Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal
Not a member yet
9349 research outputs found
Sort by
Perlindungan Hukum Hak Cipta Musik yang Diupload di Aplikasi Tiktok
Penggunaan teknologi khususnya internet saat ini menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Hampir semua kalangan menggunakan media sosial sebagai wadah ataupun sarana mereka dalam melakukan komunikasi ataupun sekedar mengekspresikan diri. Banyak sekali saat ini ragam jenis sosial media yang terdapat di Indonesia. Salah satu sosial media yang terdapat di Indonesia dan saat ini juga sedang mengalami perkembangan dan trend yang signifikan adalah media sosial Tiktok. Bentuk media sosial Tiktok dalam bentuk video tersebut, seringkali ketika pengguna membuat video Tiktok itu menggunakan lagu sebagai suara latar video. Penelitian ini akan membahas mengenai Bagaimana perlindungan hukum pengguna aplikasi Tiktok terhadap pemegang hak cipta atas lagu yang diupload di Tiktok? Bagaimana penyelesaian sengketanya apabila terjadi permasalahan hukum? Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat bentuk perlindungan hukum pengguna aplikasi TikTok terhadap pemegang hak cipta atas lagu yang diunggah di Tiktok di antaranya yaitu berupa perjanjian kerjasama yang tertuang dalam User Generated Content. Tentunya, bentuk perlindungan hukum tersebut didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku berupa aturan-aturan khusus bagi karya-karya musik dan artis rekaman yang merupakan bagian dari Hak atas Kekayaan Intelektual
Potensi Biomassa Biji Karet (Hevea brasiliensis) Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodisel di Indonesia
Biodiesel merupakan mono-alkil ester rantai panjang asam lemak yang diperoleh dari sumber terbarukan. Penggunaan biodiesel untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Biji karet mempunyai potensi besar sebagai bahan dasar pembuatan biodisel, karena Indonesia merupakan salah satu produsen karet terbesar di dunia. Biji karet terdiri dari 40% minyak yang karakteristiknya telah memenuhi standar SNI sebagai bahan dasar biodisel. Dengan jumlah produksi biji karet sebesar 17908815 ton/tahun, potensi biodisel berbahan dasar minyak biji karet dapat mencapai 5671125 kiloliter/tahun. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar dan diesel di Indonesia mencapai 18,39 juta kiloliter (KL) pertahunnya, dengan adanya biodisel dari minyak biji karet dapat mengurangi 1% konsumsi BBM masyarakat Indonesia tiap tahunnya jika diolah dengan optimal dan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar fosil. Biodiesel yang berbahan dasar biji karet menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, sehingga dapat menurunkan emisi karbon yang dihasilkan
Gambaran Hygiene Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Segedong
Latar belakang: Berdasarkan Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 tentang hygiene sanitasi depot air minum, yang menyatakan bahwa hygiene sanitasi depot air minum isi ulang adalah bertujuan untuk melindungi masyarakat dari potensi pengaruh buruk akibat mengonsumsi air minum yang berasal dari hasil produksi depot air minum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kondisi hygiene sanitasi depot air minum di isi ulang di Kecamatan Segedong. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional yang dilakukan dengan cara mengamati sekumpulan objek meliputi aspek hyigiene sanitasi depot air minum, sanitasi peralatan, sanitasi sumber air baku, dan sanitasi penjamah. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hygiene sanitasi depot air minum dengan cara mengamati sekumpulan objek meliputi aspek hygiene sanitasi depot air minum didapatkan hasil 80% persyaratan fisik telah memenuhi syarat, 100% peralatan telah memenuhi syarat, 100% sumber air baku memenuhi syarat dan 79% pada penjamah telah memenuhi syarat. Simpulan: Kesimpulan penelitian ini bahwa secara rata-rata kondisi hygiene sanitasi depot air minum di wilayah Kecamatan Segedong dikatakan telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hanya saja masih ditemukan permasalahan yang belum terpenuhi salah-satunya mengenai hygiene pada penjamah
Pemetaan Ancaman Tanah Longsor Menggunakan Metode Frequency Ratio di Kabupaten Temanggung
Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di wilayah pegunungan seperti Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki dua gunung aktif, Sindoro dan Sumbing, serta tingkat kejadian longsor yang tinggi, dengan 71 kasus tercatat pada tahun 2023 hingga Februari 2025 di Kecamatan Kranggan, Kandangan, Kaloran, dan Pringsurat. Penelitian ini bertujuan memetakan tingkat kerawanan longsor menggunakan metode Frequency Ratio (FR) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan mempertimbangkan sepuluh parameter lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemiringan lereng >20% memiliki nilai FR sebesar 7,724, arah lereng barat laut FR 2,275, jenis batuan Gunungapi Gilipetung FR 3,495, dan jarak dari garis sesar 1.000–2.000 m FR 2,367, yang semuanya berkontribusi signifikan terhadap kerentanan longsor. Pemetaan zona kerawanan menggunakan Jenks Natural Breaks menghasilkan tiga zona: rendah (LSI 2,39–8,60), sedang (LSI 8,60–12,07), dan tinggi (LSI 12,07–19,41), dengan zona tinggi mendominasi bagian utara Kaloran dan timur Kandangan. Validasi model menggunakan Area Under Curve (AUC) menunjukkan Success Rate sebesar 0,875 dan Prediction Rate 0,682, menandakan akurasi yang baik. Penelitian ini menegaskan bahwa metode FR efektif dalam mengidentifikasi zona rawan longsor serta menjadi dasar penting untuk mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang di Kabupaten Temanggung
“Kabur Aja Dulu”: Kekecewaan Generasi Muda Indonesia Terhadap Tekanan Situasi Dalam Negeri dan Upaya Transformasi Diri Sebagai Gerakan Perubahan
Tulisan ini berfokus pada fenomena tagar #KaburAjaDulu yang cukup viral di kalangan masyarakat Indonesia terkhusus pada kalangan generasi muda. Tagar #KaburAjaDulu sudah menjadi isu hangat sejak awal 2025 dan muncul sebagai keresahan dan kekhawatiran akan keadaan Indonesia yang sampai saat ini sedang tidak baik-baik saja entah karena kesenjangan sosial yang masih belum terselesaikan, kebijakan-kebijakan kontroversial berbungkus kepentingan yang ditetapkan oleh pemerintah yang cenderung bersikap anti-kritik, dan masalah-masalah lainnya yang memengaruhi perkembangan hidup dan kesejahteraan generasi muda. Tulisan ini juga menggunakan metode pendekatan kualitatif: studi atas fenomena trend #KaburAjaDulu yang kemudian dilihat lagi melalui studi literatur mengenai gagasan-gagasan filsafat tentang manusia dan psikologis usia generasi muda. Melalui tulisan ini, hal yang dapat penulis temukan adalah bahwa jika generasi muda adalah tonggak pembangunan negara, maka sudah seharusnya negara menjamin kesejahteraan hidup mereka dan mendukung pengembangan potensialitas mereka sehingga mereka dapat berkembang secara ideal dalam rentang usia mudanya. Namun, keadaan yang penuh kecarut-marutan ini mendorong mereka untuk kabur ke luar negeri karena beranggapan bahwa mereka akan lebih berkembang dan hidupnya terjamin ketika berada dan bekerja di luar negeri. Maka, tentunya untuk mengupayakan suatu perubahan diperlukan adanya transformasi diri terutama transformasi kesadaran dan mentalitas manusia sebagaimana kodratnya sebagai manusia. Dengan kesadaran dan mentalitas yang tertransformasi ini akan menjadi bekal untuk menuju ke transformasi situasi dan keadaan yang ada di luar diri manusia
Strategi Adaptasi Pemenuhan Pangan Halal Pada Keluarga Migran Indonesia di Jepang: Ditinjau melalui Literasi Pangan Halal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan pangan halal di kalangan keluarga migran Indonesia di Jepang yang menghadapi keterbatasan akses terhadap produk halal, khususnya di wilayah Toyota, Prefektur Aichi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi pangan halal terhadap strategi adaptasi pemenuhan pangan halal pada keluarga migran Indonesia di Jepang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Variabel literasi pangan halal meliputi dimensi pengetahuan halal, kesadaran halal, keyakinan halal dan kepercayaan terhadap label halal. Sedangkan strategi adaptasi pemenuhan pangan halal mencakup dimensi konformitas, inovasi, budaya dan eksternalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi pangan halal dan strategi adaptasi pemenuhan pangan halal berada pada kategori sedang, dengan hubungan positif yang kuat antara kedua variabel tersebut. Analisis regresi nonparametrik curva estimation model cubic menunjukkan bahwa peningkatan literasi pangan halal berkontribusi pada peningkatan strategi adaptasi pemenuhan pangan halal pada keluarga migran Indonesia di Jepang
Strategy For Strengthening Farmer Groups In Sustainable Water Resource Management In Lempuing District, OKI Regency
Water resources are a crucial element in supporting the agricultural sector. The success of agricultural development is determined by water availability, as it is crucial for production activities. Unpredictable climate change significantly impacts various agricultural activities, particularly agricultural cultivation, which ultimately impacts agricultural productivity. Water resource management itself is an effort to plan, implement, monitor, and evaluate the process of water resource conservation, water resource use, and control of damaged water resources. This research focuses on strengthening the role of farmer groups in managing water resources sustainably through capacity building and community organization. The main objectives of this research are to identify challenges faced by farmer groups by examining the level of farmer participation, evaluate the effectiveness of existing programs using the SROI method, and design more effective and sustainable capacity-building strategies through a SWOT analysis
Sustainability Status Assessment of Urban Agriculture Types in Malang City
Urban agriculture (UA) and urban-peri-urban agriculture (UPA), is one of the approaches to improve sustainability of urban food system. Urban agriculture can increase access to fresh food for the community, by shortening the food supply chain. There are many impacts from ecological, economic, social dimensions. However, it is undeniable that urban agriculture also brings other negative impacts in various dimensions. Which directly or indirectly affect the sustainability of urban agriculture. Many urban agriculture have low sustainability. Malang City itself has the potential for urban agriculture. At least there are 7 types of urban agriculture in Malang City, namely (1) wetland/irrigated agricultural land, (2) Rainfed dryland farming, (3)recreational activity, (4) community gardening, (5) commercial farming, (6) agro-educational tourism, (7) institution. The purpose of this study is to assess the sustainability status of each type of urban agriculture. A quantitative approach, using the multidimentional scaling method and RAPHYTON tools was used to analyze the data. Primary data were collected from expert informant interviews, supporting informants, field surveys and observations. The results of the analysis showed that the sustainability level of urban agriculture various types in Malang City is generally in the moderately sustainable category. The ecological dimension of irrigated agricultural land is categorized as unsustainable. Conversely, the highest sustainability status (categorized as sustainable) is achieved by agro-educational tourism type agriculture in the social dimension. This research also suggests attributes that leverage the sustainability status of each dimension. One of them is the application of integrated agriculture to achieve ecological sustainability
Validasi Mangrove Health Index Berbasis Sentinel-2 di Bali dan Jawa Timur, Indonesia
Hutan mangrove memegang peranan yang penting dalam perlindungan pesisir dan penyerapan karbon, namun ancaman degradasinya terus meningkat. Teknologi penginderaan jauh menawarkan solusi pemantauan efisien melalui Indeks Kesehatan Mangrove atau Mangrove Health Index (MHI) berbasis citra Sentinel-2 (MHI-S2). Penelitian ini mengevaluasi akurasi model empiris MHI-S2 dibandingkan dengan pengukuran MHI lapangan (MHI-L), pada ekosistem mangrove di Bali dan Jawa Timur. Data dikumpulkan dari 194 plot pada 6 lokasi berbeda di Bali dan Jawa Timur dengan pengamatan yang mencakup parameter tutupan tajuk, diameter batang, dan kerapatan pancang/sapling, yang kemudian disandingkan dengan MHI-S2 pada periode waktu berdekatan. Evaluasi kinerja menggunakan koefisien korelasi Pearson (r dan R²), metrik galat/error (RMSE, MAE, bias), koefisien korelasi konkordansi Lin (Lin’s CCC), serta analisis Bland–Altman. Hasil menunjukkan hubungan moderat antara MHI-S2 dan MHI-L (r = 0,71; R² = 0,50). Meski demikian, ditemukan bias positif yang cukup tinggi yaitu sebesar 20,6 yang mengindikasikan kecenderungan overestimasi oleh model MHI-S2. Rendahnya nilai Lin’s CCC (0,36) dan lebarnya rentang batas kesepakatan 95% hasil analisis Bland–Altman (–17 hingga +59) menegaskan akurasi yang terbatas pada skala plot. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model MHI-S2 yang tersedia saat ini belum sepenuhnya andal untuk estimasi nilai absolut MHI-L. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model empiris lanjutan serta validasi lapangan yang lebih intensif untuk meningkatkan presisi pemantauan berbasis satelit, demi mendukung keberhasilan manajemen konservasi mangrove
Seasonal Variation of Ekman Transport in the Southern Waters of West Sumatra
This study examines seasonal variations in Ekman transport in the southern waters of western Sumatra using wind, ocean current, and sea level data from the Copernicus Marine Service for the period 2023–2024. Data analysis was conducted spatially and temporally using Panoply, Python, and ArcGIS software. The results show that Ekman transport dynamics are significantly influenced by changes in the direction and intensity of the Asian–Australian monsoon winds. Maximum transport values were identified in the East Season at 4-5 m3/s due to strengthening southeasterly winds, while minimum values occurred in the West Season at 1-2 m3/s when westerly winds dominated the region. These seasonal variations show a close relationship with changes in surface currents and sea level, reflecting the dynamic response of the oceanographic system to the influence of wind friction. These results reinforce the understanding that Ekman transport plays an essential role in controlling regional ocean circulation patterns and provides an important scientific basis for marine resource management in the waters west of Sumatra