Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Modul Portofolio Pegawai pada Aplikasi MyITS Human Capital Management dengan Arsitektur Event Driven
MyITS Human Capital Management (MyITS HCM) adalah aplikasi yang sedang dikembangkan dan berfungsi untuk menyediakan berbagai keperluan terkait dengan kepegawaian ITS. Pada MyITS HCM, terdapat modul portofolio yang berfungsi untuk melakukan pengelolaan data portofolio pegawai ITS. Modul portofolio berfungsi sebagai sumber data yang banyak dimanfaatkan aplikasi lain. Salah satu aplikasi tersebut ialah SISTER ITS, yaitu aplikasi yang dimiliki oleh DIKTI, dimana dosen dapat melakukan manajemen data portofolio yang dimiliki. Untuk meringankan tugas dari dosen ITS, diperlukan adanya integrasi antara modul portofolio MyITS HCM dengan SISTER ITS. Integrasi dilakukan dengan menerapkan arsitektur Event Driven dengan Apache Kafka. Pengujian integrasi dilakukan pada tahap pengembangan dikarenakan dari DIKTI masih belum membuka akses ke production. Hasil yang didapatkan dari pengujian integrasi ialah semua portofolio berhasil terintegrasi namun ada 1 fitur portofolio yang gagal, dikarenakan endpoint API dari pihak SISTER masih mengalami error
Identifikasi Rute Shuttle Lyn dengan Suroboyo Bus di Wilayah Surabaya Timur
Tingginya pertumbuhan dan perkembangan Kota Surabaya berdampak pada penyelenggaraan dan pelayanan transportasi kota. Hambatan atau permasalahan transportasi yang terjadi saat ini di Kota Surabaya adalah tingginya angka kemacetan. Selain itu dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, pelayanan operasional angkutan kota (lyn) mengalami penurunan. Beberapa trayek sudah tidak sesuai dengan rute dan jadwal yang telah ditetapkan. Pada tahun 2018 Pemerintah Kota Surabaya menyediakan sarana transportasi baru yaitu Suroboyo Bus. Adanya Suroboyo Bus semakin memperburuk kondisi angkutan kota (lyn), dikarenakan masyarakat lebih memilih menggunakan Suroboyo Bus daripada angkutan kota (lyn). Seharusnya, dengan adanya Suroboyo Bus kedudukan angkutan kota (lyn) dapat dijadikan sebagai jaringan feeder (pengumpan). Namun dengan adanya Suroboyo Bus pelayanan transportasi di Wilayah Surabaya Timur juga belum efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rute shuttle lyn yang terintegrasi dengan jaringan BRT (Suroboyo Bus) di Wilayah Surabaya Timur. Dalam melakukan penelitian terdapat tiga sasaran untuk mencapai tujuan. sasaran pertama mengidentifikasi karakteristik pergerakan masyarakat di wilayah Surabaya Timur dengan menggunakan metode analisis statistic deskriptif dan matriks asal-tujuan. Selanjutnya sasaran kedua mengidentifikasi kondisi jaringan jalan eksisting di wilayah Surabaya Ttimur dengan menggunakan analisis statistic deskriptif dan spasial deskriptif. Dan yang terakhir sasaran ketoga yaitu merumuskan rute shuttle lyn di wilayah Surabaya Timur yang dianalisis dengan menggunakan spasial deskriptif. Dalam penelitian ini wilayah penelitian dibagi menjadi tujuh zona berdasarkan batas administrasi kecamatan. Hasil analisis matriks asal-tujuan menunjukkan terdapat empat zona yang memiliki potensi sebagai zona tujuan (bangkitan) yaitu zona 1, 2, 4, dan 7. Untuk zona asal, seluruh zona dalam penelitian merupakan zona asal. Sedangkan, berdasarkan hasil analisis jaringan jalan di Wilayah Surabaya Timur, terdapat 115 ruas jalan yang berpotensi sebagai jaringan jalan angkutan kota (lyn). Sehingga, dalam hasil perumusan rute angkutan kota (lyn) dihasilkan 19 rute yang dapat terintegrasi dengan Suroboyo Bus yang melayani Wilayah Surabaya Timur
Analisis Pengaruh Penambahan Activated Carbon (AC) terhadap Sifat Fotokatalis Material Komposit CuO/AC dalam Mereduksi CO2 menjadi Metanol di Bawah Penyinaran Sinar Tampak
Pemakaian bahan bakar fosil dapat meningkatkan kadar CO2 di atmosfer. Gas CO2 dapat direduksi menggunakan material fotokatalis komposit CuO/AC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan AC terhadap morfologi dan sifat fotokatalis untuk mendegradasi CO2 menjadi metanol. Sintesis CuO dilakukan menggunakan metode sol gel. Sementara itu, sintesis nanokomposit CuO/AC dilakukan menggunakan metode hidrotermal, lalu dilakukan uji fotokatalis reduksi CO2 menjadi metanol. Pengujian yang dilakukan adalah BET, XRD, FTIR, SEM, UV-Vis, GCMS dengan durasi penelitian adalah 5 bulan. Komposit CuO/AC berhasil disintesis, terbukti dari pengujian XRD yang terdeteksi adanya fasa CuO dan karbon. Ikatan karbon dan CuO terdeteksi pada pengujian FTIR. Pada pengujian SEM, CuO berbentuk nanorods dan AC berbentuk serpihan. Hasil EDS menujukkan bahwa terdapat unsur tembaga, oksigen, karbon dan nitrogen. Penambahan AC dapat meningkatkan energy band gap dari CuO hingga 1.780 eV. Penambahan AC dapat meningkatkan yield metanol komposit CuO/AC hingga 473.05 ΞΌmol/g katalis
Penentuan Faktor β Faktor yang Berpengaruh terhadap Pengembangan Budidaya Komoditas Jeruk Keprok di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu
Salah satu sentra pengembangan komoditas jeruk keprok di Jawa Timur adalah Kota Batu yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Holtikultura pada tahun 2009 melalui Program Keproknisasi Nasional. Berdasarkan Renstra Dinas Pertanian Kota Batu tahun 2017 β 2022, Desa Punten telah ditetapkan sebagai kawasan pengembangan komoditas hortikultura di Kecamatan Bumiaji. Desa Punten merupakan desa yang telah melahirkan salah satu komoditas hortikultura berupa varietas jeruk unggulan nasional yaitu Jeruk Keprok Batu 55. Jeruk Keprok Batu 55 memiliki harga jual 75 % lebih tinggi dibandingkan harga jual apel, dengan proyek keuntungan 82 % lebih tinggi dibandingkan proyeksi keuntungan apel. Dari segi produktivitas jeruk keprok mengalami peningkatan sebesar 7 % pada tahun 2019, sementara produktivitas apel yang mengalami penurunan sebesar 7,34 % pada tahun yang sama. Karena Desa Punten berpotensi untuk menjadi sentra pengembangan jeruk keprok, sehingga diperlukan penelitian mengenai penentuan faktor β faktor yang berpengaruh dalam pengembangan budidaya komoditas jeruk keprok di Desa Punten sebagai input dalam penyusunan arahan pengembangan sentra komoditas jeruk keprok di Desa Punten. Penelitian ini menggunakan metode Content Analysis untuk menentukan faktor β faktor yang berpengaruh dalam pengembangan budidaya komoditas jeruk keprok di Desa Punten. Selanjutnya untuk mengetahui kesesuaian faktor-faktor pengembangan tersebut dengan kondisi fakta (potensi masalah) di lapangan digunakan teknik Analisa Deskriptif. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan budidaya jeruk keprok batu 55 adalah komoditi primer, kualitas bibit, lahan pertanian, gapoktan, koperasi, program pertanian, kualitas petani, tenaga kerja produksi, tingkat kebutuhan konsumen, dan irigasi
Analisis Pengukuran Waktu Kerja di UMKM Ikhwan Mbois Lamongan
UMKM Ikhwan Mbois merupakan salah satu produsen songkok yang berada di Lamongan. Songkok yang diproduksi antara lain model susun, AC, dan terompah tetapi songkok batik model AC adalah model yang paling diminati konsumen. Proses produksi songkok batik ini dibuat berdasarkan permintaan konsumen. Pada waktu tertentu terjadi permintaan konsumen yang cukup tinggi sehingga mengalami keterlambatan pengiriman produk kepada pelanggan. Hal tersebut disebabkan karena UMKM ini belum mengetahui berapa waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit songkok. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui waktu yang diperlukan untuk membuat satu unit songkok dengan menggunakan metode jam henti (stopwatch time study) karena proses produksi songkok yang berlangsung singkat dan berulang-ulang. Pengamatan dilakukan pada proses produksi dengan membagi proses operasi menjadi enam elemen kerja. Hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa waktu standar yang diperlukan untuk produksi satu songkok batik model AC adalah 11 menit dan setiap karyawan menghasilkan output standar sebanyak 44 unit songkok/hari
Analisis Pengukuran Waktu Kerja di UD. Fish Design Sidoarjo
UD Fish Design adalah salah satu home industry yang berada di Sidoarjo bergerak di bidang produksi tas furing bahan spunbond. Tas promosi perusahaan adalah jenis tas yang sering dipesan ulang dan umumnya memiliki ukuran yang sama. Pengiriman tas kepada pelanggan sering terjadi keterlambatan dikarenakan perusahaan belum memiliki waktu standar untuk memproduksi satu unit tas, oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut perusahaan ingin mengetahui berapa waktu yang diperlukan untuk memproduksi satu unit tas. Pengamatan dilakukan pada tanggal 22-25 Maret 2021 dengan mengukur waktu produksi pada setiap elemen kerja dan dilakukan analisis terhadap pengukuran waktu kerja menggunakan metode jam henti (stopwatch time study). Hasil analisis diperoleh waktu standar yang diperlukan untuk memproduksi satu unit tas promosi perusahaan selama 8 menit/unit dengan Output standar adalah 35 unit/hari/karyawan
Studi Simulasi dan Eksperimental Pengaruh Equivalence Ratio dan Temperatur Udara Inlet pada Proses Gasifikasi Tongkol Jagung Terhadap Gasifier Tipe Downdraft Berdasarkan Prinsip Energi dan Eksergi
Solusi untuk mengurangi penggunaan energi fosil, yaitu dengan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan, salah satunya adalah Gasifikasi Biomassa. Dari proses Gasifikasi akan menghasilkan synthetic gas, dan akan digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil pada mesin diesel dualβfuel. Penelitian ini menggunakan dua analisa, yaitu analisa energi dan analisa eksergi, untuk mengetahui unjuk kerja dari gasifier. Penelitian ini bersifat simulasi dan eksperimen. Untuk metode simulasi menggunakan software Aspen Plus V10, sedangkan pada eksperimen reaktor yang digunakan untuk proses gasifikasi adalah reaktor tipe downdraft. Terdapat 3 variasi T inlet zona oksidasi yaitu 30Β°C, 50Β°C, dan 75Β°C, sedangkan untuk 5 variasi ER yaitu 0,2; 0,25; 0,3; 0,35; 0,4; sehingga menghasilkan nilai AFR aktual tertentu. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai LHV tertinggi untuk hasil simulasi, yaitu pada ER 0,2 dengan T inlet 30Β°C sebesar 5052,65 kJ/kg, dan tertinggi untuk hasil eksperimen sebesar 3736,67 kJ/kg. Hasil cold gas efficiency tertinggi untuk hasil simulasi pada ER 0,35 dengan T inlet 30Β°C yaitu sebesar 36,47%, dan hasil eksperimen yaitu pada ER 0,35 dengan T inlet 30Β°C didapatkan 53,84%. Sedangkan nilai efisiensi eksergi tertinggi untuk hasil simulasi yaitu pada ER 0,2 dan T inlet 30Β°C, didapatkan nilai 34,06%, dan untuk hasil eksperimen yaitu 25,45% pada ER 0,2 dengan T inlet 30Β°C
Model Optimasi Portofolio Saham dengan Aset Bebas Risiko dan Estimasi Risiko dengan Menggunakan Expected Shortfall
Pembentukan suatu portofolio investasi dan pengukuran risiko adalah cara yang dapat dilakukan oleh para investor untuk mengurangi tingkat risiko portofolio investasi. Maka, dalam penelitian ini dilakukan dua hal, yaitu dilakukan pembentukan model optimasi portofolio investasi yang dikembangkan dengan menggunakan teknik Lagrangian Multiplier untuk menentukan proporsi aset yang akan diinvestasikan dan melakukan perhitungan estimasi risiko menggunakan expected shortfall. Kemudian pada penelitian ini dilakukan perluasan dengan menambahkan aset bebas risiko ke dalam portofolio. Hasil yang diperoleh dari perhitungan proporsi portofolio optimal terdiri dari lima aset saham yaitu saham EXCL = 0.0137, ANTM = 0.3288 TBIG = 0.5032, UNVR = 0.1441 dan CPIN = 0.0102. Sedangkan, portofolio terdiri dari lima aset saham dan satu aset bebas risiko (10%) didapatkan perhitungan proporsi saham EXCL = 0.0136, ANTM = 0.2893 TBIG = 0.4431, UNVR = 0.1433 dan CPIN = 0.0107. Berdasarkan hasil perhitungan expected shortfall diperoleh bahwa portofolio investasi dari lima aset saham dengan satu aset bebas risiko dapat meminimalisasi risiko dibandingkan portofolio investasi dari lima aset saham
Sistem Peramalan Menggunakan Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables (ARIMAX) Untuk Harga Minyak Sawit Indonesia
Minyak kelapa sawit memiliki kontribusi yang signifikanterhadap pertumbuhan ekonomi, pengurangan angka kemiskinan, hingga perbaikan terhadap ekonomi terbuka. Pada kegiatan ekspor, nilai minyak kelapa sawit dapat mencapai ratusan triliun rupiah.. Namun, resolusi yang dikeluarkan oleh Uni Eropa sangat mempengaruhi pergerakan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia. Kebijakan yang bernama Renewable Energy Directive II atau RED II sangat membatasi jumlah ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke negara β negara anggota Uni Eropa dengan anggapan bahwa minyak kelapa sawit merupakan penyebab gundulnya hutan. Kebijakan tersebut berpotensi untuk mengurangi jumlah permintaan ekspor minyak kelapa sawit terutama bagi negara β negara Uni Eropa. Hal ini tentu mampu mempengaruhi harga minyak kelapa sawit Indonesia di pasar global. Harga minyak kelapa sawit merupakan salah satu unsur penting dalam hal pendapatan bagi negara. Oleh karena itu, diperlukan adanya upaya dalam mengatasi hal tersebut. Salah satu upayanya adalah meramalkan harga minyak sawit Indonesia dalam beberapa periode ke depan.Peramalan yang dilakukan terhadap minyak kelapa sawit Indonesia dapat menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variable atau ARIMAX. Metode ini dipilih karena paling sesuai digunakan pada kondisi di mana harus melibatkan berbagai macam variabel input yang bersifat independen untuk meramalkan suatu variabel yang dependen terhadap variabel input tersebut. Hal ini sejalan dengan harga minyak kelapa sawit Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, seperti luas lahan produksi, volume produksi, volume ekspor, kondisi cuaca, hingga nilai kurs yang berlaku pada saat itu. Pada implementasinya, metode ARIMAX akan dibandingakan dengan metode ARIMA untuk melihat performa yang dihasilkan. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah peramalan dengan menggunakan variabel eksogen memiliki hasil yang lebih baik dari peramalan tanpa menggunakan variabel eksogen. Hasilnya, metode ARIMAX menunjukkan hasil yang lebih baik dengan nilai MAPE pelatihan dan pengujian sebesar 5,06% dan 6,35%. Hasil tersebut menunjukkan kategori model peramalan yang sangat akurat
Analisa Penilaian Kerusakan dan Perbaikan Jalan dengan Metode Bina Marga Pada Jalan Mayjend Sungkono Kabupaten Gresik
Jalan merupakan prasarana yang memiliki peranan penting sebagai penghubung suatu daerah dan juga sebagai penggerak perekonomian masyarakat. jalan mempunyai peranan penting dalam terciptanya pemerataan pembangunan di Indonesia. Di daerah industri seperti kabupaten Gresik, jalan dibutuhkan untuk mempercepat arus distribusi barang industri. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik, juga mempengaruhi laju pertumbuhan lalu lintas di Gresik dengan meningkatnya volume kendaraan. Salah satu jalan yang mengalami peningkatan volume adalah Jalan Mayjend Sungkono di Kecamatan Kebomas. Apabila jalan sebagai prasarana penghubung mengalami kerusakan maka akan menghambat laju kendaraan yang melintasi jalan tersebut, karena itu perlu dilakukan pemeliharaan jalan agar dapat melayani dengan optimal kendaraan yang melintas. Pada Studi ini membahas terkait Analisis kerusakan jalan dan kondisi saluran drainase meenggunakan metode dari Bina Marga. Untuk penilaian kondisi jalan menggunakan metode Bina Marga 1990 dan metode Surface Distress Index (SDI), sedangkan untuk penilaian kondisi saluran drainase tepi jalan hanya menggunakan metode Bina Marga 1990. Berdasarkan hasil analisis data, kondisi perkerasan dan kondisi saluran drainase pada Jalan Mayjend Sungkono Gresik STA 3+000 sampai STA 5+000 masuk dalam program pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala, dengan angka urutan prioritas terkecil didaptakan sebesar 4 dalam analisis kondisi perkerasan. Dan angka terbesar untuk kondisi saluran drainase sebesar 15. Untuk faktor jenis kendaraan yang paling berpengaruh dalam kerusakan jalan adalah kendraan tipe 7c yaitu truk trailer. Untuk perbaikan kerusakan ada 4 jenis perbaikan yaitu P1 (Penebaran Pasir), P2 (Laburan Aspal Setempat), P3 (Melapis Retakan), P5 (Penambalan). perbaikan tidak hanya dilakukan pada badan jalan tetapi juga sistem drainase tepi jalan dengan merencanakan saluran drainase baru pada beberapa segmen jalan. Dengan total biaya perbaikan jalan dan perencanaan saluran drainase baru sebesar Rp221.228.765 menggunakan HSPK kabupaten Gresik tahun 2021