Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
Not a member yet
    2602 research outputs found

    SUSTAINABILITY REPORTING, AUDIT QUALITY, LIQUIDITY ON GOING CONCERN AUDIT OPINION WITH GCG AS A MODERATOR : STUDY OF THE UK

    Full text link
    This research delves into examining the impact of sustainability reporting, audit quality, and liquidity on going-concern audit opinions, with good corporate governance as a moderating variable. Employing logistic regression analysis using STATA 17, the study analyzed a sample of 220 infrastructure companies in the United Kingdom within period 2019 to 2023. Data samples were collected through purposive sampling from sustainability reports, financial statements, and companies’ annual reports. Findings indicate a negative relationship between sustainability reporting, audit quality, and liquidity on the issuance of going concern audit opinions. These variables do not directly influence auditors' decisions regarding going concern opinions. Moreover, good corporate governance moderates the negative relationship between liquidity and going concern audit opinions. This study contributes to a deeper understanding of the relationship between sustainability reporting, audit quality, and liquidity in the context of going-concern audit opinions, offering valuable insights for both audit practice and academic research

    ACADEMIC FRAUD AND ARTIFICIAL INTELLIGENCE : A FRAUD DIAMOND THEORY PERSPECTIVE WITH MACHIAVELLIANISM AS MODERATOR

    Full text link
    This study aims to examine the influence of the Fraud Diamond dimensions—pressure, opportunity, rationalization, and capability—on academic fraud behavior, with the misuse of AI-generated content acting as a mediating variable. The research was conducted on students enrolled in the Corporate Financial Accounting study program at Politeknik Negeri Sambas. The sampling technique used was purposive sampling, targeting students who have taken or are currently taking the Professional and Business Ethics course. A total of 243 student responses were collected. This study employed a quantitative approach and utilized Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 as the analytical tool. The findings show that pressure, capability, and rationalization significantly influence the misuse of AI-generated content, whereas opportunity does not. Additionally, pressure, opportunity, and capability have a direct effect on academic fraud behavior, while rationalization does not show a significant impact. The study also reveals that the misuse of AI-generated content does not mediate the relationship between the Fraud Diamond dimensions and academic fraud behavior. These results suggest that despite the availability of AI as a tool for academic misconduct, internal psychological and individual factors are more decisive in driving such behavior.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dimensi Fraud Diamond—tekanan, peluang, rasionalisasi, dan kapabilitas—terhadap perilaku kecurangan akademik, dengan penyalahgunaan konten yang dihasilkan oleh AI sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan Perusahaan di Politeknik Negeri Sambas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan target mahasiswa yang telah atau sedang menempuh mata kuliah Etika Profesi dan Bisnis. Sebanyak 243 respon mahasiswa berhasil dikumpulkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menganalisis data dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan alat bantu SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan, kapabilitas, dan rasionalisasi berpengaruh signifikan terhadap penyalahgunaan konten AI, sedangkan peluang tidak berpengaruh. Selain itu, tekanan, peluang, dan kapabilitas memiliki pengaruh langsung terhadap perilaku kecurangan akademik, sementara rasionalisasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penyalahgunaan konten AI tidak memediasi hubungan antara dimensi Fraud Diamond dan perilaku kecurangan akademik. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun AI tersedia sebagai alat untuk melakukan pelanggaran akademik, faktor psikologis internal dan karakter individu lebih menentukan dalam mendorong terjadinya perilaku tersebut

    PENGARUH PERSEPSI RISIKO DAN CITRA DESTINASI TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN PADA SAWAH LEGA HEGAR RESOR GARUT

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi risiko dan citra destinasi terhadap Keputusan Berkunjung wisatawan ke Sawah Lega Hegar Resort Garut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena meningkatnya kekhawatiran wisatawan akibat isu keamanan dan aksesibilitas menuju destinasi, serta pentingnya peran citra destinasi dalam memengaruhi niat berkunjung. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel penelitian berjumlah 105 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria pernah mengunjungi destinasi minimal satu kali dalam satu tahun terakhir. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan melalui pengujian outer model dan inner model untuk mengukur validitas, reliabilitas, dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi risiko dan citra destinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung. Menariknya, persepsi risiko menunjukkan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan citra destinasi, yang mengindikasikan bahwa kepercayaan wisatawan dapat terbentuk apabila destinasi dinilai memiliki pengelolaan risiko yang baik, termasuk keamanan, transparansi informasi, dan kesiapsiagaan. Temuan ini memperkuat pentingnya strategi pemasaran destinasi yang menekankan sinergi antara manajemen risiko dan pencitraan berbasis nilai-nilai lokal untuk meningkatkan daya saing destinasi pariwisata yang sedang berkembang

    IMPORVING PROMOTIONAL MARKETING STRATEGIES FOR OUVAL RESEARCH USING ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

    Full text link
    Following the Covid-19 outbreak, Indonesia's fashion industry, like that of much of the world, has experienced substantial changes. The Covid-19 pandemic's is changing customer behavior in ways that will last for a long time. Many company have been forced to change their sales methods and adopt digital platforms as a result of COVID-19's creation of new customer trends. Following these disruptions, e-commerce became a vital lifeline for Indonesia's apparel sector. Online shopping exploded as physical stores collapsed, and sites like Tokopedia, Bukalapak and Shopee became essential for the delivery of fashion items. E-commerce has changed not only how customers purchase clothing but also how companies interact with their customers.This research looks at how the well-known Indonesian streetwear company Ouval Research, which was established in 1997, has handled these shifts in the fashion sector. The study uses qualitative research to examine the opportunities and problems brought about by the post-pandemic environment, with particular attention to changes in customer behavior, the function of e-commerce in marketing and the effects of new promotional strategies. Using Analytical Hierarchy Process to finding the best promotional marketing strategies for Ouval Research is the aim of this research, particularly in light of the digital revolution and shifting customer demands. It also offers practical suggestions for the brand to improve its standing in the competitive post-pandemic fashion industry

    PENGARUH LIVE STREAMING DAN ONLINE CUSTOMER REVIEW TERHADAP PURCHASE INTENTION PENGGUNA GENERASI Z DI TIKTOKSHOP

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat pengaruh aktivitas penjualan yang melibatkan live streaming penjualan dan review pelanggan online terhadap minat beli pengguna Gen Z TikTokShop. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode deskriptif dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda.. Data dikumpulkan dari 400 responden melalui kuesioner online dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini membuktikan bahwa live streaming selling serta online customer review memberikan dampak positif dan signifikan, baik secara parsial maupun secara simultan terhadap purchase intention. Nilai koefisien determinasi sebesar 44% menunjukkan kontribusi model terhadap variabel purchase intention. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi fitur interktif dan review pelanggan dalam strategi pemasaran digital, khususnya untuk menjangkau konsumen generasi z

    PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW DAN ONLINE CUSTOMER RATING TERHADAP CONSUMER SATISFACTION DENGAN PURCHASE DECISION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA MARKETPLACE SHOPEE

    Full text link
    Kemajuan teknologi digital telah mentransformasi pola Tingkah laku konsumen, terutama dalam kegiatan berbelanja online melalui platform jual beli elektronik seperti Shopee. Studi ini mempunyai sasaran untuk mengkaji dampak online customer review dan online customer rating terhadap consumer satisfaction dengan purchase decision yang berperan sebagai variabel perantara. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis Partial Least Square (PLS). Subjek penelitian melibatkan 384 responden yang merupakan pengguna aktif Shopee di wilayah Kabupaten Garut. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa online customer review dan online customer rating sama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap purchase decision dan consumer satisfaction. Lebih lanjut, purchase decision juga menunjukkan pengaruh yang bermakna terhadap consumer satisfaction, yang mengonfirmasi perannya sebagai variabel mediator. Hasil ini memperkuat pentingnya mekanisme ulasan dan sistem penilaian konsumen dalam proses pembentukan keputusan pembelian serta tingkat kepuasan pelangga

    GREEN PERFORMANCE INDEX : PENGEMBANGAN INDIKATOR KINERJA BERKELANJUTAN UNTUK PERUSAHAAN PERKEBUNAN

    Full text link
    Perusahaan perkebunan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke dalam operasi bisnis mereka, sehingga diperlukan alat evaluasi seperti Green Performance Index (GPI) untuk mengukur dan meningkatkan kinerja lingkungan, sosial, dan ekonomi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji indikator GPI yang relevan melalui pendekatan mixed-method, menggabungkan tinjauan literatur, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta pembobotan indikator menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan validasi melalui studi kasus di perkebunan Indonesia. Hasilnya, GPI mencakup tiga dimensi utama: (1) Lingkungan (pengelolaan limbah, emisi karbon, konservasi biodiversitas), (2) Sosial (kesejahteraan pekerja, hubungan masyarakat), dan (3) Ekonomi (efisiensi sumber daya, profitabilitas berkelanjutan). Uji coba membuktikan GPI mampu memberikan penilaian holistik dan mendorong perbaikan kebijakan perusahaan. Dengan demikian, GPI dapat menjadi alat strategis bagi perusahaan perkebunan untuk memantau kinerja berkelanjutan, memenuhi tuntutan regulasi, dan merespons permintaan pasar akan produk ramah lingkungan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka kerja keberlanjutan di sektor perkebunan melalui indikator yang adaptif dan terukur, sekaligus memperkuat integrasi praktik hijau dalam operasi bisnis

    PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN CYBERLOAFING TERHADAP KINERJA : MEDIASI KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT. BANK BENGKULU PUSAT

    Full text link
    This study aims to provide an analysis regarding the influence of work-life balance and cyberloafing on employee performance, with job satisfaction as a mediating variable at PT. Bank Bengkulu Central Office. This research is a quantitative study using a questionnaire as the data collection method. Data analysis was conducted using SmartPLS version 4.0. The study population consisted of 193 employees at the Central Office of PT. Bank Bengkulu. The sample was determined using the Slovin formula, resulting in 131 respondents selected randomly through a simple random sampling technique from all employees at the bank’s central office. The findings indicate that both cyberloafing and work-life balance have a significant positive effect on employee performance at PT. Bank Bengkulu Central Office, both directly and through the mediating role of job satisfaction. Job satisfaction was also found to significantly affect employee performance. Additionally, work-life balance and cyberloafing behavior have a direct influence on the level of job satisfaction.Studi ini bermaksud guna memberikan analisis terkait pengaruh work-life balance dan cyberloafing terhadap kinerja karyawan, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada PT. Bank Bengkulu Pusat. Studi ini termasuk jenis kuantitatif dengan metode pengumpulan data memakai kuesioner. Analisis data dilakukan memakai SmartPLS versi 4.0. Populasi studi terdiri atas 193 karyawan PT. Bank Bengkulu Pusat. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 131 responden yang ditentukan secara acak lewat teknik simple random sampling dari seluruh karyawan PT. Bank Bengkulu Pusat. Hasil temuan menyebutkan bahwasanya cyberloafing dan work-life balance memiliki efek positif signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Bank Bengkulu Pusat, baik secara langsung maupun melalui peran mediasi kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga ditemukan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Selain itu, work-life balance serta perilaku cyberloafing memiliki pengaruh langsung terhadap tingkat kepuasan kerja

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMBERIKAN DAMPAK PADA KINERJA PEGAWAI

    Full text link
    Sasaran penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki komponen-komponen yang memberikan dampak terhadap kinerja karyawan CV ZXY, yang meliputi budaya organisasi, gaya kepemimpinan transformasional, komptensi, motivasi kerja, serta beban kerja. Metode pada penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan 38 orang. Beberapa pengujian seperti uji validitas, reabilitas, deskriptif, asumsi klasik, analisis linier berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi yang pengolahan datanya menggunakan software IBM SPSS versi 27. Hasil pengujian deskriptif menyatakan bahwa semua memperoleh kategori sangat baik. Lalu untuk menguji hipotesis pada variabel X1, X2, X3, X4 mempunyai dampak yang besar terhadap kinerja karyawan, sedangkan X5 tidak berdampak besar terhadap kinerja karyawan. Lalu untuk koefisien determinasi diperoleh 61,5%.Sasaran penelitian ini adalah untuk mengetahui komponen-komponen yang mempengaruhi kinerja karyawan CV ZXY yang meliputi budaya organisasi, gaya kepemimpinan transformasional, kompetensi, motivasi kerja, dan beban kerja. Metode dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel 38 orang. Beberapa pengujian seperti validitas, reliabilitas, deskriptif, asumsi klasik, analisis linier berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi yang pengolahan datanya menggunakan software IBM SPSS versi 27. Hasil pengujian deskriptif menyatakan bahwa semuanya memperoleh kategori sangat baik. Kemudian untuk pengujian hipotesis pada variabel X1, X2, X3, X4 mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja karyawan, sedangkan X5 tidak mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja karyawan. Kemudian untuk koefisien determinasi diperoleh 61,5

    PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE DAN MOTIVASI TERHADAP EE DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI KARYAWAN RSU X SIDOARJO

    Full text link
    Persaingan antar rumah sakit dalam meningkatkan kepuasan pelanggan menuntut strategi yang efektif, salah satunya melalui upaya mempertahankan karyawan. Di tengah meningkatnya jumlah rumah sakit, ketidakseimbangan antara pertumbuhan institusi dan kepuasan pelanggan menjadi tantangan signifikan. Sebanyak 77% tenaga kerja di Indonesia mempertimbangkan untuk mengundurkan diri, dengan alasan utama ketidaksesuaian gaji. Oleh karena itu, perencanaan sumber daya manusia yang strategis menjadi krusial. Employee Engagement (EE) dipandang sebagai faktor penting dalam mendorong kinerja dan keberlangsungan organisasi, mengingat sebagian besar waktu karyawan dihabiskan untuk bekerja. RSU X Sidoarjo mengalami peningkatan jumlah pengunduran diri karyawan selama tiga tahun terakhir yaitu 2% (2022), 3% (2023), dan 4% (2024). Fenomena ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap hubungan organisasi dan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Emotional Intelligence (EI) dan motivasi terhadap Employee Engagement (EE) dengan Kepuasan Kerja (KK) sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan sampling sebanyak 174 karyawan, menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan melalui Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25 dan SmartPLS 4. Hasil menunjukkan bahwa EI tidak berpengaruh terhadap KK, tetapi berpengaruh signifikan terhadap EE. Motivasi berpengaruh signifikan terhadap KK, namun tidak terhadap EE. KK terbukti berpengaruh terhadap EE, serta memediasi pengaruh motivasi terhadap EE, namun kepuaasan kerja tidak memediasi pada pengaruh EI terhadap EE. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya manajemen sumber daya manusia yang terstruktur, termasuk sistem penghargaan dan punishment, promosi, penilaian kinerja, pelatihan, serta survei KK

    1,691

    full texts

    2,602

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Online STIE Muhammadiyah Bandung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇