Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Not a member yet
    4139 research outputs found

    Analisis Penjadwalan Probabilistik Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Seksi 1 Menggunakan Simulasi Monte Carlo

    Get PDF
    Proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA dibangun sebagai salah satu sistem jaringan Trans Jawa. Pembangunan ini bertujuan untuk mendukung peningkatan konektivitas, aksesibilitas, dan kapasitan jalan antar wilayah, untuk mengurangi kemacetan, serta untuk mendorong pengembangan wilayah dengan mendorong minat swasta dan masyarakat di Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Pada proyek ini mengalami kendala cuaca dan alat berat. Hal ini menyebabkan adanya ketidaksesuain dalam penyelesaian pekerjaan. Dibutuhkan metode penjadwalan yang mempertimbangkan potensi risiko dan ketidakpastian dalam pelaksanaanya, yaitu menganalisis menggunakan metode penjadwalan probabilistik, contohnya dengan menggunakan Simulasi Monte Carlo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa total durasi probabilistk dan persentase probabilitas durasi rencana menggunakan penjadwalan probabilistik berdasarkan Simulasi Monte Carlo. Dalam pembuatan penjadwalan probabilistik menggunakan metode Simulasi Monte Carlo pada penelitian ini memerlukan beberapa tahapan pembuatan. Beberapa tahapan itu adalah pembuatan penetuan aktivitas, hubungan antara aktivitas, estimasi sumber daya aktivitas, estimasi durasi aktivitas, menjalankan Simulasi Monte Carlo, dan analisis hasil Simulasi Monte Carlo. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan didapatkan bahwa total durasi optimis adalah 236 hari dengan probabilitas < 1%. Total durasi pesemis adalah 268 hari dengan probabilitas 100%. Total durasi paling mungkin adalah 252 hari probabilitas 50%. Untuk durasi rencana dengan total 253 hari memiliki probabilitas penyelesaian sebesar 54%. Dan untuk kontingensi waktu yang diambil dengan probabilitas penyelesaian 98% (P98) memiliki selesih sebesar 11 hari sehingga dibutuhkan monitoring pada aktivitas pekerjaan dan pada aktivitas kritis dapat dipertimbangkan untuk dilakukan percepetan penyelesaian

    Perencanaan Pengelolaan limbah Industri Makanan Ringan Skala Rumah Tangga Berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R) di Desa Watubonang Kabupaten Ponorogo

    Get PDF
    Salah satu industri pangan berskala rumah tangga yang memproduksi makanan ringan berbahan ikan di Ponorogo belum memiliki belum memiliki pengelolaan limbah yang baik, sehingga semua limbah hasil produksi langsung dibuang ke saluran irigasi dan lahan kosong. Limbah yang dihasilkan oleh industri tersebut memiliki kandungan senyawa organik yang tinggi sehingga mengakibatkan timbulnya beberapa permasalahan, antara lain bau busuk, kematian ikan dan biota lainnya pada badan perairan penerima limbah, serta eutrofikasi karena kelebihan nitrogen dan fosfor. Dalam upaya untuk mencegah pencemaran lingkungan, mengurangi peredaran limbah, dan mewujudkan proses produksi yang lebih baik dapat dilakukan pengelolaan limbah cair dan padat dengan konsep 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle. Data yang dikumpulkan berupa data primer dengan cara survey lapangan, wawancara, sampling dan analisis laboratorium dan penelitian lapangan, serta data sekunder didapat melalui studi literatur. Perencanaan mencakup pengelolaan berbasis 3R untuk limbah cair dan padat, serta engineering design unit untuk kegiatan pengelolaan limbah beserta BOQ dan RAB. Berdasarkan hasil analisis reduce dilakukan pada limbah cair, limbah padat compostable dan non-recycable. Reuse dilakukan pada limbah cair dan limbah padat recyclable. Recycle dilakukan pada limbah padat compostable dan recyclable. Berdasarkan perhitungan Engineering Design (ED) pengolahan limbah cair dilakukan dengan unit grease trap berukuran panjang 0,5 m; lebar 0,25 m; kedalaman 0,45m, bak ekualisasi yaitu panjang 0,65 m; lebar 0,8 m; kedalaman 0,8 m, anaerobic baffled reactor yaitu panjang 0,65 m; lebar 0,7 m; kedalaman 1,3 m, dan constructed wetland yaitu panjang 5 m; lebar 0,8 m; kedalaman 1 m. Pewadahan limbah padat menggunakan bak plastik HDPE tertutup dengan ukuran, untuk limbah compostable 120 L, limbah recycable dan non-recycable 240 L. Pengomposan dilakukan pada limbah padat compostable secara aerob di dalam bak plastik HDPE ukuran 280 L sebanyak 8 buah

    Pra Rancangan Pabrik Bioetanol dari Limbah Kulit Kopi dengan Proses Fermentasi Menggunakan Ragi Saccharomyces Cerevisiae

    Get PDF
    Indonesia merupakan salah satu negara pengguna kendaraan bermotor terbesar di dunia. Namun, kebutuhan bahan bakar kendaraan bermotor di Indonesia masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil sehingga perlu energi terbarukan sebagai alternatif dimana salah satu yang dapat digunakan adalah bahan bakar etanol atau disebut juga bioethanol. Salah satu bahan yang ptensial untuk diolah menjadi bioethanol adalah limbah kulit kopi. Limbah kulit kopi mempunyai kandungan serat sebesar 65,2%. Sementara, serat pada kulit kopi tersusun atas 49% selulosa; 25% hemiselulosa; dan lignin 7,63%. Berdasarkan data yang didapat dari United States Department of Agriculture diketahui bahwa produksi kopi di Indonesia pada Juni 2022 yaitu sebesar 11350 ribu kantong dengan berat masing-masing kantong adalah 60 kg (6,488% terhadap total hasil dunia). Diketahui juga bahwa pengolahan kopi pada industri biasanya akan menghasilkan 65% biji kopi dan 35% limbah kulit kopi. Sehingga, bahan baku pembuatan bioethanol dari kulit kopi ini masih sangat berlimpah di Indonesia. Pra Desain Pabrik Bioetanol dari Limbah Kulit Kopi ini direncanakan mulai beroperasi tahun 2028 dengan kapasitas produksi sebesar 8.8 Juta L/tahun. Lokasi pendirian pabrik direncanakan di Empat Lawang, Sumatera Selatam. Secara garis besar proses dilakukan pembuatan bioetanol ini adalah pre-treatment dengan metode steam explosion dan metode alkali (delignifikasi) dengan NaOH untuk pemisahan antara selulosa dan lignin, kemudian hidrolisis dengan metode untuk Simultaneous Saccharification and Co-Fermentation (SSCF) dan pemurnian dengan menggunakan kolom distilasi serta proses dehidrasi dengan metode silica gel. Pengadaan alat dari pabrik ini akan dilakukan pada tahun yang sama dengan Pembangunan pabrik dengan modal sendiri sebesar 40% dari biaya investasi dan modal pinjaman sebesar 60% dari investasi dengan bunga sebesar 9,25%. Maka nilai NPV sebesar 631.030atauRp9.848.674,52,nilaiInternalRateofReturnsebesar12,06631.030 atau Rp 9.848.674,52, nilai Internal Rate of Return sebesar 12,06% dengan memasang harga jual produk 14,31/liter, dengan Pay Out Time pada 2036 dan BEP sebesar 47%

    Kajian Literatur Fitoremediasi Timbal pada Perairan Laut Tercemar Menggunakan Makroalga (Studi Kasus: Pencemaran Timbal di Teluk Jakarta)

    Get PDF
    Pencemaran logam berat di perairan dapat mengganggu kelangsungan ekosistem di sekitarnya. Salah satu metode removal logam berat yang hemat dan ramah lingkungan adalah fitoremediasi. Makroalga merupakan salah satu tumbuhan yang dapat digunakan untuk fitoremediasi perairan yang tercemar logam berat. Kajian literatur ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji jenis-jenis makroalga yang dapat menyerap logam berat, kemampuannya dalam menyerap logam berat, dan penerapannya pada suatu lokasi studi. Kajian literatur ini dilakukan dengan mengumpulkan literatur yang diperlukan dan kemudian mengkaji tiap literatur. Setelah literatur dikumpulkan dan dikaji, literatur kemudian dibahas dan diringkas dalam kaitannya dengan tujuan studi. Hasil pembahasan kemudian diterapkan pada suatu studi kasus untuk memprediksi hasil akhir suatu kasus perairan tercemar bila diremediasi menggunakan makroalga. Ada banyak jenis makroalga yang dapat digunakan untuk menyerap logam berat Pb, baik dari kelompok phaeophyceae, chlorophyta, maupun rhodophyta. Berdasarkan kajian ini kemampuan makroalga dalam menyerap logam berat Pb berada pada rentang 0,18-1,45 mmol Pb/g makroalga untuk kelompok phaeophyceae, 0,19-1,55 mmol Pb/g makroalga untuk kelompok chlorophyta, dan 0,15-1,35 mmol Pb/g makroalga untuk kelompok rhodophyta. Pada kajian ini, studi kasus fitoremediasi diterapkan di perairan Teluk Jakarta dengan menumbuhkan 202,5 kg Ulva lactuca pada 45 keramba berukuran masing-masing 9 m2 dengan padat tebar makroalga sebesar 0,5 kg/m2. Penerapan ini diperkirakan dapat menyerap sebanyak 45,92 kg logam berat Pb

    Rancang Bangun Game Simulasi Penyajian Kuliner Tradisional Indonesia

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara dengan kekayaan melimpah dan warisan kuliner tradisional yang sangat beragam. Pada zaman yang modern ini, makanan tradisional menjadi kurang umum sebab banyak orang menganggap makanan tradisional sebagai hidangan kuno dan mulai beralih pada gaya hidup kontemporer. Tugas Akhir ini bertujuan untuk melawan anggapan di atas melalui game yang dirancang untuk mengajak pemain menjelajahi cara pembuatan masakan tradisional Indonesia. Tujuan utama Tugas Akhir melibatkan pengembangan desain mekanik game, implementasi game, dan pengukuran kepuasan pengguna. Game yang dirancang menggabungkan mekanika dan narasi untuk mendidik pemain tentang persiapan kuliner tradisional Indonesia. Dalam game, pemain dapat menggunakan panduan untuk memasak dan memenuhi permintaan makanan penguji. Dengan cara ini, diharapkan pemain dapat memahami pentingnya kuliner Indonesia. Oleh karena itu, game diharapkan dapat menjadi upaya konkret dalam melestarikan dan memperkenalkan kuliner tradisional Indonesia

    Analisis Penentuan Lokasi Rumah Sakit Darurat Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus : Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur)

    Get PDF
    Merujuk pada WHO (World Heath Organization), pandemi merupakan fenomena penyebaran penyakit baru ke seluruh dunia. Salah satu fenomena pandemi besar yang mempengaruhi  dunia  dan  melumpuhkan  sebagian  besar kegiatan diberbagai sektor adalah pandemi COVID-19 yang dimulai pada akhir tahun 2019 di Wuhan, China, dan menyebar ke seluruh dunia dalam waktu singkat. Mayoritas pandemi merupakan penyakit menular dengan masa terjangkit yang singkat dan mematikan. Pada penelitian ini digunakan dua metode analisis, pertama Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode tersebut merupakan suatu metode pendukung keputusan yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty. Model pendukung keputusan  ini  akan  menguraikan  masalah  multi  faktor  atau multi  kriteria  yang  kompleks  menjadi  suatu hierarki. Metode analisis  kedua  adalah  menggunakan  Weighted  Sum.  Weighted Sum memberikan kemampuan untuk menimbang dan menggabungkan beberapa input untuk membuat analisis terintegrasi. Weighted Sum bekerja dengan mengalikan nilai bidang yang ditentukan untuk setiap input raster dengan bobot yang ditentukan. Ini kemudian menjumlahkan (menambahkan) semua input raster bersama-sama untuk membuat output raster. Setiap input raster dapat diberi bobot, atau diberi persentase pengaruh,  berdasarkan  kepentingannya.  Pengolahan  data diawali  dengan  mengolah  hasil  pengisian  kuesioner menggunakan expert  choice v11  dan didapatkan hasil  berupa, aksesibilitas memiliki bobot tertinggi (0,608), diikuti oleh utilitas publik (0,196), kesesuaian RDTR (0,096), bebas bangunan 20 meter (0,067), dan zonasi COVID-19 (0,033). Selain itu, nilai inconsistency pada  matriks  perbandingan  ditemukan  sebesar 0,08, yang berada di bawah batas 0,1, menunjukkan bahwa matriks tersebut dapat diterima. Berdasarkan pengolahan menggunakan  weighted  sum  didapatkan 4  lokasi  yang  sangat berpotensi, 7 lokasi yang cukup memiliki potensi, dan sisanya tidak memiliki potensi. Dimana peringkat 1 berada di Kel. Manukan Kulon yang memiliki skor tertinggi dari 14 lokasi di kelurahan tersebut, lalu peringkat 2 dan 4 berlokasi di Kel. Tandes Kidul dari 2 lokasi, dan terakhir peringkat 3 berlokasi di Kel. Tandes Lor dari 1 lokasi potensi Rumah Sakit Darurat di Kelurahan Tersebut

    Pengaruh Penambahan Syngas Hasil Gasifikasi Pelet Kayu terhadap Unjuk Kerja Mesin Diesel Dual Fuel

    Get PDF
    Kebutuhan energi di Indonesia semakin meningkat, sementara pasokan energi yang tersedia semakin terbatas. Kondisi ini mendorong penggunaan energi alternatif. Salah satu energi altrernatif yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan adalah biomassa kayu. Biomassa kemudian diolah melalui proses gasifikasi yang menghasilkan syngas. Syngas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar diesel sistem dual fuel. Oleh karena itu, pada penelitian ini terdapat penambahan syngas hasil gasifikasi pelet kayu pada mesin diesel. Tujuan utama untuk mengkarakterisasi unjuk kerja mesin diesel dan mendapatkan substitusi syngas yang maksimal pada sistem dual fuel. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan mesin diesel pada putaran mesin konstan 3000 rpm dengan variasi bukaan valve syngas dan pembebanan dari 500 watt hingga 4500 watt dengan interval kenaikan 500 watt. Sistem pemasukkan syngas menggunakan mixer secara langsung dari reaktor. Valve syngas dilakukan variasi bukaan ¼, ½, ¾, dan bukaan penuh. Pengukuran dilakukan terhadap arus dan tegangan listrik tiap pembebanan, waktu konsumsi biodiesel 25 ml, opasitas emisi gas buang, serta temperatur operasi: oli, mesin, dan gas buang. Hasil penelitian didapat pada variasi bukaan penuh menghasilkan unjuk kerja yang paling optimal. Penurunan specific fuel consumption (SFC) biodiesel sebesar 26,25% dari 0,240 kg/kWh menjadi 0,177 kg/kWh. Nilai efisiensi termal mengalami penurunan sebesar 0,6% dari kondisi single fuel. Nilai AFR terendah pada kondisi dual fuel, angka ini menurun sebesar 73% dari kondisi single fuel. AFR yang tidak ideal juga memberikan dampak terhadap temperatur operasi, temperatur mesin tertinggi 62°C meningkat 7,4%, temperatur oli tertinggi 112°C meningkat 9,6%, dan temperatur gas buang tertinggi 221°C meningkat 18,5% dibandingkan dengan kondisi single fuel. Nilai opasitas emisi didapat penurunan sebesar 36,1% dari 1,55 m-1 menjadi 0,99 m-1. Penambahan syngas dapat mensubstitusi biodiesel terbaik hingga 28,6%

    Analisis Produktivitas Lahan Menggunakan Metode Highest and Best Use pada Lahan Kosong di Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya

    Get PDF
    Dengan ketersediaan lahan di Surabaya yang terbatas, maka pemilik lahan perlu memaksimalkan lahan yang dimiliki untuk menghasilkan produktivitas tertinggi. Salah satu lahan yang masih belum digunakan adalah lahan kosong seluas 66.394 m2 di Jalan Ahmad Yani No. 333 Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya. PT. Podo Joyo Masyhur (PJM) selaku pemilik lahan belum memiliki rencana untuk menggunakan lahan tersebut. Lahan tersebut berada dekat Exit Tol Surabaya-Sidoarjo, Pintu Tol Dukuh Menanggal, dan memiliki akses jalan dari Jalan Arteri Ahmad Yani Surabaya. Penentuan jenis properti yang akan dikembangkan pada sebidang lahan sangat berpengaruh pada nilai lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui properti apa saja yang dapat dibangun dan memberikan nilai lahan tertinggi pada obyek penelitian. Metode yang digunakan adalah highest and best use. Terdapat empat kriteria yang perlu dipenuhi sebuah lahan agar dapat disebut sebagai penggunaan tertinggi dan terbaik yaitu analisis secara legal (Legally Permissibility), analisis secara fisik (Physically Possibility), analisis secara finansial (Financially Feasiblility), dan analisis produktivitas maksimum (Maximum Productivity). Analisis secara legal meliputi zoning dan bulding code. Analisis secara fisik (Physically Possibility) meliputi lahan, ukuran & bentuk lahan, aksesbilitas lahan, dan basic design. Analisis secara finansial (Financially Feasiblility) meliputi perencanaan biaya investasi, pendapatan, pengeluaran, dan analisis arus kas. Analisis produktivitas maksimum meliputi peningkatan nilai lahan terbesar dari setiap alternatif properti. Dari hasil penelitian didapatkan alternatif properti untuk pengembangan lahan, yaitu kombinasi pusat perbelanjaan, perkantoran, dan apartemen atau hotel. Dari alternatif tersebut, pusat perbelanjaan, perkantoran dan hotel menjadi alternatif bangunan dengan penggunaan tertinggi dan terbaik. Alternatif properti tersebut memiliki nilai lahan sebesar Rp 54.729.176/m2 dengan persentase kenaikan nilai lahan adalah sebesar 211% dari nilai lahan awal

    Evaluasi dan Perencanaan Perbaikan Tanah Dasar Timbunan Jalan Kereta Api Mojokerto-Sepanjang KM. 48+800 s.d 48+850 dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD)

    Get PDF
    — Proyek pembangunan jalur ganda lintas selatan yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) adalah salah satu bentuk upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas transportasi kereta api di Pulau Jawa. Pada section Mojokerto – Sepanjang pekerjaan paket delapan (8) atau tepatnya pada ruas KM. 48+800 s.d KM. 48+850, direncanakan timbunan tinggi tanpa dilakukan perbaikan tanah terlebih dahulu. Kondisi tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui bagaimana keamanan tanah dasar terhadap pemampatannya. Sekaligus direncanakan bagaimana perbaikan tanah dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD) untuk mempercepat pemampatan. Berdasarkan hasil analisis data tanah, tanah dasar pada KM 48+800 s.d 48+850 didominasi oleh tanah kohesif berkonsistensi sangat lunak hingga sedang dengan kedalaman 8,8 meter. Berdasarkan hasil analisis, tanah dasar timbunan pada ruas yang ditinjau tidak aman terhadap pemampatan tanah dasar yang terjadi, karena rate of settlementnya melebihi batas izin yang telah ditentukan oleh Kementerian PUPR (> 2 cm/tahun) selama lebih dari 4 tahun pertama proses konstruksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan tanah menggunakan Prefabricated Vertical Drain (PVD) pola persegi jarak 0,8 meter dengan kedalaman 9 meter. Dibutuhkan waktu 10 minggu untuk mencapai derajat konsolidasi 90% dan 24 minggu untuk mencapai derajat konsolidasi mendekati 100%. Proses pemampatan akan berlangsung ketika beban preloading berupa tanah timbunan setinggi 6,8 meter dengan rencana kecepatan penimbunan setinggi 0,6 meter/minggu telah berlangsung

    Manajemen Pelaksanaan Dinding Inlet Saluran Terbuka pada Proyek Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur

    Get PDF
    Proyek Pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT) berlokasi di Kota Jakarta Timur, Kecamatan Jatinegara (awal sodetan di kali Cliwung Kelurahan Bidara Cina, akhir sodetan di kali Cipinang atau Kanal Banjir Timur Kelurahan Cipinang Besar Selatan). Proyek ini merupa-kan proyek yang diprakarsai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Proyek ini merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah khususnya Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi banjir yang sering terjadi di daerah Kali Ciliwung. Perhitungan waktu dan biaya pada proyek ini dilakukan dengan membuat Work Breakdown Structure (WBS) dan perhitungan volume terlebih dahulu pada tiap item pekerjaannya. Perhitungan waktu diperoleh dari perhitungan produktivitas tiap alat yang digunakan sehingga menghasilkan durasi, koefisien alat, dan tenaga kerja. Perhitungan biaya meliputi biaya tenaga kerja, bahan dan juga alat yang harga satuannya menggunakan dari data harga survei dan juga harga-harga satuan yang diperoleh dari perusahaan yang lokasi proyeknya berdekatan dengan lokasi penelitian, sehingga dari perhitungan tersebut didapatkan Rencana Anggaran Pelaksa-naan (RAP). Penyusunan penjadwalan proyek menggunakan program bantu Microsoft Project hingga mendapatkan hasil akhir Kurva-S. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah waktu pembangunan Dinding Inlet hingga Dinding Pintu Air, yaitu 248 hari. Biaya total untuk pelaksanaan pembangunan proyek sebesar Rp67.317.201.244,00 yang terbilang enam puluh tujuh milyar tiga ratus tujuh belas juta dua ratus satu ribu dua ratus empat puluh empat rupiah

    3,823

    full texts

    4,139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇