Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI
AbstrakTujuan penelitian mengetahui pengaruh model pembelajaran teams games tournaments terhadap hasil belajar passing bawah bolavoli siswa kelas V SDN Kemantren Paciran Lamongan Tahun Ajaran 2018/2019. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen equalization of treatment (kesamaan perlakuan) yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan sebab dan akibat. subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berumur minimal 10 tahun SDN Kemantren Paciran Lamongan yang berjumlah 18 siswa. Berdasarkan analisa kemampuan siswa kelas V SDN Kemantren Paciran Lamongan setelah diberikan treatment berupa model pembelajaran teams games tournaments, diperoleh hasil rata-rata nilai yaitu 55,41 dan nilai = 3,64 > = 1,74 dengan signifikan t yaitu 5% atau 0,05 dan meningkat sebesar 12,23%. Jadi terdapat pengaruh Model pembelajaran teams games tournaments terhadap hasil belajar passing bawah bolavoli siswa kelas V SDN Kemantren Paciran Lamongan Tahun Ajaran 2018/2019.Kata kunci: Model TGT, Passing Bawah Bolavol
PENINGKATAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS
Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah aktivitas siswa yang cenderung pasif dan tidak mau bertanya kepada guru, sehingga hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa yang kurang memuaskan. Peneliti memilih pembelajaran kooperatif tipe pair checks pada penelitian ini sebagai salah satu pembelajaran aktif dengan siswa berpasangan untuk menyelesaikan soal serta mengecek hasil pekerjaan pasangan lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri Plandaan tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 34 siswa.Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa dan lembar tes hasil belajar siswa.Pada penelitian ini aktivitas siswa dan hasil belajar dikatakan meningkat apabila telah mencapai kategori baik atau sangat baik secara klasikal dengan Kriteria Ketuntasan Minimum dalam pembelajaran matematika sebesar 70. Berdasarkan penelitian selama dua siklus diperoleh nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 72,045% dengan kriteria cukup baik meningkat menjadi 85,05% dengan kategori baik pada siklus II. Hasil belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata sebesar 70,17 dengan ketuntasan klasikal sebesar 52,94%, sedangkan nilai rata-rata pada siklus II yaitu sebesar 90,11 dengan ketuntasan klasikal sebesar 94,11%, sehingga dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar sebesar 19,94 dengan peningkatan ketuntasan sebesar 41,17%. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe pair checks dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X MIPA 1 SMA Negeri Plandaan dengan materi pokok sifat-sifat logaritma.Kata kunci: : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks, Aktivitas, Hasil Belaja
POWTOON: MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENGAJAR MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS
The rapid development of technology encourages teachers to get the benefit of technology using electronic media as learning media that supports learning process. Technology not only can be used in helping the learning process for students in general, but also very useful for special needs students. One of learning media that utilizes technology is Powtoon as a presentation media that can be played repeatedly for special needs students (slow learners). Powtoon is Web-based animation software that allows anyone to create animated presentations by manipulating pre-created objects, imported images, provide music and user created voice-overs. Powtoon is able to present material well through visual, text, graphic, image, photo, sound and animation capabilities. This study is a case study of learning analysis and the perception of special needs students for the use of Powtoon in Research Method Course. This qualitative research method used data collection techniques through observation and interviews. The findings show that Powtoon can help the student to understand the material and the student also gives positive response to the use of Powtoon media in helping slow learner students understand the material. Keyword: Powtoon, learning media, difable learner. AbstrakPesatnya perkembangan teknologi mendorong pengajar untuk memanfaatkan teknologi menggunakan media elektronik sebagai media pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran. Teknologi tidak hanya dapat dimanfaatkan dalam membantu proses pembelajaran bagi mahasiswa pada umumnya, namun juga sangat bermanfaat bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Salah satu media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi adalah Powtoon sebagai media presentasi yang dapat diputar berulang-ulang bagi mahasiswa berkebutuhan khusus (slow learners). Powtoon adalah perangkat lunak animasi berbasis web yang memungkinkan siapa saja membuat presentasi animasi dengan memanipulasi objek yang dibuat sebelumnya, gambar yang diimpor, menyediakan musik dan membuat suara yang dibuat pengguna. Powtoon mampu menyajikan materi dengan baik melalui kemampuan visual, teks, grafis, gambar, foto, sound dan animasi. Penelitian ini adalah studi kasus analisa pembelajaran dan persepsi mahasiswa berkebutuhan khusus terhadap penggunaan Powtoon dalam Mata Kuliah Metode Penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Powtoon dapat membantu mahasiswa memahami materi dan mahasiswa juga memberi respon positif terhadap pemanfaatan media Powtoon dalam membantu memahami materi perkuliahan. Kata kunci: Powtoon, media pembelajaran, mahasiswa berkebutuhan khusu
PENGARUH METODE INQUIRY DAN DISCOVERY LEARNING SERTA TINGKAT KREATIVITAS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA TARUNA NAUTIKA DAN TEKNIKA DI POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA
Surabaya Shipping Polytechnic emphasizes on certain areas of expertise that Taruna must possess. This is the basis after graduating from shipping polytechnics, cadets must have expertise and skills. The purpose of this study was to study the effect of inquiry, discovery learning, and creativity levels on the ability to write descriptive essays on nautical and technical cadets at Surabaya Shipping Polytechnic. This type of research is research. This research uses quantitative methods using experiments. The location used in this research is Surabaya Shipping Polytechnic. The subjects in this study were the cadets of the Nautika A, Nautika B, Teknika A, and Teknika B. classes. Based on the results of the research and discussion, the following conclusions are obtained: There are those that can be solved looking for description essays in the cadets. learning discovery method. The test results show better investigation methods than the discovery of learning, There is a difference in the ability to write a description essay about cadets who have a high level of creativity with cadets who have a low level of creativity, the test results show better who have a high level of creativity, there are related with learning methods and descriptions of the ability to write essay descriptions, the test results show learning methods and creativity descriptions of the ability to write essay descriptions
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERPEN DEDAUNAN GUGUR DI SEPERTIGA MALAM KARYA SUMIATI AL YASMINE
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pemakaian gaya bahasa yang terdapat dalam cerpen Dedaunan Gugur di Sesayup Sepertiga Malam karya Sumiati Al Yasmine (2) citraan yang terkandung dalam cerpen Dedaunan Gugur di Sesayup Sepertiga Malam karya Sumiati Al Yasmine. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode analisis. Sumber data yang digunakan adalah cerpen “Dedaunan Gugur di Sesayup Sepertiga Malam” karya Sumiati Al Yasmine. Subjek penelitian ini menggunakan cerpen kompas yang diterbitkan pada 23 Oktober 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat, teknik analisis dengan membaca keseluruhan isi cerpen “Dedaunan Gugur di Sesayup Sepertiga Malam”. Teknik keabsahan data dilakukan dengan kajian stilistika, gaya bahasa dan citraan sebagai alat untuk menganalisis. Uji penyajian data dengan teknik informal berupa tulisan. Hasil penelitian menunjukkan (1) gaya bahasa yang terdapat cerpen Dedaunan Gugur di Sesayup Sepertiga Malam karya Sumiati Al Yasmine terdapat empat majas meliputi simile, hiperbola, metafora, dan personifikasi. (2) citraan yang terkandung dalam cerpen Dedaunan Gugur di Sesayup Sepertiga Malam karya Sumiati Al Yasmine, terdapat tiga citraan yang ditemukan meliputi citraan pendengaran, citraan penglihatan, dan citraan gerakan
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektivitas pembelajaran daring terhadap minat belajar matematika menggunakan media online selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang focus pada evaluasi pembelajaran menggunakan media online. Populasi penelitian yakni seluruh peserta didik SMAN 7 Wajo yang diajar pada mata pelajaran matematika menggunakan metode daring. Sampel penelitian ini yakni peserta didik kelas XI IPA Khusus SMAN 7 Wajo yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan mempertimbangkan homogenitas populasi. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner pembelajaran daring. Analisis data menggunakan statistic deskriptif. Hasil penelitian menggambarkan peserta didik menilai pembelajaran matematika menggunakan media online sangat tidak efektif karena pencapaian tujuan yang sangat jauh dari kata maksimal dan tidak adanya peningkatan minat belajar bagi siswa dengan pembelajaran yang di lakukan secara daring. Akhirnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran daring matematika selama pandemi covid-19.. Kata kunci: : Efektifitas, minat belajar, media daring
KECEMASAN MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN KEPRIBADIAN
Matematika adalah suatu bidang studi yang memiliki peran penting dalam pendidikan. Karena bidang studi ini merupakan alat berpikir, berkomunikasi, alat untuk memecahkan sebagai persoalan praktis yang unsur-unsurnya logika dan matematika merupakan dasar utama dari ilmu pengetahuan yang lain. Namun pada kenyataannya matematika justru masih dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dipahami, membosankan, rumit dan penuh dengan hafalan rumus. Anggapan ini membuat siswa takut untuk mempelajari matematika sehingga siswa menjadi pasif di dalam pembelajaran. Rasa frustasi dan trauma yang terus-menerus dan tidak tertangani akan menyebabkan munculnya kecemasan dalam diri siswa. Serta setiap siswa memiliki kepribadian yang berbedabeda. Dengan subyek penelitian ini adalah siswa memiliki kepribadian sanguin, koleris, melankolis, plegmatis di SMK PGRI 1 Jombang tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis deskriftif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kecemasan matematika yang di alami siswa dalam taham penyelesaian soal matematika pada materi sistem persamaan linier dua variabel sesuai Kepribadian.berbeda beda kecemasan matematika yang di alami siswa sesuai dengan kepribadian masing siswa.
STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK PRA SEKOLAH DI TK TUNAS PERTIWI 1 KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR
Perkembangan kognitif dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk faktor gizi. Pada usia prasekolah rentan terjadi kekurangan gizi atau status gizi yang kurang, karena pada usia ini anak menjadi konsumen aktif yaitu mereka sudah dapat memilih makanan yang disukainya, dan mereka cenderung tidak tahu bahkan tidak mengerti tentang ada atau tidaknya zat gizi apa yang terkandung dalam makanan yang mereka konsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan kognitif anak pra sekolah. Jenis peneilitian ini adalah observasional dengan desain penelitian analitik korelasional. Variabel penelitian adalah status gizi dan perkembangan kognitif. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid TK Tunas Pertiwi 1 tahun 2020 sebanyak 43 murid, sampel penelitiannya sebagian murid TK Tunas Pertiwi 1 tahun 2020 sebanyak 30 murid. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juni sampai 13 Juli 2020. Penelitian ini menggunakan tehnik sampling simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner kemudian di editing, coding, skoring, tabulating, dan dianalisis menggunakan uji statistik rank spearman dengan tingkat kepercayaan ρ 5%. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian kecil responden mengalami gizi kurang dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 2 responden 6,7 %, hampir setengah mengalami gizi baik dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 12 responden 40 %, sebagian kecil mengalami gizi lebih dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 1 responden 3,3%, dan sebagian kecil mengalami obesitas dengan perkembangan kognitif baik sebanyak 7 responden 23,3%. Dengan menggunakan analisis rank spearman didapatkan hasil sig.(2-tailed) 0,004 dengan nilai koefisien korelasinya sebesar 0,515. Status gizi berhubungan dengan perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif merupakan tingkat berfikir anak yang dapat berkembang dengan optimal melalui berbagai stimulus yang diberikan.Aktivitas anak dan perkembangan anak sedang tumbuh sangat pesat maka dari itu jangan sampai aktivitas metabolisme tubuh mengambil zat – zat gizi penting yang seharusnya untuk perkembangan otak anak
PENGUATAN FUNGSI OPERASIONAL UD. BATIK “LESTARI ARTS” DALAM USAHA MENINGKATKAN OPTIMASI PROSES PRODUKSI
Batik telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi. Kota Tuban merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang menghasilkan produk unggulan berupa batik gedog. Melalui Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) ingin dilakukan sebuah program pemberdayaan pengrajin batik gedog di Tuban. Program ini memberikan alternatif solusi berupa penguatan fungsi operasional pada UD. Batik “Lestari Arts”. Program penguatan fungsi operasional yang dilakukan berfokus pada tiga hal utama yaitu peningkatan kemampuan sumberdaya manusia, perbaikan fungsi manajemen operasional keuangan dan pajak melalui penyusunan standar operasional prosedur dan yang terakhir analisis dan mitigasi resiko, Dengan dilaksanakannya program ini diharapkan UD. Batik “Lestari Arts” mampu meningkatkan kapasitas dan optimasi proses produksi batik tulis berbahan dari primis maupun tenun gedo
RENDAHNYA BELIEF SISWA TERHADAP PELAJARAN MATEMATIKA DI MAN 10 JOMBANG
Kemampuan siswa dapat dilihat dari beberapa segi, seperti kemampuan kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Ketiga kemampuan tersebut tentu memiliki kontribusi yang berbeda pada kehidupan siswa. Ketiga kemampuan itu pula merupakan komponen penting yang dapat membawa siswa kemana minat siswa dimasa depan. Salah satu kemampuan afektif yang penting adalah Beliefs siswa terhadap matematika. Keyakinan siswa terhadap matematika merupakan keyakinan siswa terhadap matematika yang mempengaruhi respon siswa dalam menanggapi masalah matematika. Dengan demikian, belief siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Mengingat pentingnya Beliefs matematis siswa, perlu dilihat bagaimana Beliefs awal siswa terhadap matematika untuk selanjutnya dapat dilakukan pembelajaran yang dapat menunjang Beliefs matematis siswa yang baik. Proses belajar merupakan salah satu faktor yang dapat membangun Beliefs siswa. Belajar merupakan kegiatan bagi setiap orang. Pengetahuan keterampilan, kebiasaan, kegemaran dan sikap seseorang terbentuk, dimodifikasi dan berkembang disebabkan belajar. Proses belajar merupakan salah satu faktor yang dapat membangun Beliefs siswa. Belajar merupakan kegiatan bagi setiap orang. Pengetahuan keterampilan, kebiasaan, kegemaran dan sikap seseorang terbentuk, dimodifikasi dan berkembang disebabkan belajar. Berdasarkan pengamatan keadaan yang demikian juga terjadi di MAN 10 Jombang. Setelah siswa belajar matematika, diharapkan siswa mampu mendemontrasikan keterampilan matematika dari sebelumnya yang tidak dapat dilakukannya. Perubahan pengetahuan tersebut merupakan hasil dari belajar yang telah dilakukan oleh siswa. Sikap siswa terhadap matematika dapat dihasilkan dari Belief terhadap matematika. Sikap positif terhadap matematika dapat memotivasi siswa untuk belajar matematika, mengerjakan tugas dengan baik dan mempunyai prestasi yang baik dalam matematika. Jadi Belief siswa terhadap matematika sangat mempengaruhi keberhasilan dalam belajar matematika di kelas