Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal
Not a member yet
9349 research outputs found
Sort by
Spatial Variability of Nutrients and Chlorophyll-A as Contributing Factors of Trophic Condition in Kendari Bay, Southeast Sulawesi
Estuaries and coastal waters are heavily influenced by anthropogenic activities and environmental factors, which can lead to ecosystem degradation, increased nutrients, and the risk of eutrophication. Kendari Bay, with its complex hydrodynamic conditions and various human activities in the vicinity, requires an analysis of the distribution of nutrients and chlorophyll-a (chl-a) to estimate the potential for eutrophication and its impact on aquatic ecosystems. This research was conducted in March-May 2023 at six stations in Kendari Bay. The distribution of nutrients in Kendari Bay revealed a varied pattern, with DIN concentrations higher in the “neck area” or narrow parts of the bay, phosphates more concentrated in the inner part due to slow water flow, and silica more abundant in estuaries because it comes from weathering rocks carried by river flows. Chl-a concentration tended to correspond DIN pattern, suggesting that phytoplankton growth was more influenced by nitrogen nutrients than phosphorus nutrients, as supported by an N:P ratio of less than 16. Overall, Kendari Bay was classified as mesotrophic with a relatively uniform trophic level due to morphological and hydrodynamic characteristics that narrow towards the sea and a low flushing rate. A comprehensive approach to managing human activities from upstream to downstream must be performed effectively to protect the bay area from eutrophication and environmental decline due to excessive nutrient runoff from land-based activities
Utilization of Kenar (Kleinhovia Hospita) Leaf Extract as Eye Drops in the Treatment of Malaria: A Case Study in Manusa Village
Background: Malaria remains a public health challenge in eastern Indonesia, especially in remote areas like Manusa Village, where access to healthcare is limited. The community relies on traditional treatment using eye drops made from Kenar leaves (Kleinhovia hospita L.). The purpose of this study is to explore, from an epidemiological perspective, the use of Kenar leaves as a primary component in the formulation of traditional malaria remedies within the community of Manusa Village is lacking.Methods: This study employed a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. Data were obtained through structured questionnaires and phytochemical analysis of Kenar leaves. A total of 102 respondents voluntarily participated in the study.Results: Among respondents from 102 respondents, 67,6% had experienced malaria, and 68,6% reported using Kenar leaf eye-drops. Use was significantly associated with prior malaria history (POR = 15,057; p < 0,001) and age group 26-45 years (POR = 17,813; p < 0,001). Conversely, respondents with current malaria symptoms were less likely to use the drops (POR = 0,042; p = 0,002). Twice-weekly use was associated with better recovery outcomes (POR = 0,168; p = 0,003). The majority (84,3%) reported mild side effects, such as transient eye irritation. Phytochemical analysis confirmed the presence of alkaloids, flavonoids, steroids, and tannins compounds with known antimalarial properties.Conclusion: This study provides new evidence linking traditional knowledge and community-based practices with malaria self-treatment, highlighting implications for health promotion strategies
Pengelolaan Perpustakaan untuk Meningkatkan Minat Kunjung Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak
Perpustakaan merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mempunyai fungsi sebagai tempat penyediaan, pengumpulan dan pengelolaan bahan pustaka maupun berbagai informasi lainnya yang dapat diakses oleh masyarakat. Perpustakaan juga mempunyai tujuan dalam bidang pendidikan yang salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal tersebut memungkinkan adanya pengelolaan yang baik terutama dalam mempertahankan minat kunjung masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk membahas tentang pengelolaan perpustakaan untuk meningkatkan minat kunjung di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Narasumber pada penelitian ini berjumlah 4 (empat) orang pustakawan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa pengelolaan yang dilakukan perpustakaan untuk meningkatkan minat kunjung masyarakat ke perpustakaan seperti pengelolaan sumber daya manusia,pengelolaan koleksi, fasilitas, layanan dan promosi perpustakaan, serta adanya kerjasama dengan berbagai pihak. Adanya pengelolaan perpustakaan yang dilakukan dapat menunjang peningkatan pengunjung dari tahun 2020 hingga kini
Layanan Bercerita Perpustakaan Grhatama Pustaka: Kontribusi Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
Penelitian ini penting dilakukan mengingat adanya penurunan karakter, budaya, dan kepribadian pada anak akibat globalisasi yang didukung dengan pesatnya perkembangan teknologi. Anak-anak kerap kali menyerap budaya dan nilai-nilai asing tanpa filter. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menanamkan pendidikan karakter pada anak sedini mungkin. Perpustakaan Grhatama Pustaka merespons fenomena tersebut dengan mengembangkan layanan bercerita untuk membentuk karakter anak usia dini. Rumusan masalah dalam penelitian ini merujuk pada bagaimana kontribusi layanan bercerita Perpustakaan Grhatama Pustaka dalam program pembentukan karakter anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kontribusi layanan bercerita Perpustakaan Grhatama Pustaka dalam program pembentukan karakter anak usia dini sebagai bentuk penanaman pendidikan karakter pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan pengambilan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan studi dokumen. Pemilihan narasumber dilakukan dengan purposive sampling. Proses analisis data dilakukan dengan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi data dan pemberian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bercerita Perpustakaan Grhatama Pustaka menggunakan berbagai sumber cerita, memilih cerita sesuai usia, mempersiapkan dengan storyboard dan memahami pesan cerita, serta menggunakan alat peraga seperti boneka tangan, yang membantu anak memahami dan menerapkan nilai kebaikan dari cerita dalam kehidupan sehari-hari
Analisis Potensi Pasir Kuarsa Sebagai Bahan Baku Semikonduktor Daerah Kecamatan Dusun Selatan dan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah
Kebutuhan akan pasir silika berkualitas tinggi untuk berbagai aplikasi industri, terutama sebagai bahan baku semikonduktor membutuhkan eksplorasi komoditi ini perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geometri dan persebaran batupasir kuarsa serta kualitas pasir kuarsa di lokasi penelitian sebagai bahan baku semikonduktor. Metode yang digunakan adalah analisis geokimia X-ray fluorescence (XRF) untuk mengukur komposisi masing-masing sampel. Karakter pasir kuarsa berupa endapan dengan ukuran butir membundar tanggung, sortasi baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sampel 1 dan Sampel 3 memiliki kandungan SiO2 yang tinggi (di atas 99%), namun masih mengandung pengotor di atas batas yang ditetapkan untuk bahan semikonduktor. Sampel 2 memiliki kandungan SiO2 terendah (92,17%) dan pengotor tertinggi. Analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan negatif yang kuat antara SiO₂ dengan pengotor, terutama Al2O3 dan TiO2. Disimpulkan bahwa ketiga sampel pasir silika tidak memenuhi standar kemurnian untuk bahan baku semikonduktor tanpa proses pemurnian lebih lanjut
Transformasi Penyelesaian Sengketa Perdata Melalui Online Dispute Resolution (Odr): Tinjauan Efektivitas Pengadilan Virtual Di Indonesia Tahun 2025
Digital transformation in the Indonesian judicial system has brought significant changes, particularly with the emergence of Online Dispute Resolution (ODR) as a solution for civil dispute resolution. This research is motivated by the increasing need for an effective and efficient dispute resolution system in the digital era, driven by e-commerce development and COVID-19 pandemic challenges. This study aims to analyze the effectiveness of ODR implementation in civil dispute resolution in Indonesia, identify factors affecting its success, and formulate strategic recommendations for system optimization. The research employs a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, supported by comparative analysis of ODR implementation in ASEAN countries. Results show that ODR implementation has improved case resolution efficiency by 40%, reduced operational costs by 43%, and increased user satisfaction up to 82%. However, significant challenges remain where 47% of courts in remote areas experience infrastructure constraints and only 65% of legal personnel have adequate digital competence. It can be concluded that ODR transformation has positively impacted Indonesia's judicial system, but requires continuous development through infrastructure strengthening, human resource competency improvement, and regulatory refinement to optimize its effectiveness
Analisis Pengelolahan Air Limbah Domestik (Studi Kasus Gedung A Universitas XYZ)
Sewage treatment plant (STP) functions is to treat household, community and industrial waste has been known for a long time. Most of the STPs are permanently installed , usually the wastewater first flows through the biological treatment stage and then ends at the retreatment stage. XYZ University is one of the universities in South Tangerang. Currently, the STP of XYZ University has not been operating optimally. This research function is to design the STP for tower A Universitas XYZ so that it meets the requirements of the Minister of Environment Regulation No. 68 2016 regarding the quality standards of domestic wastewater. Domestic liquid waste generated by Tower A, XYZ University is 234,576 m3 / day. To manage the waste, an aerobic anaerobic wastewater treatment plant is planned which consists of equalization, pre-settling tanks, anaerobic tanks and aerobic tanks equipped with filter media, and final settling tanks. From the STP management, it is estimated that the quality of domestic wastewater will be BOD5 5,515 mg / l, COD 17,136 mg / l, and TSS 0.648 mg / l
Perancangan Pusat Pertunjukan Musik dengan Pendekatan Multisensory di Kota Semarang
Seni musik merupakan salah satu seni yang paling banyak dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya, musik di Indonesia telah melahirkan komunitas-komunitas dan organisasi yang mendukung terciptanya ekosistem bermusik yang berkelanjutan. Hal tersebut dapat dicapai melalui dukungan dengan adanya fasilitas yang dirancang khusus untuk kegiatan bermusik. Di Kota Semarang, perkembangan musik telah tiba pada kondisi terbentuknya komunitas dan kelompok pemusik yang aktif melakukan pertunjukan. Kombinasi antara faktor performer dan penonton yang tinggi menjadikan Kota Semarang menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi pada pembentukan ekosistem bermusik yang stabil. Namun, hal tersebut tidak dibarengi dengan adanya fasilitas yang memadai dalam mewadahi kegiatan bermusik. Ruang tampil para musisi Semarang sering kali berada di ruang dengan fungsi serbaguna. Hal tersebut mempengaruhi pengalaman aktivitas bermusik dengan tidak adanya desain khusus yang memperhatikan aspek-aspek akustikal dan emosional ruang sebagai perhatian terpenting saat menonton sebuah produk pertunjukan. Untuk menggali potensi praktik seni musik yang ada, upaya untuk memperluas jaringan dan memperbanyak hubungan antara infrastruktur lembaga pendidikan seni dengan fasilitas di sekelilingnya perlu dilakukan guna merespon kegiatan berkesenian di dalamnya dengan maksimal dengan mengadaptasi elemen-elemen arsitektural yang berhasil diterpkan pada ruang pertunjukan seni musik di seluruh dunia. Dengan adanya kolaborasi antarfaktor dan antarlembaga, Kota Semarang dapat membentuk sebuah pariwisata budaya yang berkelanjutan melalui pagelaran pertunjukan musik dan aktivitas musik di dalamnaya
Perancangan Kawasan Pendidikan Untuk Pemulihan Siswa Korban Kekerasan Berbasis Trauma-Informed Design
Kekerasan terhadap anak, baik secara fisik, verbal, maupun emosional, berdampak signifikan pada kesehatan mental dan keberlangsungan pendidikan siswa. Data SIMFONI-PPA menunjukkan peningkatan kasus kekerasan setiap tahunnya, dengan mayoritas korban berusia 13-17 tahun. Dampak kekerasan ini mencakup gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan trauma pasca-kejadian (PTSD). Lingkungan belajar yang tidak mendukung dapat memperburuk kondisi ini dan menghambat pemulihan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan pendidikan berbasis Trauma-Informed Design (TID) yang mendukung pemulihan psikologis siswa korban kekerasan. Pendekatan arsitektur ini mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, dan pemberdayaan melalui elemen-elemen desain seperti pencahayaan alami, sirkulasi udara baik, tekstur material yang menenangkan, serta akses ke alam. Desain ini diharapkan menciptakan ruang belajar yang aman, fleksibel, dan mendukung kesejahteraan mental siswa. Dengan menggabungkan prinsip TID dan neuro-arsitektur, kawasan pendidikan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai lingkungan pemulihan yang membantu siswa mengatasi trauma dan membangun kemandirian serta rasa percaya diri. Melalui desain yang responsif terhadap trauma, diharapkan siswa dapat lebih mudah terintegrasi dengan masyarakat luas dan mencapai potensi terbaiknya
Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Juwana dengan Pendekatan Eco-Tech
Kecamatan Juwana merupakan kecamatan yang menjadi penyumbang komoditas perikanan terbesar di Kabupaten Pati, sehingga dikenal sebagai sentra kegiatan perikanan di Kabupaten Pati. Potensi perikanan ini didukung dengan adanya infrastruktur pelabuhan perikanan0dan dua unit Tempat Pelelangan Ikan0(TPI) yang0berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian masyarakat Juwana. Namun, kondisi infrastruktur perikanan ini mengalami degradasi fungsi dan lingkungan seiring berjalannya waktu, serta keberadaan antar fasilitas yang masih belum terintegrasi dengan baik. Diperlukan adanya revitalisasi pada kawasan Pelabuhan Perikanan Juwana. Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Juwana bertujuan untuk mengatasi permasalahan0yang terdapat pada kawasan Pelabuhan Perikanan Juwana, seperti degradasi lingkungan, efisiensi energi, dan sistem pengelolaan limbah, namun tetap mempertahankan fungsionalitas utama pelabuhan perikanan sebagai pusat kegiatan perikanan. Revitalisasi Pelabuhan perikanan ini berfungsi untuk memperbarui serta meningkatkan kualitas infrastuktur pelabuhan sesuai dengan kebutuhan saat ini. Nantinya akan diberikan fasilitas-fasilitas yang dapat memaksimalkan penggunaan pelabuhan perikanan ini, seperti area edukasi dan wisata terkait potensi perikanan yang ada. Revitalisasi pelabuhan perikanan ini akan didesain dengan menggunakan pendekatan Eco-Tech yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ekologi dan teknologi yang ramah lingkungan dalam pengembangan infrastruktur pelabuhan perikanan. Pendekatan Eco-Tech menawarkan solusi yang holistik dengan memanfaatkan teknologi mutakhir yang tidak hanya mengurangi polusi dan dampak negatif lainnya terhadap ekosistem pesisir, serta diharapkan dapat meningkatkan produktivitas di sektor perikanan Juwana. Kata kunci : Pelabuhan Perikanan, Revitalisasi, Eco-Tech Tambahkan masukan individual