Portal E-Journal Universitas Khairun
Not a member yet
    248 research outputs found

    Kreasi KKN Berdampak : Pemanfaatan Limbah Bambu menjadi Wadah Berkelas untuk Lingkungan Sehat dan Bersih

    No full text
    Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi pengetahuan mahasiswa dalam menjawab permasalahan di masyarakat. Salah satu isu yang dihadapi yaitu persoalan limbah termasuk limbah bambu. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan limbah bambu menjadi produk fungsional yang bernilai estetis sebagai upaya menciptakan lingkungan sehat dan bersih serta meningkatkan keterampilan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Salahuddin Pulau Ternate. Metode yang dilakukan yaitu pelatihan dan transfer teknologi tepat guna. Keterlibatan peserta bersifat partisipatif melalui praktik langsung membuat tempat sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketrampilan peserta meningkat, berdasarkan jumlah produk tempat sampah yang dihasilkan sebanyak 8 unit produk fungsional. Kegiatan ini berdampak pada berkurangnya timbulan limbah di lokasi mitra dan terciptanya ekonomi kreatif baru. Kegiatan berbasis kearifan lokal melalui pemberdayaan berpotensi dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan.   Kata Kunci: Bambu, KKN Universitas Khairun, Limbah, Lingkungan, Pulau Ternat

    STRATEGI GURU KELAS DALAM MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA PEMBELAJARAN IPS SD NEGERI 4 WEDA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru kelas dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD Negeri 4 Weda. Integrasi nilai karakter dalam pembelajaran IPS penting untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki pengetahuan sosial, tetapi juga memiliki sikap, perilaku, dan moral yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas, kepala sekolah, dan siswa SD Negeri 4 Weda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas menggunakan beberapa strategi integratif, antara lain: (1) strategi keteladanan, dengan menampilkan perilaku positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan jujur; (2) strategi pembiasaan, melalui kegiatan rutin seperti kerja sama kelompok, gotong royong, dan refleksi nilai sosial; (3) strategi kontekstual, dengan mengaitkan materi IPS dengan kehidupan sehari-hari siswa dan lingkungan sekitar; serta (4) strategi penilaian sikap, dengan memberikan apresiasi terhadap perilaku siswa yang mencerminkan nilai-nilai karakter. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran IPS di SD Negeri 4 Weda sangat dipengaruhi oleh kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna serta dukungan lingkungan sekolah yang kondusif

    MANEJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KEPROFESIAN GURU SD NEGERI I PENITI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kepala sekolah dalam mengembangkan keprofesian guru di SDN I Peniti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah dan guru, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam pengembangan keprofesian guru. Upaya yang dilakukan antara lain melalui pembinaan rutin, pelaksanaan supervisi akademik, pemberian motivasi, serta mendorong guru untuk mengikuti pelatihan, seminar, dan kegiatan pengembangan profesional berkelanjutan. Manajemen kepala sekolah tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu dan sarana pendukung, namun dapat diatasi melalui kerja sama dan perencanaan yang efektif. Dengan demikian, manajemen kepala sekolah berperan penting dalam mengembangkan keprofesian guru di SDN I Peniti

    Analisis Nitrat dan Fosfat Terhadap Struktur Komunitas Zooplankton pada Kolam Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Balai Budidaya Ikan Air Tawar Kutasari

    No full text
    Zooplankton merupakan organisme heterotrof penting dalam ekosistem perairan, berfungsi sebagai pakan alami larva ikan dan indikator kualitas air. Kualitas air, khususnya kandungan nitrat dan fosfat, dapat memengaruhi struktur komunitas zooplankton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas zooplankton dan kualitas air (suhu, pH, DO, nitrat, fosfat) pada kolam pembenihan ikan nila. Metode penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel zooplankton dan pengukuran parameter kualitas air secara berkala selama tiga minggu. Analisis data struktur komunitas menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks dominansi Simpson, dan indeks kelimpahan. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman zooplankton tergolong rendah (H’ = 0,562) dengan kelimpahan yang juga rendah (total 0,007 ind/L), didominasi oleh spesies Cyclops sp. Pengukuran kualitas air menunjukkan suhu berkisar 27,0-30,7 °C, pH berkisar 7,35-7,81, dan DO berkisar 5,45-20,3 mg/L, yang secara umum berada dalam kisaran optimal. Kandungan nitrat berkisar 0,2-0,25 mg/L dan fosfat berkisar 0,03-0,1 mg/L. Fosfat ditemukan memiliki pengaruh sangat signifikan terhadap kelimpahan zooplankton, sedangkan nitrat memiliki pengaruh yang lebih kecil

    Indonesia ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN STATUS KEBERLANJUTAN WISATA OBYEK MATA AIR COKRO TULUNG, KABUPATEN KLATEN: ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAN STATUS KEBERLANJUTAN WISATA OBYEK MATA AIR COKRO TULUNG, KABUPATEN KLATEN

    No full text
    The Cokro Spring Object still tends to be directed towards mass tourism where this tourism has a strategy to accelerate tourist visits through tourism products that are popular with visitors without considering all the potential that will occur so that there is the potential for environmental problems. Therefore, research is needed related to the Environmental Carrying Capacity and Tourism Sustainability Status as a basis for determining the development strategy of the Cokro Spring Object. The purpose of this study was to determine the environmental carrying capacity of the Cokro Spring Object Tourism, to determine the sustainability status of the Cokro Spring Object Tourism, and to determine the development strategy of the Cokro Spring Object Tourism. The research method used primary data collection in the form of observation, questionnaires, and interviews, while secondary data was in the form of journal and document literature studies. Data analysis used the Cifuentes Method to calculate the carrying capacity of the tourism environment, the Rap-Tour Method (Rapfish Modified) to determine the status of tourism sustainability, and SWOT Analysis through IFAS and EFAS calculations with the results of the grand strategy graph quadrant for the basis of tourism development strategies. The results of the study showed that the value of the physical carrying capacity was 1958 people/day, the real carrying capacity was 243 people/day, and the effective carrying capacity was 207 people/day. The large value of PCC>RCC>ECC means that the Cokro Spring Tourism Object can still be developed. The results of the multidimensional Tourism Sustainability Status are included in the Sustainable Enough category with an index of 70.9301%. The Cokro Spring Tourism Object Development Strategy is located in quadrant I, the S-O strategy is carried out by increasing the intensity of tourism promotion, establishing cooperation with the tourism office and the private sector through the addition of educational tourism activities or attractions, involving local communities through the creation of integrated tourism packages, and maintaining the condition of natural water resources in tourism development.Objek Mata Air Cokro masih cenderung mengarah pada wisata massal dengan strategi untuk mempercepat kunjungan wisatawan melalui produk wisata yang digemari pengunjung tanpa mempertimbangkan segala potensi yang akan terjadi sehingga berpotensi terjadi suatu permasalahan lingkungan. Oleh karena itu diperlukan penelitian terkait Daya Dukung Lingkungan dan Status Keberlanjutan Wisata sebagai dasar menentukan strategi pengembangan Objek Mata Air Cokro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung lingkungan Wisata Objek Mata Air Cokro, mengetahui status keberlanjutan Wisata Objek Mata Air Cokro, dan mengetahui strategi pengembangan Wisata Objek Mata Air Cokro. Metode penelitian menggunakan pengumpulan data primer berupa observasi, kuesioner, dan wawancara, sedangkan data sekunder berupa studi literatur jurnal dan dokumen. Analisis data yang digunakan menggunakan Metode Cifuentes untuk perhitungan daya dukung lingkungan wisata, Metode Rap-Tour (Rapfish Modified) untuk mengetahui status keberlanjutan wisata, dan Analisis SWOT melalui perhitungan IFAS dan EFAS dengan hasil kuadran grafik grand strategi untuk dasar strategi pengembangan wisata. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai daya dukung fisik sebesar 1958 orang/hari, daya dukung riil sebesar 243 orang/hari, dan daya dukung efektif sebesar 207 orang/hari. Besar nilai PCC>RCC>ECC memiliki arti bahwa Wisata Objek Mata Air Cokro masih dapat melakukan pengembangan. Hasil Status Keberlanjutan Wisata multidimensi termasuk dalam kategori Cukup Berkelanjutan dengan indeks 70,9301%. Strategi Pengembangangan wisata Objek Mata Air Cokro terletak pada kuadran I strategi S-O dilakukan dengan meningkatkan intensitas promosi wisata, menjalin kerjasama dengan dinas pariwisata maupun pihak swasta melalui penambahan kegiatan atau atraksi wisata yang mengedukasi, melibatkan masyarakat lokal melalui pembuatan paket wisata terpadu, dan mempertahankan kondisi sumber daya air yang alami dalam pengembangan wisata

    Teknik Pengolahan Limbah Agroindustri sebagai Pakan Alternatif untuk Ternak Ruminansia

    No full text
    The priority issue for ruminant farmers in Lampermai Village, Krueng Barona Jaya District, Aceh Besar Regency, is still the low ability to process animal feed. Therefore, this community service program aims to facilitate the transfer of knowledge and feed technology to enhance the capacity of farmers in providing quality feed. Based on the results of observations and interviews, it was found that farmers still use a system of providing green feed without paying attention to the appropriate nutritional content. The method of implementing the activities was carried out through socialization, technical training, and field assistance. The results of the activities also showed success in the production of fermented feed (silage) from local materials, such as rice straw and bran. This activity has a positive impact on feed management efficiency, particularly in the knowledge and skills of the farmers. Conclusion: This community service program successfully enhanced the capacity of farmers in processing and managing ruminant livestock feed. The application of simple technologies, such as silage production, can optimize the use of local materials and improve feeding efficiency.

    Identifikasi dan Implementasi Kearifan Lokal untuk Konservasi Perikanan di Kelurahan Tadenas, Kecamatan Moti, Kota Ternate

    No full text
    Kelurahan Tadenas di Kecamatan Moti, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, adalah contoh wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya perikanan dan kelautan yang melimpah, menjadikannya fondasi utama perekonomian lokal. Meskipun masyarakat lokal memiliki kearifan tradisional yang berpotensi efektif dalam pelestarian sumber daya, pengetahuan mengenai jenis, bentuk penerapan, dan efektivitas kearifan lokal tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk pelestarian sumber daya perikanan dan kelautan berbasis kearifan lokal di Kelurahan Tadenas, Kecamatan Moti, Kota Ternate. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan, yaitu pada Desember 2023 hingga Januari 2024. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mengeksplorasi praktik-praktik lokal melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis kearifan lokal yang berkontribusi terhadap pelestarian sumberdaya perikanan dan kelautan di lokasi peneltian antara lain oti masou/oti maruahang, cum ifa, boboso ikan, gura jaru, dan solo pece. Kearifan lokal yang ditemukan terbagi dalam dua bagian menurut wujudnya yakni kearifan lokal yang berwujud dan tidak berwujud. Kearifan lokal yang berkontribusi langsung terhadap pelestarian sumber daya perikanan dan kelautan di lokasi penelitian adalah solo pece, boboso ikan, dan gura jaru. Praktik-praktik ini tidak hanya mencerminkan relasi spiritual antara masyarakat dan lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk konservasi berbasis budaya. Namun, keberlanjutan kearifan lokal tersebut menghadapi tantangan dari modernisasi dan perubahan pola hidup

    KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERBASIS KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 8 HALMAHERA TENGAH

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah berbasis karakter melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 8 Halmahera Tengah. Kepala sekolah berperan sebagai motor penggerak dalam membangun budaya sekolah yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam proses pembelajaran, khususnya melalui mata pelajaran IPS yang memuat nilai-nilai sosial, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam merumuskan visi karakter, memberdayakan guru IPS untuk mengintegrasikan nilai karakter dalam pembelajaran, serta membangun kolaborasi dengan warga sekolah dan masyarakat. Kepemimpinan yang ditunjukkan bersifat visioner, kolaboratif, dan inspiratif, sehingga mampu menciptakan iklim sekolah yang mendukung penguatan karakter peserta didik secara berkelanjutan

    EKOSTRUKTUR DAN STATUS REGENERASI TEGAKAN MANGROVE DI SEKITAR PELABUHAN LEMBAR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

    No full text
    Ekosistem mangrove di sekitar Pelabuhan Lembar Desa Labuan Tereng perlu dilindungi dan dilestarikan karena keberadaannya sangat penting sebagai simpanan karbon yang tinggi serta dapat menyerap atau mengikat logam berat pada lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekostruktur tegakan mangrove di sekitar Pelabuhan Lembar. Penelitian ini menggunakan metode systematic sampling with random start sebanyak 24 plot pada 3 stasiun terpilih. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 6 jenis mangrove yaitu A. marina, C. decandra, E. agallocha, R. apiculata, R. mucronata dan S. alba dengan INP tertinggi pada jenis R. mucronata ditemukan disetiap stadia pertumbuhan. Untuk indeks ekologi menunjukkan pada tahap pertumbuhan pohon, H\u27 tergolong sedang (1,39), E tergolong tinggi (0,77) dan R1 tergolong rendah (0,86). Pada stadia pertumbuhan pancang, H\u27 tergolong sedang (1,40), E tergolong tinggi (0,78) dan R1 tergolong rendah (0,88) dan pada stadia pertumbuhan semai, H\u27 tergolong sedang (1,11), E tergolong sedang (0,62), R1 tergolong rendah (1,19). Frekuensi Raunkiaer mangrove di Pelabuhan Lembar menunjukkan terdistribusi normal dengan pola sebaran mengelompok dan acak. Status regenerasi pada jenis A. marina, E. agallocha, R. mucronata, S. alba termasuk baik sedangkan jenis C. decandra dan R. apiculata termasuk kategori rendah.   Kata kunci: Ekostruktur, Frekuensi Raunkiaer, Indeks ekologi, mangrove, Status Regeneras

    Pemanfaatan Jantung Pisang Mulu Bebe dengan Penambahan Daging Ikan Tuna sebagai Bahan Pembuatan Bakso di Dusun Tuwokona, Halmahera Barat

    No full text
    Utilizing local potential is very important. As an example of how creative economic empowerment can be done through making processed products based on village potential. The activities carried out by the PKM team at the Faculty of Agriculture, Khairun University aim to help MSMEs, especially the Tuwokona Hamlet Farmers Group, in resolving the obstacles they face. The method used in this activity was to observe the village\u27s potential, followed by interviews, then training and assistance activities were carried out in making meatball products made from mulu bebe banana blossoms and tuna fish meat. So the result through the implementation of this PKM activity is that the potential of local resources can be utilized optimally and can provide added value to the community both in terms of increasing economic value and food diversity. The use of Mulu Bebe banana blossoms and tuna fish meat as ingredients for making meatballs will provide added value to local food sources, so that through this training the people gathered in the Tuwokona Hamlet Farmers Group will be more productive in diversifying their products, one of which is enriched banana blossom meatballs. with the addition of tuna meat. In conclusion, assistance for the Tuwokona Hamlet farmer group is very necessary in improving their skills so that they can produce meatball products that are economically valuable and have high nutritional value.Pemanfaatan potensi lokal menjadi sangat penting. Sebagai contoh bagaimana pemberdayaan ekonomi kreatif dapat dilakukan melalui pembuatan produk olahan berbasis potensi desa. Kegiatan yang laksanakan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Khairun bertujuan untuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah khususnya Kelompok Tani Dusun Tuwokona dalam menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan melakukan observasi potensi desa, dilanjutkan dengan wawancara, kemudian dilakukan kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan produk bakso berbahan dasar jantung pisang mulu bebe dan daging ikan tuna. Sehingga hasilnya melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bahwa pemanfaatan potensi sumberdaya lokal dapat dimanfaatkan secara maksimal dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat baik dari aspek peningkatan nilai ekonomi maupun kenaneka ragaman pangan. Pemanfaatan jantung pisang mulu bebe dan daging ikan tuna sebagai bahan pembuatan bakso akan memberikan nilai tambah bagi sumber pangan lokal tersebut, sehingga melalui pelatihan ini masyarakat yang terhimpun dalam Kelompok Tani Dusun Tuwokona akan semakin produktif dalam melakukan diversifikasi produk salah satunya adalah bakso jantung pisang yang diperkaya dengan penambahan daging ikan tuna. Sebagai kesimpulan bahwa pendampingan bagi kelompok tani Dusun Tuwokona sangat diperlukan dalam meningkatkan keterampilan sehingga dapat menghasilkan produk bakso yang bernilai ekonomi dan memiliki nilai gizi yang tinggi. Kata kunci: bakso, jantung pisang mulu bebe, Dusun Tuwokon

    11

    full texts

    248

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal Universitas Khairun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇