Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    ANALISIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Get PDF
    Salah satu unsur terpenting dalam kehidupan manusia adalah pendidikan, adapun proses pendidikan sejatinya dilakukan sepanjang hayat, yaitu dari lahir sampai manusia meninggal. Pendidikan dapat berlangsung dimanapun, baik dirumah, disekolah, dan dilingkungan. Pendidikan karakter adalah pendidikan yang dikembangkan untuk mendidik moral setiap siswa agar lebih sopan santun sesuai dengan budaya Indonesia. Namun pada kenyataanya, pendidikan karakter belum sepenuhnya diimplementasikan dalam dunia pendidikan. Hal ini membuat moral dan karakter siswa di Indonesia sangat kurang dari tujuan pendidikan kita. Kurikulum 2013 yang mempertimbangkan terbentuknya perilaku positif dan akhlak yang mulia dapat menjadi jawaban krisis karakter yang terjadi saat sekarang ini dan mampu menghasilkan pribadi yang dapat bersaing secara sehat dikemudian hari. Melalui pembelajaran matematika diharapkan seorang guru dapat mengimplementasikan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMP Ma’arif NU Miftahul Ulum tahun 2020/2021. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data sebagai proses analisis data. Data yang diperoleh kemudian dianalisis tahapan proses pembelajaran melalui observasi peneliti dan selanjutnya mengkonfirmasi melalui wawancara sesuai indikator pendidikan karakter yang dibuat. Indikator yang dikembangkan adalah tanggung jawab, kedisiplinan guru, dan kreativitas guru. Hasil observasi penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran matematika telah sesuai dengan indikator penelitian. Hal ini juga ditunjukkan pada hasil wawancara kepada subjek telah menunjukkan kesesuaian antara observasi dan wawancara tersebut. Berdasarkan penelitian tersebut guru matematika telah mengimplementasikan pendidikan karakter melalui proses pembelajaran matematika dengan baik dan sesuai dengan indikator penelitian.

    ANALISIS REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL LITERASI MATEMATIKA BERDASARKAN JENIS KELAMIN

    Get PDF
    Penyelesaian soal literasi matematika berbentuk soal cerita memerlukan translasi representasi dari bentuk verbal ke bentuk representasi matematis yang lain. Strategi penyelesaian soal tiap siswa akan berbeda dikarenakan berbagai faktor, salah satunya perbedaan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi matematis siswa perempuan dan laki-laki dalam menyelesaikan soal literasi matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari satu siswa laki-laki (SL) dan satu siswa perempuan (SP) yang dipilih secara purposive. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan wawancara. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa SP melibatkan representasi visual dan simbolik dalam melaksanakan prosedur penyelesaian soal; menggunakan representasi visual untuk memudahkan penyelesaian; melibatkan representasi visual dan simbolik dalam memecahkan masalah dan menerapkan stratregi sederhana; dan menuliskan kesimpulan dengan menggunakan kata-kata (representasi verbal). Sedangkan SL melibatkan representasi verbal dan simbolik dalam melaksanakan prosedur penyelesaian soal; melibatkan representasi verbal dan simbolik dalam memecahkan masalah dan menerapkan stratregi sederhana; dan menuliskan kesimpulan dengan menggunakan kata-kata (representasi verbal)

    PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA 2 SMA NEGERI 12 PEKANBARU

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar matematika dengan menerapkan model Discovery Learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 12 Pekanbaru semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 sebanyak 31 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 18 siswi perempuan dengan tingkat kemampuan heterogen. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan dan satu kali penilaian harian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah perangkat pembelajaran dan instrumen pengumpul data. Perangkat pembelajaran terdiri dari Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Lembar Aktivitas Siswa (LAS), sedangkan instrumen pengumpul data yang digunakan adalah lembar pengamatan dan tes hasil belajar matematika. Berdasarkan analisis data aktivitas guru dan siswa, terlihat bahwa terjadi perbaikan proses pembelajaran setelah menerapkan model Discovery Learning. Berdasarkan analisis data hasil belajar matematika siswa, presentase jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) pada kompetensi pengetahuan mengalami peningkatan yakni dari skor dasar sebesar 25,81% (8 siswa) meningkat menjadi 64,52% (20 siswa) pada penilaian harian I kemudian meningkat menjadi 87,10% (27 siswa) pada penilaian harian II. Peningkatan presentase jumlah siswa yang mencapai KKM juga terlihat pada kompetensi keterampilan yakni dari skor dasar sebesar 25,81% (8 siswa) meningkat menjadi 51,61% (16 siswa) pada penilaian harian I kemudian meningkat menjadi 67,74% (21 siswa) pada penilaian harian II. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 12 Pekanbaru semester ganjil tahun ajaran 2019/2020Kata Kunci : Hasil Belajar Matematika, Model Discovery Learning, Penelitian Tindakan Kela

    PEMETAAN BAHAN LITERASI BERDASARKAN ETNOGRAFI PADA BAHAN AJAR BAHASA JAWA SD/MI KELAS IV DI KARESIDENAN MADIUN

    Get PDF
    Salah satu tugas Kelompok Kerja Guru (KKG) pada masing-masing Kabupaten/Kota adalah menyusun bahan ajar baik berupa buku ajar maupun lembar kerja siswa (LKS) yang nantinya digunakan secara massal di Kabupaten/Kota tersebut. Berdasarkan hasil kajian pustaka pada bahan ajar yang dihasilkan KKG, khususnya pada bahan ajar Bahasa Jawa yang termasuk dalam muatan lokal wajib di SD/MI, masih terdapat banyak bacaan yang tidak mengangkat kondisi lokal daerah bersangkutan. Misalnya saja, KKG Kabupaten Pacitan menyusun bahan ajar Bahasa Jawa dengan contoh bacaan berjudul Simpang Lima, yang jelas-jelas bukan daerah di Pacitan. Penelitian ini berupaya untuk memetakan bahan-bahan bacaan pada bahan ajar mata pelajaran Bahasa Jawa SD/MI kelas IV berdasarkan tingkat etnografi dan kelokalan daerah setempat. Hal ini bertujuan agar siswa yang menggunakan bahan ajar lebih mengenal dan memahami potensi daerah masing-masing sehingga muncul kecintaan dan kebanggaan atas potensi daerahnya sebagai bagian dari pembentukan karakter

    KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK PERMAINAN TRADISIONAL CIP BALA KA CIP DI KALANGAN ANAK USIA SD/MI

    Get PDF
    Permainan tradisional perlu diteliti lebih jauh karena dari segi teks, ko-teks, dan konteks permainan tradisional mengandung satu nilai budaya yang luhur dan membentuk pribadi anak yang baik dari segi fisik dan mental.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, dan observasi. Data yang digali dalam penelitian ini adalah tentang proses permainan, analisis teks, koteks, dankonteks permainan, dan kelebihan permainan tradisional Cip Bala Ka Cip.Hasil dari penelitian ini adalah bahwa secara teks terdiri dari kalimat Cip Bala Ka Cip  yang diucapkan pada awal permainan permainan berlangsung. Ko-teks dengan penekanan pada suku kata “cip”, dan konteks dengan dilakukannya permainan ini di suasana santai dan saat bermain dengan teman sebaya baik di sekolah maupun di rumah. fungsiCip Bala Ka Cip adalah sebagai bentuk hiburan, alat pendidikan anak, alat pemaksa berlakunya norma-norma sosial dan pengendali social, dan sebagai penguat ikatan pertemanan

    STRATEGI WAJIB PAJAK DALAM MENHINDARI PAJAK & MANFAAT PAJAK PERSPEKTIF ISLAM

    Get PDF
    Pajak menjadi pemasukan terbesar di Indonesia. Sebagian besar masyarakat khususnya umat muslim mempertanyakan konsep Islam tentang pajak, karna terdapat perbedaan pendapat mengenai boleh tidaknya pemerintah memungut pajak dari rakyat. Sejak zaman rasul sudah ada pungutan pajak, hanya saja pajak pada saat itu hanya dibebankan pada kaum non muslim, Jurnal ini akan membahas “Strategi Wajib Pajak Dalam Menghindari Pajak & Manfaat Pajak Perspektif Islam”, yaitu Pajak Penghasilan (PPh) yang mengandung sejumlah kelemahan, yaitu subjek dan objek pajak tidak dibedakan antara Muslim dan nonMuslim serta sesuai syariat atau tidak, selain itu orang yang berpenghasilan tak sama dikenakan pajak yang sam

    PENGARUH METODE EMODEMO MODUL ASI SAJA CUKUP TERHADAP PELAKSANAAN ASI EKSKLUSIF 1-3 HARI POSTPARTUM.

    Get PDF
    EMODEMO (Emotional Demonstration) adalah sebuah panduan kegiatan yang sangat partisipatif yang bertujuan untuk menyampaikan pesan sederhana dengan cara menyenangkan dan atau menyentuh emosi, menggunakan alat peraga sehingga membuatnya mudah diingat dan inovatif dibandingkan dengan strategi perubahan perilaku sebelumnya (Mahani, Dkk. 2017). Modul emodemo salah satunya adalah terkait pemberian ASI saja cukup melalui metode yang interaktif, menyenangkan dan dapat menjadi pilihan dalam permasalahn terkait praktek ASI ekslusif.. Masalah dalam pemberian ASI di Indonesia berdasarkan hasil analisis Riskesdas 2013 antara lain presentasi bayi yang menyusu eksklusif enam bulan sebesar 15,3%, presentase  inisiasi menyusu dini kurang dari satu jam setelah lahir sebesar 29,3%, sebagian besar bayi mulai disusui pada kisaran waktu 1-6 jam setelah lahir, persentase proses menyusui bayi setelah 48 jam sebesar 11,1 % (Astuti, dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Emodemo Modul ASI saja Cukup  terhadap pelaksanaan ASI eksklusif hari 1-3. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experimental. Populasinya adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kraksaan. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji statistik chi-square tingkat kemaknaan 95% (alpha 0,05). Hasil uji statistik menggunakan SPSS didapatkan p value 0,000 < 0,05 yang artina terdapat pengaruh emodemo modul ASI saja cukup terhadap pemberian ASI eksklusif 1-3 hari. Metode ini sangat penting untuk dapat merubah perilaku masyarakat khususnya terkait pelaksanaan ASI eksklusif. Saran untuk tenanga kesehatan dan semua pihak untuk mendukung kegiatan emodemo yang mampu merubah perilaku sehingga cakupan asi eksklusif mencapai target pemerinta

    ENGLISH LITERACY CULTURE OF UNIVERSITY LEVEL EFL LEARNERS: HOW LITERATE ARE THEY?

    Get PDF
    Nowadays, English literacy becomes the hot topic spoken among English practitioners. Literacy embraces four competences including listening, speaking, reading and writing; however, in this particular study the researcher only investigates reading and writing. Many ways have already been and will be conducted to promote such literacy. In this study, the researcher is eager to contribute in giving the springboard particularly for English practitioners to see how the EFL learners’ literacy culture especially in university level and to know the shortages they have faced to build their English literacy culture. The subjects of this study are eighty-two university level students majoring at English education in Unisma. The researcher uses questionnaire as the instrument in gaining the data needed which then were analyzed qualitatively. The result shows that the students’ literacy culture is considered low and needs to improve greatly

    ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA PGSD SELAMA PANDEMI COVID-19 DITINJAU DARI KEMAMPUAN GERAK NON LOKOMOTOR

    Get PDF
    The Covid-19 pandemic forces all learning activities to be carried out online. College sports lessons are also conducted online. This study aims to determine the level of physical fitness of students during online learning during the Covid-19 pandemic. This research uses a quantitative descriptive approach. Data collection using a survey. The instrument used was a performing test. Indicators of student physical fitness can be seen from the non-locomotor motion of standing stork and sit and reach. The research sample was 30 students. Data analysis using descriptive statistics. The results showed that the physical fitness of students during the Covid-19 pandemic when viewed from their non-locomotor ability to move was in the poor category. This can be seen from the low results of student body balance and flexibility tests

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINDAKAN MEROKOK PADA USIA PRODUKTIF DI INDONESIA Analisis Indonesia Family Life Survey (IFLS 5)

    Get PDF
    ABSTRACT Smoking cause more than seven million deaths every year worldwide.The smokers are die in average 10 years earlier than nonsmokers. Chemicals from cigarette's smoke cause damage to the human body that can occur to anyone regardless of age, both active and passive smokers. The risk of cancer and heart disease are increased at smokers, the other health risks that can occur are kidney failure, intestinal ischemia, and hypertension. Prevalence consumed of cigarettes has been an increase in Indonesia, besides that the age of initiation smokers has getting younger. Thepurpose of this study wast oanalyze factors related to smoking behavior at productive age inIndonesia.The research was an analytic observational study with a cross sectional as study design. This study used secondary data from the Indonesia Family Life Survey (IFLS5) conducted in 2014-2015. This study used all the population of household members of productive age (15-64 years), which was recorded in the secondary data of IFLS5 and 15,836 respondents has fulfilled the criteria.The characteristics of the most respondents were non-active smokers (58.18%), originating from the adult age group of 25-34 years (31.23%), mostly men (60.19%), moderate education level (49 , 73%), married status (80.11%) and lowincome (60.51%).Characteristicsn of respondents havea significant relationship with smoking behavior,with p<0.05 and a risk was1.32 times in adulthood,143.29 times in men, 3.55 and 2.40 times in low and medium education, 1,18 and 2,29 times in those who are married and divorce, then 1.38 and 1.30 times in low and medium income. Low life satisfaction, parental smoking history and negative feelings were related to smoking behavior, with p <0.00 and a risk consecutively was 1.37 times,1.48 timesand 1.03 times.Only the Extroversi on type of personality has a relationship with smoking behavior with a risk of 1.07times.There was a relationship between the characteristics of respondents and smoking behavior, besides that low of life satisfaction, parental smoking history, negative feelings and Extroversion personality types were related to smoking behavior. The prevention and control programs for smoking behavior are require by considering targets that adjusted from the characteristics of active smokers.  Keywords: smoking behavior, productive age, IFLS.        ABSTRAK Merokok menyebabkan lebih dari tujuh juta kematian setiap tahun di seluruh dunia.Rata-rata perokok meninggal 10 tahun lebih awal daripada bukan perokok. Bahan kimia dari asap rokok dapat menimbulkan kerusakan pada tubuh manusia yang dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia, baik perokok aktif maupun pasif. Pada perokok terjadi peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung, risiko kesehatan lain yang dapat terjadi ialah gagal ginjal, iskemia usus, dan hipertensi. Di Indonesia mengalami peningkatan jumlah konsumsi rokok,selain itu usia perokok pemula juga semakin muda. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan tindakan merokok pada usia produktif diIndonesia.Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder Indonesia Family Life Survey (IFLS5) yang dilakukan pada tahun 2014-2015. Penelitian ini menggunakan semua populasi Anggota Rumah Tangga (ART) berusia produktif yaitu 15-64 tahun yang tercatat pada data sekunder IFLS5 dan sejumlah 15.836 responden memenuhi kriteria.Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden terbanyak adalahbukan perokok aktif (58,18%), berasal dari golongan usia dewasa 25-34 tahun (31,23%), sebagian besar laki-laki (60,19%), tingkat pendidikan sedang (49,73%), berstatus kawin (80,11%) dan berpendapatan rendah (60,51%). Karakteristik responden memiliki hubungan signifikan dengan tindakan merokok yaitu p<0,05 dengan besar risiko1,32 kali pada usia dewasa,143,33 kali pada laki-laki,3,56dan2,41 kali pada pendidikan rendah dan sedang, 2,29 dan 1,18 kali pada yang sudah kawin dan belum kawin, kemudian 1,38dan1,30 kali pada pendapatan rendah dan sedang. Kepuasan hidup rendah, riwayat orangtua merokok dan perasaan negative berhubungandengan tindakan merokok yaitu p<0,00 dengan besar risiko berturut-turut 1,37 kali, 1,48 kali dan 1,02 kali. Hanya jenis kepribadian Extroversion yang memiliki hubungan dengan tindakan merokok dengan risiko 1,07kali.Terdapat hubungan karakteristik responden dengan tindakan merokok, selain itu kepuasan hidup rendah, riwayat orang tua merokok, perasaan negative dan jenis kepribadian Extroversion berhubungan dengan tindakan merokok.Perlunya program pencegahan dan pengendalian tindakan merokok dengan mempertimbangkan sasaran yang disesuaikan karakteristik perokokaktif. Kata kunci: tindakan merokok, usia produktif, IFLS.       

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇