Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
2602 research outputs found
Sort by
STRATEGI MANAJEMEN WAKTU TIM KERJA HYBRID
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen waktu yang efektif dalam implementasi kerja hybrid di perusahaan multifungsi bidang sales electrical di Surabaya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi internal. Penelitian ini menemukan bahwa strategi manajemen waktu efektif mencakup empat aspek utama: pengelolaan individu, koordinasi tim, pemanfaatan teknologi informasi, serta dukungan kebijakan organisasi dan gaya kepemimpinan adaptif. Di tingkat individu, penggunaan aplikasi digital seperti Microsoft Planner dan kalender digital membantu karyawan menentukan prioritas dan mengelola tugas harian. Koordinasi tim efektif dilakukan melalui platform digital seperti Microsoft Teams dan WhatsApp, meskipun perlu pengaturan jam komunikasi aktif untuk mencegah overload komunikasi. Teknologi informasi berupa sistem pelaporan digital berbasis web mendukung efisiensi operasional dan akses data secara real-time. Selain itu, kebijakan organisasi yang fleksibel dan kepemimpinan adaptif yang berorientasi pada hasil kerja turut mendukung efektivitas strategi manajemen waktu secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan organisasi untuk menyediakan pelatihan penggunaan teknologi digital secara rutin, mengembangkan SOP komunikasi digital, meningkatkan infrastruktur teknologi, memperkuat kepemimpinan adaptif, serta melakukan evaluasi berkala untuk memastikan relevansi strategi manajemen waktu
PENGARUH CAPITAL INTENSITY, INVENTORY INTENSITY, FINANCIAL DISTRESS DAN PUBLIC OWNERSHIP TERHADAP TAX AVOIDANCE
Tujuan dari kajian ini untuk mengidentifikasi pengaruh Capital Intensity, Inventory Intensity, Financial Distress dan Public Ownership terhadap Tax Avoidance secara empiris dengan pendekatan kuantitatif dan data sekunder. Populasi diperoleh dari perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sampel, menghasilkan 39 perusahaan yang memenuhi kriteria. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Temuan dari kajian ini mengindikasikan bahwa capital intensity dan inventory intensity berpengaruh positif terhadap tax avoidance, financial distress berpengaruh negatif terhadap tax avoidance dan public ownership tidak berpengaruh terhadap tax avoidance
PENGARUH SERVICE QUALITY, FACILITIES DAN PROMOTION TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION DAN DAMPAK PADA REPURCHASE INTENTION LAYANAN JASA TEKNIS BBSPJI KERAMIK DAN MINERAL NONLOGAM
Kepuasan pelanggan dapat dicapai apabila perusahaan mampu meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Hal ini berpotensi mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh kualitas layanan, fasilitas, dan promosi terhadap kepuasan pelanggan serta dampaknya terhadap niat untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, menggunakan teknik sensus terhadap 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan, fasilitas, dan promosi berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, ketiga variabel tersebut juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap niat pembelian ulang melalui kepuasan pelanggan. Temuan lain menunjukkan bahwa hanya kualitas layanan yang memberikan dampak tidak langsung terhadap niat pembelian ulang melalui kepuasan, sedangkan fasilitas dan promosi tidak memberikan pengaruh signifikan, baik terhadap kepuasan pelanggan maupun niat untuk membeli ulang
PENGARUH CELEBRITY ENDORSER TERHADAP PURCHASE DECISION DENGAN BRAND IMAGE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA SKINCARE KOERX GORJES
Sektor kecantikan sedang naik daun dan memiliki basis penggemar yang besar. Sebagai hasilnya, bisnis kecantikan telah melihat pertumbuhan perusahaan baru dan peningkatan tajam dalam daya saing. Oleh karena itu, sangat penting bagi bisnis untuk memiliki kemampuan dan rencana yang kompetitif untuk memastikan kelangsungan hidup mereka. Periklanan adalah salah satu taktik tersebut. Perawatan kulit Koerx Gorjes adalah salah satu merek kosmetik yang bersaing di pasar ini. Untuk mempertahankan keunggulan kompetitif dari perusahaan lain, perawatan kulit KOERX menggunakan metode pemasaran seperti menggunakan pendukung selebriti. Dengan citra merek sebagai variabel mediasi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari celebrity endorser terhadap keputusan pembelian. Dengan menggunakan perangkat lunak SmartPLS, pendekatan Partial Least Squares digunakan. Kami menggunakan metode Hair untuk menghitung ukuran sampel, dan kami menggunakan purposive sampling untuk melakukan pengambilan sampel. Kuesioner yang menggunakan skala Likert digunakan untuk pengumpulan data. Survei ini disebarkan secara online dengan menggunakan Google Formulir, yang dibagikan melalui saluran media sosial KOERX. Jumlah pasti orang yang membeli produk KOERX Gorjes di masa lalu tidak diketahui, tetapi mereka membentuk populasi dalam penelitian ini. Dua ratus sepuluh partisipan menjadi sampel penelitian ini. Kami menggunakan metode Hair untuk menentukan ukuran sampel, dan kami menggunakan pengambilan sampel yang disengaja. Menurut temuan penelitian ini, terdapat hubungan yang kuat antara celebrity endorser dan citra merek, yang pada akhirnya mempengaruhi keputusan pembelian. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa celebrity endorser secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian melalui citra merek
FAKTOR DETERMINAN PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA GEN Z : LITERASI KEUANGAN, E-WALLET, ADVERTISING EXPOSURE DAN SELF-CONTROL
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan, penggunaan e-wallet, dan paparan iklan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Generasi Z, dengan self-control sebagai variabel mediasi. Studi ini didasari oleh model Stimulus–Organism–Response (SOR), yang memandang perilaku konsumtif sebagai respons dari stimulus eksternal yang dimediasi oleh faktor psikologis internal. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel terdiri dari 210 mahasiswa aktif di Kabupaten Garut yang telah menggunakan e-wallet dan media sosial secara intensif selama 12 bulan terakhir. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin yang mencakup lima konstruk utama: literasi keuangan, penggunaan e-wallet, advertising exposure, self-control, dan perilaku konsumtif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap self-control, dan self-control berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku konsumtif. Mediasi self-control juga terbukti signifikan dalam hubungan antara literasi keuangan dan perilaku konsumtif. Sebaliknya, penggunaan e-wallet dan paparan iklan tidak menunjukkan pengaruh signifikan baik terhadap self-control maupun perilaku konsumtif secara langsung maupun tidak langsung. Temuan ini menekankan pentingnya aspek internal mahasiswa, khususnya self-control, dalam mengelola dorongan konsumtif di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi institusi pendidikan dalam merancang program literasi keuangan berbasis kontrol diri serta bagi industri digital untuk mempertimbangkan pendekatan etis dalam strategi pemasaran. Kata kunci: Literasi keuangan, e-wallet, Advertising Exposure, self control, perilaku konsumtif
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DIGITAL : STUDI BIBLIOMETRIK
Penelitian ini berupaya memetakan perkembangan literatur SDM digital selama dekade dari 2016 hingga 2025 dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Sampel 192 artikel dari database Scopus dianalisis menggunakan Biblioshiny dan VOSviewer, untuk tren publikasi, penulis, institusi, kata kunci, dan struktur tematik. Analisis mengungkapkan lima klaster yang berlaku: (1) Digital HR Practices dan Employee-Centric Themes, yang menekankan transformasi peran SDM dari administratif ke strategis berbasis pengalaman karyawan; (2) Teknologi dan Inovasi dalam SDM, yang menunjukkan pemanfaatan AI dan data untuk efisiensi dan keunggulan kompetitif; (3) Struktur Operasional dan Keberlanjutan, yang menggabungkan fungsi dasar SDM dengan prinsip green MSDM; (4) Motivasi dan Nilai Praktis, yang menyoroti hubungan antara strategi SDM dan perilaku individu. Hasil ini menunjukkan bahwa pergeseran fungsi MSDM dari administratif ke strategis, dengan integrasi teknologi yang berkedok kecerdasan buatan, sistem kinerja real-time, dan platform kerja hybrid
ANALISIS PENGARUH SERVICE QUALITY, PERCEIVED VALUE DAN SERVICE DELIVERY TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION PADA NASABAH BANK BCA DI KOTA SURABAYA
Pada era globalisasi seperti sekarang, kehidupan modern berkaitan dengan teknologi internet yang berkembang pesat sesuai dengan perkembangan zaman. Sektor perbankan memanfaatkan dan menjadikan sebuah peluang untuk mengembangkan layanannya sehingga semakin mudah untuk digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dari kualitas layanan, nilai yang dirasakan, dan pengiriman layanan terhadap kepuasan pelanggan pada nasabah Bank BCA di Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik non-probability sampling, lebih spesifik menggunakan judgement sampling. Responden yang terlibat adalah nasabah Bank BCA yang memenuhi kriteria seperti berusia minimal 17 tahun, telah menjadi nasabah selama lebih dari setahun, termasuk nasabah funding, dan telah melakukan transaksi setidaknya satu kali dalam tiga bulan terakhir. Sebanyak 300 responden dipilih untuk diambil sampelnya dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Untuk menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) yang dianalisis menggunakan software SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara kualitas layanan, nilai yang dirasakan, dan pengiriman layanan terhadap kepuasan pelangga
AKUNTABILITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN KUALITAS INFORMASI SEBAGAI PEMODERASI KALIMANTAN BARAT
Masih terbatasnya penelitian yang membahas pandangan masyarakat mengenai akuntabilitas, kualitas informasi di lingkup Kalimantan Barat menjadi hal utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kepuasan masyarakat di Kalimantan Barat terpengaruh oleh akuntabilitas laporan keuangan pemerintah daerah dan kualitas informasi berfungsi sebagai variabel moderasi dalam hubungan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Kuesioner dibagikan kepada pihak yang tertarik atau terlibat dengan laporan keuangan pemerintah daerah sebanyak 162 orang 4 bulan (Oktober 2024 sampai Januari 2025). Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sampel penelitian. Responden terdiri dari masyarakat yang beragam di Kalimantan Barat. Analisis regresi berganda dan uji moderasi dilakukan berdasarkan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh akuntabilitas laporan keuangan pemerintah daerah. Ini berarti bahwa semakin transparan dan akuntabel laporan keuangan pemerintah daerah, semakin puas masyarakat dengan kinerja pemerintah daerah. Penelitian ini membuktikan bahwa kualitas informasi memoderasi hubungan antara akuntabilitas laporan keuangan dan kepuasan masyarakat. Jika informasi yang diberikan lebih akurat, relevan, mudah dipahami, dan dapat diakses, maka hubungan antara akuntabilitas dan kepuasan masyarakat menjadi lebih kuat. Sebaliknya, jika informasi yang diberikan kurang berkualitas, hubungan antara akuntabilitas dan kepuasan masyarakat menjadi lebih lemah. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan transparansi dan kualitas informasi dalam pengelolaan keuangan daerah sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah
PERBANDINGAN IMPLEMENTASI TATA KELOLA KEUANGAN PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH NON BANK DI NEGARA THAILAND DAN INDONESIA
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan yang terjadi dalam penerapan tata kelola keuangan berdasarkan prinsip Good Corporate Governance di Negara Thailand dan Indonesia. Serta mengkaji keterkaitan antara tata kelola keuangan dengan literasi dan inklusi keuangan pada lembaga di negara tersebut. Tentu hal ini dilakukan berfokus pada Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Non Bank, yaitu Koperasi Syariah Al-Ameen di Thailand dan BMT UMJ di Indonesia, yang mana pada kedua negara tersebut dalam pengawasan Bank of Thailand dan Kementrian Koperasi dan UMKM. Adapun hal yang melatarbelakanginya, Koperasi Syariah Al-Ameen di Thailand mampu bertahan hingga saat ini dan dapat diterima diinfrastruktur masyarakat, walaupun Thailand sangat minoritas dengan jumlah penduduk Muslimnya. Sedangkan BMT UMJ, merupakan salah satu Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Non Bank yang berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan aset IKNB selama 5 tahun terakhir. Peneliti melakukan kajian penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data sumber primer dan sekunder, melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan rujukan referensi peneliti sebelumnya. Hasil pembahasan menunjukan adanya perbedaan standarisasi prinsip dan kebijakan dalam tata kelola di Thailand dan Indonesia. Bahwa di Thailand memiliki 4 prinsip diantaranya: (1) Bijaksana dan Efisien, (2) Tata Kelola yang Baik, (3) Adil dan Perlindungan Konsumen, dan (4) Kehati-hatian Makro. Sedangkan di Indonesia Prinsip Tata Kelola diantaranya: (1) Transparency, (2) Accountability, (3) Responsibility, (4) Independence, dan (5) Fairness
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO KEUANGAN BUA MA RI
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Biro Keuangan Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia. Lingkungan kerja yang diteliti meliputi interaksi dengan rekan sejawat, kualitas ruang kerja, iklim organisasi, dan lingkungan kerja. Dukungan atasan mendukung gaya kepemimpinan. Sebanyak 52 pegawai diberikan survei untuk diisi guna mengumpulkan data. Beberapa pengujian menggunakan SPSS seperti analisis regresi berganda, uji-t, uji-f, validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Setelah uji validitas menunjukkan bahwa setiap unsur penelitian valid, maka uji reliabilitas mengonfirmasi validitas setiap bagian penelitian. Distribusi data penelitian yang teratur ditunjukkan oleh uji normalitas dan Pengujian untuk heteroskedastisitas dan multikolinearitas memperlihatkan bahwa model regresi bebas dari masalah ini. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda, kinerja pegawai sangat dipengaruhi oleh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan. Sementara uji-f menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini signifikan secara bersamaan, uji-t memverifikasi bahwa kedua variabel independen memiliki dampak substansial pada kinerja karyawan. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan dapat ditingkatkan melalui penerapan manajemen lingkungan kerja yang baik dan gaya kepemimpinan yang efektif. Maka dari itu, penelitian ini menawarkan saran bagi perusahaan untuk meningkatkan lingkungan kerja dan meningkatkan bantuan manajerial yang mendorong pekerja untuk menjadi seproduktif mungkin