diabetes (≥200 mg/dL) sejumlah 17 responden (56,7%) sebelum pemberian rebusan daun kersen. Sedangkan sesudah diberikan rebusan daun kersen sebagian besar mendapatkan kadar GDA kategori pra diabetes 140-199 mg/dL) sebanyak 19 responden (63,4%). Hasil uji statistik wilcoxon diperoleh ρ = 0,000 maka H1 diterima bermakna ada pengaruh pemberian rebusan daun kersen terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Kesimpulan ini, ada pengaruh pemberian rebusan daun kersen terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Desa Katerban Kecamatan Senori Kabupaten Tuban. Hasil penelitian ini bisa berikan pengetahuan kepada masyarakat untuk minum rebusan daun kersen secara rutin agar kadar gula darah turun