Journal of Health Science and Physiotherapy (STIKES SITI Hajar Medan)
Not a member yet
    65 research outputs found

    Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi

    Full text link
    Penyakit hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di dunia dengan ditandai jika seseorang memiliki tekanan darah sistolik sebesar ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik sebesar ≥90 mmHg, pada pemeriksaan berulang. Prevalensi kejadian penyakit hipertensi di Indonesia mencapai 34,1% pada tahun 2018. Penyakit hipertensi bagi beberapa orang tidak memiliki keluhan apapun namun jika penyakit hipertensi tidak terkontrol dengan baik maka dapat timbul beberapa komplikasi yang spesifik pada organ seperti otak, mata, ginjal, jantung, pembuluh darah, atau organ-organ vital lainnya. Ada beberapa faktor risiko untuk terjadinya penyakit hipertensi yaitu genetik, usia, jenis kelamin dan gaya pola hidup tidak sehat. Gaya pola hidup yang tidak sehat salah satunya adalah bisa terjadinya berat badan berlebih atau obesitas. Dengan adanya penyakit obesitas pada seseorang diduga memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian hiperens

    Pendekatan Diagnosis Terbaru Vaping Associated Pulmonary Injury (VAPI)

    Full text link
    Rokok elektronik atau vape diklaim lebih aman dan lebih tidak berbahaya karena lebih sedikit mengandung bahan kimia toksik dibandingkan rokok konvensional. Walaupun demikian, masih banyak pihak yang mempertanyakan keamanan rokok elektronik. Liquid dalam rokok elektronik dan aerosol yang dihasilkan terbukti mengandung sejumlah komponen kimia yang kemungkinan memiliki efek yang berbahaya terhadap kesehatan, terutama paru yang dapat menyebabkan vaping-associated pulmonary injury (VAPI). Berdasarkan laporan kasus sebelumnya, VAPI terbagi menjadi beberapa spektrum penyakit, diantaranya adalah pneumonia eosinofilik akut, organizing pneumonia, lipoid pneumonia, kerusakan alveolus difus, dan acute respiratory distress syndrome (ARDS), perdarahan alveolar difus, pneumonitis hipersensitif, dan yang paling jarang yaitu giant-cell interstitial pneumonitis. Terdapat definisi kasus yang terbaru dalam menegakkan diagnosis VAPI, serta tatalaksan

    Pengaruh Paparan Pestisida Pada Masa Kehamilan Terhadap Kejadian Autisme

    Full text link
    Pestisida merupakan suatu bahan kimia yang sering digunakan untuk mengendalikan/membasmi organisme pengganggu, hal ini sangat menguntungkan bagi hasil produksi pertanian. Namun, beberapa penelitian menyatakan bahwa penggunaan pestisida memiliki dampak negatif terutama bagi kesehatan pengguna pestisida baik itu petani maupun konsumen. Salah satu kelompok yang paling berisiko terhadap dampak pestisida adalah perempuan, hal ini disebabkan karena peran dari perempuan dalam sektor pertanian sangat besar. Paparan pestisida selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembangan pada anak. Pestisida memiliki efek EDC (Endocrine Disruptor Chemical) atau memiliki sifat antitiroid, faktor yang dapat menyebabkan autisme. Beberapa jenis pestisida yang memiliki efek EDC antara lain 2,4-dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D), mancozeb, acetochlor, aminotriazole, aminotrole, bromoxynil, pendamethalin, dan thiourea. Bahan-bahan ini dapat berkompetisi dengan reseptor hormon tiroid sehingga menyebabkan hormon tiroid tidak dapat berikatan dengan reseptor, kerja hormon tiroid dapat terinhibisi dan terjadilah kondisi hipotiroid. Penurunan kadar tiroid dapat menurunkan kemampuan pertumbuhan dari dendrit pada sel purkinje di cerebellum yang diperantarai oleh hormon tiroid. Hal tersebut dapat mempengaruhi neuroanatomi dan neurokemistri dari neurotransmitter pada otak sehingga dapat menyebabkan kondisi autisme. Anak dengan autisme dapat mengalami gangguan pada aktivitas sensorik, motorik yang repetitif dan keterbatasan minat atau kelebihan minat pada suatu hal tertent

    Potensi Seledri (Apium Graveolens L) Sebagai Antihipertensi

    Full text link
    Hipertensi merupakan masalah kesehatan dunia dan penyebab utama kematian dini di dunia. Prevalensi hipertensi di Indonesia terus meningkat dan pada tahun 2018 mencapai 34,1%. Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik  ≥ 90 mmHg.  Hipertensi tidak mempunyai gejala khusus namun apabila terlambat dalam penanganannya dan tidak memperhatikan faktor risiko dapat menyebabkan komplikasi dan kematian organ target. Penatalaksanaan dalam hipertensi dapat dilakukan dengan pengobatan tradisional. Seledri merupakan tumbuhan yang dapat digunakan dalam pengobatan herbal hipertensi. Senyawa yang terkandung dalam seledri bersifat anti hipertensi seperti menurunkan kontraksi pembuluh darah dan menurunkan volume cairan ekstraselule

    Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pola Makanan Balita Dengan Status Gizi Balita di Rumah Sakit TK. II Putri Hijau Medan

    Full text link
    Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh yaitu jenis kelamin, umur dan status kesehatan. Pola makan yang tidak bergizi seimbang beresiko menyebabkan kekurangan gizi seperti anemia dan berat badan kurang, dapat pula terjadi gizi berlebih (obesitas) yang dapat beresiko terjadinya penyakit degeneratif seperti hipertensi, penyakit jantung koroner dan diabetes melitus. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang Pola Makanan balita dengan Status Gizi balita di Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan, Jenis penelitian ini bersifat deskriprtif korelatif dengan rancangan study cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang mempunyai balita yang datang ke poliklinik anak sebanyak 135 orang dan sampel yaitu total dari populasi. Analisa data menggunakan uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pola Makanan Balita dengan Status Gizi Balita dimana nilai p = 0,000 dan ada husbungan pengetahuan ibu tentang jenis makanan tentang status gizi balita dimana nilai p = 0,004. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu tentang pola makan balita dengan status gizi balita dimana nilai p = 0,003. Disarankan kepada ibu-ibu untuk tetap memperhatikan pola makan balita untuk meningkatkan status gizi balitany

    Hubungan Kebiasaan Merokok, Menyirih dan Lama Bekerja dengan Penurunan Kadar Cholinesterase pada Petani di Desa Gajah Pokki Kabupaten Simalungun

    Full text link
    Pemaparan pestisida pada petani dapat menyebabkan penurunan aktivitas cholinesterase. Adapun penyebab terjadinya penurunan aktivitas kadar cholinesterase yaitu akibat masuknya zat kimia pestisida ke dalam tubuh melalui oral. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasi penelitian ini adalah petani yang tinggal di Gajah Pokki sebanyak 220 petani. Sampel pada penelitian ini sebanyak 20 petani dalam memakai pestisida dengan kriteria sampel sebagai berikut : petani yang dengan masa kerja > 10 tahun, petani yang bersedia diambil sampel darahnya. Teknik atau pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil penelitian ini diuji secara statistik dengan menggunakan uji chi square dengan menganalisa tabel menggunakan uji Fisher Exact dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan merokok , tidak ada hubungan kebiasaan menyirih dan tidak ada hubungan lama bekerja dengan penurunan kadar cholinesterase, dari hasil yang diperoleh disarankan adanya kerjasama pemerintah, institusi kesehatan dan institusi pendidikan dalam memberikan penyuluhan kepada petani untuk mengingat bahaya racun zat kimia pestisida dalam jangka panjang yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan terutama penurunan kadar cholinesterase pada petani.   Kata kunci : Kadar Cholinesterase, Kebiasaan Merokok, Menyirih, Lama Bekerja &nbsp

    Kepuasan Pelanggan dan Dampak Terhadap Resiko Penularan HIV/AIDS

    Full text link
    Wanita pekerja seks (WPS) menjadi salah satu masalah yang harus dihadapi untuk menahan penularan penyakit infeksi menular seksual (IMS) khususnya HIV dan AIDS. Faktor resiko penyakit HIV/AIDS ialah hubungan seks tidak menggunakan kondom, infeksi menular seksual, berbagi jarum suntik, dan tranfusi darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab menjadi seorang wanita pekerja seks dan mengidentifikasi pengetahuan wanita pekerja seks tentang resiko HIV/AIDS. Jenis penelitian ini kualitatif dengan teknik wawancara mendalam serta 6 orang informan. Hasil penelitian diperoleh alasan utama mereka  menjadi wanita pekerja seks (WPS) adalah masalah ekonomi, keluarga, sakit hati dan suntuk,serta alasan pelanggan tidak mau menggunakan kondom dikarenakan tidak merasa puas dan risih padahal faktor resiko yang ditimbulkan tidak menggunakan kondom bisa menyebabkan IMS. Pengetahuan para wanita pekerja seks cukup bagus. Disarankan kepada instansi kesehatan untuk lebih meningkatkan pendidikan kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehata

    Potensi Aktivitas Antioksidan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dalam Mencegahan Kanker

    Full text link
    Kanker adalah penyakit yang timbul akibat pertumbuhan tidak normal sel jaringan tubuh yang mengalami mutasi genetik. Perubahan ini dapat disebabkan oleh tiga faktor utama yaitu faktor genetik, faktor gaya hidup dan faktor karsinogenik. Faktor karsinogenik disebabkan oleh stres oksidatif yang timbul akibat radikal bebas dan Reactive oxygen Species (ROS) yang dihasilkan oleh aktivitas metabolisme tubuh maupun paparan polutan dari luar tubuh. Untuk mencegah stres oksidatif, tubuh membutuhkan antioksidan yang adekuat. Daun kelor (Moringa Oleifera) memiliki kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif yang tinggi sehingga berpotensi untuk mencegah terjadinya stress oksidatif dan kanke

    Efek Protektif Penggunaan Antiradiasi Alpha Spin Terhadap Histologi Hipokampus Tikus Putih (Rattus novergicus) Galur Sprague dawley yang Terpapar Gelombang Elektromagnetik Ponsel

    Full text link
    Exposure to cellphone electromagnetic radiation can cause oxidative stress which can later lead to changes in the hippocampal pyramidal cells. This change can be characterized by a reduction in the number of pyramidal cells and a change in cell morphology characterized by occurrence of picnosis or hydropic degeneration in the hippocampal pyramidal cell nucleus. Alpha Spin can inhibit cell phone electromagnetic radiation exposure through the quantum energy field formed by Alpha Spin. This study aims to determine the protective effect of the use of Alpha spin antiradiation on the histology of the hippocampus of white rats (Rattus norvegicus) Sprague dawley strains exposed to mobile electromagnetic waves. Laboratory experimental research using randomized controlled methods with a post test only control group design. Samples were 30 white rats divided into 3 groups. The control group (K) was only given food and drink, the treatment group 1 (P1) was exposed to cellphone electromagnetic waves and the treatment group 2 (P2) was exposed to cellphone electromagnetic waves and placed Alpha Spin. Exposure is done 2 hours / day for 30 days. There were mean differences in all groups with a significant value, which was p <0.05. There is a protective effect of Alpha Spin antiradiation on the histology of the hippocampus white rat (Rattus norvegicus) Sprague dawley strain that is exposed to cellphone electromagnetic waves

    Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi

    Full text link
    Pembangunan kesehatan dalam periode tahun 2015-2019 difokuskan pada empat program prioritas, yaitu salah satunya penurunan prevalensi balita pendek (Stunting). Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menurut Kabupaten adalah tertinggi di Kabupaten Kerinci sebesar 35,0%. Penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian Stunting pada Balita di wilayah Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Case Control. Pengambilan sampel dengan menggunakan tekhnik Multistage Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita yang Stunting dan tidak Stunting dengan jumlah sampel 88 responden, sebanyak 44 (kasus) dan 44 orang (kontrol). Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dilakukan uji chi-square didapatkan Pengetahuan Ibu (p=0,032), Penggunaan Jamban (p=0,005), Pendapatan Keluarga (p=0,007), ASI eksklusif (p=0,001), MP-ASI (p=0,011), Imunisasi dasar (p=0,029), dan Pengasuh Anak (p=0,018). Hal ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara Pengetahuan Ibu, Penggunaan Jamban, Pendapatan Keluarga, ASI eksklusif, MP-ASI, Imunisasi dasar, dan Pengasuh Anak. Kesimpulan masih perlu upaya yang keras untuk meningkatkan pengetahuan serta merubah perilaku agar masyarakat terdorong melakukan upaya yang baik menjaga kesehatan balita khususnya Stunting. Oleh karena itu, diharapkan Instansi terkait dan tenaga kesehatan untuk lebih meningkatkan perannya dalam memberikan informasi dan upaya terkait faktor-faktor terhadap kejadian Stunting. Kata kunci: Stunting, Pengetahuan,Jamban, Pendapatan Keluarga, ASI Eksklusif, MP-ASI, Imunisasi Dasar, Pengasuh Anak

    63

    full texts

    65

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Health Science and Physiotherapy (STIKES SITI Hajar Medan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇