Journal of Health Science and Physiotherapy (STIKES SITI Hajar Medan)
Not a member yet
    65 research outputs found

    Hubungan Adversity Quotient dengan Burnout Pada Tenaga Kesehatan di RSU Siti Hajar Medan

    Full text link
    Pendahuluan : Tenaga kesehatan merupakan salah satu profesi yang mendapat tempat yang istimewa di mata masyarakat, dikarenakan tugas mulianya adalah untuk menyelamatkan nyawa manusia. Akantetapi  kesalahan yang terjadi saat proses pelayanan seorang tenaga kesehatan tak jarang merupakan kelailaian tenaga kesehatan, yang salahsatunya disebabkan oleh faktor kelelahan bekerja (burnout). Salah satu faktor internal yang mempengaruhi burnout adalah berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menghadapi tantangan. Kemampuan yang dimiliki individu untuk mengelola, mengatasi dan merespon permasalahan atau hambatan disebut dengan adversity quotient (Stoltz, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adversity quotient dengan burnout pada tenaga kesehatan di RSU. Siti Hajar Medan.  Metodologi : Penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif, hasil penelitian ini menunjukkan nilai F = 36,187 dimana P < 0,05, dengan koefisien korelasi sebesar -0,723.  Kesimpulan : Terdapat hubungan yang negatif  dan signifikan antara adversity quotient dengan burnout. Semakin tinggi adversity quotient maka semakin rendah burnout, sebaliknya semakin rendah adversity quotient maka semakin tinggu Burnou

    HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) NURUL KAMKA, KECAMATAN BINJAI TIMUR

    Full text link
    Karies gigi merupakan kerusakan jaringan keras gigi yang disebabkan oleh bakteri, mikroorganisme, dan saliva. Karies gigi bisa terbentuk karena adanya  sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi, dampaknya gigi menjadi keropos, berlubang bahkan patah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan peran orang tua dengan kejadian karies gigi pada anak pra sekolah di taman kanank-kanak (TK) Nurul Kamka, Kecamatan Binjai Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan pendekatancross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang anaknya mengalami karies gigi dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sehingga jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 30 orang. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan cukup dengan frekuensi 50% dan anak mengalami karies  gigi berat dengan frekuensi 60% dimana nilai p= 0,012 ; p<0,05. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa ada hubungan peran orang tua dengan kejadian karies gigi pada anak pra sekolah di taman kanak-kanak (TK) Nurul Kamka, Kecamatan Binjai Timur. Sehingga diharapkan orang tua dapat lebih memperhatikan dan memelihara kesehatan gigi pada anak agar kejadian karies gigi pada anak pra sekolah dapat berkuran

    Potensi Jamur Kuping Hitam (auricularia polytricha) Sebagai Terapi Alternatif Diabetes Melitus

    Full text link
    Dewasa ini penderita penyakit gangguan metabolik terus mengalami peningkatan jumlah penderita. Salah satu dari penyakit gangguan metabolik yaitu Diabetes melitus atau masyarakat awam mengenalnya dengan penyakit kencing manis. Prevalensi diabetes melitus di Indonesia diperkirakan akan mencapai 21,3 juta orang pada tahun 2030. Diabetes melitus ditandai oleh meningkatnya kadar glukosa dalam darah yang disebabkan karena kelainan sekresi insulin, penurunan kerja insulin ataupun keduanya. Diabetes melitus berkaitan erat dengan komplikasi berupa makroangiopati ataupun mikroangiopati. Banyak negara mengembangkan senyawa herbal yang memiliki khasiat menurunkan kadar glukosa dalam darah seperti jamur kuping hitam (Auriculria polytricha). Jamur kuping hitam mengandung flavonoid dan polisakarida berupa serat (43,2%) yang berperan penting dalam menurunkan kadar glukosa darah. Mekanisme kerja flavonoid dalam menurunkan kadar glukosa darah yaitu menurunkan penyerapan glukosa dengan menghambat GLUT 2 mukosa, meningkatkan pemakaian glukosa di jaringan perifer dan menurunkan stress oksidatif. Sedangkan polisakarida dapat mengendalikan penyerapan glukosa pada pencernaan sehingga mampu menurunkan kadar glukosa darah. Nowadays patients with metabolic disorders are continously increase recently. One of those metabolic disorder is Diabetes mellitus or people know as “kencing manis” disease. The prevalence of diabetes mellitus in Indonesia is estimated to be as many as 21,3 million people in 2030. Diabetes mellitus is characterized by the increase of glucose levels in the blood caused by the abnormalities of insulin secretion, the decrease of insulin function or both. Diabetes mellitus is closely related to complications such as macroangiopathy and microangiopathy. There are many countries elaborate herbal coumpounds that have efficacy for decreasing blood glucose levels such as wood ear mushroom (Auricularia polytricha). Wood ear mushroom contains is flavonoid and polyssacharides in form of fiber (43,2%) which havean important role in decreasing blood glucose levels. The mechanisms how flavonoids decrease blood glucose levels is by decrease glucose absorption by inhibit the intestinal mucosa GLUT 2, decrease stimulation of peripheral glucose utilisation and decrease oxidative stress. Polysaccharides help to control the glucose absorptionin the gastrointestinal to maintain the blood glucose levels

    Pengaruh Metode Ceramah Terhadap Tingkat Pengetahuan Konsumsi Buah dan Sayur Siswa SD Negeri 060841 Medan

    Full text link
    Abstrak: Kurangnya pengetahuan tentang gizi akan menyebabkan seseorang salah memilih makanan sehingga akan menurunkan konsumsi makan sehat dan berdampak negatif pada status gizi. Rendahnya pengetahuan konsumsi buah dan sayur terjadi di beberapa sekolah dasar di Indonesia. Salah satu metode yang dapat meningkatkan pengetahuan ialah metode ceramah. Jenis penelitian Quasi Eksperimen, rancangan One Group Pretest-Postest Design. Tujuan penelitian menguji pengaruh metode ceramah terhadap tingkat pengetahuan siswa Sekolah Dasar Negeri 060841 Medan tentang konsumsi buah dan sayur. Jumlah sampel 100 siswa terdiri dari kelas IV, V, dan VI. Pengetahuan di ukur dua kali, pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan siswa sebelum perlakuan yang berpengetahuan kurang (31%), cukup (45%), dan baik (24%). Setelah perlakuan pengetahuan kurang (21%), cukup (46%), dan baik (33%). Hasil uji wilcoxon signed rank test menunjukan nilai p-value= 0,107. Kesimpulan tidak ada pengaruh metode ceramah terhadap tingkat pengetahuan siswa. Saran kepada pihak sekolah agar memberi pendidikan kepada siswa tentang manfaat konsumsi buah dan sayur di dalam kegiatan ekstrakulikuler, saran kepada peneliti yang lain perlu penambahan alat peraga dalam penelitian menggunakan metode cerama

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Posyandu Lansia Terhadap Pengetahuan dan Tindakan Pemanfaatan di Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai

    Full text link
    Jumlah lansia di Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai sebanyak 60 orang.  Dari jumlah tersebut lansia yang aktif mengikuti kegiatan lansia sebanyak 28 orang dengan jumlah laki-laki sebanyak 10 orang dan perempuan sebanyak 18 orang. Kurang aktifnya lansia diduga karena  kurangnya pengetahuan, sehingga perlu diberi pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan tindakan pemanfaatan posyandu lansia .Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain eksperimen semu (quasi experiment). Penelitian dilakukan di Desa Ujung Rambung Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 orang dan sampel diambil setengahnya yaitu 30 orang. Data dianalisis secara analitik dengan menggunakan uji t dua sampel berpasangan (paired sample t-test) pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh (perbedaan) yang signifikan pengetahuan lansia sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest) dengan pengetahuan sesudah diberi pendidikan kesehatan (posttest) dengan nilai t-hitung = -37,622 > 1,699 (t-tabel) dan nilai p= 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh (perbedaan) yang signifikan tindakan pemanfaatan posyandu lansia sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan (posttest) dengan nilai t-hitung = -17,954 > 1,699 (t-tabel) dan nilai p= 0,000 < 0,05. Disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya perawat aktif untuk memberikan pendidikan kesehatan baik kepada lansia maupun kepada anggota keluarga yang tinggal satu rumah dengan lansia agar pengetahuan pasien dan keluarga bertambah serta mampu melakukan perawatan pada lansia dengan semaksimal mungkin dan mendukung lansia untuk datang ke posyandu lansi

    Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Sectio Caesarea

    Full text link
    Sectio Caesarea (SC) adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. WHO memperkirakan bahwa angka kejadian persalinan dengan sectio caesarea sekitar 10-15% dari semua proses persalinan. Angka kejadian sectio caesarea di Indonesia mengalami peningkatan dari 9,8% pada tahun 2013 menjadi 17% pada tahun 2017. Ada beberapa resiko dari sectio caesarea antara lain infeksi, pendarahan, komplikasi bedah dan morbidly adherent placenta. Sekitar 90% morbiditas pasca operasi disebabkan oleh Infeksi Luka Operasi (ILO). ILO adalah infeksi dimana organisme patogen berkembang atau bermultiplikasi di suatu luka operasi yang sebagian besar disebabkan flora normal kulit, yaitu Staphylococcus aureus, coagulase-negative Staphylococcus (seperti Staphylococcus epidermidis), Pseudomonas sp., dan Escherichia coli. ILO dari tindakan sectio caesarea tersebut dapat diturunkan dengan adanya pemberian antibiotik profilaksis. Antibiotik profilaksis pada pembedahan adalah antibiotik yang diberikan pada penderita yang menjalani pembedahan sebelum adanya infeksi, tujuannya ialah untuk mencegah terjadinya infeksi akibat tindakan pembedahan. Penggunaan antibiotik profilaksis sangat dianjurkan diberikan sebelum dilakukan operasi dengan tujuan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya sebesar 30-65%. Antibiotik profilaksis yang disarankan adalah sefazolin yakni golongan sefalosporin generasi pertama dengan dosis 1 gr secara intravena dan diberikan 15-60 menit sebelum dimulainya prosedur sectio caesarea

    Penggunaan Madu dan Mangga (Mangifera indica) pada Penyembuhan Luka

    Full text link
    Penggunaan obat-obatan tradisional seperti tanaman sudah dilakukan secara turun temurun untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satunya adalah penggunaan mangga (Mangifera indica) dan madu sebagai obat untuk menyembuhkan luka. Madu dengan komponen antimicrobial dan antioksidan yang mampu menyembuhkan luka. Madu juga dapat memberikan efek lapisan protektif dan menjaga kelembaban sehingga bakteri tidak dapat berkembang. Mangga mengandung mangiferin yang merupakan komponen yang dapat menyembuhkan luka dengan adanya vitamin A dan vitamin C yang penting dalam proses pembentukan kolagen dan jaringan ikat sehingga terjadi penyembuhan luka. Penggunaan campuran madu dan mangga diketahui dapat mempercepat proses penyembuhan luka dibandingkan jika digunakan secara terpisa

    Potensi Terapi Tertawa sebagai Terapi Hipertensi

    Full text link
    Laughter therapy is a therapy to achieve joy, pleasure, happiness, in the heart that is issued through the mouth in the form of laughter, smiles that decorate the face, loose and happy conscience, blood circulation that can be adapted to disease, health care, can also be help emphasize. It has been found a long time ago, in the medical field itself the use of laughter therapy as a therapy for disease is very rare. As explained earlier, therapy can relieve stress, whereas stress itself is highly related to hypertension. Hypertension is a problem related to negative stress or pressure. Psychologically, logically, and psychologically emphasize the results of responses to problems involving a person. Because stress is related to perception, complementing clinical management requires the management of non-pharmacology, especially hypertensive patients by trying laughter therapy

    Determinan yang Berhubungan Dengan Keluhan Akibat Tidak Menggunakan APD pada Pekerja Bengkel Las Medan

    Full text link
    Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting dalam pekerjaan seharihari baik pekerjaan formal dan informal, maka itu manfaat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja sangat besar dalam pencengahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja tetapi tidak menjamin semua pekerjaan akan memakainya. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk Mengetahui Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Akibat Tidak Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Las di Bengkel Las yang berlokasi di Jalan Mahkamah Kelurahan Mesjid pada tahun 2019. Adapun penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan Cross Sectional dengan sampel 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode analisa data chi-square untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara, APD, Cara Kerja, Lama Kerja dengan Keluhan Pada Pekerja Las. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan APD dengan Keluhan Pada Pekerja Las, kemudian adanya hubungan Cara Kerja dengan Keluhan Pada Pekerja Las, dan tidak adanya hubungan Lama Kerja dengan Keluhan Pada Pekerja La

    Hubungan Karakteristik Ibu Bersalin dengan Nyeri Persalinan

    Full text link
    Sebagian besar (90%) persalinan disertai rasa nyeri. Rasa nyeri pada persalinan lazim terjadi dan merupakan proses yang melibatkan proses fisiologis dan psikologis pada ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik ibu bersalin (usia, paritas, pendidikan) dengan tingkat nyeri ibu bersalin kala I fase aktif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode observational analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang bersalin pada kala I fase aktif di Puskesmas Jatinegara pada bulan Juni 2019. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan kuota sampling yaitu sebanyak 50 orang ibu bersalin Kala I Fase Aktif yang datang ke Puskesmas Kecamatan Jatinegara. Penelitian ini  menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari responden dan data sekunder  berasal dari rekam medik pasien. Pengukuran tingkat nyeri persalinan dilakukan dengan menggunakan Universal Pain Assessment Tool. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariate. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil Penelitian tidak terdapat hubungan antara usia, paritas, pendidikan, pekerjaan dengan nyeri persalinan, hal ini disebabkan karena nyeri persalinan bersifat subyektif dan dipengaruhi oleh banyak faktor

    63

    full texts

    65

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Health Science and Physiotherapy (STIKES SITI Hajar Medan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇