Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)
Not a member yet
    4139 research outputs found

    Analisis Perhitungan Dana Pensiun dengan Metode Entry Age Normal dan Frozen Initial Liability

    Full text link
    Masa pensiun memerlukan perencanaan finansial yang matang karena kebutuhan finansial pekerja terus berlan-jut hingga mencapai harapan hidup. Salah satu cara untuk memastikan keberlangsungan kehidupan finansial di masa pensiun adalah dengan menginvestasikan dana pensiun secara efisien selama masa kerja. Perhitungan aktuaria yang akurat menjadi krusial bagi pengelola dana pensiun untuk mengurangi risiko kerugian dan kegagalan pembayaran manfaat di masa de-pan. Penelitian ini mengkaji perhitungan dana pensiun dengan menggunakan metode Entry Age Normal (EAN) dan Frozen Initial Liability (FIL), mencakup perhitungan iuran normal dan kewajiban aktuaria menggunakan data peserta program pensi-un yang diperoleh dari PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Madiun. Hasil penelitian menunjukkan metode EAN berfokus pada perhitungan individu, sedangkan metode FIL mengguna-kan pendekatan kelompok. Iuran normal peserta dengan metode EAN bervariasi untuk setiap peserta dan jumlahnya tetap, sedangkan metode FIL memiliki iuran normal yang tetap dan sama untuk setiap peserta namun dapat berubah jika ada peserta yang pensiun atau keluar. Sementara itu, metode EAN memberikan keuntungan dengan nilai kewajiban aktuaria yang lebih rendah daripada metode FIL, memungkinkan alokasi dana investasi yang lebih besar dan manajemen dana pensiun yang lebih efisien. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat inflasi yang tinggi meningkatkan nilai iuran normal dan kewajiban aktuaria, mencerminkan peningkatan harga barang dan jasa. Di sisi lain, tingkat suku bunga yang tinggi menurun-kan nilai iuran normal dan kewajiban aktuaria karena tingkat diskonto yang lebih tinggi. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang inflasi, suku bunga, dan kedua metode perhitungan, diharapkan dana pensiun dapat dikelola lebih efektif untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta di masa pensiun

    Prioritas Pengembangan Kawasan Wisata Religi: Harmoni Spiritual Pesarean K.H. Abdul Wahab Hasbullah di Kabupaten Jombang

    Full text link
    Kawasan wisata religi Pesarean K.H. Abdul Wahab Hasbullah memerlukan pemeliharaan untuk meningkatkan kenyamanan lokasi. Kondisi eksisting Pesarean K.H. Abdul Wahab Hasbullah, yang juga termasuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum sebagai destinasi wisata, menghadapi tantangan dalam pemasaran dan perkembangan yang tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah menentukan faktor prioritas pengembangan wisata religi di Pesarean K.H. Abdul Wahab Hasbullah menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis AHP menunjukkan prioritas faktor dan variabel pengembangan kawasan wisata religi berdasarkan penilaian stakeholder melalui kuesioner. Penelitian ini menghasilkan bahwa faktor sarana merupakan faktor prioritas yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan. Peningkatan dan pengembangan faktor sarana ini meliputi optimalisasi potensi lahan untuk parkir melalui pemanfaatan lahan eksisting dan penambahan lahan parkir baru melalui skema kerjasama antara yayasan dan pemerintah desa, pembangunan sentra kuliner, penambahan toilet umum, penambahan kapasitas musala serta integrasi musala dan Pesarean. Disamping ini prasarana jalan menjadi prioritas pengembangan yang dapat memberikan dampak yang signifikan pada aksesibilitas, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengunjung serta memfasilitasi pertumbuhan destinasi wisata religi secara berkelanjutan

    Kontrol Optimal pada Manajemen Sumber Daya Manusia di ITS TV melalui Pelatihan dan Kolaborasi Antar-Kru

    Full text link
    Ahli merupakan salah satu aset utama yang dimiliki oleh setiap organisasi, perusahaan, dan berbagai bidang dengan sumber daya manusia sebagai penggerak utamanya. Namun, tidak semua tenaga kerja memiliki keahlian yang dapat dikategorikan sebagai tenaga ahli. Oleh karena itu, diperlukan sistem manajemen sumber daya manusia yang efisien untuk meningkatkan jumlah tenaga ahli yang tersedia. ITS TV, sebagai salah satu media branding ITS, memiliki tenaga kerja yang disebut sebagai kru dengan dua kategori: kru baru dan kru ahli. Kru ahli di ITS TV memainkan peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja kru lainnya. Dalam pene-litian ini, dilakukan modifikasi terhadap model matematika sumber daya manusia yang ada untuk menyesuaikannya de-ngan kondisi spesifik objek penelitian. Berdasarkan model yang telah dimodifikasi, dapat diidentifikasi titik kesetimbangan bebas manajemen sumber daya manusia dan titik kesetim-bangan endemik. Model ini kemudian dianalisis untuk sifat kestabilan dan keterkontrolannya. Penelitian ini juga menca-kup analisis kontrol berupa pelatihan dan kolaborasi antar-kru terhadap peningkatan jumlah tenaga ahli di ITS TV. Masalah kontrol ini diselesaikan menggunakan Prinsip Maksimum Pontryagin untuk menentukan nilai kontrol yang paling optimal dan metode numerik Runge-Kutta orde Empat. Hasil simulasi menggunakan software MATLAB menunjukkan bahwa jumlah tenaga ahli meningkat ketika sistem diberikan kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kontrol melalui pelatihan dan kolaborasi antar-kru efektif untuk diterapkan di ITS TV

    Pemetaan Hambatan dan Solusi Strategis dalam Pengembangan Aglomerasi Industri Halal di Provinsi Jawa Timur

    Full text link
    Penelitian ini membahas terkait strategi dalam pengembangan aglomerasi industri halal di Jawa Timur, Indonesia. Dengan pertumbuhan yang pesat dalam industri halal, terutama di sektor makanan dan minuman potensi ekonomi Indonesia semakin meningkat. Fokus penelitian ditujukan pada Kawasan Industri Halal, yakni Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS) yang berada Sidoarjo, Jawa Timur untuk memperkuat posisinya sebagai pusat industri halal. Penelitian ini menggunakan model ekonometrika untuk mengidentifikasi keberadaan dan jenis dan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil dari model ekonometrika ialah berupa hasil identifikasi jenis aglomerasi yang terjadi, dan hasil dari metode AHP adalah berupa perangkingan dari hasil pemetaan hambatan dan solusi dalam pengembangan Industri Halal di Jawa Timur. Temuan ini dapat memberikan dasar untuk perumusan kebijakan yang berharga bagi pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang strategi untuk memaksimalkan potensi industri halal di Jawa Timur

    Perencanaan Reklamasi dan Shore Protection Pulau G Teluk Jakarta

    Full text link
    Reklamasi merupakan usaha untuk menambah lahan berdasarkan peningkatan kebutuhan lahan untuk kedepannya. Salah satu kegiatan reklamasi yang akan dilakukan adalah reklamasi Pulau G di Provinsi DKI Jakarta. Dengan meningkatnya kebutuhan hunian masyarakat di lokasi DKI Jakarta, perluasan Pulau G merupakan salah satu usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Berdasarkan data tanah, kondisi tanah dasar pada area reklamasi kurang menguntungkan untuk dilakukannya reklamasi. Kondisi tanah dasar pada perairan pantai dominan berjenis lempung dan sedikit tanah lanau dengan NSPT nol hingga kedalaman 10 meter. Karena hal tersebut, tanah dasar memiliki stabilitas yang rendah. Selain itu, tanah dasar yang dominan lempung juga mengakibatkan pemampatan yang besar jika diberi timbunan dengan volume yang besar. Timbunan reklamasi terletak pada perairan laut yang mengakibatkan pastinya ada gangguan oleh gelombang air laut. Maka dari itu selain perkuatan, dibutuhkan percepatan pemampatan tanah dasar dan bangunan pengaman pantai untuk mengatasi masalah tersebut. Dari hasil perencanaan, diperoleh perencanaan percepatan konsolidasi dengan menggunakan Prefabrifated Vertical Drain dengan spesifikasi CT-D812 panjang pemasangan 8 m jarak 1,5 pola persegi. Untuk memperkuat stabilitas tanah dasar akibat timbunan awal, direncanakan sandkey dengan ketebalan pada Zona 1, Zona 2, dan Zona 3 secara berturut-turut yaitu 7 m, 7 m, dan 4 m sehingga diperoleh rata-rata safety factor pada kondisi statis sebesar 1,58; 2,09; dan 3,56. Sedangkan safety factor pada kondisi seismik sebesar 1,30; 1,22; dan 1,84. Shore protection dipasang menggunakan material batu pecah sepanjang lereng tinggi timbunan Lebar puncak shore protection pada Zona 1, Zona 2, dan Zona 3 berturut-turut yaitu 1,5 m; 2,0 m; dan 4,0 m

    Identifikasi Karakteristik Resiliensi Masyarakat dalam Pengembangan Heritage Tourism (Studi Kasus: Perkampungan Kelurahan Peneleh Kota Surabaya)

    Full text link
    Surabaya banyak menyimpan bukti peninggalan sejarah termasuk di Kelurahan Peneleh yang ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya hingga menjadi destinasi wisata kampung sejarah. Berbagai situs sejarah tersebar seperti: Langgar Dukur Kayu, Pesarean Mbah Pitono, Terakota, Rumah Puing, Rumah Jengki, Rumah Kayu, Sumur Majapahit Rumah Ir. Soekarno, Langgar Kuno, Museum HOS Tjokroaminoto, Masjid Jami’ Peneleh, kompleks pemakaman De Begraafplaats; dan makam-makam kuno. Kunjungan wisatawan Museum HOS Tjokroaminoto di Peneleh terus meningkat setiap tahunnya hingga hingga tahun 2019 mencapai 9.600 pengunjung. Namun fenomena pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan signifikan     jumlah wisatawan sebesar 72,29% pada tahun 2020 (2.600 pengunjung). Fenomena ini sangat berdampak bagi penurunan ekonomi masyarakat lokal. Permasalahan lain ditemukan seperti rendahnya partisipasi dan lemahnya kelembagaan masyarakat. Dalam menjaga eksistensi Peneleh sebagai kawasan wisata sejarah, perlu diketahui karakteristik masyarakat kaitannya dengan upaya pengembangan wisata Peneleh yang telah dilakukan. Konsep community resilience dipilih untuk mengidentifikasi resiliensi masyarakat dalam penelitian ini. Metode penelitian menggunakan content analysis dengan unit analisis kalimat pernyataan dari hasil in-depth interview berbagai informan seperti (kelompok sadar wisata, komunitas  pecinta sejarah, dan tokoh masyarakat). Hasil karakteristik resiliensi masyarakat menunjukkan upaya mereka dalam mempertahankan, beradaptasi, pulih dan mengembangkan empat komponen pariwisata (attraction, accessibility, amenity, ancellary services). Adanya modernisasi dan pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan masyarakat terindikasi kurang mendukung upaya resiliensi. Masyarakat tidak lagi mempertahankan atraksi event sejarah dan budaya serta belum menyesuaikan fasilitas pendukung pariwisata yang harusnya dapat mendatangkan manfaat ekonomi

    Analisis dan Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Kontrol ISO/IEC 27001:2022 (Studi Kasus: Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten XYZ)

    Full text link
    Teknologi informasi merupakan salah satu kebutuhan penting sebuah organisasi untuk menunjang kegiatan operasional serta membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses kegiatan organisasi. Namun, penggunaan TI melibatkan risiko keamanan informasi, sehingga bisnis atau lembaga pemerintah harus mengelola aset informasi mereka. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten XYZ bertanggung jawab atas pengelolaan informasi dan statistik di wilayah tersebut, tetapi belum memiliki kebijakan manajemen risiko yang mengatur tentang keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan memberikan rekomendasi mitigasi risiko pada DISKOMINFOTIK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan peninjauan dokumen. Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi proses bisnis, penyebab, dampak kegagalan, serta menilai tingkat keparahan, kejadian, deteksi, dan Risk Priority Number (RPN). ISO/IEC 27001 memberikan rekomendasi mitigasi risiko. Dalam penelitian ini diperoleh 37 potential cause dan 29 risiko terkait aset hardware, software, people, network, dan data. Berdasarkan RPN, terdapat 3 risiko kategori very low, 11 low, 6 moderate, 11 high, dan 6 very high. Standar Nasional Indonesia (SNI) ISO/IEC 27001:2022 digunakan untuk mengurangi risiko dengan 9 kontrol keamanan

    Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Penanganan Kebencanaan

    Full text link
    Indonesia merupakan salah satu negara yang secara geografis terletak di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, dan karenanya Indonesia merupakan salah satu negara yang sering dilanda bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi hingga tsunami. Untuk penanggulangan, pemerintah berupaya membangun berbagai fasilitas pelayanan publik seperti membentuk pos penyimpanan logistik kebutuhan, pos pengungsian, hunian sementara, masjid darurat dan beberapa fasilitas publik lainnya. Agar persebaran fasilitas pelayanan publik ini merata, pemerintah seringkali menempatkan tersebar di beberapa titik. Untuk penyesuaian kebutuhan setiap pos, disediakan catatan untuk mencatat data tentang pos yang sedang berjalan, seperti daftar penyintas, daftar relawan, daftar barang-barang logistik dan keuangan pos. Peningkatan efektifitas pencatatan menjadi landasan utama dalam tugas akhir ini dalam bentuk sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk mencatat informasi penanganan kebencanaan. Hasil dari tugas ini adalah sebuah perangkat lunak yang secara efektif dapat mencatat segala keperluan penanganan kebencanaan dan kemudahan akses informasi bagi seluruh partisipan penanganan kebencanaan. Sejalan dengan peningkatan efektifitas pencatatan data, diharapkan dengan dibuatnya tugas akhir ini, tingkat pemerataan kebutuhan juga ikut meningkat dan dapat  mempercepat pemulihan pasca kebencanaan

    Produksi Biosurfaktan oleh Khamir TPSL Pendegradasi Minyak Mentah

    Full text link
    Biosurfaktan merupakan senyawa aktif permukaan (Surface Active Agent) yang dihasilkan oleh bakteri dan khamir. Biosurfaktan diproduksi dan dilepaskan baik ke ekstraseluler maupun melekat pada permukaan sel. Secara struktural, biosurfaktan tersusun atas senyawa dengan sifat amfifilik yang memilik gugus polar (hidrofilik) dan gugus non polar (hidrofobik). Dengan struktur yang demikian, biosurfaktan mampu meningkatkan kelarutan suatu senyawa. Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa hidrofobik yang dapat mencemari lingkungan pada jangka panjang karena proses degradasinya yang lambat. Pemanfaatan mikroorganisme indigenous dari wilayah cemaran minyak mentah telah banyak diteliti terutama terkait kemampuan dalam mendegradasi minyak mentah Salah satu khamir potensial pendegradasi minyak mentah adalah isolat khamir TPSL dapat membentuk emulsi pada kultur degradasi minyak mentah. Penelitian ini bertujuan mengetahui produktivitas biosurfaktan oleh khamir TPSL dan korelasinya dengan kerapatan sel khamir selama masa inkubasi. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 10, 20, dan 30 masa inkubasi. Data dianalisis menggunakan Spearman Correlation Test dan Two Way Anova. Penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi secara signifikan antara kerapatan sel dan produktivitas biosurfaktan, namun fase pertumbuhan terbukti berpengaruh terhadap produksi biosurfaktan, namun produksi biosurfaktan mengikuti fase pertumbuhan khamir. Isolat khamir TPSL, kerapatan sel pada hari ke-30 mencapai nilai 2,28 x 106 CFU/mL dan produksi biosurfaktannya hanya sebanyak 16,69 g/L

    Regresi Nonparametrik Spline Truncated untuk Memodelkan Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Barat

    Full text link
    Salah satu indikator penting untuk mengukur kema-juan dan kesejahteraan manusia adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2021 Pulau Jawa dikenal sebagai pulau yang memiliki penduduk terbanyak di Indonesia, yaitu sekitar 56,01 persen penduduk tinggal di Pulau Jawa. Di mana Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari 27 kabupaten/kota meru-pakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak se-Indo-nesia dengan total populasi sekitar 50 juta jiwa. Dalam hal IPM, Jawa Barat menempati peringkat ke sepuluh di Indonesia de-ngan nilai sebesar 72,45. Peringkat IPM Jawa Barat yang masih berada di bawah sembilan provinsi lainnya masih menjadi perhatian karena pada hakikatnya pembangunan manusia atau peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan strategi kebijakan pem-bangunan nasional. Oleh karena itu, perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi Indeks Pembangunan Ma-nusia di Jawa Barat agar setiap daerah mampu sama rata dalam kualitas pembangunan manusia. Pada penelitian ini digunakan metode regresi nonparametrik spline truncated karena pola data antara variabel respons dengan keempat variabel prediktor tidak membentuk suatu pola tertentu. Berdasarkan hasil pene-litian, model regresi nonparametrik spline truncated terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot (1,3,3,1) dengan nilai GCV 4,9788. Terdapat tiga variabel prediktor yang berpenga-ruh signifikan terhadap IPM di Jawa Barat tahun 2021, yaitu Angka Partisipasi Murni SMA/SLTA (x_2), Tingkat Pengang-guran Terbuka (x_3), dan Kepadatan Penduduk (x_4). Nilai R^2 yang diperoleh cukup tinggi yaitu sebesar 93,02%

    3,823

    full texts

    4,139

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS) is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇