EJurnal UNCEN (Universitas Cenderawasih)
Not a member yet
    2607 research outputs found

    Eksploitasi Sumber Daya Alam di Nimboran pada Masa Kolonial Belanda (1952) dan Pengaruhnya Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat

    Get PDF
    This research examines the influence of colonialism on the Papua economy, focusing on the role of the Nimboran community in the exploitation of natural resources in 1952. Through historical and economic research, this study reveals how colonial policies were implemented, affecting the local economy, and how the Nimboran community was involved in resource exploitation. The results show that the exploitation of natural resources by the colonial government had a significant impact on the economy and social life of the local community. This research contributes to the understanding of the Influence of Colonialism on the Papua Economy, as well as its impact on Papuan society at that time, including the changes and impacts that can still be seen today in Papua. Additionally, it highlights the role of the Nimboran community in the dynamics of the colonial econom

    Study of attitude of high school students in learning chemistry in jayapura city

    Get PDF
    The study aimed to analyze students\u27 attitudes and it’s factors influence. This research involved 36 students a public high school and 22 students a private high school class X sains in Jayapura city. This research applied observation, interviews, and questionnaires methods. The data obtained were analyzed descriptively. The results showed the attitudes of students in both schools were hard work, caring, tolerance, discipline, confidence, courtesy, responsibility, and honesty. The students\u27 attitudes mean scores showed that most of the students’ attitudes from both school in the good category, meanwhile the attitude scores categories for each indicator were different in the two schools. The factors  influenced students\u27 attitudes in both schools were intelligence, interests, talents, teachers, friends, rules, and school situation. Kata kunci: students’ attitudes;chemistry learning;descriptive researc

    Hubungan Antara Koordinasi Mata Tangan Dengan Kemampuan Smash Dalam Permainan Bola Voli Pada Tim Kedegapo

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan smash dalam permainan bola voli pada Tim Kedegapo. Smash sebagai teknik serangan utama dalam bola voli memerlukan koordinasi yang baik antara persepsi visual dan eksekusi gerak untuk menghasilkan pukulan yang efektif dan akurat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain Tim Kedegapo, dengan sampel sebanyak 17 orang pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes lempar tangkap bola tenis ke sasaran dinding untuk mengukur koordinasi mata-tangan dan tes ketepatan smash ke area sasaran untuk mengukur kemampuan smash. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan smash, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,987. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik koordinasi mata-tangan seorang pemain, maka kemampuan smashnya juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa koordinasi mata-tangan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan smash bola voli pada Tim Kedegapo. Oleh karena itu, disarankan kepada pelatih untuk memberikan perhatian dan melatih komponen koordinasi mata-tangan secara khusus guna meningkatkan kualitas smash pemai

    Anatomi dan Tipe Spora Pteridophyta pada Kawasan Hutan Jalan Kampung Berap-Distrik Demta Kabupaten Jayapura

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman tumbuhan paku (Pteridophyta) serta menganalisis karakter morfologi spora yang meliputi ornamentasi, bentuk, tipe, dan tekstur di kawasan hutan Jalan Kampung Berap, Distrik Demta, Kabupaten Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 spesies tumbuhan paku yang tergolong ke dalam tujuh famili, yaitu Aspleniaceae, Polypodiaceae, Pteridaceae, Thelypteridaceae, Dryopteridaceae, Athyriaceae, dan Selaginellaceae. Tingginya keanekaragaman ini mencerminkan kondisi lingkungan kawasan penelitian yang mendukung pertumbuhan paku epifit maupun terestrial. Analisis morfologi spora menunjukkan variasi ornamentasi berupa faveolate, verrucate, reticulate, dan cristate yang berkaitan erat dengan perbedaan mikrohabitat. Paku epifit umumnya memiliki ornamentasi faveolate dan reticulate, sedangkan paku terestrial lebih banyak menunjukkan tekstur verrucate. Bentuk spora yang ditemukan meliputi elips/bilateral, segitiga (trilete), tetragonal, dan monolet, dengan bentuk trilete sebagai tipe dominan yang mencerminkan strategi penyebaran luas melalui angin. Berdasarkan tipe spora, ditemukan empat tipe utama, yaitu trilet, monolet, reticulate, serta faveolate/cristate, dimana tipe trilet mendominasi dan menunjukkan karakter evolusi dasar tumbuhan paku. Tekstur spora yang beragam mengindikasikan peran penting spora dalam adaptasi ekologis terhadap kondisi lingkungan hutan tropis Papua. Variasi morfologi spora ini memiliki nilai penting dalam kajian taksonomi, ekologi, serta hubungan filogenetik tumbuhan paku. Kata Kunci : Anatomi spora, tipe spora, Pteridophyta   &nbsp

    Efektivitas Protokol Rice Dalam Penanganan Pertama Cedera Lutut Pada Atlet: Tinjauan Literatur

    Get PDF
    Cedera lutut merupakan salah satu jenis cedera yang paling sering dialami oleh atlet, terutama dalam olahraga yang melibatkan gerakan cepat, perubahan arah mendadak, dan lompatan. Penanganan awal yang tepat sangat penting untuk mencegah keparahan cedera dan mempercepat proses pemulihan. Protokol RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) telah lama digunakan sebagai metode pertolongan pertama pada cedera jaringan lunak, termasuk cedera lutut. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur terkait efektivitas protokol RICE dalam penanganan pertama cedera lutut pada atlet. Melalui analisis berbagai studi dan penelitian, ditemukan bahwa penerapan protokol RICE dapat secara signifikan mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan waktu pemulihan pada cedera lutut ringan hingga sedang. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada waktu penerapan, jenis cedera, dan kepatuhan individu terhadap protokol. Diperlukan edukasi yang lebih luas kepada atlet, pelatih, dan tenaga medis olahraga mengenai penerapan yang tepat dari protokol RICE untuk memastikan penanganan cedera yang optima

    IMPLEMENTATION OF LITERACY CULTURE TO IMPROVE CHEMISTRY LEARNING OUTCOMES

    Get PDF
    This study aims to examine the influence of the implementation of literacy culture on improving chemistry learning outcomes in class X students of SMA Negeri 7 Jayapura. In this context, the School Literacy Movement (GLS) is required to foster a culture of reading non-lesson books for 10-15 minutes before learning starts. The method used is purposive sampling, with data collection techniques in the form of questionnaires (questionnaires) for literacy culture and cognitive tests for learning outcomes. The results of the study show that the implementation of literacy culture in class X of SMA Negeri 7 Jayapura can improve chemistry learning outcomes with an average n-gain value of 0.52 which is in the medium category. However, the results of correlation and regression analysis showed that the literacy culture variable (X3) had a nonsignificant effect on learning outcomes (Y). The correlation coefficient (R) is very low, which is 0.005

    Transformasi Spesies Invasif Menjadi Produk Bernilai: Inisiatif Pengolahan Ikan Sapu-sapu di Desa Limehe Timur

    Get PDF
    The overpopulation of suckermouth catfish (Pterygoplichthys spp.), an invasive species in Lake Limboto, has significantly impacted local fish biodiversity and fishing productivity in Limehe Timur Village, Gorontalo. This community service program aimed to transform ecological pressure into economic potential by training local residents, particularly housewives and youth groups, to process suckermouth catfish into fish meal. The activity was conducted through participatory methods, including technical lectures, hands-on training, and group demonstrations. The training covered fish selection, cleaning, steaming, controlled drying, grinding, and hygienic packaging using simple household equipment. Results indicated an increase in participants\u27 knowledge and skills, as well as heightened interest in utilizing invasive fish as an alternative protein source. The program also introduced basic product quality parameters and emphasized the importance of safe processing practices. This initiative created opportunities for income diversification and household-scale enterprise development. The success of this program highlights the potential of integrated, locally adapted empowerment initiatives in managing invasive species while simultaneously enhancing community livelihoods.

    Prospek dan Potensi Budidaya Rumput Laut di Bali:Suatu Kajian

    Get PDF
    Rumput laut sebagai salah satu komoditas ekonomis penting dan merupakan salah satu sumber pangan dunia merupakan salah satu produk primadona di sector budidaya perikanan. Budidaya rumput laut relative mudah dibudidayakan, tidak memerlukan modal yang besar, tidak ada petisida, tidak ada residu dan tanpa pemberian pakan. Berdasarkan segi kualitas air yang berada di wilayah Bali yang mendukung pertumbuhan rumput laut dan juga sinar cahaya matahari yang cukup sehingga potensi dalam budidaya rumput laut sangat besar dan juga menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar potensi luasan wilayah yang dapat digunakan untuk budidaya rumput laut. Metode dalam penelitian ini yang digunakan ialah literatur review. Hasil analisis kesesuaian lahan di bali mendapatkan lahan potensial untuk budidaya rumput laut adalah perairan Pulau Nusa Lembongan sebesar 3.375,65 Ha. Luas lahan efektif sebesar 2.025,39 Ha yaitu 60% dari luas, serta total produksi pada satu musim panen sebesar 89.117,16 ton/siklus panen. Hasil pengukuran kualitas perairan menunjukkan parameter optimal yang meliputi suhu perairan 26 s.d 31 oC, salinitas 28 s.d 35 ppt, dan kedalaman 30 cm s.d 1 meter

    Kepadatan dan Kelimpahan Siput Ena montana sebagai Bioindikator Pencemaran Pada Air Sungai Arbes Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon

    Get PDF
    Penurunan kualitas air dapat berdampak pada menurunnya daya guna, hasil guna, produktivitas, daya dukung, serta daya tampung suatu sumber daya air. Dalam jangka panjang, kondisi ini akan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan dan berkurangnya kekayaan sumber daya alam. Salah satu pendekatan untuk menilai tingkat pencemaran adalah melalui penggunaan organisme hidup sebagai bioindikator, yaitu makhluk hidup yang mampu memberikan respons terhadap perubahan kondisi lingkungan. Siput Ena montana merupakan salah satu hewan akuatik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bioindikator pencemaran perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan kelimpahan siput E. montana sebagai bioindikator pencemaran pada perairan Sungai Arbes, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kepadatan tertinggi terdapat pada bagian hilir sungai dengan 81 ind/m² dan kelimpahan sebesar 4.843 individu, sedangkan nilai terendah terdapat pada bagian hulu dengan 4 ind/m² dan kelimpahan 214 individu. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin ke arah hilir Sungai Arbes, nilai kepadatan dan kelimpahan E. montana semakin meningkat. Tingginya jumlah individu dan kelimpahan E. montana pada kondisi perairan yang tercemar menunjukkan bahwa spesies ini memiliki kemampuan adaptasi fisiologis yang baik untuk bertahan hidup pada lingkungan dengan kualitas air rendah. Oleh karena itu, keberadaan E. montana dapat diidentifikasi sebagai indikator biologis yang efektif dalam menentukan tingkat pencemaran air

    Literature Review: Kelimpahan Mikroplastik dalam Biota Laut

    Get PDF
    Permasalahan pencemaran mikroplastik hingga saat ini telah menjadi masalah umum yang terjadi di lingkungan, termasuk pada lingkungan pesisir dan laut. Masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh sampah plastik berasal dari sifatnya yang resisten terhadap degradasi alami. Mikroplastik mengandung zat tambahan yang dapat berfungsi sebagai pembawa polutan lain, yang berpotensi menyebabkan dampak negatif pada biota yang mengkonsumsinya. Artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi terkait kelimpahan mikroplastik yang terdapat dalam organisme laut serta untuk menjawab pertanyaan penelitian tertentu terkait pencemaran mikroplastik dalam organisme laut. Selain itu, artikel ini dapat menjadi baseline data dalam penyediaan data mikroplastik dalam biota laut. Pencarian literatur dalam penelitian ini dilakukan melalui Google Scholar dengan menggunakan kata kunci "mikroplastik dan microplastic in biota”, yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Artikel yang didapat ditapis sesuai topik terkait pencemaran mikroplastik di wilayah pesisir, yang dapat terunduh serta artikel yang terbit sejak 2020-2025. Penelitian ini didukung oleh kajian mendalam terhadap lima artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil tinjauan pustaka menemukan bahwa kelimpahan mikroplastik dalam biota tergantung pada kondisi lingkungan sekitarnya, pengelolaan limbah plastik yang kurang tepat, dan populasi kepadatan di lokasi tersebut. Bentuk mikroplastik tertinggi dari 5 artikel yang di review adalah fiber. Hasil review menunjukkan warna mikroplastik dalam tubuh biota bervariasi, antara lain warna putih, hitam, merah, kuning, biru, coklat, tosca, dan transparan. Limbah mikroplastik tersebut berpotensi masuk ke dalam tubuh biota hingga manusia melalui rantai makanan yang dapat menyebabkan dampak negatif bagi organisme laut dan manusia yang mengkonsumsinya. Berdasarkan hasil literature review, pencemaran mikroplastik di lingkungan perairan dapat menyebabkan kontaminasi pada biota laut

    2,440

    full texts

    2,607

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EJurnal UNCEN (Universitas Cenderawasih)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇