Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Not a member yet
    4139 research outputs found

    Arsitektur dan Mutualisme : Pusat Restorasi Fokus Akibat Stres Urban dengan Pendekatan Healing Environment dan Animal Aided Design di Jakarta

    No full text
    Masyarakat yang tinggal di area urban memiliki resiko terkena stress lebih tinggi dibandingkan masyarakat yang tinggal di area rural. Faktor lingkungan urban memegang pengaruh yang besar untuk kontribusi stres yang terjadi pada manusia. Sehingga, dibutuhkan sebuah ruang untuk membantu meredakan rasa stres yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat urban, berupa Pusat Restorasi Fokus dengan cara menurunkan stres. Menggunakan pendekatan healing environment yang memasukkan aspek alam-flora, fauna, air, cahaya matahari, angin, dll serta penerapan Animal-Aided Design pada Pusat Restorasi Fokus ini. Aspek hewan yang digunakan berupa hewan domestik liar, berupa kucing yang over populasi dan merupakan salah satu masalah pada area urban. Permasalahan yang terjadi pada manusia dan kucing di area urban-Jakarta ternyata dapat diselesaikan melalui hubungan simbiosis mutualisme antara kedua makhluk hidup ini. Interaksi manusia dan kucing menjadi kunci yang dapat mereduksi stress manusia dan area Pusat Restorasi Fokus dapat menjadi area yang memberikan ruang gerak yang sesuai dengan kebutuhan kucing

    Konsep Multifungsi dan Multikultur pada Perancangan Kembali Alun-Alun Kota Gresik melalui Participatory Design

    Get PDF
    Alun-Alun Gresik semula merupakan tanah lapang yang biasa digunakan berbagai kegiatan oleh warga sekitar. Namun pada 2017, Alun-Alun Gresik diubah menjadi sebuah Islamic Center. Banyak pro dan kontra di masyarakat hingga muncul banyak penolakan pula. Penolakan ini didasari oleh posisi Alun-Alun Gresik sebagai cagar budaya dan kondisi sekitar Alun-Alun tidak hanya dari budaya Islam saja. Hal ini ditandai dengan adanya Gereja Pantekosta dan Klenteng Kim Hin Kiong di dekat Alun-Alun. Dimana fenomena ini secara tidak sengaja mengalami fenomena placelessness yang disampaikan oleh Edward Relph (1976) dalam Seamon, David dan Sowers, Jacob (2008). Placelessness menjelaskan terjadinya penghapusan tempat-tempat khusus dan pembuatan lanskap standar yang dihasilkan dari ketidakpekaan terhadap pentingnya suatu tempat. Keberadaan Alun-Alun Gresik yang sebagai Islamic Center, perlahan dapat menghapus tempat-tempat khusus, seperti Gereja Pantekosta dan Klenteng Kim Hin Kiong yang juga kental akan tradisi budayanya. Berdasarkan permasalahan ini, kondisi Kota Lama Gresik yang multikultur menjadi dasar untuk mengembalikan Alun-Alun Gresik dengan menghormati kultur-kultur lainnya. Dengan memperhatikan komunitas sekitar, harapannya Alun-Alun Gresik dapat memberikan meaning of place bagi komunitas sekitar dan mengembalikan signifikansi Kota Lama Gresik. Menggunakan pendekatan participatory design, proyek ini berusaha melibatkan kontribusi partisipan dalam melihat isu ini dan bersama-sama memberikan aspirasi terkait rancangan Alun-Alun Gresik yang lebih multikultur secara kolaboratif. Pelaksanaan jaring pendapat dan pekerjaan kolaboratif ini dilakukan dengan media workshop/interview dan juga pemanfaatan teknologi untuk respon batasan jarak yang ada di era pandemi COVID-19. Konsep multifungsi diaplikasikan sebagai konsekuensi dari aktivitas yang ingin diwadahi dalam rancangan dan sebagaimana keberadaan ruang publik di tengah kota. Konsep ini diaplikasikan pada aktivitas dan ruangnya, aplikasi tangga dan ramp, serta street furniture. Selain itu, rancangan ini juga banyak memberikan familiaritas bagi masyarakat sekitar melalui penggunaan elemen yang identik dengan kultur sebagai penggambaran konsep multikultur. Kemudian konsep ini diaplikasikan pada penggunaan shelter, warna, street furniture dan vegetasi

    Desain Eco Floating Resort untuk Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau

    Get PDF
    Kepulauan Anambas yang terletak pada Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi dan daya tarik pariwisata tropis yang indah dengan kepulauan eksotisnya. Kepulauan Anambas dinobatkan sebagai pulau tropis terbaik di Asia pada tahun 2012 oleh CNN Internasional. Pembangunan eco floating resort sebagai sarana penunjang pariwisata pada Kepulauan Anambas diharapkan dapat meningkatkan wisatawan domestik dan mancanegara di Kepulauan Anambas. Eco floating resort mengambil konsep ramah lingkungan dengan pemasok listrik utama menggunakan panel surya. Payload luasan adalah 1.723,28 m2 untuk 48 orang pengunjung dengan 16 orang crew . Setelah dilakukan analisis teknis diperoleh ukuran utama LoA: 48 m; B: 18 m; D: 4 m; dan T: 1.8 m. Kondisi geografis lokasi Eco floating structure dengan tinggi gelombang 0 – 1.25 m, kedalaman 13 m, kecepatan angin 5 knot dan dekat dengan Pantai Padang Melang. Analisis teknis berupa perhitungan berat, perhitungan stablilitas, perhitungan trim, dan perhitungan freeboard. Kemudian dilanjutkan dengan mendesain lines plan, general arrangement, dan safety plan serta desain model 3D. Pada Tugas Akhir ini juga dilakukan analisis ekonomis dengan total biaya pembangunan senilai Rp37.943.604.270,89. dengan biaya operasional sebesar Rp7.647.678.982,05/tahun. Dilakukan perhitungan dan didapatkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp45.205.683.946,57, Internal Rate of Return (IRR) senilai 20%, dan Payback Period selama 7 Tahun 0 Bulan 14 Hari

    Pemodelan Penerima Bantuan Sosial Masyarakat Kota Surabaya Tahun 2021 Menggunakan Regresi Logistik Multinomial

    Get PDF
    Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kota Surabaya adalah kelompok masyarakat yang masih membutuhkan dukungan/bantuan sosial ekonomi. Bantuan yang diberikan kepada MBR diantaranya BPNT dan PKH. Permasalahan yang terjadi adalah tidak meratanya bantuan yang diterima oleh MBR. Mengatasi permasalahan yang terjadi dilakukannya penelitian ini, untuk melihat hubungan antara masyarakat status MBR yang menerima bantuan sosial BPNT atau PKH dengan variabel yang diduga mempengaruhinya. Hasil analisis diketahui variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap penerimaan bantuan sosial adalah variabel desil, usia, dan pekerjaan. Karakteristik data MBR Surabaya yang berstatus desil 1 menerima BPNT dan PKH terbanyak, dengan pekerjaan lainnya seperti pelaut, ibu rumah tangga, dll, sedangkan untuk MBR penerima BPNT dan PKH terendah adalah desil 3 dan desil 4, dengan tidak memiliki pekerjaan. Kategori usia tertinggi penerima BPNT dan PKH adalah yang berusia 31-59 tahun, sedangkan MBR penerima BPNT dan PKH terendah pada usia usia ≤ 20 tahun. Peluang jika seorang MBR yang berstatus desil 1, berusia 21-30 tahun dengan pekerjaan karyawan/pegawai/ buruh besarnya peluang seorang MBR tersebut menerima BPNT dan PKH sebesar 0,023 dan 0,138. Peluang lainnya jika seorang MBR yang berstatus desil 1, berusia 31-45 tahun, tidak bekerja besarnya peluang seorang MBR tersebut menerima BPNT dan PKH sebesar 0,046 dan 0,248. Hasil ketetapan klasifikasi model yang didapatkan antara hasil observasi dan prediksi sebesar 67,7%

    Analisis Variabel yang Mempengaruhi Persalinan Caesar di RSUD Ploso dengan Pendekatan Model Regresi Logistik Biner

    Get PDF
    Tindakan persalinan caesar memiliki risiko yang tinggi pada ibu dan bayi seperti komplikasi hingga kematian. RSUD Ploso memiliki angka persalinan caesar sebesar 30,12% pada tahun 2019 dan meningkat menjadi 38,59% pada tahun 2020. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variabel apa yang diduga berpengaruh terhadap bayi lahir melalui persalinan caesar di RSUD Ploso dengan menggunakan metode analisis regresi logistik biner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ibu yang melahirkan bayi melalui persalinan caesar sebesar 39,74% dari 229 kelahiran yang terjadi di RSUD Ploso tahun 2020. Mayoritas kategori ibu yang melahirkan persalinan caesar adalah 20,09% usia ibu berisiko, 23,14% usia kehamilan tidak berisiko, 32,31% ibu yang memiliki riwayat persalinan caesar, 24,89% ibu mengalami hipertensi, 29,26% ibu dengan bayi berjenis kelamin laki-laki, 17,47% ibu dengan berat bayi lahir rendah, 20,52% ibu dengan posisi kepala bayi normal, 30,13% ibu dengan kondisi ketuban normal, 34,93% ibu dengan kondisi plasenta tidak menutupi jalan lahir, dan 24,89% ibu yang tidak mengalami persalinan lama. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persalinan caesar di RS Ploso adalah ibu yang memiliki riwayat persalinan caesar, ibu mengalami hipertensi, jumlah persalinan kategori berisiko, kondisi ketuban tidak normal, dan posisi kepala bayi tidak normal

    Pengendalian Kualitas Proses Produksi Hasil Gula Kristal Putih di PG Djatiroto PTPN XI Menggunakan Diagram Kontrol Maximum Multivariate Cumulative Sum (Max-MCUSUM) Berbasis Residual Model Multioutput Least Square Support Vector Regression (MLS-SVR)

    No full text
    Gula yang merupakan bahan dasar pokok digunakan masyarakat sebagai pemanis dan juga pengawet makanan. Salah satu perusahaan agribisnis yang bergerak fokus pada produksi gula yaitu PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI). Gula kristal putih adalah gula tebu atau bit yang melalui proses kristalisasi yang digunakan untuk konsumsi rumah tangga yang telah dijelaskan peraturan SNI 3140.3:2010. Pabrik Gula Djatiroto merupakan salah satu dari enam belas pabrik gula yang berada dibawah PTPN XI. Pada penelitian ini karakteristik kualitas yang digunakan yaitu warna larutan, besar jenis butir, dan kadar air yang masing-masing karakteristik kualitas memiliki hubungan. Hubungan pada ketiga variabel menunjukkan adanya kasus autokorelasi. Adanya autokorelasi menyebabkan false alarm dan mendapatkan pengambilan keputusan yang tidak tepat. Analisis yang digunakan yaitu dengan model algoritma Multioutput Least Square Support Vector Regression (MLS-SVR) untuk mengatasi data berautokorelasi dan dilakukan pengendalian menggunakan diagram kontrol Max-MCUSUM. Input model MLS-SVR ditentukan berdasarkan lag yang signifikan dari plot PACF, dimana pada penelitian ini pada karakteristik kualitas warna larutan signifikan pada lag-1, 2, 11, dan 23, karakteristik kualitas besar jenis butir signifikan pada lag-1, 2, 3, dan 28, serta karakteristik kualitas kadar air signifikan pada lag-27. Hasil input model MLS-SVR dan kombinasi hyper-parameter optimal menghasilkan nilai residual yang dapat mengurangi autokorelasi. Nilai residual digunakan pada pembuatan diagram kontrol Max-MCUSUM. Pada fase I dengan k = 0,5 didapatkan diagram terkendali secara statistik setelah diatasi, dan pada fase II dengan menggunakan k yang sama menunjukkan tidak terdapat titik-titik yang keluar batas kontrol. Hasil identifikasi variabel penyebab out of control didapatkan variabel warna larutan dan besar jenis butir yang memiliki faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya out of control. Hasil kapabilitas proses telah kapabel dan kinerja proses sudah baik secara multivariat

    Perancangan Visual Karakter Dan Visual Latar Game Cerita Rakyat Asal Usul Kota Surabaya

    Get PDF
    Unsur utama didalam game visual novel adalah karakter atau tokoh dalam membawa jalan cerita dan pesan yang disampaikan. Perancangan visual karakter dan visual latar dalam game ini berdasarkan cerita rakyat yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membuat karakter dan latar dalam game visual novel cerita asal usul Kota Surabaya untuk menjaga kearifan tradisional yang ada didalam cerita tersebut rakyat tersebut. Target pengguna game ini berusia 18-23 tahun. Data primer konsep cerita berasal dari buku Antologi Cerita Rakyat Jawa Timur yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Surabaya, serta studi literatur dan teori-teori terkait. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Terdapat 114 responden yang terlibat memberikan penilaian hasil desain visual karakter dan visual latar.  Total skor yang diberikan responden terbesar oada elemen visual latar bangunan yakni sebesar 87,37%, sedangkan total skor terendah diberikan oleh responden pada elemen visual ekspresi karakter sebesar 79,47%

    Analisis Kondisi dan Perbaikan Perkerasan pada Ruas Jalan Gresik – Paciran KM SBY 28 sampai dengan KM SBY 38 dengan Menggunakan Metode PCI dan SDI

    Get PDF
    Ruas jalan Gresik – Paciran merupakan akses utama menuju pertambangan, pusat industri dan pelabuhan di Kabupaten Lamongan, Kota Gresik dan Kota Surabaya sehingga dilewati oleh berbagai macam jenis kendaraan termasuk truk dengan muatan. Pada ruas jalan ini terdapat berbagai macam kerusakan di beberapa titik pada ruas jalan tersebut. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan sehingga diperlukan perbaikan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas dan untuk mencegah kerusakan lebih berat. Metodologi yang digunakan dalam analisis kondisi dan perbaikan perkerasan ruas jalan ini adalah pengumpulan data primer dan sekunder, studi literatur dan analisis data meliputi pengolahan data, penetapan nilai kondisi jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI), penentuan metode penanganan, perencanaan perbaikan. Dari analisis hasil survei volume kendaraan yang melewati ruas jalan Gresik – Paciran didapatkan volume kendaraan sebesar 60.527 kendaraan/hari. Berdasarkan analisis hasil survei didapatkan tipe kerusakan perkerasan jalan pada ruas jalan Gresik – Paciran antara lain Depression, Alligator Cracking, Shoving, Block Cracking, Edge Cracking, Patching and Utility Cut Patching, Rutting, dan Weathering/Ravelling. Dari hasil penilaian kondisi perkerasan jalan, diperoleh bahwa dengan menggunakan metode SDI nilai kondisi perkerasan jalan pada beberapa segmen dalam kondisi “Baik” dan kondisi “Sedang” sedangkan dengan menggunakan metode PCI nilai kondisi perkerasan jalan pada beberapa segmen dalam kondisi “Excellent”, “Very Good”, “Good”, “Fair”, “Poor”, dan “Very Poor”. Dari tipe dan tingkat kerusakan didapatkan metode penanganan dengan patching dan rekonstruksi

    Kajian Pengolahan Air Asam Tambang Industri Pertambangan Batu Bara dengan Constructed Wetland

    Get PDF
    Air asam tambang adalah limpasan air yang terbentuk dari proses oksidasi mineral sulfida yang terekspos dengan udara di atmosfer dan bercampur dengan air. Air asam tambang dapat berasal dari proses penambangan terbuka, pengelolaan batuan buangan, penimbunan batuan dan pengelolaan limbah tailing. Pencemaran air asam tambang di badan air penerima terjadi karena pengolahan air asam tambang yang kurang tepat. Permasalahan pencemaran air asam tambang dapat menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat. Contoh kasus pencemaran air asam tambang di badan air yaitu pencemaran air asam tambang dari industri pertambangan batu bara yang terjadi di Sungai Palakan, Kalimantan Timur yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Pengolahan eksisiting yang diterapkan yaitu pengendapan TSS pada settling pond industri tambang batu bara. Pengolahan lanjutan yang direkomendasikan setelah melalui unit settling pond yaitu constructed wetland. Constructed wetland memanfaatkan simbiosis yang berlangsung secara alami antara tumbuhan air dengan mikroorganisme pada media di sekitar sistem perakaran (rhizosfer). Tujuan dari kajian ini adalah menganalisis penerapan metode constructed wetland untuk mengolah air asam tambang sehingga kualitasnya memenuhi baku mutu saat dilepas ke badan air penerima. Debit air asam tambang yang diolah yaitu 0,84 m3/detik yang diolah pada CW berukuran 8,04 ha. Tumbuhan yang dipilih adalah eceng gondok dengan tipe tumbuhan single plant dan tipe kolam sub-surface flow arah aliran horizontal. Kebutuhan tumbuhan eceng gondok yaitu sejumlah 322.160 tumbuhan yang ditanam pada 4 kompartemen berbeda. Kualitas efluen air asam tambang setelah diolah dengan constructed wetland memenuhi baku mutu dan aman untuk dilepas ke badan air penerima

    Perancangan Panti Asuhan ABK dengan Pendekatan Arsitektur Inklusif

    No full text
    Presentase penyandang disabilitas pada rentang usia 0-18 tahun menempati urutan kedua terbanyak dari keseluruhan kelompok disabilitas di Indonesia. Meskipun memiliki kerabat, seringkali terdapat kondisi di mana keluarga merasa kurang mampu merawat ABK sehingga memerlukan wadah untuk pengawasan sang anak. Untuk merespon permasalahan ini, panti asuhan ABK dapat dipandang sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Isu ruang, aksesibilitas, serta sarana untuk menunjang proses tumbuh kembang ABK akan diwujudkan dalam bentuk desain inklusif. Desain inklusif fokus menjadikan segala jenis kebutuhan fisik dan non-fisik manusia sebagai jantung dari perancangan. Menggunakan metode force-based framework, permasalahan disabilitas ditetapkan sebagai faktor penentu utama dalam pengambilan keputusan rancang. Ketika kebutuhan akses, ruang, dan sarana tercapai, proses tumbuh kembang ABK yang ideal akan terpenuhi

    3,823

    full texts

    4,139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇