Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Penerapan Threshold Theory dalam Perancangan Ruang Antara Hunian Masyarakat dan Pusat Perbelanjaan
Salah satu cara untuk mengembalikan keterikatan antara bangunan dengan konteksnya adalah dengan memunculkan sebuah ruang antara yang dapat menjadi penampung aktivitas baru sekaligus menjadi penggabung beberapa kebutuhan yang ada. Threshold space di sini akan menjadi sebuah respon yang dapat mengolah ruang antara kedua bangunan yang terlepas dari konteksnya, dalam kasus ini adalah bangunan tiplogi perumahan dan pusat perbelanjaan. Perbedaan Threshold space berbeda dengan ruang antara lainnya adalah memiliki kriteria spesifik yang disebutkan di dalam buku Till Boettger yang berjudul Threshold Space, diantaranya counterbalancing pair of opposites, phases and organization, dan essence and potential. Dari ketiga kriteria yang didapatkan dari pendekatan threshold tersebut akan dieksplorasi kembali elemen arsitektural apa saja yang akan dipengaruhi kriteria-kriteria tersebut. Lalu diaplikasikan ke dalam ruang antara yang sudah terpilih
Optimasi Desain Balok dan Kolom Gedung Twin Tower Makassar dengan Menggunakan Microsoft Excel VBA terhadap Sisi Kekuatan Lentur, Geser, dan Biaya
Makassar merupakan kota terbesar keempat di Indonesia dan juga merupakan Ibu kota Sulawesi Selatan sehingga mendorong pemerintah untuk menghadirkan fasilitas untuk menunjang kegiatan masyarakat, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur. Karena lahan yang semakin sempit, dipilihlah bangunan secara vertikal yang dinilai lebih efektif dan efisien dengan kondisi eksisting yang ada. Twin Tower Makassar merupakan salah satu gedung tinggi dengan 36 lantai dan tinggi 170,95 m yang terletak di Makassar. Gedung ini dibangun di kawasan Center Point of Indonesia dan akan menjadi gedung pemerintahan Sulawesi Selatan. Menara ini akan menyatukan kantor-kantor pemerintahan Sulawesi Selatan dan juga menjadi bentuk sinergitas, solidaritas serta kolaborasi antara perangkat pemerintah sehingga diharapkan dapat membangun Sulawesi Selatan dengan efisien. Twin Tower juga akan dilengkapi dengan pusat bisnis dan jasa, serta fasilitas publik seperti mall, hotel, dan restoran. Pentingnya optimasi elemen struktur utama yaitu balok dan kolom adalah untuk mengurangi biaya pembangunan dan mengoptimalkan penggunaan bahan bangunan. Optimasi dilakukan dengan bantuan program sederhana dari Microsoft Excel yaitu Visual Basic Analysis (VBA). Pelaksanaan proses optimasi dilakukan dengan VBA karena proses optimasi dapat dilakukan secara otomatis hanya dengan memasukan syarat serta rumus-rumus sesuai peraturan saja sehingga dapat memudahkan proses penentuan dimensi sampai ke kebutuhan tulangan dari elemen struktur gedung. Pada tugas akhir ini dilakukan optimasi untuk elemen struktur balok dan kolom gedung Twin Tower Makassar menggunakan Microsoft Excel Visual Basic Analysis (VBA). Dari hasil analisa yang telah dilakukan didapatkan bahwa balok dapat menjadi lebih efisien dari sisi lentur dan gesernya dengan pengurangan harga hingga 31% dan kolom dapat menjadi lebih efisien dari sisi lentur dan gesernya dengan pengurangan harga hingga 57%
Pengaruh Pemasaran Media Sosial TikTok terhadap Kesadaran Merek Dan Minat Beli Produk Kosmetik di Indonesia
Peran media sosial berubah dengan sangat pesat. Media sosial tidak hanya sebagai media komunikasi dan hiburan, namun kini media sosial mempunyai peluang besar dalam kegiatan bisnis khususnya pemasaran. Pada tahun 2020 terdapat 160 juta orang yang aktif bermedia sosial di Indonesia. Salah satu media sosial yang paling banyak dikunjungi oleh pengguna internet di Indonesia adalah TikTok. Indonesia menjadi negara dengan pengguna aktif tertinggi kedua di dunia yaitu lebih dari 22 juta pengguna aktif bulanan. Salah satu kategori konten video yang paling banyak ditonton pada aplikasi TikTok adalah beauty/skincare. Hal tersebut dimanfaatkan oleh perusahaan atau pelaku usaha industri di bidang kosmetik untuk melakukan pemasaran melalui aplikasi TikTok, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran merek dan minat beli konsumennya. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasaran media sosial TikTok terhadap kesadaran merek dan minat beli produk kosmetik di Indonesia. Data diperoleh melalui kuesioner serta diolah dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan jumlah responden sebanyak 252. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran media sosial TikTok memiliki pengaruh positif terhadap kesadaran merek dan minat beli produk kosmetik. Implikasi manajerial diberikan agar perusahaan atau pelaku usaha di bidang kosmetik dapat menentukan langkah yang efektif dalam menggunakan TikTok sebagai media pemasaran untuk meningkatkan kesadaran merek dan minat beli konsumen terhadap produk kosmetik
Analisis Biaya dan Waktu Pelaksanaan Metode Alternatif Hollow Core Slab pada Gedung Apartemen Surabaya
Pemilihan metode pelaksanaan sangat berperan besar terhadap anggaran biaya dan waktu pelaksanaan proyek konstruksi. Beton pracetak merupakan salah satu metode pelaksanaan yang mulai menggantikan metode konvensional. Penerapan beton pracetak dianggap akan menghasilkan waktu pelaksanaan dengan durasi lebih cepat juga dapat mengurangi biaya pemakaian bekisting. Pada penelitian ini digunakan salah satu jenis beton pracetak yaitu hollow core slab sebagai metode alternatif dari pelat konvensional. Perhitungan biaya dan waktu pelaksanaan dihitung berdasarkan literatur yang digunakan maupun peraturan yang berlaku untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan kondisi lapangan. Adapun untuk perhitungan waktu hingga penyusuanan jadwal proyek digunakan alat bantu Microsoft Project. Berdasarkan hasil analisis perhitungan diketahui waktu pelaksanaan proyek Apartemen Grand Stand Surabaya lantai 21-30 dengan metode alternatif hollow core slab mencapai 245 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 12,388,437,000.00. Sedangkan data perhitungan berdasarkan dokumen dari kontraktor untuk metode konvensional dengan lantai yang sama mencapai 247 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 14,108,921,393.67
Faktor Kerentanan COVID-19 pada Permukiman Kumuh di Keluraan Ciptomulyo, Kota Malang
Kota Malang memiliki daerah dengan indikasi kumuh, salah satunya Kelurahan Ciptomulyo dengan luasan kumuh 59,85 ha sekaligus merupakan permukiman kumuh terbesar di Kota Malang. Kelurahan Ciptomulyo memiliki penduduk 12.767 jiwa dan kepadatan penduduk tinggi yaitu 15.382 jiwa/km2. Kondisi tersebut diperparah dengan muncul-nya COVID-19 di Indonesia, di mana transmisinya berkaitan dengan faktor lingkungan dan perilaku masyarakat. Permu-kiman kumuh di Kelurahan Ciptomulyo tidak menunjukkan perbaikan berarti dari tahun 2016 hingga 2018 yaitu 62,60 ha pada tahun 2016 dan 59,80 ha permukiman kumuh pada 2018, hal tersebut dapat memicu transmisi COVID-19 di Kelurahan Ciptomulyo. Hal ini dibuktikan dengan adanya penambahan kasus COVID-19 hingga mencapai kasus 417 positif dan 26 meninggal dunia. Karena itu diperlukan pengkajian lanjut terkait bagaimana faktor kerentanan kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Ciptomulyo terhadap transmisi COVID-19. Metode yang digunakan memiliki dua tahapan. Tahapan pertama menentukan faktor yang berpengaruh terhadap keren-tanan COVID-19 pada permukiman kumuh di Kelurahan Ciptomulyo dengan analisis Likert. Tahap kedua adalah menga-nalisis tingkat pengaruh faktor kerentanan COVID-19 pada permukiman kumuh di Kelurahan Ciptomulyo dengan meng-gunakan analisis AHP. Stakeholder yang digunakan memiliki pengaruh terhadap transmisi COVID-19 di Ciptomulyo. Hasil analisis likert dan AHP diperoleh luaran faktor yang berpe-ngaruh serta tingkatannya terhadap transmisi COVID-19 di Kelurahan Ciptomulyo. Faktor yang memiliki pengaruh tinggi adalah kepadatan penduduk, kebiasaan menerapkan kebijakan isolasi dan pembatasan sosial, budaya menggunakan alat pro-tektif diri. Faktor yang memiliki pengaruh sedang adalah rerata jumlah keluarga dalam satu KK, angka penderita ISPA, kepa-datan bangunan, dan fasilitas kesehatan. Faktor yang memiliki pengaruh rendah adalah ketersediaan dan kualitas air, keter-sediaan dan kondisi sanitasi, ruang terbuka, dan kemiskinan
Pra Desain Pabrik Metanol dari Gas Alam
Metanol merupakan suatu senyawa yang saat ini memiliki peran penting pada ekonomi global sebagai bahan baku yang banyak dibutuhkan di industri kimia. Pada tahun 2020, permintaan metanol global mencatatkan pertumbuhan yang positif yaitu mencapai 102,162 juta. Adapun di Indonesia, melalui Peraturan Menteri ESDM No. 12 tahun 2015 yang menetapkan intensifikasi pemanfaatan Bahan Bakar Nabati sebagai bahan bakar lain juga turut membuka peluang besar untuk industri metanol dalam pemenuhan bahan bakunya. Pabrik ini direncanakan beroperasi dengan kapasitas produksi sebesar 850.000 ton/tahun Methanol Grade AA dan berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, yang didukung dengan program pemerintah yaitu pembangunan kawasan industri di Teluk Bintuni. Pabrik metanol direncanakan didirikan di atas lahan seluas 50 ha, mulai beroperasi pada tahun 2026 dengan masa konstruksi selama 2 tahun dan beroperasi selama 15 tahun. Adapun proses produksi metanol ini terbagi menjadi tiga tahapan utama yaitu proses produksi syngas dengan combined reforming SMR-ATR, proses sintesis metanol dengan licensor dari Mitsubishi, dan proses pemurnian produk metanol dengan sistem distilasi 2 tahap. Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi metanol ini antara lain gas alam, steam, dan oksigen. Modal yang digunakan diasumsikan berasal dari modal sendiri sebesar 20% dan modal dari pinjaman bank sebesar 80%. Pabrik metanol ini memerlukan nilai (Capital Expenditures) sebesar Rp 5.965.780.276.477 dan nilai OPEX (Operating Expenditures) sebesar Rp 4.663.728.797.936. Berdasarkan analisis ekonomi yang dilakukan, diperoleh BEP sebesar 38,26%, nilai NPV sebesar Rp 5.460.221.976.667. Selain itu, diperoleh nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 15,2% dengan bunga bank sebesar 4,75%, dan Pay Out Time (POT) yang dibutuhkan adalah selama 5 tahun 5 bulan. Sehingga berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Pabrik Metanol dari Gas Alam layak untuk didirikan
Penentuan Lokasi Tempat Pemakaman Umum di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi pemakaman umum di Kecamatan Cakung, Provinsi DKI Jakarta. Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat dua sasaran penelitian. Sasaran yang pertama adalah menentukan kriteria penentuan lokasi tempat pemakaman umum baru di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dianalisis dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Sasaran berikutnya adalah merumuskan rekomendasi lokasi prioritas tempat pemakaman umum baru, yang diolah menggunakan analisis spasial, yaitu raster overlay, menggunakan fuzzy membership dan weighted sum. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa variabel sosial paling diprioritaskan oleh responden dalam kriteria penentuan lokasi tempat pemakaman umum dengan bobot sebesar 43%, disusul variabel aksesibilitas (20,8%), variabel penggunaan lahan (18,4%), dan variabel fisik dasar (17,8%). Dari hasil analisis spasial, terdapat tujuh titik lokasi yang dapat dijadikan prioritas tempat pemakaman umum baru, yaitu di RW 14 Cakung Timur, RW 09 Cakung Barat, RW 09 Jatinegara, dan RW 05 Pulo Gebang
Pengaturan Kemudi yang Robust terhadap Ketidakpastian Parameter Internal pada Mobil Otonom
Ketidakpastian dalam aplikasi kontrol kemudi tidak dapat dihindari. Apabila ada perubahan parameter atau gangguan lain pada sistem, kontroler dapat menjadi tidak stabil. Desain kontroler yang diajukan berupa Linear Quadratic Tracker (LQT) untuk kemudi lateral mobil otonom dengan adanya ketidakpastian internal dari parameter massa, momen inersia, dan konstanta kekauan menikung, sehingga hasil dari penelitian ini diharapkan kontroler lebih robust terhadap ketidakpastian dan tetap dapat mengikuti input yang diberikan. Kontroler yang diajukan sudah robust terhadap variasi parameter massa dan momen inersia akibat pembobotan serta konstanta kekakuan menikung untuk roda depan dan belakang akibat perubahan tekanan udara dan ketebalan roda. Kontroler yang dijaukan juga dapat mengikuti input yang diberikan dengan eror kecil dengan adanya ketidakpastian parameter
Penentuan Titik dan Rute Evakuasi dalam Mengurangi Risiko Bencana Banjir (Studi Kasus: Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika)
Kerugian akibat bencana banjir dapat berupa materi, rusaknya infrastruktur, hilangnya kesempatan beraktifitas dan bahkan korban jiwa. Kondisi serupa terjadi pada Kelurahan Koperapoka, Kecamatan Mimika Baru, Kabupaten Mimika dimana kejadian bencana banjir sulit dihindari karena sebagian besar rumah warga memiliki bangunan dengan satu lantai sehingga sulit untuk bisa melakukan penyelamatan serta memiliki risiko kerugian yang cukup tinggi. Selain itu, rentan terhadap kerusakan akibat aktivitas banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi, topografi relatif datar, kondisi perubahan penggunaan lahan, kapasitas sungai tidak dapat menampung dan mengalirkan air serta kepadatan penduduk yang tinggi. Kejadian tersebut terjadi karena kurang tanggapnya masyarakat dalam menghadapi bencana yang datang. Sehingga dengan tidak adanya titik dan rute evakuasi bencana banjir banyak masyarakat yang tidak tahu harus mengungsi kemana dan akhirnya risiko yang diambil yaitu menetap dirumah yang tergenang banjir. Oleh karena itu analisis penetapan titik dan jalur evakuasi adalah cara yang efektif, aman dan sangat penting dalam rangka mitigasi bencana, sehingga dapat meminimalisir risiko yang terjadi. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan titik dan rute evakuasi banjir adalah analisis variabel berpengaruh menggunakan content analysis, skoring dan pembobotan untuk penilaian titik lokasi evakuasi serta analisis rute evakuasi menggunakan network analysis dan penilaian aksesibilitas. Berdasarkan hasil yang diperoleh semua variabel berpengaruh dalam penelitian dengan 6 variabel memiliki nilai bobot paling tinggi sebesar 0,107 (11%), 1 variabel sebesar 0,096 (10%), 2 variabel sebesar 0,091 (9%) dan 1 variabel paling kecil dengan bobot 0,080 (8%). Ada 22 titik lokasi fasilitas yang dapat digunakan sebagai tempat evakuasi yang terdiri dari 8 tempat evakuasi sementara dan 14 lokasi evakuasi akhir. Kemudian ada 22 rute evakuasi optimal yang terdiri dari 13 rute evakuasi menuju tempat evakuasi sementara dan 9 rute evakuasi menuju tempat evakuasi akhir yang terbagi dalam 6 zona rawan bencana dengan 18 titik bangkitan pusat permukiman
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah Industri Alkohol di Desa Bekonang
Industri alkohol skala rumah tangga yang berada di Desa Bekonang Kabupaten Sukoharjo merupakan industri alkohol yang sudah lama ada dan sudah turun temurun dari generasi ke genarasi. Proses produksi alkohol di Desa Bekonang dilakukan dengan cara distilasi dengan bahan baku utama tetes tebu. Air limbah hasil distilasi ini memiliki warna coklat pekat dan berbau sedikit menyengat. Air limbah ini juga memiliki nilai COD, BOD, TSS dan nutrien yang tinggi sehingga perlu diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan. Oleh karena itu akan direncanakan instalasi pengolahan air limbah untuk mengolah air limbah hasil produksi alkohol di Desa Bekonang. Perencanaan ini dilakukan dengan melakukan pengambilan data primer melalui survey dan uji laboratorium serta data sekunder dengan melakukan tinjauan pustaka. Dari tinjauan pustaka didapat kriteria desain yang kemudian digunakan untuk perhitungan unit pengolahan. Dari hasil perhitungan kemudian dilakukan penggambaran sesuai kaidah gambar teknik. Berdasarkan hasil dari perencanaan, didapat debit air limbah rata-rata sebesar 5,88 m3/hari dan debit air limbah maksimum sebesar 9,408 m3/hari. Air limbah dari masing-masing industri diangkut menuju IPAL dengan menggunakan mobil bak. Teknologi pengolahan yang digunakan adalah saringan, bak ekualisasi, anaerobik baffled reaktor, moving bed bioreactor, dan clarifier. Kualitas air limbah hasil pengolahan didapat sebesar TSS 74 mg/L, COD 193 mg/L, BOD 84 mg/L. Luas lahan yang diperlukan untuk pembangunan IPAL sebesar 246 m2 dengan total biaya investasi sebesar Rp208.103.096,43