UIN (Universitas Islam Negeri) Walisongo Journals
Not a member yet
    5477 research outputs found

    ISLAM DAN PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA MELALUI PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI ERA DIGITAL

    No full text
    Era digital memberikan kemudahan masyarakat dalam melakukan komunikasi dan telekomunikasi. Dampak dari kebebasan dalam menyebarluaskan informasi adalah krisis identitas budaya. Kebudayaan barat dapat mudah masuk melalui media informasi dan komunikasi serta menggeser posisi kebudayaan lokal. Akibatnya generasi muda kehilangan nilai-nilai kebudayaan asli dan cenderung menerapkan gaya hidup sesuai dengan kebudayaan bangsa Barat. Homogenisasi budaya yang disebabkan oleh era digital menyebabkan hilangnya keberagaman budaya yang ada di Indonesia. Penguatan identitas budaya memiliki peran krusial dalam menjaga nilai-nilai yang di wariskan turun-temurun dan menjadi sebuah landasan dalam menghadapi perubahan zaman termasuk globalisasi. Penelitian ini mengkaji tentang problematika dan urgensi identitas kebudayaan di era digital dan peran pendidikan IPS dalam menguatkan identitas budaya generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan cara perolehan data melalui studi literatur yang relevan dengan fokus penelitian.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam sangatlah erat dalam memperhatikan budaya dan melalui konsep IPS dapat menciptakan generasi muda yang memiliki ketrampilan berkomunikasi, bersosialisasi, dan berempati. Ketrampilan tersebut penting dalam menghadapi perubahan zaman serta menguatkan identitas kebudayaan. Implementasi pendidikan IPS dapat di terapkan secara holistik melalui pembelajaran di sekolah dengan mengintegrasikan teknologi, dan pengawasan dari orang tua dalam rangka menghadapi digitalisasi informasi kebudayaan yang di konsumsi oleh generasi muda

    Government communication strategy in building the image of Batam as a civilised world city: A social construction theory approach and city image elements

    Get PDF
    Purpose – Tujuan penelitian ini untuk mengulas tentang strategi komunikasi pemerintah dalam mengkontruksi citra kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani, khususnya strategi komunikasi Pemerintah dalam mengkontruksi citra kota presfektif teori Lynch dengan lima elemennya.Method – Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk lapangan atau field research. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dan dinamika strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan Walikota dan kepala dinas terkait. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.Result – Pemerintah kota Batam menerapkan 2 (dua) klasifikasi strategi komunikasi, yakni human communication dan Media communication. Strategi komunikasi manusia terdiri dari government public relations, Walikota menerapkan semua Aparat Sipil Pemerintahan (ASN) adalah public relations agent selanjutnya menggunakan kelompok masyarakat dalam berbagai komponen dengan mitra dan pemangku kepentingan seluruh perangkat daerah Kota Batam. Strategi komunikasi media dilakukan melalui media cetak, media elektronik, media baru dan media luar ruang. Realisasi pencapaian visi dan misi yakni tercapainya indeks pembangunan manusia, terciptanya kota layak anak dan pembangunan infrastruktur yang massif serta pembagian insentif kepada masyarakat. Sinergitas terlihat dari elemen pentahelix kota Batam antara lain, Pemerintah, Pengusaha, Akademisi, Media dan Komunitas (masyarakat) dalam memberi support penuh dengan pembangunan yang dilakukan Walikota tanpa menghilangkan akar budaya melayu yang madani..Implication – Pemerintah Kota Batam dalam mengkontruksi Citra Kota tanpa menghilangkan sentuhan budaya Melayu dan menyesuaikan strategi komunikasinya dengan komunikasi kemanusiaan dan komunikasi media yang menyentuh semua aspek masyarakat, sehingga pengkonstruklsian citra kota berjalan dengan lancar. Selain itu, Pemerintah Kota Batam tidak lupa juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia serta pemberian insentif bagi masyarakat.Originality – Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengkaji tentang pengkontruksian Citra Kota Batam dalam presfektif Visi dan Misi dengan 5 elemen dalam teori Lyinch.AbstractPurpose – Tujuan penelitian ini untuk mengulas tentang strategi komunikasi pemerintah dalam mengkontruksi citra kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani, khususnya strategi komunikasi Pemerintah dalam mengkontruksi citra kota presfektif teori Lynch dengan lima elemennya.Method –Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk lapangan atau field research. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dan dinamika strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan Walikota dan kepala dinas terkait. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.Result – Pemerintah kota Batam menerapkan 2 (dua) klasifikasi strategi komunikasi, yakni human communication dan Media communication. Strategi komunikasi manusia terdiri dari government public relations, Walikota menerapkan semua Aparat Sipil Pemerintahan (ASN) adalah public relations agent selanjutnya menggunakan kelompok masyarakat dalam berbagai komponen dengan mitra dan pemangku kepentingan seluruh perangkat daerah Kota Batam. Strategi komunikasi media dilakukan melalui media cetak, media elektronik, media baru dan media luar ruang. Realisasi pencapaian visi dan misi yakni tercapainya indeks pembangunan manusia, terciptanya kota layak anak dan pembangunan infrastruktur yang massif serta pembagian insentif kepada masyarakat. Sinergitas terlihat dari elemen pentahelix kota Batam antara lain, Pemerintah, Pengusaha, Akademisi, Media dan Komunitas (masyarakat) dalam memberi support penuh dengan pembangunan yang dilakukan Walikota tanpa menghilangkan akar budaya melayu yang madani..Implication – Pemerintah Kota Batam dalam mengkontruksi Citra Kota tanpa menghilangkan sentuhan budaya Melayu dan menyesuaikan strategi komunikasinya dengan komunikasi kemanusiaan dan komunikasi media yang menyentuh semua aspek masyarakat, sehingga pengkonstruklsian citra kota berjalan dengan lancar. Selain itu, Pemerintah Kota Batam tidak lupa juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia serta pemberian insentif bagi masyarakat.Originality – Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengkaji tentang pengkontruksian Citra Kota Batam dalam presfektif Visi dan Misi dengan 5 elemen dalam teori Lyinch

    Islamic Law Accommodation for Social Interaction within Temu Manten Tradition

    Get PDF
    The temu manten tradition has been carried out for generations by the Javanese community and the Javanese community who live in Sukamaju District, North Luwu Regency, South Sulawesi Province, Indonesia. This tradition is the culmination of a series of traditional Javanese wedding events, and it is a symbol of the union of two families. This study aims to determine the procession of the temu manten tradition in Sukamaju District, North Luwu Regency, in terms of social interaction and Islamic law accommodated in the tradition. This study is qualitative research with an empirical sociological approach using participatory observation to study the implementation of the temu manten tradition. The results show that the temu manten tradition in Sukamaju is still carried out with some adjustments, and Islamic law can accommodate this tradition through a broader interpretation and flexible application. Temu manten tradition is also a strong medium of social interaction with the community. There has been an acculturation and value shift of temu manten tradition in Sukamaju District with temu manten tradition in Java. To preserve the temu manten tradition in accordance with the principles of Islamic law and in line with the concept of 'urf, it is necessary to conduct continuous education to the community

    Design of an Arduino-based automatic sound timer system for mosques and prayer rooms

    Get PDF
    The uncontrolled use of sound systems in mosques, especially after the call to prayer and iqomah, often leads to waste of energy and disturbances to the surrounding environment. This research aims to develop an Arduino-based automation system that can set the time of turning on and off the sound system in the mosque according to the adhan schedule, in order to improve operational efficiency and reduce electricity consumption. The system is designed using an Arduino UNO microcontroller, which regulates the sound device via a relay based on manually entered timing. Testing was carried out using Wokwi software simulations, and the results were then applied to a physical prototype. Testing is carried out with various time settings (5, 10, 15, and 20 minutes) to assess the accuracy and reliability of the system. The test results showed that the system was able to control the sound device with a 100% success rate in all the times tested. This system has proven to be effective in reducing the duration of unnecessary use of sound devices, potentially saving energy. The developed system provides a practical solution to reduce energy waste in mosques and improve the operational management of sound devices. Further implementation of this system in mosques can provide significant social and environmental benefits, especially in terms of congregational comfort and energy savings. Field testing as well as the development of IoT-based technologies in the future can expand the functionality of these systems

    MENJAGA EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI BUDAYA LITERASI: STUDI KASUS PESANTREN AL-ANWAR SARANG REMBANG

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji bagaimana pendidikan Islam berbasis pesantren mempertahankan eksistensinya melalui penguatan literasi di era globalisasi. Hal ini menarik karena belum banyak literatur atau penelitian yang membahas tema ini. Mengingat pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, dan kehadirannya telah memberikan pengaruh penting bagi kehidupan bangsa, khususnya umat Islam. Salah satu penyebab eksistensi tersebut adalah berakarnya tradisi literasi yang kuat di pesantren, yaitu kitab kuning klasik. Akan tetapi, tradisi literasi di pesantren mengalami kemunduran seiring dengan arus globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan informasi. Akan tetapi, hal tersebut berbeda dengan kenyataan di Pondok Pesantren Al-Anwar yang terletak di Sarang, Rembang. Pesantren ini didirikan oleh KH. Maimoen Zubair yang tradisi literasinya masih mengakar kuat. Untuk itu, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga upaya yang dilakukan oleh KH. Maimoen Zubair dalam penguatan literasi: 1) memberi contoh, 2) menerapkan pembelajaran fleksibel (kemerdekaan belajar), dan 3) musyawarah dan ngaji bandongan

    The Implementation of the Mimicry Memorization Method in Arabic Vocabulary Learning at MI Takhassus Darul Ulum

    Get PDF
    This study aims to describe the application of the mimicry memorization method in teaching Arabic vocabulary, analyze its implementation based on its inherent characteristics, and identify the strengths and weaknesses of this method in the context of Arabic vocabulary learning among fifth-grade students at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Takhassus Darul ʿUlum Ngaliyan, Semarang. Employing a qualitative descriptive approach through fieldwork, the research utilized data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings reveal that the mimicry memorization method at MI Takhassus Darul ʿUlum involves processes of listening, pronouncing, imitating, and memorizing vocabulary. Its strengths include direct skill acquisition by students, accurate and proper pronunciation, ease and enthusiasm in memorizing vocabulary, improved understanding of vocabulary material, increased student engagement, and enhanced recall of vocabulary. The weaknesses identified are limited learning time during memorization, reduced student attention to the teacher’s pronunciation in noisy classroom settings, and a lack of diverse media resources

    Ideology and power relations in Ice-Cold documentary film: An Islamic communication perspective

    Get PDF
    The Ice-Cold documentary exposes Jessica Wongso's cyanide case, revealing legal irregularities and sparking critical discussion on media narratives. Prior studies highlight media’s influence on public opinion but overlook how ideology and power are embedded in narratives. This research fills that gap by analyzing their reflection in the documentary Ice Cold. This theory incorporates Islamic concepts such as istidl’af (Al-Qasas 5), musyawarah (Ali Imran 159), and khalaqah from the Prophet’s hadiths. Using qualitative discourse analysis, it explores the relationship between messages, ideology, and power. This study examines the relationship between ideology and power in the film Ice Cold, using Gill Branston and Roy Stafford’s theory and public perceptions post-release. Using media, communication, and da'wah approaches resulted in an analysis showing the power behind this case and how the social class between Jessica and Mirna can lead to public opinion. It is essential to acknowledge the possible non-neutrality of media and documentary films and the importance of critically assessing information obtained from the press. This research makes an academic contribution by expanding the study of ideology and power in the media by integrating Islamic concepts in discourse analysis. It also offers a new interdisciplinary perspective, linking communication theory, da'wah, and social representation to reveal power dynamics and ideological construction in documentary film narratives. ***** Film dokumenter Ice-Cold mengulas kasus sianida Jessica Wongso yang mengungkap kejanggalan hukum dan memicu dialog kritis mengenai narasi media. Studi sebelumnya membahas pengaruh media terhadap opini publik, tetapi mengabaikan bagaimana ideologi dan kekuasaan tertanam dalam narasi tersebut. Penelitian ini melengkapi gap tersebut dengan menganalisis refleksinya dalam dokumenter Ice-Cold. Teori ini mengintegrasikan konsep-konsep Islam seperti istidl’af (Al-Qasas ayat 5), musyawarah (Ali Imran ayat 159), dan khalaqah dari hadits Nabi. Dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis wacana, teori ini mengeskplorasi hubungan antara pesan film, ideologi dan kekuasaan. Penelitian ini mengkaji hubungan antara ideologi dan kekuasaan dalam film ice Ice-Cold dengan menggunakan teori Gill Branston dan Roy Stafford serta persepsi publik setelah film tersebut dirilis. Dengan menggunakan pendekatan media, komunikasi, dan dakwah menghasilkan sebuah analisis yang menunjukkan kekuatan di balik kasus ini serta bagaimana kelas sosial antara Jessica dan Mirna dapat menggiring opini publik. Penting untuk mengakui kemungkinan ketidaknetralan media dan film dokumenter dan pentingnya menilai secara kritis informasi yang diperoleh dari pers.  Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dengan memperluas kajian ideologi dan kekuasaan dalam media melalui integrasi konsep-konsep Islam dalam analisis wacana. Juga menawarkan perspektif baru yang bersifat interdisipliner, yang menghubungkan teori komunikasi, dakwah, dan representasi sosial, untuk mengungkap dinamika kekuasaan dan konstruksi ideologi dalam narasi film dokumenter

    Narrative discourse of the Israel-Palestine issue in the framework of political communication: A comparative study of Kompas.id and BBC media

    Get PDF
    The Israel-Palestine conflict remains one of the most persistent and contentious geopolitical issues in the Middle East, with no clear resolution in sight. As a result, the conflict has become a focal point for media coverage, with various outlets striving to present objective and neutral reporting. However, it is important to recognize that the media is not free from bias, as each outlet carries its own perspective shaped by political, cultural, and economic factors. This study aims to investigate how Kompas.id and BBC News report on the Israel-Palestine conflict, particularly focusing on the events that occurred in October and November. By employing a critical content analysis approach, the study examines several articles published by both Kompas.id and BBC. The findings indicate that while both media outlets cover the same conflict, they offer differing perspectives and agendas. These differences may lead to varying interpretations of the conflict among readers, potentially influencing public opinion and fostering bias toward one side. The analysis highlights the role of media in shaping political narratives and the importance of critical media consumption. To gain a more well-rounded understanding of the conflict, it is essential for readers to consult diverse sources, including those with contrasting viewpoints. ***** Konflik Israel-Palestina masih menjadi salah satu masalah geopolitik yang paling persisten dan kontroversial di Timur Tengah, dan belum ada penyelesaian yang jelas. Akibatnya, konflik tersebut menjadi titik fokus pemberitaan media, dan berbagai media berupaya menyajikan pemberitaan yang obyektif dan netral. Namun, penting untuk menyadari bahwa media tidak bebas dari bias, karena setiap media mempunyai perspektifnya sendiri yang dibentuk oleh faktor politik, budaya, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kompas.id dan BBC News memberitakan konflik Israel-Palestina, khususnya dengan fokus pada peristiwa yang terjadi pada bulan Oktober dan November. Dengan menggunakan pendekatan analisis konten kritis, penelitian ini mengkaji beberapa artikel yang diterbitkan oleh Kompas.id dan BBC. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kedua media tersebut meliput konflik yang sama, keduanya menawarkan perspektif dan agenda yang berbeda. Perbedaan-perbedaan ini dapat menyebabkan beragamnya penafsiran konflik di kalangan pembaca, sehingga berpotensi mempengaruhi opini publik dan menumbuhkan bias ke satu pihak. Analisis ini menyoroti peran media dalam membentuk narasi politik dan pentingnya konsumsi media yang kritis. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai konflik ini, penting bagi pembaca untuk berkonsultasi dengan berbagai sumber, termasuk sumber-sumber yang memiliki sudut pandang berbeda. &nbsp

    Arthropod diversity in three different habitats around Sumbawa University Of Technology, Sumbawa, NTB

    Get PDF
    Arthropods have an important role in a habitat and food chain cycle. Identification of arthropod species abundance and diversity is done as a biological indicator of the environment. The aim of the research is determine the diversity and community structure of soil arthropods in various habitats and provide information on environmental quality caused by human activities around the campus of Sumbawa University of Technology. This research was conducted in three locations in the area around the Sumbawa University of Technology, Batu alang village, Moyo Hulu sub-district, Sumbawa district. The three locations include hillsides, campus areas and corn fields. Sampling of soil arthropods using the pitfall trap technique. Data on abundance, species richness, diversity, Calculation of the Index of Importance (INP) and diversity value (H') was analized by Excel. The results of Arthropod identification found a total of 2083 individuals consisting of 20 families and 8 Arthropod orders. The three sites showed that the abundance of arthropods in campus area was the highest at (212.75 ± 9.54) Arthropod species richness in corn field was the highest at 2.67 ± 0.4 Arthropod diversity (H’) in hilside was the highest at (3.23 ± 0.16). Campus area and corn field which have higher similarity

    Characteristics of Liquid Sugar from Cassava Flour Using Gelatinization, Liquefaction and Enzymatic Saccharification (amyloglucosidase and α-amylase) Processes

    Get PDF
    Domestic sugar production is still insufficient to satisfy the national demand for sugar, and production costs are expensive. One of the ingredients that can be used to make liquid sugar is starch. This study aims to determine the response of the resulting reduced sugar by optimizing the substrate concentration, liquefaction, and saccharification time. The method used of Box Behnken Design (BBD) with combinations of 20, 30, and 40% substrate concentrations, liquefaction times of 20, 40, and 60 min, and saccharification times of 20, 40, and 60 min. The characteristics of cassava flour, such as moisture (9.208 ± 0.068%), ash (0.987 ± 0.001%), fiber (2.187 ± 0.033%), and starch (79.876 ± 0.000%), were satisfied on SNI 01-2905-1992. Liquid sugar made from cassava flour reduced the sugar content by 28.299 ± 0.101%. The optimal conditions were 40% substrate concentration, 60 min liquefaction time, and 60 min saccharification time. The characteristics of the validation liquid sugar are in accordance with the specifications for the quality requirements of SNI 01-2978-1992 in the form of moisture content, ash content, and reducing sugar of 5.194 ± 0.003%, 0.996 ± 0.000%, and 29.668 ± 0.761%, respectively. These results highlight the effectiveness of optimizing substrate concentration, liquefaction time, and saccharification time in producing high-quality liquid sugar from cassava flour. This optimization addresses the domestic demand for sugar. It provides a cost-effective solution by utilizing cassava flour, thereby supporting the local agricultural economy and potentially reducing reliance on imported sugar

    4,919

    full texts

    5,477

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UIN (Universitas Islam Negeri) Walisongo Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇