Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Not a member yet
    4139 research outputs found

    Uprating Instalasi Pengolahan Air Minum Konstruksi Baja

    Get PDF
    Seiring bertambahnya tahun, jumlah penduduk terus meningkat. Hasil proyeksi menunjukkan jumlah penduduk Indonesia akan meningkat dari 270,2 juta jiwa pada tahun 2020 menjadi 318,9 juta jiwa pada tahun 2045. Sedangkan, total kapasitas Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) di Indonesia sebesar 100.000 liter/detik atau setara melayani sekitar 100 juta penduduk. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kebutuhan air minum jauh melampaui kapasitas IPAM. Untuk itu perlu dilakukan peningkatan kapasitas produksi air minum salah satunya dengan uprating IPAM, yang dapat menambah volume atau debit produksi hingga dua kali volume atau debit awal. Mekanisme dan volume pekerjaan uprating IPAM dapat disesuaikan kembali sesuai masalah layanan air minum masing-masing. Kajian ini membahas mekanisme uprating pada unit koagulasi-flokulasi, sedimentasi, dan filtrasi pada IPAM berdasarkan kombinasi kriteria desain uprating pada SNI 6774:2008 dengan kriteria desain lain yang memenuhi ketentuan. Kajian dilanjutkan dengan simulasi perencanaan uprating unit pengolahan air minum pada instalasi pengolahan air paket 50 L/detik IPAM Siwalanpanji Sidoarjo. Didapatkan hasil bahwa dengan uprating pada tiap unit pengolahan air, debit IPAM yang semula 36 L/detik dapat ditingkatkan hingga dua kali lipat yakni menjadi 72 L/detik dengan mekanisme dan kriteria desain uprating yang memenuhi. Mekanisme uprating yang dilakukan pada simulasi ini antara lain mempersingkat waktu detensi (td) dan menambah 1 unit koagulasi-flokulasi dan sedimentasi. Sedangkan, debit pada unit filtrasi ditingkatkan dengan mengganti ukuran masing-masing media filter (antrasit dan pasir silika)

    Pembangkitan Citra Wajah dari Sketch Wajah menggunakan CycleGAN

    Get PDF
    Penggunaan sketsa wajah merupakan alat bantu yang digunakan lembaga penegak hukum dalam melakukan proses identifikasi tersangka tindak kriminal. Sketsa wajah digunakan ketika tidak terdapat foto dari tersangka tindak kriminal di tempat kejadian perkara. Sketsa wajah digunakan dalam proses identifikasi mugshot pada database dengan menggunakan sistem face recognition, dikarenakan sketsa wajah memiliki modalitas yang berbeda dengan citra wajah seperti halnya tekstur wajah, maka dibangkitkanlah citra wajah baru dari input sketsa wajah yang dimiliki sehingga dapat memiliki tekstur yang dapat menyerupai citra wajah. CycleGAN merupakan metode yang digunakan dalam melakukan tugas imageto-image translation, metode tersebut dapat digunakan dalam melakukan style transfer. Oleh karena itu, dalam penelitian tugas akhir ini dikembangkan sebuah model yang berfungsi untuk membangkitkan citra wajah dari sketsa wajah sehingga dapat mengolah sketsa wajah menjadi citra wajah yang memilki tekstur wajah

    Arahan Pengembangan Kawasan Sempadan Sungai di Kawasan Industri Terpadu Batang dengan Konsep Water Sensitive Urban Design

    Get PDF
    PT Kawasan Industri Terpadu Batang sedang berfokus mengembangkan kawasan pada kluster 1 seluas 3.100 Ha dengan fase pekerjaan pertamanya berada pada lokasi dengan luas 450 Ha. Pengembangan kawasan ini memiliki tiga prinsip dasar yaitu Smart Society (Ekosistem Masyarakat Cerdas), Smart Environment & Infrastructure (Lingkungan dan Infrastruktur Cerdas) serta Smart Economy (Ekonomi Cerdas). Dalam tahap pengembangannya, pada kawasan industri ini ditemukan dua masalah yaitu banjir yang berdampak kepada proses pekerjaan kawasan dan aktivitas masyarakat dan penanganan terhadap air yang perlu dikembangkan untuk mengatasi permasalahan di masa yang akan datang. Water Sensitive Urban Design (WSUD) adalah pendekatan pengelolaan air di kota-kota besar dan kecil yang menangani masalah kuantitas dan kualitas air (Wellington City Council, 2005). Dalam merumuskan arahan pengembangan kawasan sempadan sungai di Kawasan Industri terpadu Batang berdasarkan konsep WSUD dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu mengidentifikasi komponen WSUD, melakukan penilaian kinerja komponen yang tersedia melalui content analysis (CA) berdasarkan hasil wawancara dengan pihak PT Kawasan Industri Terpadu Batang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), merumuskan arahan pengembangan kawasan sempadan sungai di Kawasan Industri terpadu Batang berdasarkan konsep WSUD menggunakan analisis Triangulasi. Dari hasil analisis ditemukan beberapa arahan yang berfokus dalam pengembangan kawasan sempadan sungai di kawasan industri dengan mengadaptasikan atau menerapkan komponen yang kemudian dijabarkan dalam beberapa variabel WSUD. Beberapa arahan yang dihasilkan dibagi kedalam dua jenis yaitu arahan utama dan arahan tambahan. Dari semua arahan dihasilkan rekomendasi kedepannya untuk pihak PT Kawasan Industri Terpadu Batang dan Balai Besar Wilayah Sungai dalam mengelola kawasan khususnya kawasan sempadan sungai Pelabuhan di dalam Kawasan Industri terpadu Batang

    Analisis Korelasi Kelimpahan Ikan Gelodok (Mudskipper) dengan Konsentrasi Karbon Organik Tanah pada Hutan Mangrove Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura

    Get PDF
    Hutan Mangrove merupakan salah satu jenis ekosistem lahan basah yang mampu menangkap karbon dioksida (CO2) di atmosfer dan menyimpan sebagian besar karbon dibawah permukaan tanah. Ekosistem mangrove merupakan habitat ikan gelodok yang menghabiskan sebagian besar waktunya di permukaan tanah, membuat sarang berupa lubang persembunyian di sekitar naungan mangrove, dan berperan sebagai bioindikator tanah atau kesuburan tanah yang baik untuk penanaman vegetasi mangrove. Hal ini mendasari tujuan penelitian untuk mengetahui kelimpahan ikan gelodok, konsentrasi karbon organik tanah serta korelasinya secara statistik pada vegetasi mangrove campuran di Hutan Mangrove Desa Labuhan Kecamatan Sepulu, Madura. Pengamatan kelimpahan dilakukan secara periodik sebanyak 3 kali selama 6 minggu pada 10 plot dalam hutan mangrove, pengambilan sampel tanah dilakukan pada tiap plot yang selanjutnya dilakukan uji gravimetri untuk mengetahui konsentrasi karbon organik tanah. Data parameter lingkungan juga diambil secara periodik sebagai data pendukung. Hasil penelitian didapatkan bahwa konsentrasi karbon organik tanah di lokasi penelitian sebesar 2,217±0,555%, kelimpahan fisik rata-rata ikan gelodok (mudkipper) 8±4.881 individu/100m2 dan kelimpahan non-fisik (lubang sarang) 10±3.281 sarang/100m2. Hasil uji korelasi Pearson antara karbon organik tanah dengan kelimpahan ikan gelodok (r = 0.193) dan lubang sarang (r = 0.083) p < 0.05, dinyatakan memiliki korelasi yang lemah, begitu pula parameter lingkungan seperti pH tanah, suhu tanah dan salinitas air terhadap karbon organik tanah

    Aplikasi Prediksi Kebangkrutan Menggunakan Metode Altman Z-Score pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi

    Get PDF
    Perkembangan perekonomian Indonesia yang terus berkembang termasuk diantaranya adalah sektor barang konsumsi. Kesehatan keuangan perusahaan dapat dilihat dari kondisi kinerja keuangan yang tercantum di laporan keuangan. Jika terjadi masalah pada keuangan perusahaan dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kebangkrutan. Salah satu cara mengukur tingkat kebangkrutan perusahaan adalah dengan menggunakan Altman Z-score. Pentingnya perusahaan mendeksi kebangkrutan dini mendorong peneliti untuk membuat aplikasi prediksi kebangkrutan pada perusahaan manufaktur yang tercatat dalam BEI. Variabel yang digunakan untuk membantu analisis pada pada aplikasi adalah variabel modal kerja, EBIT, Laba ditahan, nilai pasar modal, penjualan bersih. Pembuatan aplikasi rencananya akan menggunakan bantuan Rstudio Hasil prediksi menggunakan Altman Z-score menghasilkan akurasi 75%. Harapannya dengan adanya aplikasi ini dapat membantu perusahaan manufaktur terutama sektor barang konsumsi untuk bisa mendeteksi kebangkrutan sejak dini

    Pendekatan Healing Environment pada Fasilitas Pemulihan Anak Korban Kekerasan

    Get PDF
    Meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia perlu penanganan lebih untuk anak korban kekerasan. Pendekatan desain yang digunakan yaitu healing environment dengan tujuan untuk membantu dalam pemulihan anak korban kekerasan yang mengalami gangguan kesehatan mental dan diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kekerasan pada anak. Metode yang dilakukan dengan menganalisis kawasan yang telah dipilih untuk mengetahui yang dapat mempengaruhi healing environment, mengetahui elemen-elemen yang perlu diterapkan dalam healing environment seperti pencahayaan, warna, pemandangan, suara, aroma, seni tekstur, dan keamanan, dan juga mempelajari studi preseden dengan bangunan fasilitas kesehatan mental untuk anak untuk diterapkan dalam objek yang akan dirancang. Sehingga dapat menhasilkan suatu objek arsitektur dengan pendekatan healing environment. Dalam objek arsitektur ini taman memiliki perang yang sangat penting untuk pengguna, terutama pasien

    Optimalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kecamatan Bondowoso, Bondowoso

    Get PDF
    Sistem pengelolaan sampah yang kurang efisien dan partisipasi masyarakat yang minim menyebabkan permasalahan sampah seperti timbunan sampah pada TPS dan TPA melebihi kapasitas. Perencanaan ini bertujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi cakupan dan persentase pelayanan TPS di Kecamatan Bondowoso saat ini, mengkaji peningkatan pelayanan pada salah satu TPS yang terpilih sebagai pilot project, dan menganalisis perkiraan biaya operasional pengoptimalan TPS di Kecamatan Bondowoso. Data yang digunakan pada perencanaan ini adalah data primer dan sekunder. Pengukuran timbulan sampah rumah tangga (SRT) untuk mengetahui persentase pelayanan di Kecamatan Bondowoso menggunakan metode load count analysis selama 8 hari secara berturut-turut dan 5 hari untuk pengukuran timbulan sampah pasar. Pada tahun 2021, timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Bondowoso sebesar 0,4 kg/orang.hari, dengan densitas sampah di gerobak adalah 190,93 kg/m3 dan timbulan sampah pasar adalah sebesar 0,34 kg/m2. Optimalisasi ditentukan berdasarkan skenario yang terpilih. Skenario pengelolaan yang terpilih adalah skenario yang memfokuskan pada peningkatan pelayanan, rit pengangkutan sampah, dan memaksimalkan lahan TPS yang belum dimanfaatkan. Pada tahun 2030, jumlah penduduk terlayani sebesar 69.894 jiwa dengan timbulan SRT sebesar 25,86 ton/hari dan SSRT sebesar 25,93 ton/hari sehingga total volume sampah yang ditangani pada tahun 2030 adalah 271,26 m3/hari. Hasil analisis potensi reduksi pada TPS Tamansari dan TPS pasar hewan, kedua TPS tersebut dapat mereduksi sampah sebesar 11,05 m3 sampai 12,05 m3 per harinya. Hasil optimalisasi TPS Tamansari sebagai pilot project dengan luas lahan 150 m2 dengan kapasitas pengolahan berupa komposting dan penyimpanan sampah lapak sebesar 2,1 ton/hari. Dengan lahan sekian, TPS Tamansari membutuhkan biaya investasi untuk konstruksi dan pengadaan alat sebesar Rp 395.605.978 sedangkan untuk biaya operasional dan perawatan per tahunnya adalah Rp 199.721.640

    Studi Eksperimental Efek Peletakan Sudu Returning Dekat Dinding pada Jarak G/D = 1,4558 Terhadap Kinerja Turbin Angin Savonius

    Get PDF
    Laju pertumbuhan penduduk Indonesia dan konsumsi listrik nasional meningkat tiap tahunnya. Produksi listrik di Indonesia sebagian besar dihasilkan oleh pembangkit listrik berbahan bakar energi tak terbarukan yang semakin lama akan berkurang dan selain itu pembakarannya akan melepaskan gas CO2 yang menyebabkan pemanasan global. Cara untuk mengurangi penggunaan energi tak terbarukan yaitu mengoptimalkan energi baru terbarukan seperti energi angin. Dengan kecepatan angin di Indonesia yang terbilang rendah, jenis turbin angin yang cocok adalah turbin angin Savonius. Turbin angin ini memiliki efisiensi yang rendah sehingga diperlukan penelitian untuk meningkatkan kinerjanya, salah satunya dengan mengintegrasikan turbin angin Savonius dengan gedung. Penelitian ini menggunakan turbin angin Savonius 2 sudu dengan diameter sudu turbin (D) sebesar 165,2 mm. Jarak antara pusat poros turbin angin Savonius dengan dinding terhadap diameter sudu turbin (G/D) sebesar 1,4558. Variasi kecepatan aliran angin antara lain 4; 5; 6; 7; 8; 9; dan 10 m/s. Dengan parameter tetap yang digunakan yaitu H/L = 1; S/D = 4,91; T/D = 1,16; dan K/D = 1,31. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah dengan peletakan dinding bangunan dekat returning blade turbin angin Savonius dengan rasio G/D = 1,4558 efektif dalam meningkatkan kinerja turbin angin Savonius pada kecepatan 9 dan 10 m/s peningkatan Cp maksimum tertinggi didapatkan pada kecepatan 9 m/s dengan kenaikan sebesar 41,15%. Peningkatan Cm maksimum tertinggi terjadi pada kecepatan 10 m/s dengan peningkatan sebesar 22,75%. Adanya dinding bangunan dapat meningkatkan kemampuan self starting dari turbin angin Savonius pada seluruh variasi kecepatan

    Optimasi Biaya Operasional Kapal Menggunakan Metode Pemrograman Dinamis

    Get PDF
    Transportasi laut merupakan jalur pendistribusian terpenting dalam perekonomian di Indonesia. Sebab, lingkungan geografis Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang dipisahkan oleh lautan. Namun saat ini Indonesia terancam kelangkaan persediaan bahan bakar yang menjadi sumber energi transportasi laut. Produksi bahan bakar menurun pada 2013 hingga 2018. Sedangkan konsumsi bahan bakar mengalami peningkatan. Selain itu, hampir setengah dari seluruh biaya operasional kapal yaitu untuk biaya konsumsi bahan bakar. Meski demikian, terdapat solusi untuk meminimalkan konsumsi bahan bakar yaitu dengan pengaturan mesin dan kecepatan kapal selama berlayar. Sehingga, pada tugas akhir ini untuk mendapatkan biaya operasional kapal yang optimal yaitu dengan cara memutuskan kecepatan kapal yang tepat. Optimasi biaya operasional kapal diterapkan dengan menggunakan metode Pemgrograman Dinamis. Penerapan metode Pemrograman Dinamis menunjukkan bahwa secara keseluruhan diperoleh biaya operasional kapal yang lebih optimal (terlihat dari jumlah konsumsi bahan bakar). Secara aktual KM.Labobar Voyage 03.2021 menghabiskan 647 KL bahan bakar. Sedangkan perolehan hasil optimasi KM.Labobar menghabiskan 610 KL bahan bakar

    Kajian Remediasi Tanah Terkontaminasi Logam Berat Timbal di Desa Pesarean, Kabupaten Tegal dengan Stabilisasi/Solidifikasi

    Get PDF
    Perkembangan industri memberikan dampak yang tidak hanya positif pada kehidupan manusia, melainkan juga terdapat dampak negatif terhadap lingkungan melalui pencemaran yang dihasilkan dari limbah industri. Sebagian besar, industri menghasilkan logam berat. Logam berat merupakan bahan pencemar berbahaya karena sifatnya yang tidak dapat dihancurkan (non degradable) oleh organisme hidup sehingga nantinya terakumulasi di lingkungan. Zat berbahaya dan beracun yang masuk ke dalam tanah terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Pada tanah terkontaminasi logam berat di Desa Pesarean diperlukan suatu metode yang tepat untuk menurunkan konsentrasi timbal yang terkandung di dalamnya. Maka dari itu, dipilihlah metode stabilisasi/solidifikasi untuk menurunkan konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada tanah tercemar. Metode Stabilisasi/Solidifikasi ini digunakan karena bahan pengikat yang digunakan mudah didapat, membutuhkan biaya yang rendah serta bahan hasil pencampuran mempunyai kekuatan yang tinggi sehingga bisa digunakan kembali. Bahan pengikat yang digunakan dalam metode stabilisasi/solidifikasi yaitu Ordinary Portland Cement (OPC) Tipe 1. Semen Portland Tipe I ini dapat menurunkan konsentrasi logam berat khususnya timbal secara efektif dan efisien serta membuat kontaminan yang terkandung dalam tanah menjadi terstabilkan. Kajian kasus pencemaran tanah oleh logam berat timbal di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Indonesia dengan stabilisasi/solidifikasi secara ex-situ. Hasil perhitungan dibutuhkannya 1290 semen untuk meremediasi 1/4 lahan tercemar pada Area Selatan 1, serta menghasilkan 123 cetakan batako yang nantinya akan dimanfaatkan kembali. Penambahan 1,9 x 10-3 mg Fe(III) juga diperlukan untuk menurunkan galena (PbS) dan menjadi anglesite (PbSO4), sehingga menghasilkan konsentrasi timbal yang memenuhi baku mutu saat setelah perlakuan S/S sebesar 6x10-4 mg/L

    3,823

    full texts

    4,139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇