Portal E-Journal Universitas Khairun
Not a member yet
248 research outputs found
Sort by
SISTEM INFORMASI BIDANG KAWASAN DAN PERMUKIMAN BERBASIS WEB(DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN PROVINSI MALUKU UTARA)SISTEM INFORMASI BIDANG KAWASAN DAN PERMUKIMAN BERBASIS WEB(DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN PROVINSI MALUKU UTARA)
The Area and Settlement Sector at the Housing and Settlement Area Office of North Maluku Province is one of the fields that requires a web-based information system to be able to introduce and publish activities carried out in the area sector to the wider community online, especially the public. North Maluku, which is still not familiar with the Area Sector at the Housing and Settlement Areas Office of North Maluku. The system that will be created will be based on a website, which is named the area and settlement information system. This system was built using the PHP programming language and for data storage media using the MySQL database. This database will accommodate activity data and gallery data along with admin data. Furthermore, for testing this system using the black box testing method, in which the items being tested are applied to input forms. The results of this study are to make it easy for the area and settlements of the Perkim office to inform the results of the activities they have done to the wider community. With this, the community is also facilitated to get information on activities carried out by the Perkim office, especially in the area and settlement sector.
The Area and Settlement Sector at the Housing and Settlement Area Office of North Maluku Province is one of the fields that requires a web-based information system to be able to introduce and publish activities carried out in the area sector to the wider community online, especially the public. North Maluku, which is still not familiar with the Area Sector at the Housing and Settlement Areas Office of North Maluku. The system that will be created will be based on a website, which is named the area and settlement information system. This system was built using the PHP programming language and for data storage media using the MySQL database. This database will accommodate activity data and gallery data along with admin data. Furthermore, for testing this system using the black box testing method, in which the items being tested are applied to input forms. The results of this study are to make it easy for the area and settlements of the Perkim office to inform the results of the activities they have done to the wider community. With this, the community is also facilitated to get information on activities carried out by the Perkim office, especially in the area and settlement sector.Bidang Kawasan dan Permukiman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara merupakan salah satu bidang yang membutuhkan suatu sistem informasi berbasis web untuk dapat memperkenalkan dan mempublikasikan kegiatan yang dilakukan bidang kawasan kepada masyarakat luas secara online khususnya masyarakat. Maluku Utara yang masih banyak belum mengenal Bidang Kawasan pada Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Maluku Utara. Sistem yang dibuat nantinya berbasis website yang diberi nama sistem informasi bidang kawasan dan pemukiman. Sistem ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan untuk media penyimpanan datanya menggunakan database Mysql. Database ini yang nantinya menampung data kegiatan dan data galeri beserta data admin. Selanjutnya untuk pengujian pada sistem ini menggunakan metode pengujian black box, yang mana item-item yang diuji diterapkan pada form-form inputan. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan kemudahan pada bidang kawasan dan pemukiman dinas perkim untuk menginformasikan hasil kegiatan yang telah mereka kerjakan kepada masyarakat luas dengan ini maka masyarakat juga dimudahkan untuk mendapatkan informasi kegiatan yang dikerjakan oleh dinas perkim khususnya pada bidang kawasan dan pemukiman.
Bidang Kawasan dan Permukiman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara merupakan salah satu bidang yang membutuhkan suatu sistem informasi berbasis web untuk dapat memperkenalkan dan mempublikasikan kegiatan yang dilakukan bidang kawasan kepada masyarakat luas secara online khususnya masyarakat. Maluku Utara yang masih banyak belum mengenal Bidang Kawasan pada Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Maluku Utara. Sistem yang dibuat nantinya berbasis website yang diberi nama sistem informasi bidang kawasan dan pemukiman. Sistem ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan untuk media penyimpanan datanya menggunakan database Mysql. Database ini yang nantinya menampung data kegiatan dan data galeri beserta data admin. Selanjutnya untuk pengujian pada sistem ini menggunakan metode pengujian black box, yang mana item-item yang diuji diterapkan pada form-form inputan. Hasil dari penelitian ini adalah memberikan kemudahan pada bidang kawasan dan pemukiman dinas perkim untuk menginformasikan hasil kegiatan yang telah mereka kerjakan kepada masyarakat luas dengan ini maka masyarakat juga dimudahkan untuk mendapatkan informasi kegiatan yang dikerjakan oleh dinas perkim khususnya pada bidang kawasan dan pemukiman
Potensi Pengembangan Ekowisata Hutan Mangrove Desa Gamtala Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat
Mangrove merupakan lingkungan hutan tropis yang memiliki kualitas yang unik karena terjadi di antara sistem biologi darat dan laut. Mangrove melengkapi kemampuan dan keunggulannya yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, baik secara biologis, sosial, maupun moneter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pengembangan hutan mangrove Desa Gamtala Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat dan bagaimana nilai kelayakan objek ekowisata Mangrove. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan studi pustaka. Analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis unsur-unsur penunjang ekowisata, menggunakan metode skoring, dan pembobotan. Hasil potensi pengembangan ekowisata hutan mangrove Desa Gamtala diperoleh nilai sebesar 540, yang artinya ekowisata hutan mangrove Desa Gamtala tergolong potensial yang bisa dan layak dikembangkan. Hal tersebut dapat dilihat oleh enam unsur ekowisata, yaitu sarana dan prasarana, aksesibilitas, kondisi sekitar kawasan, ketersediaan air bersih, dan akomodasi. Unsur penunjang yang berperan optimal yaitu daya tarik, sedangkan yang belum optimal yaitu akomodasi
Sosialiasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kelurahan Sasa, Ternate Selatan
Salah satu upaya untuk meningkatkan penduduk di Kelurahan Sasa adalah dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada seperti tumbuhan obat. Tujuan dari kegiatan pengabdian yaitu untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai manfaat, jenis, cara penanaman, serta penggunaan tanaman berkhasiat obat dan penyadartahuan kepada masyarakat tentang potensi ekonomi tanaman obat. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 16 Desember 2022 di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate dengan metode demonstrasi dan diskusi. Terdapat 8 jenis tumbuhan obat dengan tingkat konsumsi yang cukup tinggi dapat ditanam sendiri, yaitu kelor (Moringa citrifolia), kembang telang (Clitoria ternatea), kunyit (Curcuma domestica), lengkuas (Alpinia galangal), jahe (Zingiber officinale), salam (Syzygium polyanthum), jeruk (Citrus sp), dan sereh (Cymbopogon nardus). Manfaat yang bisa didapat oleh masayarakat maupun pemerintah adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya kepada ibu rumah tangga, selain mandiri terhadap ketahanan pangan dan obat, akan mampu mandiri juga dalam hal perekonomian
Budidaya Tanaman Empon-empon Bagi Kesehatan Rumah Tangga di Kelurahan Indonesiana Kota Tidore Kepulauan
Pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga untuk ditanami tanaman empon-empon di Kelurahan Indonesiana Kota Tidore Kepulauan merupakan solusi untukmeningkatkan kesehatan anggota rumah tangga dan memenuhi kebutuhan akan rempah. Pemanfaatan lahan pekarangan melalui budidaya tanaman empon-empon ini dilakukan untuk mengisi kegiatan dan menambah kesadaran masyarakat tentang pentingnya tanaman yang dapat berefek baik terhadap peningkatan kesehatan anggota keluarga sekaligus kedepannya dapat menambah penghasilan keluarga.. Bentuk pengabdian yang diwujudkandalam transfer teknologi budidaya tanaman empon-empon di Kelurahan Indonesiana cocok dikembangkan karena selain iklim yang sesuai karakteristik syarat tumbuh tanaman empon-empon, juga kondisi tanah yang subur, sangat menunjang bagi pertumbuhan tanaman tersebut. Sebagai tanamanpekarangan pada umumnya masih sedikit yang membudidayakan dan pemeliharannya belum dilakukan dengan baik. Tanaman empon-empon terbuka peluang untuk dikembangkan mengingat peluang pasarcukup menjanjikan. Produksi benih empon-empon dilakukan denganbeberapa cara yaitu: perbanyakan dengan stek rimpang. Disamping itu pula,dari hasil penelitian medical (kesehatan) ternyata tumbuhan empon-empon termasukjenis tumbuhan yang mempunyai banyak khasiat dan manfaat untuk obatobatan. Berangkat dari hal-hal yang telah disebutkan di atas maka dapat dikatakan bahwa tanaman empon-empon mempunyai prospek dan daya tawar yang baik untuk menjadi semacam bidang usaha yang bernilai komersial. Maka dengan melihat sisi ekonomisnya, perlulah upaya untuk meningkatkan produktifitasnya melalui budidaya
Pemberdayaan Kelompok Tani Wanita Melalui Pemanfaatan Biomassa Tanaman Pisang Sebagai Poc Dan Kegunaanya Pada Tanaman Sayuran Di Dusun Bangko Kabupaten Halmahera Barat
Empowerment is the effort of a group or community that takes the initiative to start a process of social activities to improve their own situation and conditions. Empowerment can also help farmers overcome difficulties and improve their welfare. The community partnership is a community service program that integrates academic activities with the dharma of service in order to create soft skills and hard skills according to what the community needs. The aim of this service activity was to increase the farmers’ awareness in farmer groups who are the partners, so that they want to know and adopt science, skills, and technology by producing environmentally friendly liquid organic fertilizer (LOF) from banana biomass. The implementation of this community service activity was carried out using counseling and training methods in making LOC and its application, which started from preparing the raw materials for making LOC until processing them into liquid organic fertilizer products from banana biomass and the application of LOC to horticultural crops (vegetables). The application of LOC was predicted to reduce the use of chemical materials, so it is hoped that it will produce higher-quality vegetables.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN LOKASI KAFE DI KOTA TERNATE BERBASIS WEB
In Ternate there are many cafes, but not all ordinary people know about cafes in Ternate, especially cafes that are nice and comfortable for hanging out or discussing, whether it\u27s a homework or a job. The dissemination of information on the location of the cafe is currently very minimal, according to some tourists / tourists when they visit a place that has never been visited before, the first thing they do is open a browser to find the place they are going to visit, it starts from transportation, place to live, a place to eat, a place to relax, a place for recreation, etc. Problems that arise are due to the absence of a system that can help the public and tourists in finding information and the location of cafes in Ternate City, the geographic information system is very precise and needed to meet these needs. The results of this research are an application that can map the location of cafes in Ternate City, especially North, Central and South Ternate Districts. This geographic information system uses the prototype system development method and the blackbox system testing method and the system functions have been tested and can be used and all processes in this geographic information system can run well as expected.Di Ternate banyak terdapat kafe, namun tidak semua orang awam tahu tentang kafe di ternate, terutama kafe yang enak dan nyaman untuk nongkrong ataupun diskusi, entah itu tugas maupun pekerjaan. Penyebaran informasi lokasi kafe saat ini masih sangat minim, menurut beberapa turis/wisatawan ketika mereka mengunjungi suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya hal pertama yang mereka lakukan yaitu membuka browser untuk mencari tempat yang akan mereka kunjungi, hal itu mulai dari transportasi, tempat tinggal, tempat makan, tempat santai, tempat rekreasi dan lain lain, Masalah yang kemudian muncul karena belum adanya sistem yang dapat membantu masyarakat maupun turis dalam mencari informasi serta lokasi dari kafe di Kota Ternate, maka sistem informasi geografis sangat tepat dan dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan tersebut. Hasil dari penelitian ini yaitu dibuatkan sebuah aplikasi yang dapat memetakan lokasi kafe yang ada di Kota Ternate khususnya Kecamatan Ternate Utara, Tengah dan Selatan. Sistem informasi geografis ini menggunakan metode pengembangan sistem prototype dan metode pengujian system blackbox serta sudah dilakukan pengujian pada fungsi sistemnya dan dapat digunakan serta semua proses yang ada didalam sistem informasi geografis ini dapat berjalan dengan baik seperti yang diharapkan
SISTEM INFORMASI JENIS KAYU UNTUK KERAJINAN MEBEL BERBASIS WEB
Wood is a source of Indonesia\u27s natural wealth which is using by both small and big industries. The furniture industry is one of the growing industrial sectors in Indonesia. Furniture industrial user, between producers and consumers, need to be equipped with knowledge about the types of wood as furniture materials. For producers, this information will be broaden the spectrum of alternative raw materials. Meanwhile, for consumers, the same information can provide confidence that a certain type using by producers indeed suitable as a furniture material. This research having a direction for create a Wood Type Information System for Web-Based Furniture Crafts in order to facilitate information, by changing the previously manual system into a computerized system. In this research too, the system development method use is the prototype method, which is starts from the step of listening to customers, building market improvements and testing customers controlling the market. This system uses PHP, HTML, and CSS as programming languages, with unit testing using black boxes. The information from this system includes the name of the wood, general characteristics, impact, physical and mechanical properties, durability, machining and workmanship, and maintenance of the wood.Kayu merupakan sumber kekayaan alam Indonesia yang banyak dimanfaatkan baik oleh industri kecil maupun industri besar. Industri mebel merupakan salah satu sektor industri yang terus berkembang di Indonesia. Para pelaku industri mebel, baik produsen maupun konsumen perlu dibekali dengan pengetahuan tentang jenis-jenis kayu bahan mebel. Bagi produsen, informasi tersebut akan memperluas spektrum alternatif bahan baku. Sedangkan bagi konsumen informasi yang sama dapat memberikan keyakinan bahwa suatu jenis tertentu yang digunakan produsen memang layak sebagai bahan mebel. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Sistem Informasi Jenis Kayu Untuk Kerajinan Mebel Berbasis Web agar dapat mempermudah informasi, dengan mengubah sistem yang sebelumnya manual menjadi sistem yang terkomputerisasi. Dalam penelitian ini, metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode prototype, yang dimulai dari tahapan mendengarkan pelanggan, membangun memperbaiki market dan uji pelanggan mengendalikan market. Sistem ini menggunakan PHP, HTML, dan CSS sebagai bahasa pemrograman, dengan unit pengujian menggunakan black box. Informasi yang dihasilkan dari sistem ini meliputi nama kayu, ciri umum, kegunaan, sifat fisis dan mekanis, keawetan, pemesinan dan pengerjaan, serta pemeliharaan kayu
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN PENYIAR RADIO DI RRI KOTA TERNATE MENGGUNAKAN METODE PROMOTHEE
Radio Broadcaster is a radio broadcaster who broadcasts his voice through radio transmission. A radio announcer introduces and discusses things such as music, conducts interviews that involve calling listeners, or delivers news, weather forecasts, sports developments or traffic information. Radio Republik Indonesia Ternate City every year receives broadcasters because every year it is also determined that the broadcaster\u27s contract period has been completed. Therefore broadcasters must fill positions in radio stations that are vacant. In addition, to bring a new, fresher atmosphere in broadcasting. To receive radio broadcasters is not easy, because in the process of receiving not all applicants who can qualify to become broadcasters must have certain criteria that need to be considered. For this reason, a program director in calculating the assessment of the criteria must be really relevant because basically it will affect the final result. Therefore, in order to get quality broadcasters, a decision support system was made. In this study using the waterfall model for system development and using the Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (Promethee) method. to implement a decision support system in determining a person\u27s eligibility to become a broadcaster. Based on the results of this study, the system can apply the Promethee method by providing effective results.Penyiar Radio adalah petugas penyiaran radio yang menyiarkan suaranya melalui transmisi radio. Seorang penyiar radio memperkenalkan dan membahas berbagai hal seperti musik, mengadakan wawancara yang turut melibatkan panggilan pendengar, atau menyampaikan berita, ramalan cuaca, perkembangan olahraga atau informasi lalu lintas. Radio Republik Indonesia Kota Ternate setiap tahun melakukan penerimaan penyiar karna setiap tahun juga di tetapkan masa kontrak penyiar sudah selesai. Oleh karna itu penyiar harus mengisi jabatan di stasiun Radio yang sedang kosong. Selain itu juga untuk menghadrikan suasana baru yang lebih fresh dalam penyiaran. Untuk menerima penyiar radio tidaklah mudah, karena dalam proses peneriman tidak semua pendaftar bisa lolos untuk menjadi penyiar harus memiliki kriteria-kriteria tertentu yang perlu diperhatikan. Untuk itu seorang program director dalam perhitungan penilaian terhadap kriteria harus benar-benar relevan karena pada dasarnya akan berpengaruh pada hasil akhirnya. Oleh karna itu, agar mendapatkan penyiar yang berkualitas di buatlah sistem pendukung keputusan. Dalam penelitian ini menggunakan waterfall model untuk pengembangan sistem dan menggunakan metode Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (Promethee). untuk menerapkan sistem pendukung keputusan dalam menentukan kelayakan seseorang untuk menjadi seorang penyiar. Berdasarkan hasil penelitian ini sistem dapat menenerapkan metode Promethee dengan membemberikan hasil yang efektif
Strategi Pemasaran Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Minyak Cengkeh Di Kelurahan Afe Taduma Kecamatan Pulau Ternate
Minyak atsiri mulai dikembangkan pada tahun 1960 yang digunakan sebagai bahan baku obat, pewangi sabun dan deterjen. Minyak atsiri merupakan minyak mudah menguap yang dihasilkan akar, daun, buah, batang dan bungadari berbagai macam tumbuh tumbuhan. Penghasil minyak atsiriI ndonesi merupakan salah satu telah diekspor keluar Negeri seperti minyak nilam, minyak daun cengkeh, minyak sereh, minyak kayu putih, minyak kenanga, minyak terpentin, minyak cendana dan minyak akar wangi. Tujuan penilitian ini mengidentifikasi permasalahan permasalah minyak cengkeh afe taduma. Mengidentifikasi faktor-Faktor yang terjadi pada usaha minyak cengkeh afe Taduma Analisis data menggunakan analisis fish bone atau diagram sebab akibat, analisis fishbone digunakan untuk memperlihatkan faktor-faktor utama yang berpengaruh pada pemasaran dan mempunyai akibat pada masalah yang di pelajari selain itu dapat melihat faktor‑faktor yang lebih terperinci yang berpengaruh dan mempunyai akibat pada faktor utama tersebut yang dapat dilihat dari pasar yang terbentuk tulangikan pada diagram fishbone. dapat diambil kesimpulan pemasaran HHBK minyak atsiri permasalahan sebab akibat adapun disini Faktor yang paling dominan yang menyebabkan kegagalan dalam usaha minyak cengkeh adalah kelembagaan Artinya manejemen dalam kelembagaan masih lemah sehingga tidak terorganisir dengan bai
PENENTUAN JUMLAH KLASTER TERBAIK PADA K-MEANS DALAM MELIHAT POLA KLASTERING DATA MAHASISWA YANG TELAH LULUS
The success of K-Means in analyzing data can be seen from the grouping formed based on the number of clusters specified. The algorithm used by K-Means in determining the number of clusters is selected randomly, this can cause the results of the clusters formed to be not optimal. To determine the optimal number of clusters, so the research was conducted using the Elbow method. Elbow is one of the methods that can be used for determining the best number of clusters by representation of the graph that results from the Sum of Square Error (SSE) calculation. The research was conducted using a dataset with parameters of GPA value and the number of credits for clustering the graduation time with a range of 9 clusters. Grouping data with a range of 9 clusters using K-Means it resulted that data keep on change the clusters, depending on the number of clusters specified. Each cluster formed from a range of 9 clusters is used on SSE calculations to determine the best number of clusters with representation using an Elbow graph. Based on the results of the SSE calculation, it obtained that the best number of clusters in this research was 2 clusters with an SSE difference value of 4611.379920 and it managed to form an Elbow line on the graph. Data grouping based on the number of optimal clusters for clustering the graduation time consists of cluster 1 as many as 199 data as a timely cluster and cluster 2 as many as 41 data as an untimely cluster.Keberhasilan K-Means dalam menganalisa data dapat terlihat dari pengelompokan yang terbentuk berdasarkan pada jumlah klaster yang ditentukan. Algoritma yang digunakan K-Means dalam menentukan banyak nya jumlah klaster dilakukan secara acak, hal ini dapat menyebabkan hasil klaster yang terbentuk tidak optimal. Untuk menentukan jumlah klaster yang optimal maka dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Elbow. Elbow merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam menentukan jumlah klaster terbaik dengan representasi grafik hasil dari perhitungan Sum of Square Error (SSE). Adapun penelitian yang dilakukan menggunakan dataset dengan parameter nilai IPK dan jumlah SKS dalam melakukan klastering waktu kelulusan dengan jangkauan jumlah klaster sebanyak 9 klaster. Pengelompokan data dengan jangkauan jumlah 9 klaster menggunakan K-Means menghasilkan data berubah-ubah klaster, bergantung pada jumlah klaster yang ditentukan. Setiap klaster yang terbentuk dari jangkauan 9 klaster digunakan dalam perhitungan SSE untuk menentukan jumlah klaster terbaik dengan representasi menggunakan grafik Elbow. Berdasarkan hasil perhitungan SSE maka didapatkan bahwa jumlah klaster terbaik pada penelitian ini ialah 2 klaster dengan nilai selisih SSE sebesar 4611.379920 dan berhasil membentuk garis siku pada grafik. Pengelompokan data berdasarkan jumlah klaster optimal dalam melakukan klastering waktu kelulusan terdiri dari klaster 1 sebanyak 199 data sebagai klaster tepat waktu dan klaster 2 sebanyak 41 data sebagai klaster tidak tepat waktu