Portal E-Journal Universitas Khairun
Not a member yet
    248 research outputs found

    ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI STATISTIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA

    No full text
    Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi siswa (KKS) kelas XII MIA-2 SMA Negeri 3 Kota Ternate dalam menyelesaikan soal pada materi statistika konsep ukuran pemusatan data. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan adalah 2 butir soal tentang KKS yang telah divalidasi. Data KKS siswa yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIA-2 SMA Negeri 3 Kota Ternate sebanyak 10 siswa, kemudian dipilih 4 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian berdasarkan kategori KKS (Sangat baik, cukup, kurang, dan  buruk) untuk diwawancarai sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KKS siswa kelas XII MIA-2 SMA Negeri 3 Kota Ternate dalam mempelajari materi statistika konsep ukuran pemusatan data dengan rata-rata sebesar 53,67 dalam kategori kurang. Kualifikasi kemampuan komunikasi statistis siswa dalam kategori sangat tinggi  dicapai 1 siswa (10%), 4 siswa (40%) dalam kategori cukup, 2 siswa (20%) dalam kategori kurang mampu, 3 siswa (30%) dengan kategori buruk

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK

    No full text
    Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus, dengan menjadikan 14 siswa SD 41 Halmahera Barat sebagai subjek penelitian. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data, penggunaan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SD pada materi bilangan pecahan. Hal ini dapat ditunjukan dengan perolehan presentase ketuntasan belajar siswa pada tes awal kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum diterapkanya model pembelajaran berbasis proyek, memperoleh presentase ketuntasan 0% (tidak terdapat siswa yang tuntas), setelah diterapkanya model pembelajaran berbasis proyek pada siklus I presentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 28,57% (terdapat 4 siswa yang tuntas), presentase ketuntasan kemampuan komunikasi matematis siswa pada siklus II juga meningkat menjadi 78,57% (terdapat 11 siswa yang tuntas)

    EVALUASI KUALITAS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0 DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) (STUDI KASUS WEBSITE SMA NEGERI 1 KOTA TERNATE)

    No full text
    The role of information technology is to add value in an educational service. SMA Negeri 1 Ternate city is one of the educational services in the city of Ternate. One of the information systems owned by SMA Negeri 1 Ternate is the school website. Website technology in an organization plays an important role as a company asset. Therefore, it is necessary to have good and structured management on the website. The purpose of this research is to find out the quality of the website of SMA Negeri 1 Ternate city in a structured manner based on the perception of end users using the Webqual 4.0 method and Importance Performance Analysis (IPA). The results quality of the website evaluation using the webqual 4.0 method and the importance performance analysis (IPA) of the quality of the website still do not satisfy the expectations of its users. The value of the highest performance gap and expectation is obtained on the Y2 variable from the information quality dimension which gets a gap value of -0.81. Peranan teknologi informasi menjadi penambah nilai dalam sebuah pelayanan pendidikan. SMA Negeri 1 kota Ternate merupakan salah satu layanan pendidikan yang ada di kota Ternate. Salah satu sistem informasi yang dimiliki SMA Negeri 1 kota Ternate adalah website sekolah. Teknologi website didalam sebuah organisasi sangatlah berperan penting sebagai asset perusahaan. Oleh karena itu perlu adanya pengelolaan yang baik dan terstruktur pada website tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas kinerja website SMA Negeri 1 kota Ternate secara tersruktur berdasarkan presepsi pengguna akhir dengan menggunakan metode Webqual 4.0 dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil evaluasi kualitas website menggunakan metode webqual 4.0 dan importance performance analysis (IPA) kualitas website masih belum memuaskan harapan dari penggunanya. Nilai gap kinerja dan harapan tertinggi didapatkan pada variabel Y2 dari dimensi information quality yang mendapatkan nilai kesenjangan -0,81.&nbsp

    ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan kritis siswa SMA pada materi limit fungsi aljabar. Subjek penelitian ini adalah 15 siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Halmahera Selatan data kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh melalui: Tes, wawancara dan dokumntasi, data tersebut di analisis dengan  kemampuan berpikir kritis siswa di klarivikasi dalam kategori tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukan terdapat 5 siswa (13%) memiliki kemampuan berpikir kritis matematis  tinggi, 4 siswa (11%) memiliki kemampuan berpikir kritis sedang, dan 6 siswa (16%) memiliki kemampuan berpikir kritis rendah secara keseluruhan kemampuan berpikir kritis matemati siswa   kelas XI IPS SMA Negeri 2 Halmahera Selatan dalam kategori sedang. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis kategori tinggi dapat menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar, siswa dengan kategori sedang  kurang mampu menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar, dan siswa kategori rendah belum mampuh menyelesaikan masalah limit fungsi aljabar dengan benar

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN TENAGA PENGAJAR SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI LABUHA (SLB) DI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)

    No full text
    School Outside Ordinary (SLB) is school for child in need special consisting of from a number of limitations such as the visually impaired, the deaf, the mentally retarded , and the quadriplegic. The number of students from from type limitations and levels education, Labuha State SLB need power teacher because During this reception power teacher without through selection so that no effective. System supporter decision (SPK) required for make it easy party school in decide teacher candidates based on score end assessment. System built this web based, on research this conducted through literature review and interview straight to the head Labuha State Special School in South Halmahera Regency. Reception power teacher at school outside ordinary pumpkin country use method simple additive weighing. With a number of criteria used that is education , age, experience, and results test. In making system use PHP programming and MySQL database. System this will give decision by structured with so SLB party in recruitment power teacher could in accordance with desired criteria, energy accepted teacher more quality, and have ability in the nurturing child educate.Sekolah Luar Biasa (SLB) adalah sekolah untuk anak berkebutuhan khusus yang terdiri dari beberapa keterbatasan seperti tuna netra, tuna rungu, tuna grahita, dan tuna daksa. Banyaknya murid dari dari jenis keterbatasan dan jenjang pendidikan, SLB Negeri Labuha membutuhkan tenaga pengajar karena selama ini penerimaan tenaga pengajar tanpa melalui seleksi sehingga tidak efektif. Sistem pendukung keputusan (SPK) diperlukan untuk memudahkan pihak sekolah dalam memutuskan calon guru berdasarkan nilai akhir penilaian. Sistem yang dibangun ini berbasis web, pada penelitian ini dilakukan melalui literature review dan wawancara langsung pada kepala sekolah SLB Negeri Labuha di Kabupaten Halmahera selatan. Penerimaan tenaga pengajar pada sekolah luar biasa negeri labuha menggunakan metode simple additive weinghting. Dengan beberapa kriteria yang digunakan yaitu pendidikaan, usia, pengalaman, dan hasil tes. Dalam pembuatan sistem menggunakan pemograman PHP dan database MySQL. Sistem ini akan memberikan keputusan secara terstruktur dengan begitu pihak SLB dalam pengrekrutan tenaga pengajar dapat sesuai dengan kriteria yang diinginkan, tenaga pengajar yang diterima lebih berkualitas, dan mempunyai kemampuan didalam mengasuh anak didik

    ANALISIS LEARNING OBSTACLE SISWA PADA KONSEP PENJUMLAHAN PECAHAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Learning Obstacle  siswa dalam menyelesaikan soal yang terkait materi konsep penjumlahan pecahan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Deskriptif Kualitatif. Teknik Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik tes, wawancara  dokumentasi dan triangulasi. Instrumen tes yang digunakan adalah soal uraian yang sebelumnya telah divalidasi oleh dosen pembimbing. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Subjek perwakilan penelitian ini adalah tiga siswa kelas V SD Negeri 13 Halmahera Selatan yang diperoleh setelah berkonsultasi dengan guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Learning Obstacle  siswa kelas V SD Negeri 13 Halmahera Selatan dalam menyelesaikan soal yang terkait konsep penjumlahan pecahan mencapai rata-rata sebesar 56,9 dalam kategori sedang. Kualifikasi Learning Obstacle siswa pada konsep penjumlahan pecahan, mencapai kualifikasi sangat baik sebesar 7%, subyek dengan kualifikasi sedang sebesar 53%, dan subyek kualifikasi kurang  40% dan kualifikasi gagal. Subyek kategori baik tidak memenuhi indikator Learning Obstacle karena sudah mampu dalam memahami konsep penjumlahan pecahan, dapat menentukan prosedur matematika yang akan digunakan untuk menyelesaikan soal konsep penjumlahan pecahan, mengoperasikan perhitungan terkait konsep penjumlahan pecahan

    SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENGELOMPOKKAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS MENGGUNAKAN METODE HIERARCHICAL CLUSTERING

    No full text
    According to the Head of Criminal Investigation at the Ternate Police, it is possible that criminal cases from year to year are increasing in number, with this large amount of data the process of clustering areas prone to crime becomes difficult and sometimes inaccurate. The crime rate recorded by the Ternate Police in 2018 with a number of different crimes according to the type of crime. Crime is indeed a common problem that often occurs in everyday life, including the city of Ternate. Various criminal acts that occurred in Ternate City with different times and places and types of crime, people find it difficult to get information on the location of crime-prone areas and safe areas. To overcome this problem, a Geographic Information System is needed to clustering areas prone to crime. GIS is a special information system that is used to process data that contains spatial information. GIS can also be combined with the clustering method. The clustering method I use is Hierarchical Clustering. Hierarchical Clustering is a bottom-up clusteringmethod, which combines several cluster into a single cluster. The results of Hierarchical Clustering are the merging of the 2 smallest groups and then combined into a single group, while the clustering of crime-prone areas is seen from the number of crimes. The purpose of this system is to create a GIS application for clustering crime-prone areas in Ternate City, especially North Ternate, Central Ternate, and South Ternate. The result of this application is to provide information to the police and the public about areas that are prone to crime in Ternate City.Menurut Kasat Reskrim Polres Ternate kasus kriminalitas dari tahun ke tahun dimungkinkan semakin berambah banyak, dengan data yang banyak tersebut proses pengelompokkan daerah rawan kriminalitas menjadi sulit dan kadang kurang akurat. Angka kriminalitas yang tercatat oleh Polres Ternate pada tahun 2018 dengan jumlah krminalitas berbeda-beda sesuai dengan jenis kriminalitasnya. Kriminalitas memang menjadi masalah umum yang sering terjadi dalam kehidudpan sehari-hari termasuk Kota Ternate. Berbagai tindak kriminalitas yang terjadi di Kota Ternate dengan waktu dan tempat serta jenis kriminalitas yang berbeda-beda, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan informasi lokasi daerah rawan kriminalitas dan daerah aman. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dibutuhkan Sistem Informasi Geografis pengelompokkan daerah rawan kriminalitas. SIG adalah salah satu sistem informasi khusus yang digunakan untuk mengolah data yang berisi informasi spasial. SIG juga bisa digabungkan dengan metode clustering. Metode clustering yang saya gunakan ini adalah Hierarchical Clustering. Hierarchical Clustering adalah metode pengelompokkan yang bersifat bottom-up yaitu menggabungkan beberapa buah kelompok menjadi satu kelompok tunggal. Hasil dari Hierarchical Clustering yaitu penggabungan dari 2 kelompok terkecil kemudian digabungkan menjadi satu kelompok tunggal, sedangkan pengelompokan daerah rawan krminalitas dilihat dari jumlah kriminalitas. Tujuan dari sistem ini yaitu untuk membuat sebuah aplikasi SIG pengelompokkan daerah rawan kriminalitas di Kota Ternate khususnya Ternate Utara, Ternate Tengah, dan Ternate Selatan. Hasil dari aplikasi ini adalah untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisisan dan masyarakat mengenai daerah-daerah yang rawan terhadap tindak kriminalitas di Kota Ternate

    SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA TULANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENALARAN BERBASIS KASUS

    No full text
    This research focuses on the implementation of Case-Based Reasoning for an expert system for diagnosing bone diseases. It takes data in the form of types of bone disease, and the symptoms of each type of bone disease. After that, the calculation is carried out using the CBR method, where the symptoms selected by the patient will be considered as new cases, then a match is made between the symptoms of the new cases and the symptoms of the old cases that have been stored in the database, if the symptoms of the new case are the same as the symptoms of the old case, then it is given a value of 1, if it is not the same, then it is given a value of 0, then a calculation is made between the match value and the weight value of each symptom, the result of the calculation is the value of the level of similarity between the new case and the old case, the old case that has the highest similarity value will be taken to be used in solving the problems experienced by the patient. In making the expert system, the CBR method uses the PHP programming language for website creation and MySQL for database management. The system built is web-based, this research was conducted through literature reviews and direct interviews. The result is the disease suffered by the patient and the treatment solution.Pada penelitian ini berfokus pada implementasi metode Case Based Reasoning untuk sistem pakar diagnosa penyakit pada tulang. Dibutuhkan data-data berupa jenis penyakit pada tulang, dan gejala-gejala pada tiap jenis penyakit tulang. Setelah itu dilakukan perhitungan dengan metode CBR, dimana gejala-gejala yang dipilih pasien akan dianggap sebagai kasus baru, kemudian dilakukan pencocokan antara gejala dari kasus baru dengan gejala dari kasus lama yang telah tersimpan di basis data, jika gejala dari kasus baru ada yang sama dengan gejala dari kasus lama maka diberi nilai 1 jika tidak sama maka diberi nilai 0, kemudian dilakukan perhitungan antara nilai kecocokan dengan nilai bobot dari masing-masing gejala, hasil perhitungan berupa nilai tingkat kesamaan antara kasus baru dengan kasus lama, kasus lama yang memiliki nilai kesamaan tertinggi akan diambil untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah yang dialami pasien. Pada pembuatan sistem pakar metode CBR ini menggunkan bahasa pemrograman PHP untuk pembuatan website dan MySQL untuk mengelolah database. Sistem yang dibangun ini berbasis web, pada penelitian ini dilakukan melalui literature review dan wewancara langsung. Hasil akhirnya adalah penyakit yang diderita pasien beserta solusi pengobatanya

    11

    full texts

    248

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal E-Journal Universitas Khairun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇