Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
2602 research outputs found
Sort by
BLUE EXPENSE DALAM PERSPEKTIF BLUE ACCOUNTING : PERAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MARITIM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Blue Expense dalam perspektif Blue Accounting terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan maritim di Indonesia. Sampel penelitian mencakup 10 perusahaan sektor maritim yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024, dengan total 50 observasi data panel. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) serta uji mediasi Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blue Expense berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan ROA. Namun, kinerja keuangan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sehingga tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Blue Expense dan nilai perusahaan. Hasil ini mengindikasikan bahwa meskipun pengeluaran untuk keberlanjutan laut (Blue Expense) mampu meningkatkan kinerja keuangan, namun dampaknya belum tercermin pada nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin’s Q. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa manajemen perusahaan maritim perlu menekankan komunikasi strategis kepada investor agar investasi keberlanjutan dapat dipersepsikan sebagai penciptaan nilai jangka panjang
PENGARUH PENERAPAN LEAN MANAGEMENT SYSTEM TERHADAP KINERJA OPERASIONAL DAN BISNIS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI PULAU JAWA
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh penerapan Lean Management System terhadap kinerja operasional dan kinerja bisnis pada perusahaan manufaktur yang berlokasi di Pulau Jawa, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya inkonsistensi hasil pada studi sebelumnya terkait hubungan antara Lean Manufacturing, Operational Performance, dan Business Performance. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausal. Data diambil melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan, supervisor, manajer, serta pemilik perusahaan yang terlibat dalam proses operasional. Sebanyak 127 respon valid dilakukan analisis dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lean Manufacturing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Operasional maupun Kinerja Bisnis. Selain itu, Kinerja Operasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Bisnis serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Lean Manufacturing dan Kinerja Bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan praktik lean mampu meningkatkan efisiensi operasional, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan profitabilitas perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan kepuasan pelanggan. Studi ini menyumbangkan pemahaman baru dalam pengembangan pemahaman mengenai implementasi lean dalam konteks negara berkembang, serta menawarkan implikasi praktis bagi manajer manufaktur dalam mengoptimalkan efisiensi dan daya saing melalui program peningkatan berkelanjutan
FAKTOR PENDORONG NIAT BERKUNJUNG ULANG WISATAWAN MEDIS INDONESIA KE MALAYSIA
The research uses a quantitative approach to examine the relationship between safety and security, price reasonableness, and word-of-mouth communication on the image of a medical tourism destination and the revisit intention of Indonesian medical tourists to Malaysia. The study sample included Indonesian who had previously traveled to Malaysia for medical treatment. The sampling technique used was purposive sampling with 210 respondents. The collected data were processed using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach. The results show that two variables safety and security and price reasonableness are important in shaping Malaysia's positive image as a medical tourism destination, but word-of-mouth communication is not. Furthermore, a positive destination image is an important variable in increasing tourists' intention to return to Malaysia for medical treatment
RELEVANSI TEORI MODIGLIANI DAN MILLER TERHADAP STRUKTUR MODAL DAN NILAI PERUSAHAAN PADA INDUSTRI KAFE DI INDONESIA
Industri kafe di Indonesia berkembang pesat dan semakin kompetitif, sehingga keputusan pendanaan dan pengelolaan struktur modal menjadi sangat penting bagi kelangsungan usaha. Penelitian ini membahas relevansi Teori Modigliani dan Miller (M&M) dalam menjelaskan hubungan antara struktur modal dan nilai perusahaan pada industri kafe, yang dikenal memiliki kebutuhan modal tinggi, margin tipis, dan pendapatan yang fluktuatif. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini mengkaji teori struktur modal klasik dan modern, serta menerapkan analisis pada kondisi industri kafe Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teori awal M&M menyatakan struktur modal tidak memengaruhi nilai perusahaan pada pasar sempurna, revisi konsep yang memperhitungkan pajak lebih sesuai dengan kondisi nyata. Penggunaan utang memang memberikan manfaat penghematan pajak, tetapi bagi industri kafe, utang berlebihan justru meningkatkan risiko finansial. Karena itu, perusahaan perlu menjaga keseimbangan antara utang dan ekuitas. Studi kasus Kopi Kenangan memperlihatkan bahwa pendanaan ekuitas dari investor ventura lebih efektif untuk mendukung ekspansi cepat sambil menjaga fleksibilitas keuangan. Faktor modern seperti perilaku manajer, persepsi investor, dan komitmen ESG juga memengaruhi keputusan struktur modal. Secara keseluruhan, teori M&M tetap relevan jika diadaptasi pada kondisi industri kafe Indonesia yang dinamis dan berisiko tinggi
DEVELOPING A BUSINESS MODEL CANVAS FOR ECO-TOURISM : INTEGRATING DESIGN THINKING AND DIGITAL MARKETING FOR SUSTAINABILITY
Ecotourism destinations in Indonesia continue to face challenges in aligning environmental stewardship, community participation, and sustainable business practices, particularly in rural sites such as Tebing Koja. This study aims to develop an integrated and sustainability-oriented business model by combining stakeholder insights, visitor perceptions, and strategic innovation through the Business Model Canvas (BMC), Design Thinking, and digital marketing approaches. The findings reveal that visitors highly depend on digital information clarity, social media visibility, and online ticketing convenience, highlighting the essential role of digital marketing in shaping destination trust and attractiveness. Stakeholder insights simultaneously emphasize needs related to safety, facility quality, environmental education, and inclusive community involvement. Quantitative results from 100 visitors confirm the strong influence of Digital Marketing and Design Thinking on Business Model Innovation, with innovation serving as a key driver of ecotourism sustainability. Mediation analysis further shows that innovative business practices significantly strengthen the impact of digital engagement and visitor-centered insights on sustainable outcomes. The integrated findings support the development of a comprehensive BMC tailored for Tebing Koja, outlining clear value propositions, customer segments, operational priorities, and partnership strategies. Overall, this study demonstrates that sustainability in rural ecotourism emerges not only from ecological preservation but also from digital readiness, human-centered design, and collaborative business innovation, offering a practical roadmap for strengthening destination competitiveness and long-term socio-environmental valu
ANALIZING THE FACTORS THAT DETERMINE CONSUMER PURCASE DECISIONS : THE EFFECTS OF PRICE PERCEPTION, BRAND IMAGE, AND WORD OF MOUTH AT KOPI KENANGAN MADIUN
The expansion of the coffee industry's market size in Indonesia is projected to continuously increase, resulting in the emergence of many coffee shops, one of which is the Kopi Kenangan brand. Kopi Kenangan is one of the favorite coffee shops for Indonesian people. In 2025, Kopi Kenangan reported operating more than 1,000 outlets domestically and 100 outlets abroad. This proves that Kopi Kenangan has penetrated the global market and become a favorite coffee shop with a strong brand image. In the second quarter of 2024, Kopi Kenangan experienced a sales increase of 27% contrasted to the previous year. This phenomenon reflects Kopi Kenangan's success in directly attracting consumer interest, thus influencing consumer purchase decisions. The objective of this study is to investigate the partial effect of price perception, brand image, and word of mouth (WOM) on the purchase decision at Kopi Kenangan Madiun Branch Outlet Cokroaminoto. This study employed a quantitative approach by sharing questionnaires to 100 respondents who meet the criteria of being at least 17 years old and having purchased Kopi Kenangan Outlet Cokroaminoto at least once. The data analysis method employed is purposive sampling. Data analysis was accomplished using multiple regression analysis and partial hypothesis testing (t-test) through SPSS version 20 software. The outcomes present a significant and positive partial effect of the variables price perception, brand image, and WOM on the purchase decision
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN PERIODE 2020-2024
This study aims to analyze the influence of profitability, solvency, and liquidity on firm value. The independent variables used in this research are Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), and Current Ratio (CR), while firm value is measured using the Price to Book Value (PBV). The analysis employs panel data regression with the Fixed Effect Model, selected based on the results of the Chow and Hausman tests. The findings indicate that ROA and DER have a positive and significant effect on firm value, whereas CR has no significant effect. Simultaneously, the three independent variables significantly influence PBV. The coefficient of determination (R²) of 0.877 shows that 87.7% of the variation in firm value can be explained by ROA, DER, and CR.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, solvabilitas, dan likuiditas terhadap nilai perusahaan. Variabel yang digunakan meliputi Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR) sebagai variabel independen, serta Price to Book Value (PBV) sebagai variabel dependen. Analisis menggunakan data panel dengan model regresi Fixed Effect yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan DER berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan CR tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap PBV. Nilai koefisien determinasi sebesar 0.877 mengindikasikan bahwa 87.7% variasi nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut
MEDIASI STRUKTUR MODAL PADA PENGARUH LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN LQ45
This research endeavors to examine the effect of liquidity and sales growth on firm value, with capital structure as a mediating variable, focusing on companies listed in the LQ45 Index of the IDX during the 2022–2024 period. The research is motivated by the decline in the Price to Book Value (PBV) of several LQ45 companies, indicating increasing investor skepticism and the need to reassess corporate financial strategies. This quantitative research employs a causal-associative design using secondary panel data from 30 companies consistently included in the LQ45 Index for three consecutive years, producing 90 firm-year observations. Liquidity is measured using the Current Ratio (CR), sales growth using the Sales Growth Rate, capital structure using the Debt to Asset Ratio (DAR), and firm value using the Price to Book Value (PBV). Data were analyzed through classical assumption tests, multiple regression analysis, and mediation testing using the Sobel Test with the aid of SPSS. The results show that liquidity and sales growth do not have a significant direct effect on firm value. Liquidity has a significantly negative effect on capital structure, while sales growth shows no significant effect. Capital structure positively and significantly influences firm value and mediates the relationship between liquidity and firm value. However, capital structure does not mediate the effect of sales growth on firm value. These findings conclude that firm value is more strongly influenced by an optimal capital structure rather than by liquidity or sales growth alone. Therefore, companies should avoid excessive idle cash and ensure that sales growth is accompanied by improved profitability to enhance firm value.Studi ini dimaksudkan guna mengevaluasi pengaruh likuiditas dan pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel mediasi pada badan usaha yang tergolong dalam kelompok indeks LQ45 BEI dalam kurun waktu 2022–2024. Latar belakang kajian ini berangkat dari penurunan Price to Book Value (PBV) yang dialami sejumlah perusahaan LQ45, yang mencerminkan meningkatnya keraguan investor dan perlunya evaluasi kembali terhadap strategi keuangan perusahaan. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif dengan desain hubungan kausal, serta memanfaatkan data sekunder berbentuk panel dari 30 perusahaan yang konsisten berada dalam indeks LQ45 sepanjang periode pengamatan tiga tahun, sehingga menghasilkan 90 unit observasi (firm-year). Variabel likuiditas diukur menggunakan Current Ratio (CR), pertumbuhan penjualan menggunakan Sales Growth Rate, struktur modal menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR), dan nilai perusahaan menggunakan Price to Book Value (PBV). Analisis data mencakup uji asumsi klasik, regresi berganda, dan pengujian mediasi melalui Sobel Test dengan dukungan SPSS. Temuan studi mengindikasikan bahwa likuiditas dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap nilai perusahaan. Likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur modal, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan. Struktur modal terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan serta mampu memediasi hubungan antara likuiditas dan nilai perusahaan. Namun, struktur modal tidak memediasi pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian, studi ini menghasilkan simpulan bahwa nilai perusahaan lebih banyak dipengaruhi oleh pengelolaan struktur modal yang optimal dibandingkan oleh likuiditas atau pertumbuhan penjualan secara terpisah
INTEGRASI BLUE ACCOUNTING DALAM PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR UNTUK MENDUKUNG TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis penerapan blue accounting sebagai pendekatan pengelolaan wilayah pesisir yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Studi dilakukan di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, dengan sebagian besar masyarakat bekerja di sektor perikanan dan tambak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui kajian literatur dan wawancara dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan blue accounting masih berada pada tahap awal, masyarakat telah memiliki kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan pesisir, tetapi pencatatan usaha masih sederhana dan belum sistematis. Hambatan utama meliputi rendahnya budaya pencatatan, keterbatasan pelatihan, serta minimnya dukungan pemerintah. Simpulan penelitian mengaskan bahwa blue accounting berpotensi memperkuat transparansi, partisipasi, dan keberlanjutan pengelolaan pesisir, sehingga diperlukan pelatihan berkelanjutan, regulasi yang lebih kuat, dan penyediaan fasilitas pendukung
THE EFFECT OF OWNERSHIP STRUCTURE ON EARNINGS MANAGEMENT : MODERATION AND MEDIATION MODELS
This study examines the influence of ownership structures on earnings management practices among manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2021–2024. It further investigates whether board composition heterogeneity moderates this relationship and whether firm performance mediates it. A quantitative design was employed, utilizing audited financial statements and annual corporate reports as secondary data. From purposive sampling, 100 firm-level observations were analysed using Partial Least Squares–Structural Equation Modelling (PLS-SEM) with SmartPLS. The findings indicate that concentrated ownership, managerial shareholding, foreign equity participation, and institutional investment do not significantly affect earnings management behaviour. Likewise, diversity in board membership does not alter the ownership–earnings management nexus. In contrast, firm performance shows a significant positive association with earnings management, though it does not operate as a mediating mechanism. Interpreted through agency theory, the results suggest that prevailing ownership configurations and board oversight remain insufficient to mitigate opportunistic managerial conduct, particularly under performance pressures. These insights contribute to ongoing debates on corporate governance and reporting credibility, offering implications for investors, regulators, and decision-makers. However, the conclusions are constrained by the study’s sectoral focus and limited temporal scope, which restricts broader generalization