Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Not a member yet
    4139 research outputs found

    Kajian Penerapan Carbon Capture and Storage (CCS) pada Central Processing Plant (CPP) Donggi dan CPP Matindok, Sulawesi Tengah

    Get PDF
    Indonesia menunjukkan komitmennya dalam menurunkan emisi karbon global dengan mengembangkan teknologi carbon capture and storage (CCS). Salah satu lokasi proyek CCS direncanaan berada di Blok Donggi-Matindok, Sulawesi Tengah. Penelitian ini mengkaji potensi penerapan CCS berdasarkan emisi yang dihasilkan dari pabrik pemurnian gas alam di sana, yaitu Central Processing Plant (CPP) Donggi dan CPP Matindok. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung efisiensi penangkapan karbon serta membuat potensi rancangan CCS mulai dari penangkapan, transportasi, hingga injeksi karbon. Unit proses dan skema CCS dipilih menggunakan teknik Multi Criteria Decision Analysis (MCDA). Perhitungan efisiensi metode penangkapan karbon menggunakan perbandingan aliran CO2 yang masuk, keluar, dan terbuang pada sistem penangkapan karbon. Didapatkan efisiensi penangkapan CO2 yang dihasilkan berada pada rentang 89,1 – 90,1 persen. Metode penangkapan karbon yang dipilih adalah post-combustion dengan teknologi absorpsi kimia. Unit proses utama pada fasilitas penangkap karbon terdiri dari pre-treatment berupa wet gas scrubber (WGS), tangki absorpsi, dan stripper. Transportasi karbon menggunakan pipa menuju sumur Donggi 2 (DNG-2) untuk diinjeksikan dengan konsep enhanced oil recovery (EOR)

    Perancangan Sistem Otomatis pada Mesin Sangrai Kopi Menggunakan Logika Fuzzy

    Get PDF
    Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Industri kopi di Indonesia mulai berkembang dan menjamur sejak tahun 2014. Jenis kopi yang banyak digemari di Indonesia antara lain arabica dan robusta dengan aroma dan rasa khas yang berbeda berdasarkan daerah asal. Rasa dan aroma pada kopi yang sudah diseduh salah satunya dibentuk pada proses pasca panen, yaitu penyangraian. Tingkat kematangan biji kopi pada proses penyangraian menciptakan rasa dan aroma kopi yang khas dan unik. Kesempurnaan penyangraian kopi dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu suhu dan waktu. Kisaran suhu sangrai bermacam-macam, mulai dari light dengan kisaran suhu 180℃-190℃, medium dengan kisaran suhu 191℃-200℃ derajat celcius, dan dark dengan kisaran suhu 201℃-210℃ derajat celcius, waktu dan suhu penyangraian bervariasi menyesuaikan karakter kopi dan alat. Penulis pada tugas akhir ini akan menerapkan alat pengatur suhu otomatis pada pemanas mesin sangrai dengan menggunakan logika fuzzy yang bisa dikontrol melalui smartphone. Alat pengatur suhu yang akan penulis buat menggunakan Arduino UNO dengan IC mikrokontroller atmega 328 dan pemanas utamanya menggunakan infra red ceramic heater, yang merupakan pemanas dengan konsep radiasi, sehingga biji kopi yang disangrai bisa matang dengan merata

    Pra Desain Pabrik Tepung Porang dengan Metode Microwave Assisted Extraction (MAE)

    Get PDF
    Pra Desain Pabrik Tepung Porang (Amorphophallus oncophyllus) ini direncanakan mulai beroperasi tahun 2027 dengan kapasitas produksi sebesar 1000 ton/tahun. Lokasi pendirian pabrik ini direncanakan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kabupaten Nganjuk dipilih menjadi lokasi pendirian pabrik karena menghasilkan bahan baku umbi porang sebesar 8704,04 ton/tahun dengan luas lahan 1544 Ha dan dalam rencana pengembangan hingga 60.000 Ha pada 2022. Dalam pemenuhan kapasitas tahunan, pabrik akan beroperasi kontinyu 24 jam per hari selama 330 hari. Dengan bahan baku sebesar 1067,79 kg/jam dapat dihasilkan produk glukomanan sebesar 126,26 kg/jam. Proses produksi glukomanan dari umbi porang dapat diuraikan menjadi 3 tahapan proses. Proses pertama adalah pembuatan tepung porang dari umbi porang. Tahap kedua yaitu proses pemurnian tepung porang menjadi tepung glukomanan. Tahap ketiga adalah tahap peningkatan kadar protein. Karena untuk menjangkau mutu tepung terigu sebesar 7% sehingga diperlukan untuk meningkatkan kadar protein pada tepung porang. Pra Desain Pabrik Tepung Porang ini dirancang sebagai perusahaan yang berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi garis dan staff. Untuk dapat mendirikan pabrik dengan kapasitas produksi sebesar 1000 ton/tahun, maka diperlukan total modal investasi sebesar Rp 203.492.064.329,34 dan total biaya produksi sebesar Rp 106.617.904.393,09 dengan estimasi hasil penjualan sebesar Rp 200.000.000.000,00 per tahun. Estimasi umur pabrik ini adalah 12 tahun dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 21,26%, Pay Out Time (POT) 4,24 tahun, dan Break Even Point (BEP) sebesar 25,62%

    Manajemen Pelaksanaan Konstruksi Pembangunan Tunnel pada Inlet Sudetan Kali Ciliwung Ke Kanal Banjir Timur

    Get PDF
    Pembangunan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) yang memiliki Panjang 582 m dengan diameter 3.5 m. Metode yang digunakan dalam melaksanakan pembangunan tunnel menggunakan metode Micro Tunneling dan Pipe Jacking. MicroTunneling adalah metode konstruksi pembangunan yang menggunakan mesin bor MTBM (MicroTunnel Boring Machines) yang dikombinasikan dengan teknik Pipe Jacking, yang memiliki fungsi sebagai pembangun terowongan dengan dimensi 4 m, penelitian ini berfokus pada metode pelaksanaan dan Analisis durasi serta biaya pekerjaan microtunneling dan pipe Jacking pada proyek Pembangunan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. Biaya pelaksanaan dihitung berdasarkan analisis yang sesuai antara literatur yang digunakan maupun peraturan yang berlaku untuk mendapatkan kesesuaian dengan kondisi pelaksanaan lapangan. Sedangkan pada perhitungan waktu pelaksanaan dilakukan analisis mulai dari kapasitas produksi, produk-tivitas, durasi dan penyusunan jadwal setiap pekerjaan di mana hal ini dilakukan dengan menggunakan alat bantu Microsoft Project. Berdasarkan hasil Analisis perhitungan pada proyek Pembangunan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur diketahui bahwa total durasi yang didapatkan selama 286 hari dengan total biaya, yaitu Rp88.599.145.500,00

    Konsep Penyediaan Infrastruktur Darurat Logistik dalam Menghadapi Dampak Potensi Bencana Gempa Bumi di Kota Surabaya

    Get PDF
    Kota Surabaya memiliki ancaman terjadi bencana gempa bumi dengan kekuatan 6.5. Hal ini disebabkan adanya Sesar Surabaya dan Sesar waru yang melewati Kota Surabaya. Dalam menghadapi ancaman tersebut, diperlukan adanya infrastruktur darurat logistik sehingga dapat mengurangi dampak kerugian yang ditimbulkan. Studi sebelumnya menunjukkan kesiapan infrastruktur darurat logistik dalam merespon potensi gempa bumi di Kota Surabaya masih belum cukup. Penelitian akan dilakukan dengan merumuskan kriteria dan konsep penyediaan infrstruktur darurat logistik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis konten melalui wawancara mendalam terhadap 10 responden terpilih berdasarkan purposive sampling dan teknik validasi triangulasi dengan membandingkan kriteria, studi kasus, dan kebijakan terkait. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat 47 kriteria penyediaan infrastruktur darurat logistik. Selanjutnya diperoleh konsep infrastruktur darurat logistik yang terbagi atas dua fase pengelolaan risiko, mitigasi dan tanggap darurat. Dalam fase mitigasi berfokus pada pendataan barang logistik yang ada, pengaktifan ruang penyimpanan, pengalokasian anggaran logistik darurat, pemeliharaan kendaraan distribusi, dan kerja sama dengan pihak terlibat terkait persiapan logistik darurat saat ini (tidak terjadi bencana). Fase tanggap darurat berfokus pada mobilisasi tim TRC, mobilisasi logistik darurat, pendirian titik distribusi dan ruang penyimpanan sementara, dan pengaktifan klaster logistik dalam operasi tanggap darurat

    Analisis Aksesibilitas Terhadap Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan Moda Bus Transit

    No full text
    Bali, adalah salah satu provinsi di Indonesia yang cukup dikenal secara global. Setelah pandemi mereda pada akhir kuartal pertama 2022, jumlah pengunjung di Bali meningkat secara tajam. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi bandara tersibuk kedua di Indonesia karena tingginya jumlah wisatawan yang datang melalui jalur udara. Namun, peningkatan pesat jumlah pengunjung juga menyebabkan kemacetan lalu lintas, sebagian karena mayoritas orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi daripada transportasi publik. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah memperkenalkan sistem Bus Transit untuk meningkatkan layanan transportasi publik dan mengurangi kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aksesibilitas terhadap Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan sistem Bus Transit. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi destinasi wisata dan daerah sekitar rute bus, membaginya menjadi zona berdasarkan kecamatan, serta melakukan survei jarak dan waktu tempuh menggunakan Google Maps. Selain itu, dihitung juga Indeks Alpha, Indeks Beta, Indeks Gamma, dan Valued Graph Matrix untuk menentukan indeks aksesibilitas bandara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aksesibilitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan Bus Transit dipengaruhi oleh faktor jarak dan waktu tempuh dari setiap kecamatan menuju bandara, serta konektivitas antar kecamatan yang dilalui oleh rute Bus Transit. Indeks Alpha dan Indeks Beta menunjukkan bahwa Kecamatan Kuta Selatan adalah kecamatan dengan aksesibilitas paling rendah dengan nilai Indeks Alpha ( = 0, dan memiliki jaringan konektivitas yang paling sederhana dengan nilai Indeks Beta ( = 0.5. Sedangkan menurut Indeks Gamma, kecamatan dengan aksesibilitas paling rendah adalah Kecamatan Denpasar Timur dengan nilai Indeks Gamma (= 0.533. Berdasarkan hasil perhitungan Valued Graph Matrix, Kecamatan Ubud merupakan kecamatan dengan aksesibilitas paling rendah

    Identifikasi Faktor Penentu Kesuksesan dan Hambatan pada Program Inkubasi Nirlaba untuk Early-Stage Startup Digital di Indonesia

    Get PDF
    Seiring dengan perkembangan teknologi, startup digital yang berada pada tahap Early-Stage memerlukan pembekalan dan pembinaan untuk memperkuat pondasi bisnis mereka. Salah satu lembaga yang dapat memberi wadah bagi Early-Stage startup digital untuk berkembang adalah inkubator nirlaba. Paper ini mengulas studi literatur terhadap 86 referensi untuk memetakan faktor penentu keberhasilan dan hambatan yang dialami oleh inkubator nirlaba dalam pembinaan startup digital. Terdapat 12 faktor penentu keberhasilan dan 10 faktor penghambat inkubator nirlaba yang perlu dinilai relevansinya dalam konteks di Indonesia. Berdasarkan penilaian expert inkubator nirlaba di Indonesia, maka 3 (tiga) faktor prioritas penentu keberhasilan adalah komposisi dan ukuran tim startup (relevansi 100,00%, ranking 1), kebijakan dan regulasi SAINTEK (relevansi 93,33%, ranking 2), dan profil dan rekam jejak startup (relevansi 86,67%, ranking 3). Sedangkan, pada variabel faktor penghambat utama, terdiri dari kondisi tren pasar yang tidak menentu (relevansi 86,67%), kompetensi manajemen rendah (relevansi 86,67%), dan rendahnya pengalaman founders startup (relevansi 86,67%). Dengan mengetahui adanya faktor penentu keberhasilan dan penghambat, maka inkubator nirlaba di Indonesia dapat fokus mempertimbangkan faktor-faktor tersebut agar program inkubasi dapat berjalan efektif

    Evaluasi Keberlanjutan Urban Farming di Kampung Ngemplak Sutan, Kota Surakarta

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi sumber daya alam serta penduduk yang tersebar di berbagai pulau. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, sejalan dengan kebutuhan konsumsi yang turut meningkat. Urban farming menjadi salah satu upaya pemanfaatan lahan perkotaan yang terbatas melalui konversi lahan pekarangan menjadi lahan pertanian produktif, salah satunya berlokasi di urban farming di Kampung Sayur Organik, Kampung Ngemplak Sutan, Kota Surakarta. Namun dalam pelaksanaan terdapat permasalahan, seperti urban farming yang menjadi pekerjaan sampingan sehingga kurang diperhatikan, hingga masyarakat yang mulai tidak aktif dalam berkegiatan. Pengembangan urban farming juga merupakan sistem yang kompleks dan melibatkan banyak komponen serta unsur terintegrasi. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keberlanjutan urban farming di Kampung Ngemplak Sutan, Kota Surakarta. Untuk mencapai tujuan, dilakukan pengumpulan data primer melalui observasi, kuesioner, dan wawancara, serta data sekunder melalui instansi dan literatur terkait. Kemudian dilakukan analisis Multidimensional Scaling and Rapid Appraisal for Sustainability (MDS/RAPS) untuk mengevaluasi keberlanjutan berdasarkan kondisi eksisting pelaksanaan urban farming di Kampung Ngemplak Sutan, Kota Surakarta. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa aspek sosial budaya memiliki nilai keberlanjutan tertinggi (75,44) dan termasuk kategori sangat berkelanjutan, sedangkan aspek ekonomi memiliki nilai keberlanjutan paling rendah (56,71) dan termasuk kategori cukup berkelanjutan

    Pengaruh Perambatan Retak Pada Bracket Kantilever Terhadap Umur Lelah Konstruksi Kapal

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perambatan retak pada bracket kantilever terhadap umur lelah konstruksi kapal. Kelelahan struktural adalah salah satu penyebab utama kerusakan pada kapal, yang diakibatkan oleh beban dinamis dari gelombang laut dan aktivitas operasional sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Analysis) untuk memodelkan dan mensimulasikan perambatan retak pada bracket kantilever. Data kapal yang digunakan adalah dari kapal General Cargo 8800 DWT. Analisis dilakukan dengan memodelkan kantilever dan melakukan perhitungan stress intensity factor (SIF) serta laju perambatan retak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SIF meningkat seiring bertambahnya panjang retak dan telah melebihi nilai fracture toughness pada panjang retak 40 mm dengan nilai SIF 1693,00 MPa√mm, yang mengindikasikan kegagalan struktur. Umur lelah dari perambatan retak pada bracket kantilever adalah 102,545 hari ketika mencapai panjang retak 40 mm, di mana perambatan retak setelah initial crack memiliki pengaruh yang signifikan terhadap umur lelah struktur, yaitu selama 64,114 hari

    Perencanaan Penyaluran Air Limbah dan Instalasi Pengolahan Air Limbah Sentra Industri Tahu di Kampung Tahu Tinalan, Kota Kediri

    Get PDF
    Kampung Tahu Tinalan merupakan sentra industri tahu di Kota Kediri. Sebagian besar proses produksi dilakukan secara konvensional sehingga efisiensi penggunaan sumber daya air dan bahan baku rendah. Akibatnya timbulan air limbah dan konsentrasi pencemar relatif tinggi. Selain itu, terdapat air limbah domestik yang berasal dari aktivitas seperti mandi dan mecuci yang belum terolah. Akumulasi pencemar di badan air dapat menurunkan daya dukung lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan sistem penyaluran air limbah (SPAL) dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Pada lokasi perencanaan terdapat 18 pabrik produksi tahu, 175 rumah warga, dan 2 mushola yang menghasilkan debit rata-rata air limbah sebesar 56 m3. SPAL direncanakan dengan sistem pengaliran secara gravitasi shallow swer, menggunakan pipa PVC berukuran 110 dan 140 mm dengan panjang total 1.360 m. IPAL terdiri dari unit sumur pengumpul, bak pengendap pertama, anaerobik filter, aerobik filter, bak pengendap akhir, dan kolam bio indikator. Efisiensi pengolahan IPAL sebesar 97% terhadap parameter BOD, 96% COD, 98,8% TSS, dan 92% Amonia. Luas lahan IPAL yang diperlukan sebesar 81,5 m2. Rencana anggaran biaya pembangunan SPAL sebesar Rp 581.500.000, IPAL sebesar Rp 242.700.000. Total RAB sebesar Rp 920.000.000 termasuk pajak. Adapun biaya operasional dan pemeliharaan sebesar Rp 960.000.000 per bulan

    3,823

    full texts

    4,139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇