Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Not a member yet
    4139 research outputs found

    Penerapan Algoritma Support Vector Machine dalam Analisis Perubahan Tutupan Lahan Akibat Letusan Gunung Semeru Tahun 2021 (Studi Kasus : Kecamatan Pronojiwo)

    Get PDF
    Pada 4 Desember 2021 terjadi letusan Semeru yang membawa perubahan lingkungan termasuk perubahan tutupan lahan di daerah letusan, salah satunya di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Informasi mengenai perubahan tutupan lahan diperlukan untuk para pengambil kebijakan atau pemangku kepentingan terkait untuk pengelolaan sumber daya lahan berkelanjutan. Pemantauan perubahan tutupan lahan dapat dilakukan menggunakan teknologi penginderaan jauh dengan data multi-temporal Sentinel-2 Level 2A dan menggunakan berbagai cara, salah satunya dengan metode supervised machine learning dengan algoritma Support Vector Machine (SVM). Klasifikasi tutupan lahan yang diterapkan pada penelitian ini terdiri dari lima enam tutupan lahan, yaitu sungai, lahan terbuka, area terbangun, sawah, hutan lahan kering, dan perkebunan. Berdasarkan hasil uji akurasi dengan menggunakan Confussion matrix diperoleh nilai overall accuracy sebesar 88,11%. Algoritma Support Vector Machine (SVM) cukup baik digunakan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan akibat letusan Gunung Semeru tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penambahan luas pada kelas sungai, lahan terbuka, dan hutan lahan kering yaitu sebesar 2,293 〖KM〗^2, 6,381 〖KM〗^2, 6,499 〖KM〗^2. Sedangkan untuk area terbangun mengalami penurunan luas sebesar 12,863 〖KM〗^2, 2,495〖 KM〗^2 dan 0,445 〖KM〗^2

    Peramalan Volatilitas dengan Pemodelan EGARCH, TGARCH, dan APARCH dalam Pengukuran Estimasi Risiko Saham Sektor Keuangan

    Get PDF
    Data finansial yang mengikuti deret waktu memiliki keragaman atau volatilitas yang setiap waktunya tidak konstan. Keadaan ini disebut sebagai heteroskedastisitas. Metode yang dapat menyelesaikan masalah tersebut adalah Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (ARCH)/Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH). Namun, ARCH/GARCH tidak dapat mengatasi beberapa kasus seperti perbedaan dalam nilai volatilitas yang disebut sebagai leverage effect. Sehingga dilakukan pemodelan dengan mengakomodasi respon volatilitas yang memiliki sifat asimetris seperti Exponential GARCH (EGARCH), Threshold GARCH (TGARCH), atau Asymmetric Power ARCH (APARCH). Dalam melakukan investasi, tentunya diperlukan kebijakan manajemen risiko yang baik, yaitu dengan mengestimasi risiko menggunakan metode Value at Risk (VaR) dan Conditional Value at Risk (CVaR). Penelitian ini dilakukan untuk peramalan volatilitas serta estimasi risiko dengan pemodelan EGARCH, TGARCH, dan APARCH untuk mengestimasi risiko pada saham sektor keuangan dengan volatilitas tinggi dan rendah untuk periode 20 Januari 2014 – 30 Desember 2021. Hasil pemodelan menunjukkan jika tidak terdapat karakteristik tertentu yang membedakan pemodelan antara saham dengan volatilitas tinggi dan rendah. Namun, dapat dikatakan jika model TGARCH dan EGARCH adalah model yang terbaik dalam memodelkan sifat asimetris. Peramalan volatilitas untuk sepuluh hari kedepan menghasilkan kesimpulan jika saham volatilitas tinggi memiliki hasil peramalan volatilitas yang tinggi juga dan sebaliknya. Estimasi risiko Value at Risk (VaR) dan Conditional Value at Risk (VaR) berdasarkan model terbaik untuk tingkat kepercayaan 99%, 95%, dan 90% menghasilkan kesimpulan saham dengan volatilitas tinggi memiliki estimasi risiko yang tinggi pula dan sebaliknya. Semakin tinggi tingkat kepercayaan, semakin tinggi pula estimasi risikonya

    Potensi Aplikasi Mobile untuk Pengembangan Usaha berdasarkan Ulasan Pengguna (Studi Kasus: Appon dan Kuncie)

    Get PDF
    Pengembangan aplikasi mobile memiliki posisi penting untuk membantu kebutuhan pengguna, salah satunya adalah para pelaku usaha. Potensinya dapat terus dikembangkan dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada dengan memerhatikan interaksi pengguna pada kegunaan aplikasi mobile. Artikel ini akan memaparkan berbagai potensi yang dapat dikembangkan pada aplikasi mobile dengan studi kasus aplikasi AppOn dan Kuncie yang memiliki rating baik bagi pengguna. Data dikumpulkan berdasakan ulasan pengguna pada aplikasi di Google Play dan diklasifikasi menggunakan metode SWOT. Selanjutnya hasil klasifikasi tersebut dianalisis berdasarkan fungsionalitasnya menggunakan parameter usability component yang dapat mengukur kegunaan suatu aplikasi. Ruang lingkup penelitian ini adalah mengidentifikasi fitur aplikasi mobile yang berpotensi membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya

    Pengurangan Trigger Depresi pada Mahasiswa Melalui Pendekatan Healing Architecture yang Diterapkan dalam Student Housing

    Get PDF
    Proses mahasiswa dalam menempuh pendidikan dimulai dari bagaimana proses adaptasi mahasiswa di lingkungan baru, dan juga bagaimana adaptasi untuk berinteraksi dengan orang baru. Hal ini dapat menjadi munculnya trigger timbulnya depresi pada kalangan mahasiswa, dimana selain menghadapi tantangan di perkuliahan, juga di lingkungan sekitar. Lokasi hunian mahasiswa dalam menempuh pendidikan juga menjadi faktor penting mahasiswa dalam bertahan selama proses pendidikan di kampus, oleh sebab itu perlu adanya bantuan eksternal bagi mahasiswa untuk mengurangi trigger penyebab munculnya depresi yang dapat dimulai dari lokasi hunian, dimana mahasiswa dapat melakukan interaksi sosial secara berkala dimulai dari lokasi hunian terkhusus student housing. Melalui pendekatan healing architecture yang menargetkan psikis, diharapkan mahasiswa dapat terbantu untuk mengurangi trigger munculnya depresi dan juga membantu mahasiswa selama proses pendidikan di perkuliaha

    Pemodelan Ketahanan Emiten Indeks LQ45 Menggunakan Metode Bayesian Cox Proportional Hazard

    Get PDF
    Pandemi berdampak pada segala aspek kehidupan, salah satunya yaitu perekonomian yang mana mampu mempengaruhi keputusan investor dalam berinvestasi di pasar modal atau Bursa Efek Indonesia (BEI). Terdapat banyak indeks saham dalam BEI, salah satunya yaitu indeks LQ45. Indeks LQ45 merupakan kumpulan 45 emiten terbaik dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta fundamental perusahaan yang baik. Fundamental ini mengacu pada performa keuangan perusahaan yang ditinjau melalui laporan keuangan. Indikator dalam evaluasi laporan keuangan ialah rasio keuangan, dimana rasio-rasio ini mampu mempengaruhi ketahanan emiten dalam indeks LQ45. Selanjutnya, salah satu analisis yang sesuai ialah analisis survival karena data bergantung pada waktu. Metode yang digunakan pada tugas akhir ini ialah Cox Proportional Hazard Model serta dengan pendekatan bayesian. Cox Proportional Hazard digunakan karena merupakan model semiparametrik sehingga tidak mengharuskan mengikuti distribusi tertentu. Pendekatan Bayesian dapat digunakan untuk memperoleh parameter yang lebih signifikan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan model terbaik yang terbentuk antara Cox Proportional Hazard dengan Bayesian Cox Proportional Hazard, serta mengetahui faktor yang mempengaruhi ketahanan emiten untuk tetap tergabung dalam indeks LQ45 berdasarkan rasio keuangan. Penelitian ini menggunakan 13 variabel eksplanatori dari data laporan keuangan perusahaan yang tergabung di indeks LQ45 periode 2016 hingga 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan dengan Bayesian Cox Proportional Hazard lebih baik dibuktikan dengan nilai Deviance information Criterion (DIC) yang lebih kecil yaitu sebesar 147,31, berbanding dengan Bayesian Information Criterion (BIC) dari Cox Proportional Hazard yang sebesar 149,72. Berdasarkan Bayesian Cox Proportional Hazard, faktor yang mempengaruhi ketahanan emiten pada indeks LQ45 ialah Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), Working Capital Turnover (WCT). Hazard ratio Return on Equity (ROE) adalah sebesar 0,959, Net Profit Margin (NPM) sebesar 1,052, Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 1,866, dan Working Capital Turnover (WCT) sebesar 1,972

    Evaluasi Desain Kapal Pengawas Perikanan Berbasis Radar Cross Section untuk Mengurangi Deteksi Radar di Wilayah Laut Natuna Utara

    Get PDF
    Sebagai negara kepulauan, Indonesia bersengketa dengan negara lain terkait klaim hak berdaulat di Laut Natuna Utara. Maka dari itu, diperlukan strategi pengawasan yang tepat untuk dapat mencegah dan memerangi illegal fishing di Laut Natuna Utara agar sumber daya ikan Indonesia dapat dilindungi dan berkelanjutan, serta tegaknya kedaulatan Indonesia. Sejak penemuannya, radar telah sangat memengaruhi semua domain peperangan militer, termasuk peperangan laut. Radar banyak digunakan di platform militer sebagai alat untuk mendeteksi, pelacakan, dan klasifikasi musuh. Radar cross section (RCS) adalah ukuran kekuatan reflektif suatu objek, untuk menentukan seberapa dini target dapat dideteksi. Reduksi RCS dari suatu kapal dapat menghambat deteksi radar kapal musuh. Pada desain awal Kapal Pengawas Perikanan tipe C, didapatkan nilai radar cross section sebesar 31 dBsm menggunakan metode numerik. Dilakukan evaluasi terhadap bentuk deckhouse untuk mengurangi luasan pantulan radar. Pada tahap evaluasi ini, didapatkan nilai radar cross section sebesar 30.6 dBsm. Kemudian dilakukan evaluasi terhadap bentuk lambung, bentuk lambung yang digunakan sebelumnya diubah menjadi bentuk inverted bow untuk mengurangi pantulan radar di daerah bow. Pada evaluasi lambung, didapatkan nilai radar cross section sebesar 30.4 dBsm. Kemudian dilakukan evaluasi terhadap pelapisan Radar Absorbing Material (RAM) pada deckhouse. Material yang digunakan adalah material komposit bernama BAM/PET. Pada evaluasi pelapisan RAM pada deckhouse didapatkan nilai radar cross section sebesar 1.9 dBsm. Dilakukan pelapisan RAM pada kapal awal sebelum dilakukan evaluasi deckhouse dan lambung, hasil pelapisan RAM pada kapal awal menunjukkan nilai radar cross section sebesar 3.7 dBsm. Nilai tersebut sudah memenuhi kriteria radar cross section kapal. Sehingga tidak perlu dilakukan evaluasi terhadap bentuk deckhouse dan lambung, cukup melakukan pelapisan RAM pada kapal untuk mengurangi nilai radar cross section pada kapal. Hasil evaluasi tersebut kemudian digunakan untuk mendesain Lines Plan, General Arrangement, dan 3D Model

    Magnetohidrodinamika Radiatif Ferrofluid yang Mengalir di atas Permukaan Bola Berpori Bermagnet

    Get PDF
    Di dalam pengaturan suhu pada aplikasi termonuklir, masih mengandalkan eksperimen berdasarkan pengalaman empiris. Oleh karena itu, keakuratan pengaturan suhu ini tergantung pada operatornya. Sehingga perlu dikembangkan model matematika untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Model matematika ini dikembangkan dengan menggunakan hukum kekekalan massa, momentum, dan energi. Model matematika tersebut selanjutnya disederhanakan menggunakan persamaan similaritas dengan memanfaatkan fungsi alir. Model yang diperoleh berupa sistem persamaan diferensial biasa nonlinier. Sistem persamaan ini selanjutnya diselesaikan dengan menggunakan metode numerik implisit dengan skema Keller-Box. Metode Keller-Box ini memiliki akurasi tinggi dan lebih efisien. Hasil simulasi menunjukkan bahwa profil kecepatan dan profil temperatur menurun saat parameter magnetik, parameter porositas, dan bilangan Prandtl meningkat. Sedangkan ketika parameter radiasi meningkat, maka profil temperatur juga meningkat, namun parameter radiasi tidak memberikan pengaruh terhadap profil kecepatan

    Perkembangan Rantai Pasok Sirkular: Kajian Literatur

    Get PDF
    Circular economy (CE) saat ini semakin diakui sebagai alternatif atas model ekonomi linear yang mengutamakan aktivitas “take-make-dispose”. Dengan mengintegrasikan prinsip CE pada rantai pasok, muncullah konsep circular supply chain (rantai pasok sirkular atau CSC) yang dapat meningkatkan sustainability organisasi serta mengurangi potensi disrupsi di rantai pasok. CSC sebagai bidang penelitian yang mengalami perkembangan dengan pesat menunjukkan peningkatan publikasi dalam jumlah yang besar sehingga dapat menyebabkan sulitnya melacak perkembangan di bidang penelitian ini. Dengan sumber database Scopus dan Web of Science, penelitian ini menggunakan metode bibliometric untuk mengetahui perkembangan jumlah publikasi, produktivitas dan pengaruh konstituen riset, serta jaringan co-citation 643 artikel di bidang CSC dari tahun 2009 – 2021. Dari hasil analisis ini, ditemukan bahwa jumlah publikasi di bidang CSC mengalami tren yang terus meningkat. Dari sisi konstituen riset, jurnal yang paling produktif dan paling berpengaruh adalah Journal of Cleaner Production; negara yang paling produktif adalah Britania Raya, Republik Rakyat Cina, dan Italia; dan sepuluh publikasi paling berpengaruh juga telah diidentifikasi. Hasil co-citation analysis menunjukkan adanya tiga klaster pada bidang CSC

    Evaluasi Perencanaan Pelabuhan: Studi Kasus Pelabuhan Paciran

    Get PDF
    Tahun 2019, Pelabuhan Paciran menambah layanan barang yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan berupaya untuk mengoptimalkan kinerja pelabuhan tersebut dengan merencanakan pengembangan pelabuhan dengan mempertimbangkan arus muatan dan kinerja eksisting. Tujuan dari Ini ini adalah untuk mengetahui kinerja eksisting Pelabuhan Paciran, menentukan wilayah hinterland dan mengetahui potensi muatan dari masing-masing wilayah tersebut, serta mengetahui evaluasi perencanaan pelabuhan agar dapat melayani seluruh potensi permintaan. Analisis potensi muatan dilakukan terhadap 23 kecamatan wilayah hinterland di Kabupaten Lamongan, Gresik, Tuban, Bojonegoro dan Ngawi, dengan menggunakan metode regresi dan time series forecasting. Proyeksi potensi muatan terbesar dalam periode tinjauan 20 tahun adalah 1.108.523 ton, sehingga dibutuhkan luas dermaga (277 m x 26 m), luas lapangan penumpukan (LP) 29.286 m2, luas gudang 1.472 m2 dan alat excavator 3 (tiga) unit atau Harbour Mobile Crane (HMC) 1 (satu) unit. Bila dibandingkan dengan kondisi eksisting, fasilitas dermaga, LP, dan gudang yang tersedia memiliki ukuran dan kapasitas yang lebih besar dari kebutuhan, sehingga belum diperlukan penambahan. Kemudian, dibutuhkan penambahan alat bongkar muat dengan alternatif penambahan alat excavator dan HMC. Alternatif penambahan excavator 2 (dua) unit pada tahun 2025 dan 2038 dengan investasi Rp 934.983.000, layak dilakukan dengan nilai Net Present Value (NPV) dan Internal Rate of Return (IRR) terbesar serta bernilai positif yaitu NPV Rp 1.488.889.800 dan IRR 14,84%

    Analisis Produktivitas Lahan Menggunakan Metode Highest and Best Use pada Lahan Kosong di Kawasan Grand Sungkono Lagoon Kota Surabaya

    Get PDF
    Pertumbuhan ekonomi dan permintaan properti khususnya di kota metropolitan seperti Kota Surabaya akan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Untuk menyiasati kondisi tersebut, maka lahan yang akan dimanfaatkan harus dianalisis rencana peruntukannya secara tepat agar dapat memberikan nilai lahan yang tertinggi. Seperti halnya lahan kosong seluas 3.966 m2 yang terletak di Kawasan Grand Sungkono Lagoon Kota Surabaya yang dimiliki oleh PT PP Properti Tbk. Lahan tersebut semula direncanakan untuk apartemen (tower orlin), namun karena penjualan yang belum mencapai target akibat pandemi COVID-19, lahan kosong tersebut belum dapat dimulai pembangunannya dan perlu dilakukan perubahan serta modifikasi dari masterplan sebelumnya untuk alternatif properti yang akan dibangun pada lahan kosong tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai macam properti yang dapat menjadi alternatif pemanfaatan lahan dan menentukan properti yang dapat memberikan nilai lahan tertinggi dan terbaik untuk lahan kosong yang menjadi obyek penelitian ini. Alternatif pemanfaatan lahan didapatkan dengan analisis pasar dan pengamatan perkembangan properti di sekitar lahan kosong. Analisis produktivitas lahan pada penelitian ini akan menggunakan metode highest and best use untuk lahan kosong dengan beberapa variabel yaitu analisis aspek legal yang meliputi zoning dan building code, analisis aspek fisik yang meliputi lokasi lahan, ukuran & bentuk lahan, aksesbilitas lahan, dan preliminary design, aspek finansial yang meliputi perencanaan biaya investasi, perencanaan pendapatan, perencanaan pengeluaran, dan analisis arus kas, serta aspek produktivitas maksimum. Dari hasil penelitian ini didapatkan tiga alternatif properti untuk pengembangan lahan, yaitu perkantoran, hotel, dan apartemen. Dari ketiga alternatif tersebut, pengembangan lahan sebagai perkantoran merupakan alternatif bangunan dengan penggunaan tertinggi dan terbaik. Alternatif properti komersial perkantoran memiliki nilai lahan sebesar Rp 64.773.925,82/m2 dengan persentase kenaikan nilai lahan adalah sebesar 246% dari nilai lahan awal

    3,823

    full texts

    4,139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇