Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL MATEMATIKA SD MENGGUNAKAN WHITEBOARD ANIMATION UNTUK MAHASISWA PGSD STKIP PGRI LUBUKLINGGAU

    Get PDF
    Permasalahan yang muncul dalam dunia pendidikan saat ini antara lain meliputi masih rendahnya kompetensi guru dan dosen dalam era pendidikan 4.0 yaitu mengembangkan bahan ajar atau materi digital, oleh sebab itu maka seorang guru atau dosen harus memilki berbagai keterampilan diantaranya yaitu keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar digital yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital matematika SD menggunakan whiteboard animation untuk mahasiswa PGSD STKIP PGRI Lubuklinggau yang teruji valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dari Plomp yang terdiri dari tiga tahapan yaitu: preliminary research, prototyping phase, dan assesment phase. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD semester V di STKIP PGRI Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang mendeskripsikan validitas dan praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dari segi isi dan konstruk dengan nilai rata-rata 95%. Bahan ajar sudah praktis baik dari segi keterlaksanaan, kemudahan, dan waktu yang diperlukan dengan rata-rata nilai 92,5%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat dinyatakan valid dan praktis

    SURVEI TINGKAT KETERLAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA SD/MI,SMP/MTs SE-KECAMATAN MEGALUH)

    No full text
    Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang bertujuan untuk melatih mental individu serta dapat mengembangkan aspek emosional, penalaran dan tindakan moral. Keterlaksanaan PJOK di sekolah sangatlah penting untuk menunjang kinerja fisik serta mental siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan PJOK pada SD/MI,SMP/MTs se Kecamatan Megaluh. Penelitian ini menggunakan instrumen Pangkalan Data Pendidikan Jasmani Olahraga Indonesia (PDPJOI), meliputi 4 aspek yaitu : 1) Aspek ketersediaan sarana prasarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, 2) Aspek ketersediaan tenaga pendidik yang kompeten sesuai bidangnya, 3) Aspek kinerja tenaga pendidik dalam kurun waktu satu tahun terakir pada pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, 4) Aspek prestasi dan penghargaan yang diperoleh guru dan siswa selama satu tahun terakir pada pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Sampel penelitian ini adalah seluruh SD/MI,SMP/MTs se Kecamatan Megaluh  yang total keseluruhan sebanyak 33 sekolah. Berdasarkan hasil pengolahan data dan hasil analisis diperoleh data rekapitulasi tingkat keterlaksanaan PJOK pada SD/MI,SMP MTs se Kecamatan Megaluh. yaitu : ketersediaan sarana dan prasarana olahraga mendapatkan nilai 166 masuk dalam kategori ‘’B’’ baik. ketersediaan tenaga pelaksana mendapatkan nilai 171 masuk dalam kategori ‘’B’’ baik. hasil kerja kurun 1 tahun lalu mendapatkan nilai 177 masuk dalam kategori ‘’C’’ cukup. dan prestasi dan pengharagaan kurun 1 tahun lalu mendapatkan nilai 45 masuk dalam kategori ‘’E’’ kurang sekali. Kesimpulannya adalah hasil yang diperoleh untuk tingkat keterlaksanaan PJOK pada SD/MI,SMP/MTs Kecamatan Megaluh mendapatkan nilai total 560 masuk dalam kategori ‘’C’’cukup

    PENYADARAN MASYARAKAT DENGAN SUNGAI PELAYARAN MEMANGGIL

    Get PDF
    Universitas  Maarif Hasyim Latif (UMAHA)  Sidoarjo mengemban tugas   Tri   Dharma   Perguruan   Tinggi   yang   meliputi   kegiatan   pendidikan   dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat oleh karena itu Tujuan pelaksanaan kegiatan penyadaran masyarakat dengan sungai pelayaran memanggil adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya manfaat sungai dan upaya untuk menjaga fungsi dan kebersihan sungai. Peran serta masyarakat menjadi poin penting dalam kerberhasilan pelaksanaan kegiatan sehingga metode yang digunakan banyak melibatkan peran aktif masyarakat itu sendiri dengan teknis metode berupa : pembersihan sungai pelayaran, open sharing session dengan pecinta alam, sosialisasi ke sekolah-sekolah dan  sosialsisasi ke warga bantaran sungai. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan masyarakat memiliki pemahaman terhadap pentingnya sungai dan menyiapkan generasi muda untuk menjadi penggerak kesadaran sungai. Sehingga Kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat sepanjang 21 KM sungai pelayaran dan menjadikan gerakan masyarakat.

    USING DIGITAL FEEDBACK IN TEACHING ARGUMENTATIVE WRITING

    Get PDF
    Argumentative Writing is the last writing skill given to the fourth semester of English Department students. It equips the students to present convincing argument as well as critical analysis in the form of argumentative essay. Argumentative Writing course is important since it introduces them in elaborating previous studies to support their argument in composing thesis. English Department students of STKIP PGRI Jombang tend to get difficulties in explaining the previous studies critically. As a matter of fact, most students were confused in relating their argument with the previous studies. Terms connecting previous studies indicate that the students are able to compose thesis scientifically. Thus, this study was conducted to show the use of digital feedback by involving both CALL (Computer-Assisted Language Learning) and MALL (Mobile-Assisted Language Learning) in teaching argumentative writing. The improvement of the students’ ability in argumentative writing by using digital feedback is based on at least 15 achievement gain point reached by 80% of the class. The study found that some students need to have face to face consultation in confirming their final draft

    (GARPU GENTING) GERAKAN PEDULI CEGAH STUNTING

    Get PDF
    Latar Belakang: Stunting pada anak di bawah 5 tahun bisa mengakibatkan gangguan perkembangan fisik dan memiliki efek jangka panjang pada perkembangan kognitif, kinerja pendidikan dan produktivitas ekonomi di dewasa dan hasil reproduksi ibu. Tujuan Untuk mencegah kejadian stunting di Desa Sukorejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Metode: survey, kerjasama lintas program serta lintas sektor, penyuluhan, pemeriksaan balita stunting secara berkala. Kegiatan dilaksanakan tanggal 2-15 Februari 2020. Jumlah balita usia 24-59 Bulan di Desa Sukorejo Kecamatan Gurah  Kabupaten  Kediri sebanyak 106 balita. Sampel yang mengalami stunting sebanyak 22 balita. Hasil: dari balita yang mengalami stunting, 13 balita (59,1%) berjenis kelamin perempuan. 6 balita (27,3%) lahir dengan riwayat BBLR. Pelaksanaan pemantauan anak dengan stunting berjalan dengan baik yaitu pemberian penyuluhan hadir 87 %, pelaksanaan kelas stunting hadir 90, 1%. Kesimpulan: Peran orang tua dalam memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak balita sangat diperlukan dalam memantau kesehatan balita. Seorang ibu dapat memberikan asupan nutrisi yang terbaik bagi anaknya dan juga asupan nutrisi saat sebelum hamil dan saat hamil. Meningkat jumlah tenaga kesehatan profesional di masyarakat untuk memastikan aksesibilitas perawatan kesehatan pelayanan, yang dapat meningkatkan status gizi anak dalam komunitas

    PENINGKATAN HARGA DIRI KELUARGA MERAWAT PASIEN SKIZOFRENIA MELALUI TERAPI SELF HELP GROUP (SHG) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARON

    Get PDF
    Angka kejadian penderita skizofrenia terus mengalami peningkatan, dengan berbagai macam gejala yang muncul. Berdasarkan hasil studi menunjukkan adanya perubahan perilaku pada pasien skizofrenia sering kali membuat keluarga mengalami kelelahan dan tekanan dalam mengendalikan pasien skizofrenia. Situasi ini dapat menyebabkan keluarga mengalami putus asa, menyerah, gelisah, tidak berdaya, tidak bahagia, malu dan merasa tidak mampu merawat pasien skizofrenia. dan keluarga akan mengalami penurunan harga diri dan kualitas hidup. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk menganalisa efektivitas dari SHG  terhadap harga diri dan kualitas hidup keluarga dalam merawat pasien skizofrenia. Metode penelitian menggunakan quasy experimental study dengan desain penelitian pre post test design with kontrol group.  Populasi penelitian ini sejumlah 40 responden. Teknik sampling dengan purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 36 responden dengan masing-masing 18 responden pada kelompok kontrol dan perlakuan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner harga diri sejumlah 10 item pertanyaan dan kualitas hidup sebanyak 25 item pertanyaan. Kemudian data diolah dan dilakukan analisis menggunakan paired t-test.Setelah dilakukan analisis data diketahui bahwa skor rerata pretest harga diri pada kelompok kontrol sebesar 21,06, post test  26,67 dan skor selisih antara pretest dan post test (delta) yakni 5,61. Sedangkan untuk skor rerata pretest harga diri kelompok perlakuan yakni 22,89, post test 32,50 serta skor rerata deltanya yaitu 9,61. Untuk hasil paired t-test di dapatkan hasil pada kelompok perlakuan ρ value 0.000 dan pada kelompok kontrol ρ value 001, dapat diartikan lebih efektif SHG untuk meningkatkan harga diri dan kualitas hidup keluarga dalam merawat pasien skizofrenia. SHG dapat di lakukan oleh kader dan tenaga kesehatan yang ada di Desa maupun Puskesmas untuk meningkatkan harga diri dan kualitas hidup keluarga dalam merawat pasien skizofrenia

    PERANCANGAN ARSITEKTUR SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA DINAS PERDAGANGAN KOTA XYZ MENGGUNAKAN TOGAF

    Get PDF
     Dinas Perdagangan Kota XYZ adalah badan pemerintahan yang bergerak untuk mengatur stabilitas bahan pangan pokok melalui kegiatan perdagangan di Kota XYZ. Sistem dan teknologi informasi penting dalam mendukung operasional proses bisnis organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancangkan arsitektur sistem dan teknologi informasi dengan menggunakan kerangka kerja The Open Group Architecture Framework. Tahapan yang dilakukan untuk melakukan penelitian ini adalah studi literatur, pengumpulan data, implementasi kerangka kerja TOGAF meliputi fase A (visi arsitektur), fase B (arsitektur bisnis), fase C (arsitektur sistem informasi), fase D (arsitektur teknologi), dan pengambilan keputusan. Pemodelan dari hasil penelitian ini digambarkan dengan notasi ArchiMate 3.1 menggunakan Archi versi 4.7.1. Hasil penelitian ini adalah berupa perancangan arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Terdapat tiga aplikasi yang perlu dikembangkan, diantaranya adalah Sistem Informasi Bahan Pokok, Sistem Informasi Pengendalian dan Pelayanan Pedagang, Website Dinas Perdagangan Kota XYZ. Perancangan arsitektur ini dapat diimplementasikan dengan menerapkan lebih lanjut fase yang terdapat pada kerangka kerja TOGAF

    IMPLEMENTASI LITERASI KREATIF DALAM KEGIATAN LITERASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MAN 3 JOMBANG

    Get PDF
    Praktik gerakan literasi madrasah sudah terlaksana. Banyak madrasah yang sudah menerapkan literasi. Namun, tidak semua gerakan literasi tersebut dipraktikkan dengan cara yang menyenangkan dan menghasilkan manfaat terutama bagi siswa. Pembelajaranliterasi kreatif berbasis kearifan lokal bisa menjadi salah satu alternatif pembelajaran pada era revolusi industri 4.0. Literasi kreatif melibatkan multiliterasi di anataranya adalah literasi budaya. Siswa sebagai pewaris budaya menjadi titik tumpu utama untuk melestarikan budaya sebagai tindak lanjutdari literasi budaya. Pendidikan, budaya yang berbasis kearifan lokal, dan teknologi merupakan mata rantai yang tidak bisa dipisahkan. Artikel ini bertujuan mendalami pelaksanaan kegiatan literasi kreatif berbasis kearifan lokal di MAN 3 Jombang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Lokasi penelitian bertempat di MAN 3 Jombang. Subjek penelitian adalah tim literasi madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwagerakan literasi kreatif  berbasis kearifan lokal telah dilaksanakan di MAN 3 Jombang dengan berbagai kegiatan literasi baik yang bersifat pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran melalui Mispin Wabesshodobukla. MAN 3 Jombang merupakan salah satu madrasah yang terus berupaya membuat praktik berliterasi yang menyenangkan berbasis kearifan budaya lokal dan berwawasan internasional. Nilai-nilai keindonesiaan tetap menjadi tumpuan utama. Mispin Wabesshdobukla merupakan akronim dari mistar pintar, wayang, Besutan, shodou, dongeng, buku, dan lagu

    PELATIHAN PENGOLAHAN JERAMI BAWANG MERAH SEBAGAI BAHAN PAKAN SUMBER SERAT DI KELOMPOK TANI DESA CAMPUR KECAMATAN GONDANG KABUPATEN NGANJUK

    Get PDF
    Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis tinggi serta mempunyai prospek pasar yang kuat. Produktifitas bawang merah di Kabupaten Nganjuk telah menunjukkan angka yang cukup tinggi, yaitu dapat mencapai 32 ton/Hektar. Seiring dengan meningkatnya produksi bawang merah di Kabupaten Nganjuk, ketersediaan jerami bawang merah sebagai hasil sampingan juga melimpah. Jerami bawang merah merupakan salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan kembali karena jumlahnya yang melimpah dan kandungan nutrisinya yang tinggi. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan menjadikannya menjadi pakan alternatif. Pembuatan pakan unggas dari jerami bawang merah dilaksanakan di kelompok tani bawang merah di Desa Campur  Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Nilai dari limbah bawang merah akan bertambah bila limbah tersebut diolah sekaligus diawetkan untuk dijadikan pakan ternak. Suplementasi jerami bawang merah pada pakan unggas memperbaiki dan mempermudah pencernaan  yang kemudian nutrien pakan dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk kebutuhan hidup, pertumbuhan dan produksi

    PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) DENGAN PEMAHAMAN BUKU SAKU EDUKASI DI DESA KEMANGSEN SIDOARJO

    Get PDF
    Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipratikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang dapat menolong diri sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujukan kesehatan masyarakat. Masyarakat Desa Kemangsen memiliki masalah kesehatan yakni kurangnya wawasan akan pandemi covid-19 di era New Normal dimana masyarakat mengira bahwa dengan diberlakukannya New Normal tidak ada lagi penyebaran virus covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di RT 04 dan RT 05 Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juli – 7 Agustus 2020. Metode pelaksanakan dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan secara door to door kepada masyarakat sesuai dengan protokol kesehatan. Hasil yang didapat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yakni berupa pemberian kuesioner sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan. Kuisioner dibagikan ke masyarakat sebelum penyuluhan dengan hasil 18 (36%) dari 50 responden sudah pernah mengikuti penyuluhan mengenai bahaya covid-19, 43 (86%) dari 50 responden sudah mengetahui  pengertian covid-19, 45 (90%) dari 50 responden sudah mengetahui gejala klinis covid-19, 34 (68%) dari 50 responden sudah mengetahui istilah Physical distancing, dan 47 (94%) dari 50 responden sudah mengetahui 6 langkah cara cuci tangan. Dan setelah kegiatan didapatkan hasil : 50 (100%) dari 50 responden mengikuti penyuluhan mengenai bahaya covid-19, pengertian covid-19, sudah mengetahui gejala klinis covid-19, istilah Physical distancing, dan 6 langkah cara cuci tangan. Seluruh masyarakat dengan adanya kegiatan penyuluhan PHBS diharapkan masyarakat dapat menjaga diri sendiri dan lingkungan sekitar

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇