Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
    2602 research outputs found

    PENGARUH FINANCIAL RISK DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) TERHADAP BANK PERFORMANCE PADA SEKTOR PERBANKAN DI INDONESIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa elemen dari risiko keuangan, yakni risiko kredit, risiko likuiditas, dan risiko operasional, serta Capital Adequacy Ratio (CAR), dengan menggunakan variabel kontrol berupa pertumbuhan PDB, inflasi, dan ukuran perusahaan terhadap Return on Equity (ROE) sebagai indikator kinerja industri perbankan. Sampel penelitian ini dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria perbankan konvensional yang terdiri dari 43 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hanya risiko kredit yang berpengaruh negatif signifikan. Risiko operasional, CAR, dan ukuran bank berpengaruh positif signifikan secara parsial. Namun, hasil uji simultan memperlihatkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap model. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi pengelolaan risiko, efisiensi, permodalan yang kuat, dan skala aset yang lebih besar membantu memperkuat kinerja keuangan bank secara keseluruhan

    THE EFFECT OF FINANCIAL LITERACY, BUSINESS DURATION AND EDUCATION LEVEL ON FINANCIAL SUSTAINABILITY OF MSMES

    No full text
    This study aims to analyze how financial literacy business duration and background education affects the financial sustainability of msmes in Batam. Researcher used a quantitative approach with a survey method through questionnaires distributed to 384 msmes owners as a sample, which were selected using purposive sampling technique. The analysis employed Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to examine the validity, reliability and relationships among the variables. Based on survey data from 384 MSME owners in Batam, results show that financial literacy has a significant positive impact indicating that owners with strong understanding of financial principles are better equipped to maintain and enhance the financial health of the business. Moreover, business duration also contributes positively suggesting that experience over time contributes to financial resilience, while education levels are surprisingly associated with slightly lower financial sustainability, implying that formal education may not directly translate into practical skills needed for msmes sustainability. This study concludes that financial literacy is the most dominant factor influencing financial sustainability, while business duration and education contribute to a lesser extent

    PERAN LINGKUNGAN KERJA, BEBAN KERJA DAN KOMPENSASI DALAM MENENTUKAN TURNOVER INTENTION KARYAWAN PT KEJAR USAHA INDUK

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lingkungan kerja, beban kerja, dan kompensasi dalam mempengaruhi turnover intention karyawan di PT Kejar Usaha Induk Rembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan total 42 karyawan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan kompensasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, sedangkan beban kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang kondusif, manajemen beban kerja yang proporsional, dan sistem kompensasi yang adil dan kompetitif memainkan peran penting dalam mengurangi niat karyawan untuk meninggalkan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi manajemen dalam merumuskan strategi manajemen sumber daya manusi

    THE INFLUENCE OF SCARCITY TOWARDS PEOPLE’S WILLINGNESS TO PAY PREMIUM PRICES FOR LUXURY FASHION

    No full text
    The growth of the luxury fashion industry in Indonesia, particularly in the aspirational luxury segment, highlights the importance of understanding psychological factors influencing purchase intention. This study examines the effect of perceived scarcity on purchase intention, with perceived quality, perceived uniqueness, and perceived value as mediating variables. A quantitative survey was conducted with 210 female respondents aged 20 years and above in Java Island who showed interest in aspirational luxury fashion brands. Purposive sampling was applied, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings reveal that perceived scarcity significantly influences perceived quality and purchase intention, but not perceived uniqueness or perceived value. Perceived quality and perceived uniqueness positively affect perceived value, which in turn significantly influences purchase intention. These results indicate that value creation and symbolic differentiation play a more important role in driving purchase intention than product scarcity alone in the aspirational luxury fashion context

    PERAN ETIKA KERJA SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN PELANGGAN PT. JAVAS BALI LESTARI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika kerja sumber daya manusia dalam membangun dan menjaga kepercayaan pelanggan di PT Javas Bali Lestari. Fokus penelitian diarahkan pada penerapan nilai-nilai etika kerja dalam aktivitas kerja dan pelayanan, persepsi serta pengalaman pelanggan terhadap perilaku etis karyawan, serta kontribusi etika kerja dalam membentuk kepercayaan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive dan terdiri atas satu orang pimpinan, tiga orang karyawan yang terlibat langsung dalam pelayanan, serta tiga orang pelanggan PT Javas Bali Lestari. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data secara deskriptif, dan penarikan kesimpulan untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai etika kerja seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, sopan santun, dan profesionalisme telah diterapkan oleh sumber daya manusia dalam aktivitas kerja dan pelayanan kepada pelanggan. Penerapan etika kerja tersebut membentuk persepsi dan pengalaman pelayanan yang cenderung positif di kalangan pelanggan, meskipun masih ditemukan ketidakkonsistenan pada kondisi pelayanan tertentu, khususnya saat beban kerja meningkat. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa etika kerja sumber daya manusia berperan sebagai fondasi utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan pelanggan melalui pengalaman pelayanan yang jujur, konsisten, dan profesional. Dengan demikian, etika kerja sumber daya manusia menjadi faktor strategis dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara perusahaan dan pelanggan

    DARI PENGALAMAN MENUJU LOYALITAS : PERAN EMOSI DALAM KEPUTUSAN PELANGGAN COFFEE SHOP DI KOTA PONTIANAK

    No full text
    Industri kedai kopi di Pontianak mengalami pertumbuhan signifikan dengan persaingan yang semakin ketat, menuntut pemahaman mendalam tentang faktor-faktor pembentuk loyalitas pelanggan yang tidak hanya bergantung pada kepuasan semata. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan menganalisis peran sentral emotional attachment dalam memediasi hubungan brand experience dan brand image terhadap brand loyalty pelanggan kedai kopi di Kota Pontianak. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori berbasis kerangka Stimulus-Organism-Response, penelitian melibatkan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi berganda dengan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial ataupun mediasi semua uji menunjukkan hasil yang signifikan. Pengelola kedai kopi disarankan mengoptimalkan strategi diferensiasi melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek kognitif dan afektif, termasuk menciptakan atmosfer berkesan, memperkuat identitas merek autentik, dan mengembangkan program loyalitas berbasis keterlibatan emosional untuk membangun hubungan jangka panjang yang berkelanjutan

    PENGARUH AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI, KOMPETENSI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT, TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA KECAMATAN WANADADI

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk menelaah pengaruh variabel akuntabilitas, transparansi, kompetensi aparatur, serta partisipasi masyarakat terhadap efektivitas pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Wanadadi. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif dan melibatkan 84 responden yang terdiri dari perangkat desa serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada delapan desa. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas serta partisipasi masyarakat terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengelolaan Dana Desa. Berbeda dengan itu, transparansi dan kompetensi aparatur tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Nilai R-square sebesar 0,349 mengindikasikan bahwa model hanya mampu menjelaskan 34,9% variasi efektivitas pengelolaan Dana Desa, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pertanggungjawaban publik dan pelibatan masyarakat sebagai strategi penguatan tata kelola Dana Desa. Adapun variabel transparansi dan kompetensi aparatur perlu memperoleh dukungan fasilitas serta peningkatan kapasitas teknis agar pengaruhnya terhadap pengelolaan Dana Desa dapat lebih optimal

    PENGARUH IMPLEMENTASI NILAI DASAR ASN TERHADAP OCB PEGAWAI (STUDI KASUS DI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK-KEMENKEU)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh implementasi Nilai-nilai Dasar ASN BerAKHLAK terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) pegawai sektor publik. Penelitian ini menggambarkan bagaimana perilaku pegawai dalam penerapan Nilai-nilai Dasar ASN BerAKHLAK untuk mewujudkan OCB yang lebih kuat dalam membantu orang lain dan organisasi. Pada beberapa penelitian, penggunaan variabel kontrol dapat membantu menjelaskan pengaruh suatu variabel, oleh sebab itu, jenis kelamin, usia dan lama kerja juga diuji pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruhnya terhadap perilaku OCB pegawai. Metode penelitian ini adalah menggunakan analisis kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari analisis kuantitatif yaitu Nilai Dasar ASN berpengaruh positif signifikan terhadap OCB pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu. Variabel kontrol yaitu jenis kelamin, usia dan lama kerja juga signifikan mempengaruhi OCB pegawai

    LITERASI KEUANGAN DAN PERSEPSI KEMUDAHAN YANG DIMEDIASI OLEH MINAT TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN QRIS PADA ERA CASHLESS SOCIETY

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana literasi keuangan serta persepsi terhadap kemudahan penggunaan berperan dalam membentuk keputusan seseorang ketika memanfaatkan QRIS. Pengaruh tersebut dikaji baik secara langsung maupun melalui variabel minat sebagai perantara. Pendekatan kuantitatif dipilih dengan menerapkan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM), melibatkan 168 responden yang tercatat sebagai pengguna aktif QRIS di Provinsi Bali. Kuesioner berskala Likert 1–5 digunakan sebagai instrumen penelitian, dan telah diuji terlebih dahulu dari sisi validitas serta reliabilitas. Hasil analisis memperlihatkan bahwa persepsi kemudahan dan minat merupakan faktor yang paling menentukan dalam mendorong keputusan penggunaan QRIS. Sebaliknya, literasi keuangan tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap keputusan tersebut, namun menjadi signifikan ketika bekerja melalui variabel minat. Temuan lain menunjukkan bahwa persepsi kemudahan berkontribusi paling kuat dalam membentuk minat, yang kemudian mengarah pada perilaku penggunaan QRIS secara nyata. Nilai R² sebesar 65,3% untuk variabel minat dan 71,6% untuk keputusan penggunaan mengindikasikan bahwa model mampu menjelaskan hubungan antarvariabel dengan baik. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital dan optimalisasi aspek kemudahan untuk mendorong pemanfaatan QRIS secara berkelanjutan

    PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING, BRAND IMAGE DAN BRAND PREFERENCE TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA KONSUMEN PERUSAHAAN ERIGO DI INDONESIA

    No full text
    Studi ini menyelidiki keterkaitan antara pemasaran media sosial dengan citra merek, preferensi merek, dan niat beli dalam industri mode dan pakaian di Indonesia. Penelitian ini mengaplikasikan metode penelitian kuantitatif. Populasinya terdiri dari individu yang pernah membeli produk mode dan pakaian selain produk Erigo, di mana responden dipilih melalui teknik non-probabilitas dan purposive sampling. Data dikumpulkan lewat survei online dengan melibatkan 95 responden. Uji hipotesis dilakukan dengan metode Warp PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran media sosial memiliki dampak terhadap citra merek. Pemasaran media sosial juga berpengaruh terhadap preferensi merek. Pemasaran media sosial berpengaruh terhadap niat beli. Preferensi merek memiliki pengaruh terhadap niat beli. Namun, citra merek tidak berpengaruh terhadap niat beli.

    1,691

    full texts

    2,602

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇