Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal
Not a member yet
    9349 research outputs found

    Perancangan Desain Timbunan Batubara dan Pengaruhnya Terhadap Kestabilan Lereng di Sekitar ROM 4 Site DMP PT Cipta Kridatama

    No full text
    Peningkatan produksi batubara di PT Cipta Kridatama site Dizamatra Powerindo memerlukan penambahan area Run of Mine (ROM) untuk menampung kelebihan produksi. ROM 4 sebagai area timbunan baru belum memiliki data teknis terkait daya dukung tanah, tinggi maksimum timbunan, dan kestabilan lereng. Penelitian ini bertujuan mengkaji kondisi geoteknik ROM 4 melalui uji berat volume batubara dan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk menentukan tinggi timbunan yang optimal. Analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan empat metode Limit Equilibrium Method (LEM): Bishop, Janbu, Morgenstern-Price, dan Spencer. Hasil penelitian menunjukkan desain optimal timbunan ROM 4 memiliki tinggi maksimum 17 meter, sudut lereng 36°, dan kapasitas 511.594,44 ton. Nilai faktor keamanan (FK) pada kondisi statis >1,3 dan dinamis >1,1. Metode Janbu menghasilkan nilai FK terkecil dibandingkan metode lainnya. Nilai FK setelah pembebanan menurun dibanding sebelum pembebanan akibat pengaruh beban tambahan terhadap kestabilan lereng. Secara keseluruhan, lereng ROM 4 dinyatakan aman dan sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018

    MEKANISME PEMBUATAN BATIK TULIS DI KEBON INDAH BAYAT

    Full text link
    Kegiatan pengabdian skema Iptek bagi Daerah Binaan Undip (IBDU) bagi Industri Batik Tulis di Bayat Klaten Jawa Tengah dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi dan menajemen berbasis ekspor. Pengembangan kelengkapan sarana anggota industri batik tulis pada saat ini diarahkan pada peningkatan kapasitas/produktitas dan kualitas produk batik tulis. Di bagian produksi, beberapa peralatan produksi yang perlu dimodifikasi atau disempurnakan meliputi peralatan perancangan (desain) dan gambar (drafting), teknik membatik, pewarnaan, perendaman, pelorotan, pengeringan dan finishing (pengepakan). Proses pembuatan batik pada kelompok Batik Tulis Kebon Indah meliputi pemotongan kain mori, membuat pola / motif, membatik (proses pencantingan), pewarnaan alami, pembilasan, pengeringan dan finishing. Pelorotan merupakan tahap penting dalam proses pembuatan batik tulis yang bertujuan untuk meluruhkan malam (lilin batik). Pembilasan merupakan tahapan lanjutan setelah proses pewarnaan dan pelorotan, yang berfungsi untuk membersihkan sisa malam, zat warna yang tidak terserap, serta residu bahan kimia atau bahan alami yang digunakan dalam prose

    Empowering the Fatayat NU’s Group in Karimunjawa Village Through IoT-Based Hydroponic

    Full text link
    [Title: Empowering the Fatayat NU’s Group in Karimunjawa Village Through IoT-Based Hydroponic] Karimunjawa Village, located on Karimunjawa Island in Central Java, faces persistent food security issues due to geographical geographic isolation, limited agricultural area, and dependence on imported vegetables from Jepara at considerably elevated rates. Extreme weather causes transportation disruptions, leading to significant vegetable shortages. This community empowerment initiative concentrated on the Fatayat NU’s Group. The intervention by combining hydroponic vegetable cultivation with Internet of Things (IoT) technology. Activities included institutional strengthening, training on hydroponic systems, IoT-based monitoring for optimum water.The program facilitated access to hydroponic equipment, IoT devices, and vegetable seeds by providing structured training and mentoring. Fatayat NU's organizational capacity was improved, its members' technical skills in sustainable cultivation were improved, and the awareness of balanced nutrition was promoted. In turn, the implementation of IoT ensured a more consistent local vegetable production by reducing water consumption by 30% and the duration of the harvesting process.In conclusion, the sustainable approach of empowering groups via IoT-based hydroponic farming offers a method to bolster economic resilience, and fortify food security in island communities such as Karimunjawa

    Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Melalui Sertifikasi Halal Reguler pada Produk Pangan Olahan di Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini menganalisis secara komprehensif peran sertifikasi halal reguler dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap produk pangan olahan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur sistematis, mengintegrasikan data dari berbagai jurnal ilmiah bereputasi yang terindeks Scopus dan Sinta 2 dan lainnya. Hasil penelitian menyoroti evolusi regulasi halal di Indonesia dari bersifat sukarela menjadi wajib, mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi kepercayaan konsumen, serta menganalisis dampak sertifikasi halal terhadap minat beli dan loyalitas konsumen. Pembahasan menginterpretasikan temuan-temuan ini, membandingkannya dengan studi lain dan mengemukakan implikasi strategis bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan. Studi ini menyimpulkan bahwa sertifikasi halal berfungsi sebagai sinyal kredibel yang mengurangi asimetri informasi, namun efektivitasnya dimoderasi oleh faktor-faktor lain seperti religiusitas konsumen dan tantangan implementasi, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Penelitian ini merekomendasikan sinergi ekosistem halal dan peningkatan literasi konsumen untuk mengoptimalkan dampak sertifikasi

    Pengawasan Keamanan Pangan

    Full text link
    Masyarakat sebagai konsumen mempunyai peran dalam memastikan keamanan pangan. Untuk membangun masyarakat cerdas sebagai konsumen akhir produk pangan perlu menjaga keamanan pangan. Dalam pelaksanaannya di masyarakat tidak dapat dipungkiri banyak Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) yang mengandung bahan berbahaya, cemaran mikroba atau bahan tambahan pangan yang kadarnya melebihi batas maksimum yang diijinkan. Masalah keamanan pangan di Indonesia rentan oleh karena itu perlu dilakukan pemahaman terhadap masyarakat dengan kerjasama yang bersinergi antara pemerintah selaku pengawas, asosiasi pelaku usaha/produsen, dan konsumen

    Analisis Peran Dan Larangan Manajer Investasi dalam Mengelola Produk Reksadana Pada Kasus PT. Emco Asset Managemen

    Full text link
    PT. Emco Asset Management mengalami gagal bayar (default) atas penarikan dana (redemption) oleh investor. Kasus gagal bayar bermula dari agen pemasaran atau marketing PT. Emco Asset Management menawarkan empat produk reksadana kepada para calon investor reksadana disertai janji fixed return. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tugas dan larangan manajer investasi dalam mengelola produk reksadana. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih untuk perkembangan ilmu hukum dan dapat dijadikan sebagai studi bagi pemerintah dalam pembuatan peraturan dan pengambilan keputusan. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif dengan deskriptif-analisis dan menggunakan sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindakan manajer investasi dalam pemasaran produk reksadana telah melanggar ketentuan Pasal 44 POJK 43/POJK.04/2015

    Pengaruh Pendidikan, Paritas, dan Pemanfaatan BPJS dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Akseptor KB di Puskesmas X Kota Depok

    Full text link
    Background: The use of Long-Acting Reversible Contraception (LARC) in Indonesia is still far from the national target. A similar thing was observed at Community Health Center “X” Depok City where LARC use remained low in 2023 (22.75%). Education, parity, and BPJS utilization are factors that can influence the low use of MKJP. This study aims to analyze the relationship between these three factors and contraceptive choice at Community Health Center “X” Depok City.Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design. This study uses secondary data from family planning register records at Community Health Center “X” Depok City in 2024 with a total of 247 family planning acceptors. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate methods.Result: The distribution of contraceptive use showed that 50.6% of acceptors used non-LARC methods, while 49.4% used LARC. Multivariate analysis indicated a significant association between parity and LARC use (p = 0.002; OR = 1.9; CI = 1.2–2.9). In contrast, education (p = 0.956; OR = 0.9; CI = 0.6–1.5) and BPJS utilization (p = 0.678; OR = 1.1; CI = 0.7–1.7) were not significantly associated with LARC use.Conclusion: Parity is the most influential factor in the choice of contraceptive methods among family planning acceptors at Community Health Center “X” Depok City in 2024. These findings imply the importance of improving outreach and the quality of services provided by healthcare workers to building public trust in the use of LARC and BPJS

    Behavior responses and survival of snakehead fish (Channa striata) broodstock during acclimatization

    Full text link
    Post-transport acclimatization is a critical phase in broodstock management, particularly for stress sensitive species such as snakehead fish (Channa striata). This study evaluated behavioral responses, feeding activity, and survival of snakehead broodstock during the first 24 hours of acclimatization following transport. The study employed a descriptive exploratory design using nine acclimatization units, with behavioral exploration conducted at two time points immediately after stocking (T0) and 24 hours post-stocking (T24). Behavior responses recorded included erratic swimming, hitting against walls, jumping, gasping, and rubbing, which were quantified during a 10 minute exploration period. Feeding response and survival rate were assessed at T24, while water quality parameters were monitored throughout the acclimatization period.The results showed that all behaviors responses were prominently expressed at T0, indicating acute stress responses following transport and handling. After 24 hours of acclimatization, a general reduction in the frequency of erratic swimming, hitting against walls, jumping, and rubbing was observed, suggesting partial behavioral recovery and adaptation to the new environment. In contrast, gasping behavior persisted with relatively minor changes, indicating that respiratory adjustment may require a longer recovery period. Feeding responses emerged in several acclimatization units at T24. Survival rates during the first 24 hours ranged from 80% to 100%, with an overall survival rate of approximately 92%. Water quality remained within tolerable ranges for Channa striata and was not considered a primary factor of behavioral variation or mortality. These results indicate that the first 24 hours post-transport represent a critical phase characterized by behavioral responses. Behavioral indicators, combined with feeding response and survival, provide a practical and non-invasive approach to assessing acclimatization success and fish welfare during the early post-transport period in snakehead broodstoc

    PEMETAAN ASPIRASI DAN KEPUASAN PENGUNJUNG PADA DESTINASI WISATA LOKAMERTA DESA TIRTOMARTO, KECAMATAN CAWAS, KABUPATEN KLATEN

    Full text link
    Pengembangan sektor wisata desa menjadi strategi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pelestarian budaya. Lokamerta merupakan suatu destinasi desa wisata edukatif yang berbasis Mini zoo dan kereta mini yang terletak di Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 56 Universitas Diponegoro oleh Kelompok 3 dilakukan pemetaan aspirasi dan kebutuhan pengunjung dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan wisata. Metode yang digunakan adalah analisis terhadap media sosial Lokamerta dan wawancara secara langsung. Dalam metode tersebut telah melibatkan sebanyak 33 responden. Hasil survei menunjukkan bahwa aspek kebersihan lingkungan dan keragaman pengelola mendapat nilai yang tertinggi, sementara fasilitas umum dan kejelasan informasi masih perlu ditingkatkan kembali. Aspirasi pengunjung juga mencakup pengembangan wahana baru dan pelibatan UMKM Lokal. Kesimpulan dari analisis ini mengacu pada pentingnya pendekatan partisipatif dalam pengelolaan Lokamerta agar menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan, edukatif, dan ramah pengunjung.Kata kunci: aspirasi, wisata, Lokamerta, Klate

    Struktur Anatomi dan Histokimia Daun Buah Ajaib Synsepalum dulcificum (Schumach. & Thonn.) Daniell

    Full text link
    Tanaman buah ajaib (Synsepalum dulcificum) merupakan spesies dari famili Sapotaceae yang memiliki habitus semak dan berdaun tunggal yang berpotensi sebagai tanaman obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi anatomi dan histokimia daun buah ajaib serta menganalisis potensinya sebagai tanaman obat dengan menggunakan metode parafin, metode paradermal, dan histokimia. Struktur anatomi yang diamati mencakup ibu tulang daun, intercostal, tepi daun, dan tangkai daun. Hasil kajian anatomi tepi daun tersusun atas epidermis, jaringan palisade dan jaringan bunga karang. Ibu tulang daun memiliki berkas pengangkut berbentuk semi-sirkular. Tangkai daun berbentuk sirkular dengan berkas pengangkut flat convex. Stomata hipostomatik dengan tipe anisositik dengan kerapatan 31,13 ± 2,83/mm2. Trikoma non glandular dan trikoma glandular ditemukan pada permukaan adaksial dengan kerapatan trikoma non glandular 1,01 ± 0,22/mm2 dan kerapatan trikoma glandular 12,61 ± 0,00/mm2. Hasil uji histokimia menunjukkan bahwa daun buah ajaib positif mengandung senyawa metabolit dengan kepekatan warna yang bervariasi pada setiap jaringan yang diuji. Keberadaan senyawa tanin banyak ditemukan di semua bagian ibu tulang daun, intercostal, tepi daun dan tangkai daun. Senyawa flavonoid banyak ditemukan di tangkai daun dan tepi daun, senyawa terpenoid banyak ditemukan di ibu tulang daun dan tepi daun, dan senyawa alkaloid banyak ditemukan di tepi daun. The miracle fruit (Synsepalum dulcificum) is a species from the Sapotaceae family with a shrub habit and simple leaves, which has potential as medicinal plant. This study aims to characterize the anatomy and histochemistry of the miracle fruit leaves and analyze their potential as a medicinal plant using paraffin, paradermal, and histochemical methods. The anatomical structures observed included the midrib, intercostal, leaf margin, and petiole. The anatomical study revealed that the leaf margin consists of the epidermis, palisade tissue, and spongy tissue. The midrib has a semi-circular vascular bundle, while the petiole is circular with a flat convex vascular bundle. The stomata are hypostomatic with an anisocytic type, having a density of 31.13 ± 2.83/mm2. Non-glandular and glandular trichomes were found on the adaxial surface, with non-glandular trichomes density at 1.01 ± 0.22/mm2 and glandular trichomes density at 12.61 ± 0.00/mm2. Histochemical test confirmed the presence of metabolic compounds with varying color intensities in the tested tissues. Tannins were widely found in all parts, including the midrib, intercostal, leaf margin, and petiole. Flavonoid were abundant in the petiole and leaf margins, terpenoids were mostly found in the midrib and leaf margin, while alkaloids were predominantly found in the leaf margi

    8,613

    full texts

    9,349

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇