Portal E-Journal Universitas Khairun
Not a member yet
248 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI JENIS DAN SEBARAN BAMBU DI KELURAHAN TUBO KOTA TERNATE UTARA
Research on Identification of Bamboo Types and Distribution in Tubo Village, North Ternate City the aim of knowing the types and distribution of bamboo in Tubo village. The research method used in this study is the transek method with purposive sampling technique, which is exploring plantations in Tubo Village that have been identified as having bamboo species. Research data were analyzed descriptively in the form of tables and figures. Data that has been collected in the field is then explained or described in sentence form. The results showed that in Tubo Village, North Ternate City, 4 (four) types of bamboo were found consisting of 4 (four) different genus namely Gigantochloa, Dendrocalamus, Bambusa, and Schziostachyum. Of the types of bamboo found come from the Poaceae family. The distribution pattern of bamboo plants in Tubo Village is irregular (Random) this can be seen from the difference in the distance where bamboo plant species grow with the river body The pattern of bamboo distribution is depicted in a distribution map by photographing to find out the coordinate points using a camera times camp at the location where bamboo is found.
Keywords: Identification, Bamboo, spread pattern.Penelitian identifikasi jenis dan sebaran bambu di Kelurahan Tubo, Kota Ternate bertujuan untuk mengetahui jenis dan dan sebaran bambu yang ada di kelurahan Tubo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek dengan teknik samplingnya purposive sampling, yaitu menjelajahi perkebunan di Kelurahan Tubo yang telah diidentifikasikan terdapat jenis bambu. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dan ditabulasikan dalam bentuk tabel dan gambar. Data yang telah terkumpul di lapangan kemudian dideskripsikan dalam bentuk kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kelurahan Tubo, Kota Ternate Utara ditemukan 4 (empat) jenis bambu yang terdiri dari 4 (empat) genus yang berbeda yaitu Gigantochloa, Dendrocalamus, Bambusa, dan Schziostachyum. Dari jenis bambu yang ditemukan berasal dari famili Poaceae. Pola sebaran tanaman bambu pada Kelurahan Tubo adalah iregular (acak).Hal ini dapat dilihat dari perbedaan jarak tempat tumbuh jenis tanaman bambu dengan badan sungai. Pola sebaran bambu digambarkan dalam peta persebaran dengan melakukan pemotretan untuk mengetahui titik- titik kordinat dengan menggunakan camera times camp pada lokasi yang ditemukannya bambu.
Kata kunci: Identifikasi, Bambu, Pola Penyebaran.
 
SISTEM INFORMASI PROMOSI SEPEDA MOTOR BERBASIS WEB (Studi Kasus Dealer Yamaha Bastiong)
Internet technology has a very big effect on commerce or business. In developing current sales and promotions, PT. Sarana Niaga Megahkerta, Bastiong Ternate branch generally still uses printed media (brochures) with promoter services, so the development of business processes is considered less effective, especially in providing sales information to the dealer. To make it easier for prospective buyers to be able to see the products offered on a computer screen, access the information, so that prospective buyers get the benefits of time and cost savings, this research is to design a-based motorcycle promotion information system web at the Bastiong Ternate branch Yamaha dealer. The system development method used in this study is a method regarding motorcycle products. In testing using this black box, it shows the prototype and system testing using themethod. Black box The results obtained from this study are that the system can make it easier for users or prospective buyers to get information that the system is running well, all software functions have been running properly as needed.Teknologi internet mempunyai efek yang sangat besar pada perdagangan atau bisnis. Dalam mengembangkan penjualan maupun promosi saat ini, PT. Sarana Niaga Megahkerta cabang Bastiong Ternate pada umumnya masih menggunakan media cetak (brosur) dengan jasa promotor, sehingga perkembangan proses bisnis dinilai kurang efektif khususnya dalam memberikan infomasi penjualan pada dealer tersebut. Untuk mempermudah Calon pembeli, dapat melihat produk-produk yang ditawarkan di layar komputer, mengakses informasinya, sehingga calon pembeli mendapatkan manfaat berupa penghematan waktu dan biaya, maka penelitian ini adalaha merancang sistem informasi promosi sepeda motor berbasis web pada dealer yamaha cabang Bastiong Ternate. Adapun metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mengenai produk sepeda motor. Dalam pengujian menggunakan black box ini menunjukan Prototype dan pengujian sistemnya menggunakan metode Black box Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah sitstem dapat mempermudah pengguna atau calon pembeli mendapat informasi bahwa sistem telah berjalan dengan baik, semua fungsi perangkat lunak telah berjalan semestinya sesuai dengan kebutuhan
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BANTUAN LSM (LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT) GERBONG DESA KELURAHANN TOMALOU BERBASIS WEB
The NGO (Non-Governmental Organization) Gerbong Desa is a community organization that was formed with the basic aim of being a means of community empowerment. The Gerbong Desa NGO also has the aim of creating employment opportunities to reduce the unemployment rate in Tidore Islands City. Increasingly, more and more people are registering to join, of course with the increasing size of this NGO organization, innovation is needed for the NGO itself, both innovation in terms of providing comprehensive information to members of the organization or the general public Tomalou and others, but the information that It takes time for information to reach members of the organization or community, not to mention that there are members/community members who are not in the sub-district at the time the information is delivered. The creation of a web-based NGO information system is of course to make it easier for NGOs and the public to provide information or obtain information that the public does not know, such as information on work program planning, publication of work documentation, and information related to the NGO itself. Making. This system was built using the PHP programming language, the database uses MySQL and a framework for a much more attractive appearance, as well as a user interface that is easily accepted by later users. Based on the test results carried out using black box testing, the system as a whole can run smoothly in accordance with the design madet.LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Gerbong Desa merupakan salah satu organisasi masyarakat yang dibentuk dengan tujuan dasar sebagai sarana pemberdayaan masyarakat LSM Gerbong Desa juga memiliki tujuan untuk dapat membuka lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Tidore Kepulauan. Semakin hari, semakin banyak masyarakat yang mendaftarkan diri untuk bergabung, tentunya dengan semakin besarnya organisasi LSM ini, diperlukannya inovasi untuk LSM itu sendiri, baik inovasi dalam hal pemberian informasi menyeluruh ke anggota organisasi ataupun masyarakat umum Tomalou dan lain-lain, akan tetapi informasi yang disampaikan memerlukan waktu untuk sampai ke anggota organisasi ataupun masyarakat, belum lagi terdapat anggota/masyarakat yang sedang tidak berada di kelurahan pada saat informasi disampaikan. Pembuatan sebuah sistem informasi LSM berbasis web tentunya untuk mempermudah dari pihak LSM dan Masyarakat dalam memberikan informasi atau memperoleh informasi yang masyarakat tidak ketahui, seperti informasi perencanaan program kerja, publikasi dokumentasi kerja, dan informasi terkait LSM itu sendiri. Pembuatan. Sistem ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, database menggunakan MySQL dan framework untuk tampilan yang jauh lebih menarik, serta user interface yang mudah diterima oleh pengguna nantinya. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dengan pengujian black box maka sistem secara keseluruhan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan Perancangan yang dibuat.estasi
Pemberdayaan Petani dalam Identifikasi dan Pengendalian Gulma dengan Teknologi Hayati di Lahan Pertanian Kelurahan Kulaba
This community service program aims to enhance the capacity of farmers in Kulaba Village to identify and manage weeds in an environmentally friendly manner using biological technology. The main problems faced by the partners include limited knowledge of weed species and reliance on chemical herbicides. The activities were conducted through a participatory approach, including weed identification training, education on biological control, hands-on bioherbicide formulation using local materials, and field application. The results indicated significant improvements in four key areas: weed identification, understanding of biocontrol principles, formulation skills, and willingness to implement in the field. Most participants showed high enthusiasm and began applying the techniques in their own fields. The program outputs include a practical guidebook, a simple bioherbicide formula, and enhanced partner capacity in sustainable weed management. Program success was supported by active farmer participation, availability of local resources, and practice-based education. This initiative is expected to serve as a replicable model for other agricultural areas facing similar issues
Program Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat untuk Lingkungan yang Lebih Bersih di Mangga Dua Utara Kota Ternate
The Community-Based Waste Management Education Program in Mangga Dua Utara aims to enhance community awareness and participation in effective waste management. Given that the waste generated reaches 120 tons per day, with only 60% properly managed, this program is designed to provide a comprehensive understanding of waste reduction, sorting, and recycling techniques. The implementation of this program utilizes information and communication technology (ICT) to reach the community through social media and online platforms. The activities involve collaboration between the government, NGOs, and local communities. Expected outcomes include increased community awareness, reduced waste volume, and the establishment of waste management groups at the neighborhood level. This program is anticipated to foster a sustainable waste management culture within the community
PKM PEMBUATAN TEPUNG PISANG MULU BEBE DI DESA AIR PANAS, KECAMATAN SAHU TIMUR KABUPATEN HALMAHERA BARAT
This community service activity aims to provide technical training to the residents of Air Panas Village, Sahu Timur Subdistrict, West Halmahera Regency, in processing Pisang Mulu Bebe into flour as a form of local food diversification. The primary problem faced by the community partner is the lack of skills and access to simple technology for post-harvest processing, particularly for local bananas, which are mostly consumed fresh. The training used a hands-on approach and focused on the processing stages including steaming, sun-drying, grinding, sifting, and packaging. The results indicate an improvement in participants\u27 skills, with the banana flour produced meeting basic food texture standards. The program also sparked independent initiatives to continue production and demonstrated a viable solution to local problems while opening up new small-scale business opportunities based on local resources
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPS: STUDI KASUS DI SMP NEGERI 4 KOTA TERNATE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi digital terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 4 Kota Ternate. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan teknologi yang semakin pesat serta kebutuhan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan karakteristik generasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan siswa kelas VII–IX sebagai responden. Instrumen penelitian berupa angket yang mengukur tingkat pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran serta tingkat minat belajar siswa. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara kedua variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, seperti penggunaan media pembelajaran berbasis internet, aplikasi edukatif, serta perangkat multimedia, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa. Siswa yang terpapar penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran cenderung menunjukkan ketertarikan lebih tinggi, partisipasi aktif, serta motivasi belajar yang meningkat. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi digital sangat relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di SMP Negeri 4 Kota Ternate. Penelitian ini merekomendasikan agar guru memanfaatkan berbagai platform digital secara optimal dan kreatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif
PENERAPAN METODE INQUIRI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KOTA TERNATE
Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Inquiri Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Murid Kelas XI SMA Negeri 1 Kota Ternate”. Pada hakikatnya penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berusaha mengkaji serta merefleksi secara kritis dan kolaboratif suatu implementasi pembelajaran khususnya pada materi Pancasila dengan menggunakan metode inquiri pada murid kelas XI-7 SMA Negeri 1 Kota Ternate, semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026.
Subyek dalam penelitian ini adalah murid kelas XI-7 yang berjumlah 27 siswa dari total 36 murid. Metode inquiri adalah metode yang mempersiapkan murid pada situasi untuk melakukan eksperimen sendiri secara luas agar melihat apa yang terjadi, ingin melakukan sesuatu, mengajukan pertanyaan-pertanyaan, dan mencari jawabannya sendiri, serta menghubungkan penemuan yang satu dengan penemuan yang lain, membandingkan apa yang ditemukannya dengan yang ditemukan murid lain.
Hasil penelitian tentang pembelajaran dengan metode inquiri pada murid kelas XI-7 SMA Negeri 1 Kota Ternate, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan metode inquiri dapat meningkatkan pemahaman materi Pancasila pada murid kelas XI-7 SMA Negeri 1 Kota Ternate Tahun Ajaran 2025/2026. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan murid dalam menjawab soal, dimana pada setiap siklusnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa hasil tes pada siklus I menunjukkan bahwa dari total murid berjumlah 27 orang, yang memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) (>75) hanya 8 orang atau 29,6%. Sedangkan pada test akhir atau sesudah proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan model inquiri, tampak tergambar bahwa murid yang mencapai nilai KKTP (>75) jauh lebih banyak, yakni sebanyak 23 orang atau 85,2%. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan telah terjadi peningkatan hasil belajar murid dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui metode inquiri, dengan kategori “sangat baik”
Studi Keanekaragaman Gastropoda di Perairan Sungai Krueng Woyla, Kabupaten Aceh Barat
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman gastropoda dan mengetahui hubungan keanekaragaman jenis gastropoda dengan parameter kualitas perairan yang ada di Sungai Krueng Woylah Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan penentuan stasiun penelitian menggunakan teknik purposif sampling. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan pada tiga lokasi stasiun, dalam setiap stasiun terdiri dari tiga sub stasiun dengan ukuran 10x10 meter, didalam sub stasiun terdapat 15 transek berukuran 1x1 meter yaitu dua titik pada sudut masing-masing transek dan satu titik pada bagian tengah transek. Hasil penelitian ditemukan Kelompok gastropoda sebanyak 5 spesies dari 4 ordo yaitu Neotaenioglossa antara lain spesies Tarebia lineata, Tarebia granifera, dari ordo Mesogastropoda spesies Thiara scabra, ordo Ceanogastropoda spesies Faunus ater dan dari ordo Archaeogastropoda yaitu spesies Neritina turita. Dari masing-masing stasiun memiliki nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 0,57-0,64 dikategorikan rendah, nilai indeks keseragaman berkisar antara 0,35-0,41 dikategorikan rendah, dan nilai indeks dominansi berkisar antara 0,59-0,69 dikategorikan tinggi. Hubungan keanekaragaman gastropoda dengan parameter kualitas perairan menunjukkan bahwa berkorelasi positif yang artinya memiliki hubungan berbanding lurus/searah antara dua parameter yaitu keanekaragaman dan oksigen terlarut (DO). Parameter lingkungan di perairan Sungai Krueng Woyla menunjukkan rerata nilai suhu yaitu 28,43°C, nilai pH 7,7 dan oksigen terlarut 6,54 mg/l
Pola Pertumbuhan dan Sebaran Bobot Udang Mantis (Harpiosquilla sp.) di PPI Ujong Baroh, Kabupaten Aceh Barat
Kabupaten Aceh Barat memiliki Panjang garis pantai 50,55 km dengan luas perairan lautnya 80,88 km² dengan berbagai variasi ekosistem, serta memiliki hasil tangkapan ikan laut yang beragam. Hal tersebut tidak terlepas dari letaknya yang menghadap langsung Samudera Hindia yang sangat kaya akan sumber daya ikan. Pengambilan data penelitian dilaksanakan selama pada bulan februari- April 2025 di PPI Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat. Tujuan penelitian ini menganalisis pola pertumbuhan dan sebaran bobot udang mantis (Harpiosquilla sp.) yang didaratkan di PPI Ujong Baroh, Kabupaten Aceh Barat sebagai dasar informasi biologis untuk mendukung pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya udang mantis. Metode pengumpulan sampel menggunakan metode random sampling yang di ambil dari hasil tangkapan nelayan. Metode random sampling adalah Teknik pengambilan sampel dari suatu populasi yang berdasarkan pada setiap elemen populasi yang ada. Morfologi udang mantis mempunyai garis hitam yang terdapat di belakang antara antena danophthalmic somite, antenula yang menghasilkan zat warna hitam yang tertuju pada bagian anterior pada karapas. Karapas berfungsi menutupi bagian kepala dan tiga segmen pertama toraks. Setelah di ukur dan ditimbang didapatkan hasil rata-rata pada minggu pertama dengan panjang 12,32 cm dan berat 24,32 gram, minggu kedua memiliki nilai rata-rata panjang 12,48 cm dan 23,19 gram, minggu ketiga rata-rata panjang yaitu 12,72 cm dan berat 22,20 gram, pada minggu keempat didapatkan nilai rata-rata panjang 12,74 cm dan berat 23,52 gram dan pada minggu kelima didapatkan nilai rata-rata 12,88 cm dan 24,22 gram