Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)Not a member yet
4139 research outputs found
Sort by
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Willingness to Subscribe Terhadap Platform Streaming Anime Legal iQiyi di Indonesia
Media streaming umumnya mengacu pada platform yang menampilkan konten video yang yang dapat diakses secara online. Anime atau animasi Jepang adalah bentuk seni populer yang didefinisikan oleh komunitas atau budaya inklusif yang mendorong interaksi sosial dan identifikasi karakter pada dunia nyata dan tidak hanya sekedar tentang “bercerita”. Pada era teknologi yang semakin maju ini dan adanya pandemi Covid-19 layanan streaming online menjadi salah satu hiburan yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Pada masa pandemi ini juga layanan streaming legal untuk anime mulai dikenal oleh para penggemar anime. Hal ini menjadi perkembangan yang baik karena selama ini masih banyak para penonton anime yang menonton anime secara ilegal melalui website-website ilegal. Pada masa pandemi saat ini, layanan streaming berbasis langganan menjadi booming, salah satu platform streaming langganan yang sedang booming adalah iQiyi. Hingga saat ini belum adanya penelitian yang meneliti tentang willingness to subscribe terhadap platform streaming anime iQiyi di Indonesia mendorong adanya penelitian ini. Data yang didapatkan secara online pada penelitian ini berjumlah 304 responden yang pernah atau sedang berlangganan platform streaming iQiyi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan Partial Least Square-Structure Equation Modelling (PLS-SEM) untuk analisis data. Seluruh hipotesis penelitian ini diterima dan yang memiliki pengaruh positif diantaranya adalah interactivity dan content richness terhadap perceived usefulness, kemudian perceived usefulness, perceived ease of use, perceived price, dan social influence terhadap willingness to subscribe. Sementara, yang memiliki pengaruh negatif adalah free alternatives terhadap willingess to subscribe
Perancangan Interior Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia Berkonsep Edutainment Eco-Multisensori dengan Implementasi Self Learning Creativity Place (SLCP) sebagai Atraktivitas Edukasi Rekreatif Pengunjung
Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia merupakan satuan pendidikan nonformal yang didirikan pada tanggal 13 Oktober 2008, berlokasi di Asrama Batalyon Kesehatan 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad TNI AD, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan harapan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam berbagai aspek pendidikan formal maupun nonformal kepada masyarakat.Fasilitas Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia memiliki beragam sentra edukasi yang menjembatani para anak-anak untuk menggali dan mengembangkan kecerdasan dan kreativitas melalui berbagai aktivitas yang bermakna secara bersama-sama dalam suasana fun dan friendly. Meskipun sudah lama beroperasi, sebagian besar sistem tata ruang dan fasilitas sentra edukasi yang terdapat pada Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia menggunakan tampilan ruang yang kurang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang berkelanjutan. Hal tersebut berpengaruh terhadap visi misi dan value yang diharapkan dalam tujuan pengelolaan. Oleh karena itu diperlukan sebuah pembaharuan konsep interior untuk menunjang optimalisasi materi pada sentra secara edukatif dan rekreatif. Pembaharuan tersebut dilaksanakan dengan metode perancangan berupa observasi, wawancara serta studi literatur yang berkaitan dengan objek penelitian. Pengaplikasian konsep Edutainment Eco-Multisensori dengan Self Learning Creativity Place (SLCP) menjadi salah satu cara untuk meningkatkan atraktivitas edukasi rekreatif bagi pengunjung. Diharapkan melalui rancangan Educenter Rumah Pintar Cakra Cendekia, dapat meningkatkan kualitas sarana pendidikan yang lebih maju di Indonesia
Desain Car Body Double Deck Bus Sleeper Class Rute Surabaya Jakarta Via Tol Trans Jawa
Semakin berkembangnya infrastruktur jalan di pulau jawa, terutama dengan adanya pembangunan Tol Trans Jawa yang ditargetkan akan rampung pada 2020 memicu kemajuan dibidang transportasi. Tren kenaikan kebutuhan akan Bus Antar Kota Antar Provinsi menjadi pondasi hadirnya bus terbaru dengan pelayanan yang semakin memuaskan konsumen. Dipulau jawa rute Surabaya – Jakarta menjadi rute transportasi jarak jauh yang paling ramai. Hal ini dikarenakan menghubungkan dua kota besar di pulau jawa. Kebutuhan atas rute bus AKAP ini juga harus diiringi kenyamanan penumpang yang akan menempuh perjalanan dengan total waktu kurang lebih 10 jam. Ruang kabin dengan konfigurasi kursi Sleeper sangat berpotensi untuk berkembang di rute ini. Penggunaan Bus Double Decker menjadi jawaban atas banyaknya ruang yang dibutuhkan untuk dapat mengakomodir Bus Sleeper Class. Dengan kelas yang mewah ini penumpang dapat dimanjakan dengan fasilitas yang ada di dalam kabin. Selain itu pemilihan material interior, dan chassis kendaraan menjadi penting dalam mewujudkan kenyamanan penumpang
Pendugaan Tingkat Risiko Banjir dengan Menggunakan Extreme Learning Machine dan Extreme Value Theory
Banjir merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di Indonesia, khususnya Surabaya. Banjir yang terjadi baik dalam skala kecil maupun skala besar membawa dampak negatif bagi lingkungan sekitar. Surabaya merupakan salah satu kota dengan tingkat banjir tertinggi di Indonesia, akibatnya beberapa wilayah di Surabaya terendam banjir yang cukup dalam dan menghambat aktivitas warga sekitar. Pada penelitian ini, digunakan data dasarian curah hujan dari salah satu stasiun di Surabaya dengan periode waktu dari Januari 2017 hingga Desember 2021. Pendugaan tingkat risiko pada penelitian ini menggunakan Value at Risk (VaR) dengan pendekatan Extreme Value Theory (EVT). Data penelitian berupa curah hujan akan dilakukan pra-pemrosesan data dengan mengidentifikasi missing value, observasi pencilan (outlier), dan observasi yang tidak sesuai dari data curah hujan di Surabaya. Kemudian mengidentifikasi karakteristik data curah hujan dengan statistika deskriptif dan pola sebaran curah hujan. Setelah didapatkan karakteristik data curah hujan, dilakukan peramalan dengan ELM yaitu data dibagi menjadi beberapa fitur dan target terlebih dahulu, setelah itu dilakukan normalisasi data. Data kemudian dibagi menjadi data training dan data testing untuk proses training dan testing. Kemudian dilakukan pengambilan sampel data ekstrim dengan metode Peaks Over Threshold dan Block Maxima. Lalu dilakukan perhitungan risiko dengan Value at Risk (VaR). Penelitian ini bertujuan untuk menduga tingkat risiko banjir serta menganalisis pengaruh yang dimiliki antara curah hujan dan banjir. Hasil penelitian didapat bahwa model terbaik didapat dengan MAPE data pengujian sebesar 9,81230 dibawah 10%. Data hasil ramalan menunjukan bahwa curah hujan tertinggi terjadi di bulan Februari 2022. Tingkat risiko banjir dapat dilihat dari hasil VaR pada tingkat kepercayaan 90%, 95%, dan 99% yaitu pada GEV secara berturut-turut sebesar 143,9767, 145,1391118, 147,1209043 dan pada GPD sevcara berturut-turut sebesar 334,98, 340,3271661, 354,6074338 sehingga pemerintah Surabaya dapat membuat kebijakan terkait dengan kapasitas drainase atau penampungan air hujan sesuai dengan nilai VaR yang telah diperoleh
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kematian Ibu dan Kematian Balita di Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dengan Regresi Multivariat
Kematian ibu dan kematian balita menjadi salah satu indikator yang dapat menggambarkan kesejahteraan masyarakat dalam suatu wilayah. Dimana salah satu target dalam Sustainable Development Goals (SDGs) adalah meminimalkan jumlah kematian ibu dan jumlah kematian balita. Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi yang memiliki jumlah kematian ibu tertinggi di Indonesia yaitu mencapai 16,1% dari total kematian ibu di tanah air dan memiliki jumlah kematian balita yang cukup tinggi yaitu sebanyak 10,5% dari total kematian balita di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kematian ibu dan kematian balita di Provinsi Jawa Barat untuk menekan kematian ibu dan kematian balita di Provinsi Jawa Barat. Dengan menggunakan metode Regresi Multivariat diperoleh bahwa jumlah kematian ibu dan jumlah kematian balita di Provinsi Jawa Barat dipengaruhi oleh cakupan persalinan ditolong oleh nakes (X2), cakupan ibu nifas mendapatkan kapsul vitamin A (X3), persentase rumah tangga ber-PHBS (X4), jumlah bayi dengan BBLR (X5) serta jumlah puskesmas dan RS (X6) dengan ukuran kebaikan model sebesar 92,5%
Pemodelan Indeks Pembangunan Gender di Pulau Kalimantan Menggunakan Metode Regresi Nonparametrik Spline Truncated
Indeks Pembangunan Gender merupakan indeks yang digunakan untuk mengukur pencapaian kemampuan pembangunan manusia yang mempertimbangkan kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki berdasarkan tiga komponen pembentuk yaitu dari dimensi kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Indonesia merupakan negara berkembang yang perlu untuk terus melakukan pembangunan manusia yang ditujukan untuk seluruh masyarakatnya tanpa memandang perbedaan gender agar dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat. IPG provinsi-provinsi di Pulau Kalimantan masih berada peringkat 10 terendah dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya upaya dalam pembangunan kesetaraan gender di Pulau Kalimantan. Pada penelitian ini digunakan metode regresi nonparametrik spline truncated karena pola data antara variabel respon dengan 7 prediktor dari data yang digunakan tidak membentuk suatu pola tertentu. Model terbaik yang digunakan pada penelitian ini menggunakan titik knot optimal berdasarkan nilai GCV paling minimum. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini model terbaik adalah menggunakan kombinasi knot (3,3,3,3,3,1,1) dengan nilai GCV sebesar 23,55265. Terdapat 4 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap IPG di Pulau Kalimantan yaitu rasio angka kesakitan penduduk perempuan terhadap laki-laki (x1), rasio APS SD/sederajat penduduk perempuan terhadap laki-laki (x2), rasio APS SMP/sederajat penduduk perempuan terhadap laki-laki (x3), rasio TPAK penduduk perempuan terhadap laki-laki (x5). Model yang telah diperoleh memiliki nilai R^2 sebesar 71,55%
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Utama Produksi Pupuk NPK Menggunakan Fuzzy Economic Order Quantity (Studi Kasus: PT Petrokimia Gresik)
Indonesia merupakan salah satu negara agraris dimana 25% mata pencaharian masyarakat Indonesia terletak pada sektor pertanian. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan sumber pangan yang, terjadi pula peningkatan Produksi pada sektor pertanian. Salah satu faktor penting dalam mencapai Produksi pertanian baik kuantitas maupun kualitas yaitu pupuk. PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu pemasok utama pupuk di Indonesia yang berkomitmen untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, maka perlu menjaga stabilitas dari proses produksi. Proses produksi dapat terjaga dan berjalan dengan lancar apabila bahan baku yang digunakan tersedia sehingga diperlukan Proses pengendalian bahan baku yang tepat. Pada realitasnya, berbagai jenis ketidakpastian muncul dalam masalah pengendalian persediaan bahan baku tersebut. Dalam hal ini ada beberapa ketidakpastian yang tidak dapat ditangani oleh model PBRobabilistik biasa secara akurat. Dalam situsi tersebut, masalah persediaan dapat dimodelkan dengan lebih baik menggunakan model Fuzzy. Untuk membantu mengetahui ukuran pemesanan bahan baku yang ekonomis sekaligus meminimalisir biaya persediaan maka penelitian ini menggunakan model Fuzzy Economic Order Quantity dimana nilai permintaan akan diramalkan menggunakan ARIMA dan Double Exponential Smoothing terlebih dahulu. Bilangan Fuzzy dalam metode EOQ menggunakan metode Fuzzy Mamdani dengan batas atas, nilai tengah, dan batas bawah menggunakan hasil ramalan permintaan bahan baku. Berdasarkan hasil perhitungan, model pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan Fuzzy Economic Order Quantity lebih optimal apabila dibandingkan dengan kondisi eksisting perusahaan yaitu menggunakan metode Min-Max dan EOQ Deterministik serta dapat meminimalisir total biaya persediaan bahan baku dengan rata-rata penurunan sebesar 43,36%
Perhitungan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Pembangunan Gedung Trans Icon Surabaya Tower A Lantai 20 – 29 Dengan Metode Konstruksi Half Slab Precast
Penyusunan proyek akhir terapan ini membahas tentang perhitungan estimasi waktu dan biaya proyek pembangunan gedung Trans Icon Surabaya dengan metode pelaksanaan half slab precast yang menggunakan data bangunan gedung Trans Icon Surabaya yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani No. 260, Siwalankerto, Kec Wonocolo, Surabaya. Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT. Total Bangun Persada dengan luas bangunan kurang lebih 2500 m² dan jumlah total 35 lantai dan 4 basement. Dalam proyek ini seluruh pekerjaan elemen struktur beton menggunakan cor konvensional (in situ). Sedangkan metode pelaksanaan yang digunakan dalam penyusunan proyek akhir terapan adalah metode half slab precast. Perhitungan estimasi waktu dan biaya pelaksanaan pada laporan proyek akhir dilakukan dengan cara mendesain half slab precast, menghitung kekuatan dan kebutuhan half slab precast, melakukan kontrol terhadap perhitungan kekuatan half slab precsat tersebut. Jika memenuhi kekuatan izin dapat dilanjutkan dengan perhitungan volume. Kemudian perhitungan waktu pelaksanaan dilakukan analisa mulai dari kapasitas produksi, produktivitas, durasi dan penyusunan jadwal setiap pekerjaan dimana hal ini dilakukan dengan menggunakan alat bantu Network Planning yang kemudian akan dijadikan kurva S. Hasil akhir proyek akhir terapan ini yaitu metode pelaksanaan yang digunakan, waktu pelaksanaan proyek dan rekapitulasi biaya pelaksanaan. Dari hasil analisa, didapatkan waktu pelaksanaan 142 hari kerja dengan jam kerja selama 8 jam dari 08.00 – 17.00 dengan total biaya pelaksanaan sebesar Rp. 14.044.526.000,0
Studi Numerik Pengaruh Lebar Sudu dan Jumlah Sudu pada Performansi Closed Type Multiple Blade Impulse Wind Turbine
Turbin angin yang hadir menjadi salah satu pilihan alternatif sumber energi khusunya energi listrik yang bersifat mikro maupun makro bagi wilayah Indonesia. Multiple blade closed type impulse wind turbine merupakan sebuah turbin inovasi dimana turbin ini merupakan suatu turbin angin jenis impuls tipe tertutup yang mempunyai banyak sudu-sudu. Dimana kerja dari Impulse turbine yaitu memanfaatkan drag force yang terjadi pada blade untuk menghasilkan torsi pada rotornya. Ketika aliran fluida melintasi blade Impulse turbine, tekanan statis aliran dianggap tetap. Pada turbin ini dipasangkan nozzle untuk meningkatkan kecepatan aliran fluida sehingga meningkatkan momentum aliran pada nozzle. Peningkatan momentum aliran pada nozzle ini akan menurunkan tekanan statis pada luaran nozzle. Fluida dengan momentum tinggi ini kemudian menerpa rotor blade sehingga menghasilkan drag force yang selanjutnya akan menghasilkan torsi pada rotor. Kinerja turbin impuls sangat dipengaruhi oleh kecepatan angin, lebar sudu, jumlah sudu, dan putaran rotor relatif terhadap kecepatan angin. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari lebar sudu dan jumlah sudu terhadap performansi dari Multiple blade closed type impulse wind turbine ini. variasi yang digunakan dalam penelitian ini dimana digunakan lebar sudu 0.17m dan 0.19m dan juga variasi jumlah sudu yaitu 8 buah dan 12 buah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan ANSYS FLUENT 2021 R2. Kondisi penelitian transient dengan menggunakan model turbulen K− standard turbulent. Kondisi dinding adalah no slip stationery wall. Hasil yang akan diperoleh dari penelitian ini adalah blade dengan lebar sudu 0.19m lebih efektif menghasilkan drag force jika dibandingkan dengan blade dengan lebar sudu 0.17m. Lalu pada variasi dengan jumlah blade 12 lebih efektif memanfaatkan aliran angin yang memasuki celah rotor sehingga lebih efektif menghasilkan gaya drag dibandingkan dengan variasi jumlah blade 8
Risk Assessment pada Jaringan Pipa Bawah Laut di PT. XYZ (Studi Kasus: 32” MGL-NGLB CILAMAYA)
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi risiko penyebab kebocoran pada offshore pipeline 32” MGL-NGLB Cilamaya milik PT. XYZ pada segmen pipa yang terletak di dasar laut NGLB-Cilamaya-03. Berdasarkan data lapangan, daerah ini merupakan daerah yang tinggi akan risiko kebocoran. Adapun penelitian ini menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Berdasarkan analisis menggunakan fish bone didapatkan 29 risiko penyebab kebocoran Pipa Bawah Laut 32” MGL-NGLB Cilamaya milik PT. XYZ. Hasil dari fault tree analysist didapatkan bahwa probability untuk main event kebocoran pipa bawah laut karena factor external forces sebesar 0,176, dan untuk kebocoran pipa bawah laut karena faktor rupture sebesar 0,078. Probability of top event yaitu kebocoran pipa bawah laut sebesar 0,254. Dari hasil pemetaan risk ranking setiap risiko ke dalam matriks risiko, didapatkan 3 risiko yang masuk ke dalam kategori high risk, yaitu dragged anchor dengan risk ranking 16, Kegagalan external corrosion dengan risk ranking 16, dan peralatan maintenance yang buruk dengan risk ranking 16. Berdasarkan analisis risk reducing potensi bahaya dominan yang telah dilakukan. Peneliti menemukan bahwa mitigasi yang dilakukan dapat mengurangi tingkat risiko tinggi yang terjadi, dimana tingkat risiko dari ketiga risiko domininan turun menjadi 4 (low risk)