Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Studi Eksperimental Pengaruh Penempatan Dinding Dekat Sudu Returning pada Jarak G/D = 1,335 terhadap Kinerja Turbin Angin Savonius
Bertambahnya penduduk Indonesia tiap tahun mengakibatkan konsumsi energi yang semakin tinggi. Dengan sumber energi yang masih didominasi oleh energi fosil dimana terus mengalami penurunan produksi, maka diperlukan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Turbin angin Savonius merupakan pilihan terbaik untuk memanfaatkan potensi energi angin menjadi energi listrik dengan menginstalasikannya didekat bangunan tinggi guna mendapatkan aliran bebas hambatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan turbin angin Savonius dua sudu berdiameter (D) sebesar 165,2 mm. Adapun parameter penelitian yang digunakan adalah G/D = 1,335; H/L = 1; S/D = 4,91; T/D = 1,16; K/D = 1,31 dan kecepatan angin divariasikan sebesar 4, 5, 6, 7, 8, 9 dan 10 m/s. Eksperimen dilakukan dengan meletakkan model dinding bangunan didekat returning blade turbin angin Savonius. Hasil didapatkan bahwa performa optimum turbin tercapai pada kecepatan angin 9 m/s dengan nilai Coefficient of Power (CP) maksimum sebesar 0,0361 pada = 0,459 dan nilai Coefficient of Moment (CM) maksimum sebesar 0,0788 pada = 0,459. Selain itu, penempatan model dinding juga mampu meningkatkan kemampuan self-starting turbin angin Savonius pada seluruh variasi kecepatan angin
Rancang Bangun Sistem Pemantauan dan Forecasting Konsumsi Energi Listrik Menggunakan Internet of Things dan Algoritma Seasonal Time Series
Bangunan kantor maupun gedung kampus seperti di Institut Teknologi Sepuluh Nopember menggunakan energi listrik yang tentunya tidak sedikit. Setiap gedung memiliki banyak sumber listrik sehingga sulit untuk memantau konsumsi energi listrik secara mendetail yang bisa saja menyebabkan pemborosan konsumsi energi listrik.Pengembangan sebuah sistem monitoring akan membantu untuk memudahkan pemantauan konsumsi energi listrik. Implementasi sistem bisa disesuaikan dengan titik mana saja maupun perangkat apa saja yang akan dipantau. Dalam pengembangannya, dibuat juga sebuah sistem forecasting yang memungkinkan untuk memprediksi konsumsi listrik selama 30 hari kedepannya. Sistem deteksi anomali tentunya akan membantu proses penghematan konsumsi listrik dengan memberi notifikasi apabila suatu titik menggunakan daya yang tidak semestinya.Penggunaan prinsip Internet of Things menjadi kunci utama dalam cara kerja alat dalam sistem ini. Platform website digunakan untuk mengembangkan antarmuka utama dari sistem, dan dibangun dengan framework CodeIgniter 4. Algoritma seasonal digunakan untuk melakukan forecasting dan juga akan berguna untuk sistem deteksi anomali. Klasifikasi konsumsi daya dibedakan menjadi tiga, yaitu konsumsi normal, konsumsi tinggi serta konsumsi tidak wajar
Kajian Penyisihan Amonia dalam Pengolahan Air Minum Konvensional
Kebutuhan air minum dipenuhi dengan pengolahan air minum menggunakan air baku berupa air permukaan dan air tanah. Salah satu pencemar utama air baku adalah amonia, yang dapat menyebabkan berbagai masalah, baik bagi kehidupan perairan, kesehatan manusia, dan kinerja pengolahan air minum. Terdapat 5 teknologi pengolahan air yang dapat menyisihkan amonia secara efektif, yaitu: (1) proses biologis, (2) breakpoint chlorination (BPC), (3) filtrasi membran reverse osmosis (RO), (4) proses ion exchange (IE), dan (5) proses air stripping. Proses biologis dan BPC dinilai sebagai 2 teknologi paling efisien dalam penyisihan amonia dengan keefektifannya relatif tinggi dan biaya relatif murah. Proses RO dan IE dapat menyisihkan amonia dalam bentuk amonium secara efektif, tetapi butuh biaya lebih tinggi. Penyisihan amonia dengan proses air stripping efektif pada konsentrasi tinggi yang tidak ditemukan pada air baku. Penyisihan amonia pada pengolahan air minum konvensional dinilai tidak efektif. Koagulan bermuatan positif tidak bereaksi dengan amonia berbentuk amonium dan unit filtrasi konvensional dengan media inert utamanya menyisihkan partikel tersuspensi. Klorin dan ozon adalah 2 desinfektan yang dapat menyisihkan amonia, tetapi ozon bersifat tidak stabil sehingga jarang digunakan. Klorin dapat menyisihkan amonia secara efektif, tetapi dosis klorin berlebihan dapat membentuk produk sampingan desinfeksi yang berbahaya
Implementasi Continuous Integration dan Continuous Delivery Pada Aplikasi myITS Single Sign On
Institut Teknologi Sepuluh Nopember mempunyai infrastruktur server on-premise atau bisa disebut dengan myITS Cloud yang dikelola oleh Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi. Aplikasi myITS Single Sign On merupakan aplikasi yang digunakan ITS untuk bisa berinteraksi dengan aplikasi lainnya seperti Classroom, Akademik, dan Beasiswa di myITS. Dalam pengembangan myITS SSO, proses delivery dan deployment dilakukan secara manual, dimana developer atau pengembang melakukan push ke repositori kode yang kemudian dirilis ke dalam server. Pada proses CI/CD penulis menggunakan Jenkins yang akan melakukan build aplikasi ke dalam docker image yang kemudian digunakan di dalam server menjadi sebuah kontainer. Kemudian dalam serangkaian tes yang terjadi terdapat tes untuk mendeteksi masalah kualitas kode menggunakan SonarQube. Setelah itu aplikasi akan di-deploy ke dalam Kubernetes menggunakan Helm dan Rancher. Setelah dilakukannya uji coba, Jenkins dan SonarQube bisa diimpelementasikan kepada proses CI/CD dengan cara diintegrasikan. Aplikasi juga berhasil dikemas menjadi image dengan bantuan aplikasi Docker yang kemdian diunggah ke DockerHub. Dengan berhasilnya aplikasi di¬-deploy kedalam Kubernetes dan tidak ada step pipeline yang terlewat bisa menjadi bukti bahwa implementasi CI/CD pada aplikasi myITS Single Sign On sudah berhasil
Arahan Penyediaan Green Infrastructure Wisata Pantai Wedi Ireng Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi
Pantai Wedi Ireng merupakan salah satu objek daya tarik wisata di Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Banyuwangi (2021), kawasan Wisata Pantai Wedi Ireng Kecamatan Pesanggaran diarahkan untuk pengembangan sarana dan prasarana. Dalam kondisi eksistingnya, penyediaan sarana dan prasarana masih sangat minim (eksisting 2022), dan aksesibilitasnya sulit. Lokasi Pantai Wedi Ireng yang berada pada kawasan hutan produksi membuat pengembangan wisata ini harus berwawasan lingkungan. Tujuan penelitian ini memberikan arahan terkait penyediaan infrastruktur hijau yang dapat dibangun pada kawasan wisata Pantai Wedi Ireng dengan tetap mempertahankan kondisi lingkungan. Penelitian ini menggunakan analisis AHP dengan input berupa kuisoner stakeholder untuk mengidentifikasi faktor prioritas penyediaan infrastruktur, analisis deksriptif untuk mengidentifikasi kondisi eksisting infrastruktur pariwisata, dan analisis Triangulasi untuk memberikan arahan penyediaan infrastruktur dengan menerapkan konsep infrastruktur hijau yang berwawasan lingkungan. Hasil dari penelitian ini didapatkan jenis infrastruktur yang menjadi prioritas untuk disediakan dalam empat kategori yakni aksesbilitas dan transportasi, fasilitas pelayanan wisata, utilitas, serta fasilitas pendukung wisata. Dalam identifikasi karakteristik kondisi eksisiting didapatkan deskripsi mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing infrastruktur. Penelitian ini mengahasilkan arahan penyediaan infrastruktur pariwisata dengan konsep green infrastructure berdasarkan prioritas pengembangan untuk pengembangan wisata Pantai Wedi Ireng
Pemodelan Ekspor ASEAN Data Panel Dinamis dengan Pendekatan Generalized Method of Moments Arellano-Bond
Ekspor merupakan kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean dalam negeri ke daerah pabean negara lain. Ekspor yang dilakukan negara-negara ASEAN selama periode 2015-2019 cenderung mengalami peningkatan. Hal ini berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara melalui peningkatan daya saing ekonomi, serta menjaga kestabilan ekonomi ASEAN. Terdapat beberapa faktor yang diduga mempengaruhi ekspor, antara lain PDB per kapita, nilai kurs nasional terhadap USD, inflasi, indeks harga ekspor, dan investasi dari pihak asing. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan ekspor ASEAN menggunakan regresi data panel dinamis dengan pendekatan GMM Arellano-Bond. Penggunaan model dinamis digunakan untuk mendapatkan efek jangka pendek dan panjang pada ekspor ASEAN. Regresi stepwise digunakan sebagai metode pemilihan persamaan regresi terbaik. Data yang digunakan penelitian ini merupakan data sekunder dari publikasi ASEAN dan laman resmi Bank Dunia pada sepuluh negara ASEAN selama 2015-2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB per kapita, indeks harga ekspor, dan investasi berpengaruh signifikan terhadap ekspor ASEAN. Pada jangka pendek, setiap peningkatan PDB per kapita, indeks harga ekspor, dan investasi masing-masing sebesar 1% akan meningkatkan ekspor ASEAN sebesar 0,533%, 0,136%, dan 0,078% pada tahun yang sama, sedangkan pada jangka panjang akan meningkatkan ekspor ASEAN sebesar 0,783%, 0,199%, dan 0,115%
Perbandingan Biaya Pelaksanaan Perkerasan Kaku Metode Cast in Situ dan Metode Precast-Prestressed Concrete Pavement pada Proyek Jalan Frontage Waru-Buduran
Infrastruktur merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi serta memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan suatu wilayah. Adanya infrastruktur yang memadai, aktivitas ekonomi menjadi semakin tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Provinsi Jawa Timur memiliki 5.495 perusahaan industri berdasarkan pada survei industri besar dan sedang tahun 2019. Banyaknya perusahaan industri mendorong perkembangan infrastruktur pada suatu daerah. Salah satunya yaitu Kabupaten Sidoarjo yang merupakan Kabupaten dengan jumlah industri terbanyak di Jawa Timur. Seiring berjalannya waktu, Sidoarjo sering mengalami kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan yang tidak diiringi dengan perluasan area jalan yang salah satunya terletak di Jalan Raya Aloha. Dengan adanya Proyek Pembangunan Jalan Frontage Waru-Buduran diharapkan mampu mengurangi kemacetan di daerah tersebut. Struktur jalan yang digunakan dalam proyek tersebut yaitu menggunakan perkerasan kaku metode cast in situ. Dalam tugas akhir ini, metode yang diajukan untuk pekerjaan perkerasan kaku yaitu metode precast-prestressed concrete pavement (PPCP) dimana memiliki kelebihan dalam efisiensi material dan durasi pengerjaan yang lebih cepat dari metode cast in situ. Perbandingan biaya pelaksanaan pada proyek ini dimulai dengan menyusun item pekerjaan, menghitung volume, menentukan metode pelaksanaan, menghitung produktivitas dan durasi, menghitung biaya pelaksanaan, menganalisis perbandingan biaya pelaksanaan, dan membuat network planning dan bar chart. Hasil analisis biaya dan waktu menunjukkan bahwa pada pekerjaan perkerasan kaku metode cast in situ membutuhkan waktu pelaksanaan selama 132,95 hari dengan biaya pelaksanaan sebesar Rp27.954.230.935 dan metode precast-prestressed concrete pavement membutuhkan waktu pelaksanaan selama 111,68 hari dengan biaya pelaksanaan sebesar Rp27.539.255.038. Selisih waktu sebesar 21,27 hari dan selisih biaya sebesar Rp414.975.898
Peramalan Curah Hujan di Stasiun Juanda Menggunakan Metode ARIMA Box-Jenkins dan Radial Basis Function Neural Network
Curah hujan yang tinggi tak hanya menyebabkan penundaan penerbangan, namun juga membuat pesawat terlambat mendarat karena menunggu cuaca sedikit lebih baik agar dapat dilakukan pendaratan dengan aman. Curah hujan juga mempengaruhi pendaratan dan lepas landas pesawat, telebih lagi jika sering terjadi hujan maka akan membuat landasan pacu pesawat menjadi licin dan mengurangi jarak pandang pengelihatan Dalam upaya untuk menghindari adanya kecelakaan pesawat, maka pada penelitian ini dilakukan peramalan terhadap curah hujan di Stasiun BMKG Juanda menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins dan Radial Basis Function Neural Network (RBFNN). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan model terbaik dan hasil peramalan curah hujan di Stasiun BMKG Juanda. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari BMKG Juanda Surabaya dari Januari 2019 hingga April 2021. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa nilai MSE model RBFNN dengan 12 neuron input, 3 neuron lapisan tersembunyi, dan 1 neuron output lebih kecil daripada model ARIMA ([1,9,12,35,55,58]1,1), sehingga dapat disimpulkan bahwa metode RBFNN merupakan metode terbaik yang digunakan untuk meramalkan curah hujan di Stasiun Juanda
FPeramalan Nilai Ekspor Non Migas Berdasarkan Nilai Tukar Rupiah terhadap US Dollar di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Fungsi Transfer
Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki peranan strategis dalam ekspor non migas secara nasional. Salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan ekspor non migas yaitu adanya perubahan nilai tukar rupiah terhadap US dollar. Berdasarkan hal tersebut, maka pada penelitian ini dilakukan peramalan kegiatan ekspor non migas di Provinsi Jawa Timur menggunakan metode fungsi transfer dengan variabel input adalah nilai tukar rupiah terhadap US dollar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model peramalan terbaik yang didapatkan adalah model fungsi transfer dengan orde r = 0, s = 0, b = 9 yang artinya nilai ekspor non migas di Provinsi Jawa Timur dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap US dollar sembilan bulan sebelumnya. Hasil peramalan pada tahun 2021 menunjukkan nilai ekspor non migas di Provinsi Jawa Timur cenderung menurun. Berdasarkan plot time series antara hasil ramalan dan nilai aktual diketahui bahwa hasil ramalan tidak mendekati nilai aktual dan memiliki pola yang berbeda, diduga hal ini disebabkan karena variabel input yang digunakan kurang tepat digunakan dalam meramalkan nilai ekspor non migas. Sehingga, penelitian selanjutnya disarankan menggunakan variabel input lainnya yang mempengaruhi nilai ekspor non migas di Provinsi Jawa Timur
Uji Efektivitas Formulasi Bioinsektisida Ekstrak Daun Waru (Hibiscus tiliaceus) terhadap Larva Spodoptera litura F.
Tumbuhan Waru (Hibiscus tiliaceus) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti saponin, alkaloid, flavonoid sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bioinsektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas formulasi bioinsektisida cair dari bahan aktif daun waru terhadap larva Spodoptera litura F. Metode yang digunakan untuk ekstraksi daun waru yang didapatkan dari kampus ITS Surabaya adalah metode maserasi dengan etanol 96%. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 pengulangan yang terdiri dari konsentrasi ekstrak 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, dan 90% menggunakan metode celup daun pada uji pendahuluan, sedangkan pada uji lanjutan menggunakan metode oles daun dengan konsentrasi 0%, 35%, 40%, 45%, 50%, dan 55%. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA one way dengan uji lanjutan Duncan dan nilai LC50 dianalisis dengan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi bioinsektisida cair ekstrak daun waru berpengaruh terhadap serangan larva Spodoptera litura pada tanaman pakcoy dengan konsentrasi yang paling efektif adalah konsentrasi ekstrak 45%. Ciri-ciri larva mati akibat pemaparan bioinsektisida adalah tubuh larva mengeras, berwarna cokelat sampai kehitaman, dan tubuh mengkerut