Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi WTP (Willingness To Pay) Pengguna Fly Over K.H. Noer Ali
Dengan adanya pembangunan Fly over K.H. Noer Ali oleh pihak Summarecon Bekasi, tentunya akan memberikan banyak pengaruh terhadap kegiatan ekonomi masyarakat Kota Bekasi secara keseluruhan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat kesediaan masyarakat Kota Bekasi apabila diminta untuk membayar biaya jasa pemeliharaan Fly over dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan responden untuk membayar nilai tersebut dengan menggunakan metode kontingen valuasi atau Contingent Valuation Method (CVM). Didapatkan hasil bahwa variabel jenis kelamin tidak memiliki pengaruh terhadap kesediaan responden untuk membayar atau nilai WTP dari responden, akan tetapi keenam variabel lainnya yaitu usia, pekerjaan, tingkat pendidikan terakhir, pendapatan per bulan, jenis kendaraan, dan intensitas penggunaan obyek penelitian memiliki pengaruh. Adapun nilai WTP dalam rupiah yang bersedia dibayarkan oleh responden didapatkan nilai rata-ratanya sebesar Rp3677,88 yang kemudian dibulatkan menjadi Rp4000
Perbandingan Visual Hasil Digitisasi 3D pada Pengarsipan Digital Artefak Warisan Budaya
Sebagai salah satu wujud identitas bangsa yang kaya akan nilai budaya dan sejarah, artefak warisan budaya Indonesia perlu dijaga dan dipertahankan keberadaannya dari ancaman. Salah satu potensi yang dapat membahayakan keberadaan artefak adalah kerusakan yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti pelapukan, bencana alam, dan penjarahan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, untuk menghindarkan artefak dari berbagai ancaman berbahaya maka perlu dilakukan pengarsipan artefak secara digital atau disebut dengan digitisasi 3D. Sebagai salah satu tindakan preservasi warisan budaya, digitisasi 3D harus mempertimbangkan kesesuaian antara artefak asli dan digital, sehingga memerlukan hasil rekonstruksi yang akurat dengan teknologi yang efektif dan efisien. Penelitian ini dimaksudkan untuk membandingkan perbedaan visual hasil digitisasi 3D dari berbagai teknologi digitisasi yakni 3D scanner, kinect scanner, dan fotogrametri dengan tujuan untuk menemukan teknologi digitisasi 3D yang efektif dan efisien dalam pengarsipan digital artefak warisan budaya. Penelitian dilakukan secara deskriptif-komparatif yang diuraikan dengan prinsip kompleksitas dan kualitas pada digitisasi 3D. Hasil dalam penelitian ini dapat membantu peneliti, konservator, pegiat budaya, atau pengelola museum untuk mempertimbangkan teknologi yang digunakan dalam melakukan digitisasi dan pengarsipan digital 3D artefak warisan budaya Indonesia di masa yang akan datang
Pengukuran Value at Risk pada Portofolio Saham Optimal Menggunakan Copula-GARCH dengan Pendekatan Single Index Model
Investasi merupakan penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek guna memperoleh keuntungan. Diantara sekian banyak sekuritas yang ada, saham menjadi sekuritas yang mengalami kenaikan jumlah investor secara signifikan karena dapat memberikan keuntungan yang cukup besar. Dibalik keuntungan yang besar, terdapat risiko yang harus dihadapi oleh investor. Sehingga, investor perlu menerapkan strategi yang dapat meminimalkan risiko serta mengukur risiko pada portofolio. Dalam penelitian ini dilakukan diversifikasi dan estimasi risiko dengan menggunakan pendekatan Single Index Model, Copula-GARCH, dan Value at Risk. Data yang digunakan adalah data harga penutupan saham bulanan pada saham yang terdaftar pada LQ45 selama periode 1 Desember 2010 hingga 31 Desember 2021. Berdasarkan metode Single Index Model, didapatkan tujuh saham yang masuk dalam portofolio optimal yang terdiri atas saham BBCA (10,48%), BBNI (4,22%), BBRI (24,88%), BBTN (2,41%), BMRI (8,53%), KLBF (21,90%), dan TLKM (27,58%). Setelah itu dilakukan pemodelan Copula-GARCH pada harga penutupan saham bulanan menggunakan lima jenis copula yang terdiri atas Copula Normal, Student-t, Gumbel, Frank, dan Clayton. Didapatkan model copula terbaik untuk ketujuh saham yaitu Copula Student-t dengan nilai maximum log-likelihood sebesar 92,42. Hasil estimasi Value at Risk pada tingkat kepercayaan 95% menggunakan simulasi Monte Carlo berdasarkan model Copula Student-t menunjukkan angka kerugian maksimum sebesar 0,0439. Hal ini berarti bahwa kemungkinan kerugian yang dihadapi investor tidak akan melebihi 0,0439 bagian dari modal investasi. Semakin besar tingkat kepercayaan yang digunakan, maka semakin besar pula nilai Value at Risk
Analisis Keputusan Investasi pada Saham IDX30 Menggunakan Metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Reward to Variability Ratio (RVAR)
Investasi adalah komitmen saat ini atas uang atau sumber daya lain dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Salah satu aset yang diminati oleh para investor adalah saham. Berinvestasi pada saham dapat menguntungkan bagi seorang investor, tetapi juga mempunyai risiko kerugian. Hal tersebut terjadi karena harga saham yang mengalami fluktuasi, sehingga para investor akan memilih untuk membuat portofolio sebagai langkah mengurangi risiko. Salah satu indeks yang mengukur kinerja saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik adalah indeks IDX30. IDX30 terdiri atas 30 saham perusahaan yang dapat digunakan sebagai pertimbangan ketika akan melakukan investasi. Sebelum mengambil sebuah keputusan untuk berinvestasi, investor harus mengetahui dari 30 saham yang terdaftar dalam indeks IDX30, saham mana yang memiliki kinerja terbaik dengan cara menganalisis nilai return dari masing-masing saham tersebut. Pada penelitian ini, peneliti akan melakukan analisis keputusan investasi pada saham yang terdaftar dalam indeks IDX30 menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Reward to Variability Ratio (RVAR). Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah return saham yang terdaftar dalam indeks IDX30 pada periode Februari 2022 dan return indeks harga saham gabungan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa peringkat kinerja saham terbaik pertama sampai kelima berturut-turut adalah saham Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR), Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), Bank Central Asia Tbk. (BBCA), Barito Pacific Tbk. (BRPT), dan Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG)
Analisis Gerak SPM Hex-07 dan Tegangan Lokal pada Mooring Lug
Floating structure seperti kapal tanker yang saat ini banyak digunakan untuk eksplorasi minyak dan gas bumi dipengaruhi oleh beban lingkungan. Perlu untuk meminimalisir gerak dari kapal tanker dengan menggunakan Single Point Mooring (SPM). SPM berguna sebagai sistem tambat untuk meredam gerak dari tanker serta dapat mentransfer minyak dan gas ke tempat pemrosesan selanjutnya. Mooring lug pada Turntable Bearing Unit SPM akan mengikuti arah gerak tanker. Analisis respon yang dilakukan menghasilkan arah heading terbesar untuk tanker dari gerakan roll arah 90˚ pada kondisi ballast dengan nilai 3.592 deg/m. Sedangkan untuk SPM dengan respon terbesar dari gerakan pitch arah 0˚ dengan nilai 3.323 deg/m. Analisis tension juga dilakukan dan memperoleh tension terbesar pada Hawser PS dengan nilai 771.199 kN dengan semua tension yang dihasilkan dibawah safety factor dari ABS Guide for Position Mooring Systems. Analisis tegangan lokal pada mooring lug akibat tension menghasilkan nilai maksimum sebesar 226.46 MPa pada variasi ke-3, semua tegangan tergolong aman karena dibawah tegangan izin sebesar 253.65 mengacu pada ABS Rules for Building Classing Single Point Moorings
Modifikasi Struktur Jembatan Kereta Api Elevated Simpang Joglo dengan Sistem Cabled-Stayed Double Plane Bridge
Jembatan adalah suatu konstruksi yang meneruskan jalan melalui suatu rintangan yang permukaannya lebih rendah. Jembatan cable-stayed adalah salah satu jenis jembatan bentang panjang dengan sistem cable suported dengan bentang lebih dari 150 m. Jenis jembatan ini sudah banyak dibangun di berbagai belahan dunia karena terbukti efektif dan efisien untuk bentang jembatan lebih 150 m. Struktur jembatan cable-stayed terdiri atas gelagar utama sebagai dek lantai kendaraan, kabel yang berfungi menyalurkan beban dari gelagar utama menuju pilon, dan pilon sebagai penahan kabel. Perencanaan ini membahas “Modifikasi Struktur Jembatan Kereta Api Elevated Simpang Joglo dengan Sistem Cable-stayed Double Plane Bridge” yang melintasi simpang tujuh Joglo di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Jembatan ini memiliki bentang 271,4 m terbagi dalam 2 bentang dengan lebar 9 m dan jumlah pylon berjumlah 2 buah. Konfigurasi kabel jembatan arah memanjang menggunakan tipe semi harp pattern dan arah melintang menggunakan sistem double plane. Gelagar utama direncanakan menggunakan twin rectangular box girder. Metode pelaksanaan pembangunan jembatan menggunakan metode balanced cantilever yang dianalisis dengan backward analysis. Perencanaan modifikasi dimulai dari studi literatur dan pengumpulan data, preliminary design, perhitungan pembebanan, desain struktur lantai kendaraan , desain struktur utama (box girder, pylon dan kabel), kontrol statis dan dinamis, kontrol perilaku aerodinamis, analisis staging, desain angker dan sambungan, perencanaan perletakan, hingga pembuatan gambar rencana. Hasil dari perencanaan ini didapatkan dimensi lantai kendaraan, dimensi box girder, dimensi kabel, dimensi pylon, dimensi angkur dan sambungan, dan dimensi perletakan jembatan. Perencanaan modifikasi dibantu dengan software MidasCivil, SAP2000 dan Autocad. Peraturan yang digunakan adalah PM. 60 Tahun 2012, SNI 2833:2016, SNI 1729 : 2020 dan SNI 2847:2019
Simulasi Cycle Tempo 5.0 Dampak Variasi Rasio Co-Firing Batubara dan Biomassa Jenis Tongkol Jagung terhadap Performa PLTU 400 MW
Co-firing adalah proses pembakaran dengan dua jenis bahan bakar yang berbeda untuk mengurangi emisi gas buang. Penelitian ini menggunakan software Cycle Tempo 5.0 dengan objek penelitian PLTU 400 MW dengan batubara HHV 4200 kcal/kg dan pembebanan 100%, 75%, 50%, 30%. Biomassa yang digunakan adalah tongkol jagung karena tidak adanya sulfur, dengan rasio campuran batubara dan biomassa 0%, 1%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap Daya Pemakaian Sendiri (DPS), Net Plant Heat Rate, Efisiensi Boiler, dan ekonomi pembangkit. Hasil menunjukkan peningkatan DPS seiring dengan peningkatan rasio co-firing. Pada pembebanan 100%, DPS meningkat dari 12.774,972 kW menjadi 12.861,25 kW saat co-firing 10%. Terjadi penurunan efisiensi termal dan peningkatan Net Plant Heat Rate (NPHR). Efisiensi dan NPHR pada pembebanan 100% batubara adalah 36,21% dan 2609,77 kcal/kWh, sedangkan pada co-firing 90% batubara dan 10% biomassa, nilai tersebut menjadi 36,158% dan 2612,96 kcal/kWh. Meskipun efisiensi menurun dan Net Plant Heat Rate meningkat, penggunaan co-firing dengan biomassa tongkol jagung dapat menghemat biaya bahan bakar karena harga biomassa lebih rendah daripada batubara. Penggunaan rasio 90% batubara dan 10% biomassa dapat menghemat biaya sekitar Rp9.856.253.665 per bulan. Studi ini juga memberikan gambaran tentang performa dan dampak ekonomi pembangkit tersebut
Pra Desain Pabrik Minyak Kayu Putih Dari Daun Kayu Putih
Kebutuhan minyak kayu putih di Indonesia sangatlah besar, hal ini dapat dilihat dari data konsumsi minyak kayu putih di Indonesia. Kebutuhan tersebut sebagian besar dipenuhi dengan impor dari negara lain. Indonesia merupakan negara yang potensi kekayaan alam yang banyak seharusnya dapat memproduksi minyak kayu putih sendiri untuk memenuhi kebutuhan konsumsi yang sangat besar. Melihat permintaan minyak kayu putih yang sangat besar dan belum dapat dicukupi dari produksi dalam negeri, dibuat rancangan pra desain pabrik minyak kayu putih dengan kapasitas produksi sebesari 60 ton/tahun. Melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan meninjau ketersediaan bahan baku, pemasaran, sumber energi listrik dan air, sumber tenaga kerja, aksesabilitas dan fasilitas transportasi, hukum dan peraturan, iklim dan topografi, lokasi untuk mendirikan pabrik terpilih yaitu berada di Indramayu, Jawa Baray. Raw material yang digunakan pada produksi minyak kayu putih yaitu daun kayu putih. Produksi minyak kayu putih meliputi beb erapa proses diantaranya, proses steam distillation, condensation, decantation, dan, vacuum distillation. Steam dihasilkan dari boiler dengan bahan bakar briket yang didapat dari hasil pengolahan limbah daun kayu putih pada proses steam distillation. Analisa ekonomi dilakukan dengan asumsi modal awal yaitu 60% modal sendiri dan 40% modal pinjaman, masa konstruksi 2 tahun, laju inflasi 3% per tahun, bunga bank 8% per tahun. Dari analisa ekonomi yang telah dilakukan hasil dari Total Capital Investment (TCI) sebesar $922.191, Working Capital Investment (WCI) Rp. 1.877.495.732 ; Fixed Capital Investment (FCI) Rp. 12.450.709.153,00; Total Production Cost (TPC) Rp. 61.249.357.68; Internal Rate of Return (IRR) 16,17% ; Pay Out Time (POT) 6,23 tahun; dan Break Even Point (BEP) 29,15
Perancangan Ulang Sisi Udara Bandara Notohadinegoro Jember sebagai Bandara Sub-Embarkasi Haji/Umrah
Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur juga meningkatkan animo penduduk Jawa Timur terutama wilayah Tapal Kuda (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo) untuk melaksanakan ibadah haji/umrah. Jemaah umrah wilayah Tapal Kuda setiap tahun mengalami kenaikan dan haji pada tahun 2023 sebesar 14 kloter. Para jemaah menggunakan transportasi darat menuju Bandara Juanda sebagai bandara embarkasi haji, oleh sebab itu munculnya usulan diberlakukan Bandara Notohadinegoro sebagai bandara sub-embarkasi haji sehingga perlu dilakukan perencanaan ulang Bandara Notohadinegoro. Aksi tersebut mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) ke 9 ialah Industry, Innovation, and Infrastructure. Pengembangan infrastruktur Bandara Notohadinegoro bertujuan untuk meningkatkan pergerakan lalu lintas udara otomatis mendukung obyek pariwisata wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya sehingga meningkatkan perekonomian pada daerah tersebut. Dalam melakukan perencanaan sisi udara, langkah pertama dilakukan peramalan penumpang, pergerakan pesawat, jemaah haji, dan umrah dengan metode regresi linier. Hasil peramalan tersebut menghasilkan pesawat rencana. Kemudian diperhitungan volume jam puncak. Perencanaan geometri sisi udara berdasarkan SKEP/77/VI/2005, SNI 03-7095-2005, dan ICAO. Selanjutnya, dilakukan perhitungan tebal perkerasannya menggunakan FAARFIELD. Lalu, evaluasi kesesuaian KKOP terhadap topografi bandara. Selanjutnya menganalisis travel time dan cost wilayah Tapal Kuda menuju Bandara Notohadinegoro dan Juanda. Dari analisis, Bandara Notohadinegoro tahun 2027 akan melayani 5.415 jemaah haji, 33.251 jemaah umrah, 206.744 penumpang, dan 4.000 pesawat per tahunnya serta pesawat rencana Boeing 737-800NG. Runway berdimensi (2.250 x 45) m, taxiway selebar 15 m, dan apron (113 x 78) m. Tebal perkerasannya didapat perkerasan lentur runway dan taxiway setebal 490 mm dan perkerasan kaku apron setebal 635 mm. Kesesuaian KKOP terhadap topografi dapat disimpulkan bahwa arah memanjang runway memenuhi syarat, sedangkan arah melintang runway tidak memenuhi syarat. Travel time yang dikeluarkan jemaah haji/umrah wilayah Tapal Kuda menuju Bandara Notohadinegoro lebih cepat dibandingkan perjalanan langsung menuju Bandara Juanda. Travel cost yang dikeluarkan menuju Bandara Notohadinegoro lebih mahal dibandingkan perjalanan langsung menuju Bandara Juanda
Perancangan Komik Digital ‘Bumi’ Adaptasi Novel Tere Liye dengan Genre Fantasi
Novel yang dialihwahanakan ke media lain, bertujuan untuk mengembangkan cerita menjadi lebih luas. Sapardi Djoko pernah menuturkan bahwa mengalihwahanakan karya sastra merupakan kegiatan yang sah dan bermnafaat. Berdasarkan pendapat Gunther Kress, sebuah karya yang dialihwahanakan memiliki beberapa keunggulan, mengapa karya tersebut dikembangkan ke media baru. Hal tersebut adalah, sifat populer, semiotika modern, serta teknologi yang semakin canggih. Menurut Alfian Dippahatang, novelis dari Manusia Belang, Novel Tere Liye berjudul Bumi, memiliki peluang untuk dialihwahanakan berdasarkan predikat best seller, penerbit terkenal, dan juga nama Tere Liye sendiri. Novel Bumi akan dialihwahanakan menjadi komik karena komik merupakan sebagai bagian dari budaya yang populer yang berkaitan dengan media visual dan budaya figural. Pengumpulan data diawali dengan mengkaji seluruh isi Novel Bumi dan menambah wawasan mengenai pengadaptasian novel dengan baik. Selanjutnya, studi eksperimental dilakukan untuk, merancang desain karakter dan membuat draft cerita. Hasil desain dan draft terdahulu, didiskusikan melalui depth interview bersama narasumber untuk memperoleh saran dan masukan yang sesuai. Lalu berdasarkan saran dan kritikan dari narasumber, dirumuskan perancangan dengan konsep yang telah ditetapkan menjadi prototype sebanyak 3 episode. Prototype ini nantinya akan diuji cobakan melalui user test di kuisioner yang telah disediakan. Hasil dari user test tersebut berupa feedback yang akan dievaluasi agar perancangan komik ini menjadi lebih baik kedepannya. Seluruh konsep perancangan ini menghasilkan 3-chapter komik yang terbagi prolog, episode 1 dan episode 2. Visual pada komik menggunakan gaya gambar manga. Hasil dari komik tersebut, dipublikasikan melalui platform berbaca gratis. Hasil dari post test menyatakan, beberapa pembaca tertarik mengenai Komik Bumi yang divisualisasikan. Saran mengenai Komik Bumi, dimasukkan sebagai acuan perkembangan Komik Bumi kedepannya