Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Not a member yet
    4139 research outputs found

    Desain dan Implementasi Simulator Kernel Exploitation Pada Rasberry Pi Menggunakan Docker  dan Qemu

    Get PDF
    Jumlah penggunaan dan pengembangan piranti IoT semakin meningkat. Implementasi Raspberry Pi dalam IoT juga menunjukan efek yang positif dengan beberapa keuntungan misalnya harga yang murah, kekuatan komputasi yang mumpuni, dan kustomisasi. Beberapa developer juga mengembangkan kernel module pada Raspberry Pi untuk menyelesaikan permasalahan komputasi, hal ini nyatanya memperluas attack surface bagi keamanan IoT itu sendiri. Namun keamanan menjadi aspek yang sering tertinggal maupun ditinggalkan, sebagai contohnya praktisi keamanan siber masih begitu awam dengan pengembagan eksploitasi kernel pada arsitektur yang ARM yang digunakan pada Raspberry Pi. Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan mengembangkan pelatihan yang mampu memberikan pengalaman hands-on eksploitasi seperti di keadaan nyata dan edukasi yang interaktif. Edukasi di bidang keamanan siber sudah dikembangkan dengan memertimbangkan aspek gamifikasi dan hands-on, salah satu produknya adalah CTFd. Namun praktik hands-on dalam edukasi keamanan siber cukup rumit. Misalnya pada eksploitasi kernel, jika peserta salah berinteraksi dengan kernel dan mengakibatkan sistem crash, maka perlu melakukan reboot secara berulang. Sehingga dalam penelitian ini, penulis mengembangkan simulator eksploitasi kernel pada Raspberry Pi menggunakan Docker dan QEMU, pada sistem sudah memilik kernel modul yang didesain memilik celah keamanan yang bisa digunakan untuk mendapatkan hak akses root

    Desain dan Evaluasi Antarmuka dan Pengalaman Pengguna Aplikasi WiksaSwap untuk Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum

    Get PDF
    Kondisi kelistrikan di Indonesia yang telah mengalami surplus pada tahun 2020 menyebabkan kerugian yang cukup besar. Oleh karena itu, adanya inovasi dibutuhkan agar cadangan listrik yang ada dapat lebih dimanfaatkan, salah satu inovasinya dengan memprioritaskan program percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Kendaraan listrik ini menggunakan baterai sebagai sumber energinya. Hal tersebut juga didukung oleh Menteri BUMN yang telah membentuk Indonesia Battery Corporation (IBC) pada tahun 2021 lalu. Salah satu aplikasi yang telah mengakomodir sistem yang berguna untuk Sistem Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum di Indonesia adalah aplikasi WiksaSwap. Aplikasi WiksaSwap terdiri dari dua versi, yaitu versi mobile dan display. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan pendekatan User- centered Design agar dapat memahami kebutuhan pengguna dari hasil wawancara dan evaluasi desain terhadap antarmuka pengguna. Dua evaluasi desain telah dilakukan untuk mengidentifikasi masalah pada antarmuka pengguna, yaitu uji ketergunaan (usability testing) pada aplikasi WiksaSwap dan evaluasi heuristic untuk memeriksa kesesuaian desain antarmuka dengan prinsip heuristik. Penilaian SUS (System Usability Scale) juga dilakukan untuk mengukur ketergunaan desain antarmuka pengguna aplikasi WiksaSwap. Nilai SUS untuk aplikasi WiksaSwap versi mobile mencapai 88,6, sedangkan untuk versi display sebesar 91,8. Setelah melalui dua iterasi evaluasi desain untuk uji ketergunaan dan evaluasi heuristik, aplikasi WiksaSwap baik untuk versi mobile ataupun display berhasil diimplementasikan dengan menggunakan Flutter

    Evaluasi Kinerja Sistem Bioreaktor Membran pada Instalasi Pengolahan Lindi (Studi Kasus: TPA Supit Urang, Kota Malang)

    Get PDF
    Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang merupakan tempat pemrosesan akhir sampah yang terletak di Kota Malang dengan menggunakan metode sanitary landfill sejak tahun 2021. Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) TPA Supit Urang menggunakan teknologi bioreaktor membran dengan konfigurasi sidestream dan aliran cross-flow. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja sistem bioreaktor membran dengan melakukan pengambilan sampel air lindi TPA Supit Urang dan menganalisis parameter lingkungan yang terkandung pada air lindi. Parameter utama yang digunakan adalah analisis Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), amonium (NH4-N), dan Total Suspended Solid (TSS). Parameter tambahan yang digunakan adalah pH, Dissolved Oxygen (DO), SVI, MLSS, dan MLVSS. Analisis kedua parameter tersebut dilakukan selama dua bulan. Penelitian di laboratorium juga bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya timbulan foaming pada bioreaktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja bioreaktor membran menurunkan parameter adalah COD sebesar 97%, BOD sebesar 99%, NH4-N sebesar 100%, dan TSS sebesar 97%. Sehingga, sistem ini mampu untuk menghasilkan efluen yang memenuhi baku mutu. Kemudian, hasil penelitian juga menemukan penyebab dan pencegahan permasalahan timbulan foaming yang terjadi pada bioreaktor membran. Timbulan busa dapat disebabkan oleh beberapa faktor operasional yang terlalu tinggi antara lain HRT, SRT, dan DO. Penyebab lain diperkirakan nilai rasio F/M yang terlalu rendah. Pencegahan timbulan busa selain penggunaan antifoam atau defoamer, perlu dilakukan perubahan nilai parameter operasional antara lain menurunkan SRT menjadi 20-50 hari dan mengatur nilai DO menjadi >2 mg/L untuk tangki denitrifikasi dan 2-4 mg/L untuk tangki nitrifikasi

    Analisis Pengendalian Kualitas Kantong Semen Pasted Woven di PT IKSG

    Get PDF
    PT Industri Kemasan Semen Indonesia (IKSG) sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dengan bidang usaha pembuatan kantong dan kemasan industri. Proses produksi kantong semen selama ini sudah melakukan pengendalian kualitas dengan Total Quality Control (TQC) dan Quality Assurance Framework (QAF) secara keseluruhan. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa setiap bulan masih didapatkan kantong semen pasted woven yang cacat pada saat proses produksi kantong semen. Analisis yang dilakukan peneliti yakni metode six sigma dengan model DMAIC tanpa tahapan improve dan control. Data fase I yang digunakan adalah jumlah produksi dan produk afval bulan Januari hingga Desember 2020 dan data fase II pada Januari hingga Desember 2021. Pada diagram P didapatkan fase satu tidak terkendali secara statistik sehingga digunakan diagram Laney p' di mana pada fase I yang telah terkendali secara statistik dengan rata-rata proporsi sebesar 0,0429 dan pada fase II terkendali secara statistik dengan 11 pengamatan. Kantong semen pasted woven cacat seringnya disebabkan oleh bahan baku yang rusak atau cacat, keadaan mesin yang tidak sempurna, dan ketidaktelitian pegawai atau operator saat proses pengecekan berlangsung. Nilai PPM defective dari proses sebesar 42.927,2. Persentase defect yang diproduksi sebesar 4,29% yang mana melebihi batas 3%, maka proses produksi kantong semen jenis pasted woven tahap converting masih belum capable. Nilai level sigma dari proses yakni 3,22 di mana proses produk kantong semen pasted woven termasuk dalam kategori baik dan dapat bersaing dengan perusahaan dalam negeri. Untuk mencapai level 6-sigma, PT IKSG maksimal harus menghasilkan sekitar 6 kantong semen pasted woven yang cacat pada saat proses produksi tahap converting

    Perancangan Fasilitas Wisata Edukasi pada Turtle Conservation and Education Center dengan Konsep Fun Learing Berbasis Teknologi

    Get PDF
    Turtle Conservation and Education Center (TCEC) merupakan salah satu konservasi dan edukasi tentang penyu yang ada di Pulau Serangan, Bali. Sehubung dengan tingginya kunjungan wisatawan ke Bali, Pulau Serangan berpeluang dalam menjadi salah satu tujuan wisata. Dengan potensi yang ada serta program yang bermanfaat, TCEC berpotensi untuk menarik pengunjung untuk berkunjung. Melihat wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Bali, seharusnya TCEC dapat menjadi salah satu destinasi wisata edukasi dengan antusiasme pengunjung yang tinggi. Selain itu, berbagai program yang ditawarkan perlu dimaksimalkan terutama dalam edukasi yang menyenangkan sehingga tujuan dan value yang didapat pengunjung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari - hari. Dengan program yang bermanfaat, TCEC memiliki tujuan untuk melestarikan penyu yang terancam punah, mengedukasi masyarakat dan wisatawan, mengontrol jumlah penyu yang digunakan dalam upacara adat, dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Dari tujuan tersebut perancangan ini ingin menunjang karakteristik dari TCEC sehingga dapat dirasakan pengguna, mengupayakan program edukasi yang ramah terhadap berbagai segmen, dan membantu mengoptimalkan program edukasi untuk rekreasi yang edukatif. Mengaplikasikan konsep fun learning berbasis teknologi untuk fasilitas edukasi untuk menunjang informasi agar mudah tersampaikan sehingga nantinya diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat lokal hingga turis mancanegara. Hasil perancangan berupa konsep desain dan aplikasinya dalm bentuk render 3D dan animasi

    Klasifikasi Respons Terhadap Vaksinasi Covid-19 Berdasarkan Tweets Menggunakan Attention-Based Long Short Term Memory

    Get PDF
    Media sosial memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan menuangkan pendapat, saran atau kritiknya dalam peristiwa tertentu. Vaksinasi virus COVID-19 di Indonesia yang sedang hangat diperbicangkan dan mendapatkan beragam respons dari masyarakat baik pro maupun kontra, dapat dimanfaatkan untuk melakukan analisis terhadap respons tersebut. Untuk mendukung analisis tersebut, dilakukan klasifikasi respons dari masyarakat Indonesia terhadap vaksinasi COVID-19 menjadi tiga kelas yaitu negatif, netral, dan positif. Untuk proses klasifikasi respons tersebut, diimplementasikan metode Attentional-based Long Short Term Memory atau A-LSTM. Disisi lain, penelitian ini juga mengimplementasikan Bidirectional Encoder Representation Transformer (BERT) sebagai metode pada proses tokenisasi untuk memperoleh representasi fitur dari data Tweet sehingga membantu proses pelatihan A-LSTM. Proses evaluasi dilakukan dengan menggunakan dataset Tweets Bahasa Indonesia dari media sosial Twitter dimulai dari diangkatnya isu vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Hasil dari metode ini menunjukkan kinerja yang baik dengan nilai akurasi sebesar 82%

    Peran Social Media Marketing dalam Value Co-Creation Brand Equity Merek Kecantikan Lokal

    Get PDF
    Masa pandemi COVID-19 membawa perubahan bagi industri kecantikan, seperti pergeseran preferensi konsumen untuk memilih merek kecantikan lokal, meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap kecepatan merek dalam berinovasi dan menghasilkan produk baru, serta preferensi untuk berbelanja di platform digital. Selebihnya, terdapat tuntutan bagi perusahaan untuk dapat terdiferensiasi di pasar. Value co-creation melalui social media marketing merupakan suatu proses yang mulai banyak diterapkan merek kecantikan untuk menghadapi perubahan ini, namun, belum banyak penelitian seputar hal ini, khususnya di industri kecantikan Indonesia. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran social media marketing dalam value co-creation yang dilakukan merek kecantikan lokal, dan pengaruhnya terhadap brand equity. Penelitian ini berjenis konklusif-deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dimana pengumpulan data dilakukan  menggunakan kuesioner daring kepada konsumen merek kecantikan lokal yang menerapkan co-creation—Rosé All Day, Mad for Makeup, dan Dear Me Beauty. Telah diperoleh 116 sampel yang diolah dan dianalisis dengan analisis deskriptif dan PLS-SEM. Hasil menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap value co-creation, dan memiliki hubungan tidak langsung yang positif dan signifikan dengan brand equity melalui value co-creation. Kelima dimensi social media marketing juga ditemukan memiliki dampak tidak langsung yang signifikan terhadap value co-creation melalui social media marketing. Serta, penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara value co-creation dengan brand equity. Dari hasil tersebut, telah dirumuskan implikasi manajerial bagi pelaku bisnis kecantikan untuk dapat meningkatkan efektivitas strategi social media marketing, sehingga dapat terjadi peningkatan co-creation dengan konsumen, serta brand equity

    Analisis Daerah Rawan Banjir Menggunakan Metode Skoring dan Pembobotan Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kabupaten Sidoarjo)

    No full text
    disebabkan oleh beberapa faktor alam. Faktor alam yang dimaksud adalah curah hujan yang tinggi, kelerengan tanah yang lebih rendah dari permukaan air laut maupun dikarenakan tanggul ataupun aliran sungai yang tidak dapat menahan debit air hujan yang terlalu tinggi. Rendahnya akan kesadaran manusia dalam menjaga lingkungan juga dapat dijadikan salah satu pemicu terjadinya banjir. Banjir juga terjadi di Kabupaten Sidoarjo tepatnya pada Minggu, 17 Januari 2021 membuat dua kecamatan terendam yakni Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Porong. Dengan adanya bencana banjir tersebut maka diperlukan analisis lebih lanjut terkait penyebab terjadinya banjir. Pada penelitian ini dilakukan analisis terkait daerah rawan banjir di Kabupaten Sidoarjo menggunakan metode skoring dan pembobotan berbasis sistem informasi geografis. Pembuatan peta rawan banjir di Kabupaten Sidoarjo menggunakan enam parameter yaitu, ketinggian lahan, kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, kerapatan aliran sungai dan tutupan lahan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah peta rawan banjir di Kabupaten Sidoarjo yang terbagi menjadi tiga kelas kerawanan, yaitu kelas kerawanan dengan potensi rendah, sedang dan tinggi. Untuk wilayah kerawanan yang berpotensi rendah terhadap banjir memiliki luas 1100,84 Ha (1,71%), kerawanan banjir dengan potensi sedang dengan luas 58143,33 Ha (90,52%), dan kearawanan banjir dengan potensi tinggi memiliki luas 4987,06 Ha (7,76%) dari total luas wilayah Kabupaten Sidoarjo. Dari 18 kecamatan yang terdapat di Kabupaten Sidoarjo, Kecamatan Jabon memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi dengan luas area sebesar 4000,168 Ha. Sedangkan untuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan rendah berada pada Kecamatan Tanggulangin dengan luas area sebesar 2,147 Ha

    Penentuan Arahan Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Lumajang

    Get PDF
    Ruang Terbuka Hijau merupakan faktor penting dalam terbentuknya suatu kota yang ideal. Pedoman mengenai ketetapan penyediaan RTH telah diatur dalam peraturan perundangan yang mewajibkan setiap daerah memiliki 30% RTH dari luas wilayah dengan proporsi 20% RTH publik dan 10% RTH privat. Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Lumajang masih tergolong minim. Berdasarkan RDTR BWP Lumajang Tahun 2018-2038 disebutkan bahwa RTH publik eksisting sebesar 7,2669 hektar yang seharusnya 705,39 hektar dari luas wilayah. Minimnya luas RTH publik yang tersedia ini diakibatkan oleh keterbatasan lahan yang dapat digunakan untuk penyediaan RTH. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan penyediaan Ruang Terbuka Hijau Publik di kawasan perkotaan Lumajang. Dalam merumuskan arahan penyediaan RTH publik, dilakukan melalui beberapa tahap analisis yaitu pada sasaran 1 mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh dalam penyediaan RTH publik pada kawasan perkotaan Lumajang menggunakan metode analisis delphi. Selanjutnya pada sasaran 2, faktor-faktor yang didapatkan dari hasil analisis delphi digunakan sebagai faktor penentu dalam merumuskan arahan penyediaan RTH publik dikawasan Perkotaan Lumajang dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis diketahui bahwa faktor yang berpengaruh dalam penyediaan RTH publik dikawasan Perkotaan Lumajang yaitu keterbatasan lahan, alih fungsi lahan, RTH dalam rencana tata ruang, implementasi rencana kerja, anggaran penyediaan RTH, partisipasi masyarakat, pertumbuhan penduduk, dan harga lahan. Penelitian ini menghasilkan 15 arahan penyediaan RTH publik dikawasan Perkotaan Lumajang

    Prediksi Jumlah Korban Terdampak Genangan Akibat Simulasi Keruntuhan Bendungan Jatibarang Kota Semarang Menggunakan InaSAFE

    Get PDF
    Banjir akibat bendungan memiliki daya rusak yang besar pada area hilir bendungan terkhususnya pada area hilir yang padat penduduk. Mayoritas area hilir Bendungan Jatibarang merupakan wilayah pemukiman yang pada penduduk. Maka diperlukan manajemen penanggulangan bencana khususnya terhadap penduduk yang terdampak. 183 ribu penduduk terdampak akibat keruntuhan Bendungan Jatibarang, dengan 11,1 ribu penduduk harus dipindahkan berdasarkan analisis InaSAFE. Tingkat bahaya pada area hilir bendungan berada pada tingkat bahaya sangat tinggi berdasarkan klasifikasi bahaya PUPR, sedangkan menurut Peraturan Kepala BNPB No. 02 Tahun 2012 area hilir memiliki risiko tinggi. Lokasi pengungsian terbagi menjadi dua zona yaitu zona barat dan zona timur, zona barat berada pada sisi barat Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) dan zona timur berada pada sisi timur Sungai Banjir Kanal Barat (BKB). Pembagian zona tersebut demi alasan kemananan berdasarkan Peraturan Kepala BNPB No. 7 Tahun 2008. Jalur evakuasi yang menghubungkan titik awal dan lokasi pengsungsian merupakan rute tercepat dengan menggunakan jalan primer, sekunder, dan lokal

    3,823

    full texts

    4,139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇