Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    IMPROVING STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY BY USING WORD MATCHING TECHNIQUE OF THE SEVENTH GRADE AT SMP TD PARDEDE FOUNDATION

    Get PDF
    AbstractVocabulay is an important language center to be mastered by students in learning English. The lackof mastery of English vocabulary by seventh grade students in the SMP TD PARDEDE FOUNDATION is the researchers goal to find a technique that can be used in improving students’ vocabulary. This research applied classroom action research through Word Matching Technique. Word Matching Technique is a technique that can be used in increasing students’ vocabulary and with applying Word Matching Technique the students can be more interested, active, and enthusiastic in giving a good responsein learning vocabulary. This research used two cycles. The researche data were collected by using some instruments, namely vocabulary tests, observation sheet, questionnaire sheet, and diary notes. In the Test I, Test II, and Test III have increased. The mean of Test I (Cycle I) was 54,8. Test II (Cycle I) was 66,4. And Test III (Cycle II) was 92,2. The results of the questionnaire, observation, and diary notes showed that the implementation of Word Matching Technique helped the students to improve their vocabulary mastery and could motivate them to learn  English.Keywords : Class Action Research, Vocabulary, Word Matching TechniqueAbstrakKosakata adalah pusat bahasa yang penting untuk dikuasai oleh siswa dalam mempelajari bahasa inggris. Kurangnya penguasaan kosakata bahasa inggris oleh siswa kelas tujuh di SMP TD PARDEDE FOUNDATION menjadi tujuan peneliti untuk menemukan suatu teknik yang dapat digunakan dalam peningkatan kosakata siswa. Penelitian ini menerapkan penelitian tindakan kelas melalui teknik pencocokan kata. Teknik pencocokan kata adalah sebuah teknik yang dapat digunakan dalam meningkatkan kosakata siswa dan dengan menerapkan teknik pencocokan kata siswa dapat lebih tertarik, aktif, dan antusias dalam memberikan respon yang baik dalam belajar kosakata. Penelitan ini menggunakan dua siklus. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrument, yaitu tes kosakata, observasi, kuisioner, dan catatan buku harian. Pada Tes I, Tes II, dan Tes III mengalami peningkatan. Nilai rata-rata Tes I (Siklus I) adalah 54,8, Tes II (Siklus I) adalah 66,4, dan Tes III (Siklus II) adalah 92,2. Hasil dari kuisioner, observasi, dan catatan buku harian menunjukkan bahwa penerapan Word Matching Technique membantu siswa meningkatkan penguasaan kosakata dan dapat memotivasi mereka untuk belajar bahasa inggris.Kata kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Kosakata , Word Matching Techniqu

    PERCEPTION OF PRE-SERVICE TEACHERS WITH METACOGNITIVE STRATEGY TO INCREASE STUDENTS ABILITY IN LISTENING COMPREHENSION

    No full text
    Listening comprehension should emphasize the process, students focus during learning to build their knowledge through a series of speakers so that learning becomes meaningful to students. Listening skills can be classified into two parts, basic skills and integrated skills. In principle, basic skills and integrated skills have in common in terms of formulating problems, collecting data and proposing problem solving solutions. Metacognitive refers to higher-order thinking that involves active control in the cognitive process of learning in solving a problem. Activities such as analyzing English speakers, increasing understanding, and evaluating listening comprehension are natural metacognitive. Metacognitive is the ability to think in which the object of thinking is the thought process that occurs in yourself. In the context of learning, students know how to learn, know their abilities and learning modalities, and know the best learning strategies for effective learning. Metacognitive as a form of ability to look at oneself so that what he does can be controlled optimally. Students with metacognitive knowledge are aware of the advantages and limitations of learning. This means that when students know their mistakes, they realize to admit that they are wrong, and try to correct it. For this reason, pre-service teachers need to try to train students to have metacognitive abilities and bring them up so that they can ultimately improve their listening comprehension. Before that, it is necessary to know how pre-service teachers 'perceptions of metacognitive strategies are to improve students' abilities in lisetening comperhension. This article will focus on the understanding and perceptions of pre-service teachers of metacognitive strategies. This study will examine seven respondents from 5k semester students of English Language Education Program at Universitas Ibn Khaldun. Research conducted using quantitative and qualitative, by giving questionnaires and conducting interviews which then proceed to the analysis of the data. The results are intended that the majority of pre-service teachers still do not fully understand metacognitive strategies.

    HUBUNGAN MOTIVASI DAN GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MULTIMEDIA SMK KHOIRIYAH SUMOBITO JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2018-2019

    No full text
    Motivasi intrinsik dan gaya belajar memiliki konstribusi penting dalam memengaruhi kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara motivasi intrinsik dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Metode dalam pengambilan data penelitian menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan analisis regresi ganda. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi intrinsik terhadap hasil belajar matematika ditunjukkan oleh nilai sig  (3) terdapat hubungan secara simultan antara motivasi intrinsik dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar matematika yaitu nilai sig<  atau 0,000<0,05. Koefisien determinasi (R square) = 0,589. Sehingga, diperoleh KD = 58,9 %, hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika dipengaruhi oleh motivasi intrinsik dan gaya belajar siswa (visual, audiotory dan kinestetik) sebesar 58.9%, sisanya 41,1% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian. Sehingga, disimpulkan bahwa apabila siswa memiliki motivasi intrinsik didukung dengan gaya belajar yang baik maka hasil belajar matematika akan meningkat Kata kunci: : Motivasi Intrinsik, Gaya Belajar, dan Hasil Belajar Matematik

    Ragam Bahasa Pedagang di Pasar Kawasan Makam Gus Dur Tebuireng Jombang

    Get PDF
    Bahasa merupakan apresiasi dari pemikiran kita yang biasanya dituangkan dalam bentuk tulisan,suara dan lain-lain untuk mengungkapkan apa isi pikiran kita agar orang lain mengerti, karena bahasa itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam melakukan segala kegiatan sosial, seperti kegiatan sosial yang berada dipasar. Penelitian ini mengarah ke pasar  Kawasan Makam Gus Dur yang merupakan pasar wisata di Jombang lebih tepatnya berada di Tebuireng, pasar ini terletak didekat museum nusantara dimana pasar ini menyediakan barang untuk dibuat oleh- oleh jika para wistawan berkunjung ditempat ini untuk melakukan ziarah ke Makam pahlawan yang dimakamkan disini yaitu K.H. Hasyim Asyari, Gus Dur dan Gus Sholah yang semakin hari pengunjung ditempat ini semakin banyak,  pedagang disini menggunakan beberapa bahasa  dimana dalam ragam bahasa ini untuk menarik minat pembeli karena pembeli yang berada di pasar KMGD ini dari luar daerah Jombang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis ragama bahasa yang digunakan oleh pedagang di pasar KMGD Tebuireng Jombang. Ruang lingkup penelitian ini dilakukan agar mengetahui jenis ragam bahasa yang digunakan pedagang makanan, pedagang pakaian dan pedagang aksesoris yang berada di pasar KMGD tersebut. Metode penelitian ini yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan cara menggunakan teknik pengumpulan data seperti survey, rekam, simak, catat. Teknik analisis data yang digunakan yakni data collection, data reduction, data display, conclusing drawing/ verification. Hasil penelitian saya menemukan jenis ragam bahasa yang dipakai oleh pedagang di KMGD Tebuireng Jombang yakni jenis ragama bahasa santai yang biasanya digunakan untuk berbicara dengan teman atau keluarga

    IMPLEMENTASI ETOS KERJA ISLAM DALAM MENCAPAI EFEKTIVITAS PENGARSIPAN DOKUMEN SUBYEK PAJAK DI KPP PRATAMA JOMBANG

    Get PDF
    Kearsipan adalah bagian dari pekerjaan dalam perusahaan atau instansi yang sangat penting. Tanpa arsip tidak mungkin karyawan mengingat semua dokumen yang nantinya diperlukan untuk kepentingan perusahaan. Efektivitas pengarsipan sangat diperlukan untuk menunjang kemudahan dan kelancaran aktivitas perusahaan. Dengan terciptanya efektivitas pengelolahan arsip yang baik diharapkan perusahaan mampu memberikan pelayanan yang baik .Implementasi dari etos kerja islam memberikan peran yang sangat penting terhadap kefektivitas pengarsipan di KPP Pratama Jombang. Etos kerja islam yang ada pada sumber daya manusia yang sangat dibutuhkan dalam pengelolaan arsip karena membutuhkan tekhnik dan keterampilan khusus karena data yang akan dihasilkan, diterima, diproses dan dibuang tidak terbatas jumlahnya. Dengan etos kerja islam karyawan dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam pengelolahan arsip dokumen. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif sebagai suatu pendekatan penelitian yang berorientasi pada gejala-gejala yang bersifat alamiah karena dan sifatnya naturalistik serta tidak bisa dilakukan di laboratorium melainkan harus terjun di lapangan

    ANALISIS KESEGARAN JASMANI DAN STATUS GIZI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA TA 2019 FKOR UNS

    Get PDF
    AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk  mengetahui hubungan tingkat kesegaran jasmani terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR UNS, (2) Untuk  mengetahui hubungan status gizi terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR UNS, dan (3) Untuk mengetahui hubungan tingkat kesegaran jasmani dan status gizi terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR UNS. Jenis penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan penelitian "korelasional". Populasinya adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR UNS. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR UNS sebanyak 40 orang. Teknik penentuan sampel adalah dengan cara simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis koefisien korelasi Pearson product moment (r) melalui program SPSS 23.00 pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hubungan antara tingkat kesegaran jasmani terhadap keterampilan menggiring bola bola dalam permainan sepakbola pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR UNS sebesar 0,677 dalam kategori kuat, 2) hubungan antara status gizi terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR UNS sebesar 0,581 dalam kategori sedang, dan 3) hubungan antara tingkat kesegaran jasmani dengan status gizi terhadap keterampilan menggiring bola pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga TA 2019 FKOR  sebesar 0,774 dalam kategori kuat.Kata Kunci : Kesegaran jasmani, Status Gizi, Keterampilan Menggiring Bola

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    No full text
    Ciri penting dari model pembelajaran Belajar Tuntas (Mastery Learning) adalah siswa belajar lebih aktif memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan diri sendiri, memecahkan masalah sendiri dengan menemukan dan bekerja sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Model Pembelajaran Belajar Tuntas  (Mastery Learning) Terhadap Hasil Belajar Siswa MTs Miftahul Ulum Jarakkulon Jogoroto Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen design dengan desain post-test only control group design. Populasinya adalah kelas VIII siswa MTs Miftahul Ulum Jarakkulon Jogoroto Jombang. Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel, sampel yang pertama siswa kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 30 siswa  yang kedua siswa kelas VIII-B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes hasil belajar matematika berbentuk uraian sebanyak 5 soal. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t didapatkan nilai  = 2,552 dan taraf signifikasi 5% maka nilai = 2,392 sehingga nilai , maka  ditolak dan  diterima dan nilai Sig.(2 tail)  = 0,013 dengan taraf signifikasi α = 5% atau taraf kepercayaan 95%,  sehingga Sig. ≤ α, maka  ditolak dan  diterima. Maka hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar matematika siswa MTs Miftahul Ulum Jarakkulon Jogoroto Jombang sehingga ada pengaruh dengan dan tanpa diberikan Model Pembelajaran Mastery Learning.Kata kunci: Model pembelajaran Belajar Tuntas, Mastery Learning, Hasil belajar matematik

    MANIPULASI MATEMATIKA SISWA SD DALAM MENYELESAIKAN SOAL PECAHAN

    Get PDF
    Materi pecahan merupakan salah satu materi yang kompleks untuk anak Sekolah Dasar. Operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan merupakan salah satu bagian dari materi pecahan yang dipelajari di Sekolah Dasar.  Konsep pecahan akan menjadi lebih nyata jika menggunakan media yang tepat. Salah satu media yang bisa digunakan adalah clock-face fraction. Media ini dapat digunakan siswa untuk melakukan manipulasi matematika dalam menyelesaikan soal pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana siswa SD kelas 4 melakukan manipulasi matematika dalam menyelesaikan soal pecahan. Dua siswa SD kelas 4 akan diberi penjelasan tentang penggunaan clock-face fraction, kemudian siswa diberi soal pecahan untuk dikerjakan dengan bantuan clock-face fraction. Saat siswa mengerjakan akan diamati bagaimana proses siswa mengerjakan dan setelah itu akan dilakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek 1 merepresentasikan pecahan secara simbol kemudian menggunakan benda konkrit clock-face fraction, sedangkan subjek 2 merepresentasikan pecahan menggunakan benda konkrit dahulu kemudian mengubahnya menjadi simbol matematika. Subjek 1 dan subjek 2 merepresentasikan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan menggunakan benda konkrit clock-face fraction kemudian menuliskan simbol matematika penjumlahan dan pengurangan pecahan. Subjek 1 dan subjek 2 membandingkan dua pecahan menggunakan benda konkrit clock-face fraction kemudian menyimpulkan hasilnya dalam bentuk simbol matematika

    MODEL KAPASITAS DINAMIS KAMPUNG HIJAU BERDIMENSI BERBAGI PENGETAHUAN DAN SUMBER DAYA KAMPUNG HIJAU DI SURABAYA

    Get PDF
    Penelitian ini hadir sebagai kelanjutan penelitian pengembangan sebelumnya yang berorientasi kepada kapasitas dinamis kampung hijau perkotaan di Surabaya. Dengan pendekatan eksplanatif, penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauhmana dimensi berbagi pengetahuan hijau dan sumber daya kampung hijau mampu menjelaskan kapasitas dinamis kampung hijau. Pengumpulan data dilakukan secara non-probability sampling dengan teknik snowball dan menjaring 71 responden dari minimal 52 sampel yang direncanakan. Teknik analisis statistika menggunakan second order confirmatory factor yang merupakan submodel dari persamaan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan dalam penelitian ini memiliki goodness of fit yang cukup baik. Dimensi berbagi pengetahuan hijau dengan 6 (enam) indikator telah valid dan memberikan kontribusi sebesar 92.17%. Sedangkan, dimensi sumber daya kampung hijau dengan 4 (empat) indikator memberikan kontribusi sebesar 91.99%. Kedua dimensi tersebut secara bersama dalam keseluruhan model yang kompleks, mampu mengukur konstruk kapasitas dinamis kampung hijau sebesar 66.17

    KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK TRADISI BERSIH DESA DI DESA KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk menguraikan (1) studi kebahasaan  dalam tradisi bersih desa di Kandangan, (2) studi kebudayan dalam tradisi bersih desa di Kandangan, dan (3) studi aspek lain kehidupan manusia dalam tradisi bersih desa di Kandangan. Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif  kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data lisan. Narasumber dalam penelitian ini adalah Fatkur Rozik (53th), mantan kepala desa Kandangan. Data penelitian ini adalah hasil tinjauan antropolinguistik tradisi bersih desa di Kandangan, Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data dalam penelitiani ini  adalah  wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan  teknik triangulasi.Hasil analasis  data yang penulis temukan, (1) studi kebahasaan dalam tradisi bersih desa di Kandangan menunjukkan adanya pemakaian istilah dalam umborampe tradisi bersih desa di Kandangan yang berupa monomorfemis, polimorfemis, dan frasa yang memiliki makna leksikal maupun makna kultural, (2) studi kebudayan dalam tradisi bersih desa di Kandangan menunjukkan adanya prosesi tradisi bersih desa di Kandangan yang meliputi tilik desa, sedekah bumi, beleh golekan, kenduren, pengajan, dan wayangan yang dilakukan secara turun-temurun karena sudah menjadi naluri masyarakat Kandangan, (3) studi studi aspek lain kehidupan manusia dalam tradisi bersih desa di Kandangan menunjukkan bahwa masyarakat desa Kandangan secara naluri meyakini tradisi bersih desa di Kandangan harus tetap lestari. Mereka memiliki keyakinan jika tradisi bersih desa tidak dilaksanakan atau dilaksankan namun tidak sesuai pelaksanaannya maka akan ada musibah bagi desa, baik masyarakatnya maupun keadaan alamnya.

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇