Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal
Not a member yet
    9349 research outputs found

    COORDINATING AND OPTIMIZING TWO-WAREHOUSE INVENTORY SYSTEMS: A MATHEMATICAL PROGRAMMING APPROACH

    Get PDF
    Effective supplier and carrier selection plays a pivotal role in supply chain management, ensuring maximum profitability. This study introduces an innovative decision-support system designed for supplier and carrier selection problems in static two-warehouse inventory systems. The model assumes warehouse collaboration, where warehouses consolidate efforts to fulfill overall demand. To address this, a mathematical programming approach is developed and solved using the LINGO 21.0 optimization software. Experimental results reveal that the proposed model delivers optimal decisions. Even though challenges are still available on the constraint functions and the derivation of parameters' values, the results provide positive managerial insights that offer valuable tools for stakeholders to improve supply chain efficiency

    Waktu Tunggu Pelayanan Resep Obat dan Faktor yang Memengaruhi di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Nasional Diponegoro

    Get PDF
    Waktu tunggu pelayanan resep obat termasuk salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit pada unit standar farmasi dengan kriteria ≤30 menit untuk resep non racikan dan ≤60 menit untuk resep racikan. Pada kenyataannya waktu tunggu pelayanan resep obat tidak memenuhi SPM Rumah Sakit yang mengakibatkan pasien memilih untuk mengambil obat keesokan harinya, fenomena ini juga terjadi di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSND Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu tunggu pelayanan resep obat pasien rawat jalan dan mengetahui faktor yang memengaruhi waktu tunggu pelayanan resep pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi RSND. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional berdasarkan hasil observasi waktu tunggu pelayanan resep obat, serta sampel resep responden untuk mendapatkan data jenis pasien, jenis resep obat yang ditebus, dan jumlah item obat dalam resep. Hasil penelitian waktu tunggu pelayanan resep obat pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi RSND 82,60% tidak sesuai standar. Hasil analisis menunjukkan faktor jenis resep (p=0,821), jenis pasien (p=0,583), dan jumlah item obat dalam resep (p=0,234) tidak memengaruhi lamanya waktu tunggu pelayanan resep obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSND.

    Analisis Implementasi Rumah Mandiri Energi PLTS Atap On Grid

    Get PDF
    Artikel ini menyajikan analisis implementasi rumah energi mandiri dengan sistem fotovoltaik surya (PV) atap on-grid. Meningkatnya permintaan untuk solusi energi terbarukan dan keinginan untuk kemandirian energi telah menyebabkan peningkatan adopsi sistem PV surya atap. Studi ini meneliti kepraktisan dan efektivitas mengintegrasikan sistem PV surya atap ke dalam bangunan tempat tinggal, secara khusus berfokus pada konfigurasi on-grid. Studi ini menunjukkan potensi rumah tangga untuk menghasilkan energi bersih, mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik, dan mencapai penghematan biaya. Studi ini menyoroti pentingnya desain sistem yang tepat, pemasangan yang benar, dan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan kinerja yang optimal dan memaksimalkan manfaat sistem. Secara keseluruhan, artikel ini berkontribusi pada pemahaman tentang implementasi sistem PV surya atap on-grid di bangunan tempat tinggal. Artikel ini berfungsi sebagai sumber daya yang berharga bagi pemilik rumah, pembuat kebijakan, dan profesional energi yang ingin memanfaatkan potensi sumber energi terbarukan dan mempromosikan kehidupan yang berkelanjutan. Kata kunci: rumah energi mandiri; Pembangkit Listrik Tenaga Surya; penghematan biaya listrik

    Analisis Persyaratan Laik Jalan Kendaraan Bermotor (Efisiensi Rem Utama) pada Alat Uji Brake Tester BM 14200 di Balai Uji Prasarana Teknis Perhubungan di Kota Tangerang

    Get PDF
    Isu kendaraan bermotor dengan barang melampaui batas (overloading) menjadi perhatian banyak kalangan di Negara Indonesia. Istilah “rem blong” atau kegagalan sistem pengereman menjadi sebab beberapa kasus kecelakaan yang terjadi di jalan akibat overloading.Contoh permasalahan yang terjadi di Indonesia adalah mobil truk pengangkut batu dengan nomor kendaraan AB 8242 ZU yang terjadi pada 3 September 2021 jam 18. 00 WIB di Candi Ijo, Gunung Sari, Sambirejo Sleman disebabkan karena kegagalan rem di jalur menurun yang menyebabkan 6 orang tewas. Sementara pemerintah melaksanakan pemeriksaan periodik pada kendaraan bermotor guna memenuhi persyaratan laik jalan. Salah satu persyaratan laik jalur yaitu pengujian kemampuan rem utama. Tujuan penelitian yaitu mengetahui dampak barang berlebih terhadap kemampuan rem utama. Metode yang dipakai yaitu pengujian regresi linier berganda guna mengetahui dampak dari berat kendaraan dan gaya pengereman pada kemampuan rem utama. Hasil yang diperoleh adalah berat kendaraan (X1) dan gaya pengereman (X2) berpengaruh terhadap nilai efisiensi rem (Y) berdasarkan hasil signifikan pada alpha 5% dan nilai F hitung 386.361 > F tabel yaitu sebesar 4.242. Berdasarkan 25 sampel kendaraan yang diuji terdapat 16% kendaraan yang tidak laik jalan dikarenakan hasil nilai pengujian efisiensi rem utama kurang dari 50%. Kata kunci: muatan berlebih,berat kendaraan, gaya pengereman, efisiensi rem utama, regresi linier bergand

    Studi Pendahuluan: Pengaruh Pandemi COVID-19 terhadap Perilaku Wisatawan di Indonesia

    Get PDF
    Dampak pandemi COVID-19 sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia dalam berbagai sektor perekonomian, termasuk industri pariwisata. Banyak penelitian telah mengkaji pengaruh pandemi terhadap pariwisata, namun tidak banyak yang membahas perubahan perilaku berwisata masyarakat Indonesia. Preferensi wisata perkotaan saat dan setelah pandemi lebih pada objek wisata outdoor dengan sirkulasi udara baik, serta wisata dalam kelompok kecil. Wisatawan juga cenderung menggunakan kendaraan pribadi daripada kendaraan umum. Penelitian ini bertujuan memperkaya studi tentang dampak pandemi terhadap perubahan perilaku wisatawan di Indonesia terkait dengan pola pergerakan, preferensi objek wisata, kelompok wisata dan kendaraan untuk wisata. Pendekatan kuantitatif melalui analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan perubahan perilaku berwisata sebelum dan selama pandemi, dan analisis perubahan perilaku dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian dengan tinjauan literatur di negara lainnya. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada orang dewasa (18 tahun ke atas). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku berwisata berubah saat pandemi dimana sebagian besar responden memilih wisata outdoor, dalam kelompok kecil (1-2 orang) atau sedang (3-5 orang), serta menggunakan kendaraan pribadi

    Analisis Kejadian Banjir ROB di Provinsi Bengkulu Periode 2022-2024

    Get PDF
    Bengkulu Province is one of the coastal areas prone to tidal flooding due to a combination of various oceanographic and meteorological factors such as tides, wind speed, rainfall, and sea wave height. This study aims to analyze the dominant factors causing tidal floods in Bengkulu Province during the period 2022-2024. Data on tidal flood events were obtained from BPBD and BPS reports of Bengkulu Province, as well as mass media sources. The analysis was conducted using wind data from the European Center for Medium Weather Forecast (ECMWF), rainfall data from the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG), and tidal prediction data from the Geospatial Information Agency (BIG). The results show that during the west season, tidal floods are triggered by strong westerly winds due to the West Monsoon, full tides, and moderate to high rainfall, as in the events of February 4-6, 2022 and January 26-27, 2023. During the east monsoon, tidal floods are caused by steady southeast winds and high tides due to the East Monsoon, despite low rainfall, as in the events of July 30, 2023 and August 3-5, 2023. In the transitional season, tidal floods tend to be influenced by a combination of full tides, moderate winds and light to moderate rainfall, such as on May 14-15, 2022 and October 16-17, 2024. Factors such as tropical cyclone activity and the Indian Ocean Dipole (IOD) also contribute significantly to the increased risk of tidal flooding, particularly strengthening winds and increasing rainfall in certain seasons.  Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah pesisir yang rawan terkena banjir rob akibat kombinasi berbagai faktor oseanografis dan meteorologis seperti pasang surut, kecepatan angin, curah hujan, dan tinggi gelombang laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan penyebab banjir rob di Provinsi Bengkulu selama periode 2022–2024. Data kejadian banjir rob diperoleh dari laporan BPBD dan BPS Provinsi Bengkulu, serta sumber media massa. Analisis dilakukan dengan menggunakan data angin dari European Center for Medium Weather Forecast (ECMWF), data curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta data prediksi pasang surut dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada musim barat, banjir rob dipicu oleh angin barat yang kuat akibat Monsun Barat, pasang purnama, dan curah hujan sedang hingga tinggi, seperti pada kejadian 4–6 Februari 2022 dan 26–27 Januari 2023. Selama musim timur, banjir rob disebabkan oleh angin tenggara yang stabil dan gelombang tinggi akibat Monsun Timur, meskipun curah hujan rendah, seperti pada kejadian 30 Juli 2023 dan 3–5 Agustus 2023. Pada musim peralihan, banjir rob cenderung dipengaruhi oleh kombinasi pasang purnama, angin sedang, dan curah hujan ringan hingga sedang, seperti pada 14–15 Mei 2022 dan 16–17 Oktober 2024. Faktor-faktor seperti aktivitas tropikal siklon dan Indian Ocean Dipole (IOD) juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan risiko banjir rob, terutama memperkuat angin dan meningkatkan curah hujan pada musim tertentu

    Ratio Legis Konsep Pemidanaan Hukuman Mati Terhadap Koruptor Dalam Sistem Hukum Pidana Di Indonesia

    Get PDF
    Korupsi merupakan kejahatan luar biasa karena dampaknya membahayakan kehidupan bangsa, masyarakat, dan perekonomian, yakni dapat merugikan sumber ekonomi bangsa dan menciptakan ketidakadilan sosial. Maka, pelaku korupsi pantas diberi sanksi pidana berat berupa hukuman mati, supaya tidak mengulanginya lagi, namun hukuman mati bagi korupsi menyisakan perdebatan panjang bagi ahli hukum di Indonesia. Oleh karena itu penelitian tentang ratio legis konsep pemidanaan hukuman mati terhadap koruptor dalam sistem hukum pidana di Indonesia, sangat penting dilakukan. Tujuan penelitian untuk menganalisis ratio legis konsep pemidanaan hukuman mati terhadap koruptor dalam sistem hukum pidana. Manfaat penelitian, dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemberantasan korupsi, serta mengevaluasi efektivitas sanksi pidana terhadap koruptor. Penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, menggunakan data sekunder yang berbahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratio legis perberlakukan hukuman mati bagi koruptor dalam sistem pemidanaan, mengindikasikan bahwa tujuan utama penerapan hukuman mati adalah untuk memberikan dampak jera dan untuk menjaga stabilitas nasional, ekonomi dan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah yang telah memburuk akibat korupsi. Namun, penerapan hukuman mati, dinilai tidak efektif, tidak adil dan melanggar hak asasi manusia. Alternatif sanksi lainnya, yakni penerapan sanksi yang berpihak pada rehabilitasi atau pemulihan, serta ada insentif untuk menekankan pemulihan kerugian negara dan pemulihan kepercayaan publik melalui keadilan restoratif, sebagaimana telah dilaksanakan di negara Belanda dan Jerman. Tujuannya untuk menghormati hak asasi manusia dalam pemidanaan pelaku korupsi. Rekomendasinya, negara menetapkan kebijakan sanksi pidana korupsi yang mengandung efek jera, dalam koridor penghormatan hak asasi manusi

    Building a Sustainable Circular Agri-Food Supply Chain For Rural Producer Organization

    Get PDF
    The development of a sustainable circular agri-food supply chain for rural producer organizations is essential to address the challenges of food loss, agricultural waste management, and resource efficiency. This study explores the integration of circular economy principles within the vegetable supply chain of rural producer organization, emphasizing the utilization of waste as a resource through technologies. Using a mixed-methods approach, the research analyzes the current state of waste management practices, quantifies losses across production and post-harvest stages, and identifies opportunities for improvement. The findings highlight significant inefficiencies in waste utilization, revealing that daily losses result in financial losses amounting to 4-10% of potential revenue. A sustainable circular supply chain model is employed to analyze and coordinate the interdependencies and decision-making processes among stakeholders, ensuring efficient resource allocation, effective waste management, and the integration of circular economy principles to achieve sustainability outcomes. By aligning production processes with circular economy principles, rural producer organizations can reduce environmental impacts, improve economic resilience, and contribute to the long-term sustainability of the agri-food supply chain

    Hubungan Game Addiction dengan Risiko Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada Anak Usia Sekolah

    Get PDF
    The development of technology shows an increase the use of online devices including games. Games are fun for various age groups, including children. Game addiction causes psychosocial and mental problems that lead to the risk of Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Most previous studies have primarily focused on the prevalence of game addiction or its general impact on children's mental health, without directly examining the potential link between the level of game addiction and symptoms or risk of ADHD in school age children. The purpose of this study was to determine the relationship between game addiction and the risk of ADHD in school-age children in Ambal District, Kebumen Regency. This research was a descriptive study with survey approach. Data collection was conducted in February 2023 using probability sampling technique, called simple random sampling. The basis calculation uses Slovin formula until minimum number of respondents was obtained 128 repondents. Random sample selection uses RANDBETWEEN function in Microsoft Excel. Total sample was 128 pairs of parents and children in grades 4, 5, and 6 as respondents. The questionnaires were Indonesian Online Game Questionnaire (IOGQ) completed by the children and Indonesia of Assessment for Hyperactive Children's Behavior in Indonesia Scale completed by parents. Data were analyzed using Somers’d correlation test. The results showed that the highest percentage of game addiction in mild addiction category (65.6%) with 36.7% children not at-risk ADHD and 28.9% children at risk ADHD. Correlation results obtained p-value 0.000<0.05 and r = 0.448 which indicates the significant relationship between game addiction and the risk of ADHD with fairly strong relationship strength. The conclusion from this research is fairly strong, significant, and positive relationship between game addiction and the risk of ADHD in school-age children. Based on the results, the researchers suggest that necessary to supervise and monitor children from playing mobile devices, especially playing games. The next research is expected to involve a larger number of respondents, more effective methods, and other factors that have not been explored before

    Analisis Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Pemerintah Dalam Pemberlakuan Kewajiban Iuran TAPERA (Tabungan Perumahan Rakyat)

    Get PDF
    New legal products as well as amendments to existing regulations consistently influence the labor sector. One such example is the mandatory contribution to the Public Housing Savings (TAPERA), regulated under Government Regulation No. 21 of 2024 concerning Amendments to Government Regulation No. 25 of 2020, as a derivative regulation of Law No. 4 of 2016 on Public Housing Savings. This study aims to analyze the effectiveness of government policy implementation related to the mandatory TAPERA contributions that must be fulfilled by workers. The research method employed is normative juridical, using both conceptual and statutory approaches. The findings indicate that the implementation of mandatory TAPERA contributions has not been fully effective. From a regulatory perspective, there are still overlaps with labor and social security regulations, creating legal uncertainty. From an implementation perspective, the contribution collection mechanism has not been well integrated into the labor administration system, thus causing technical obstacles. Furthermore, the low level of public understanding and trust in TAPERA affects worker participation. Therefore, although TAPERA has a strong legal foundation, its effectiveness requires regulatory improvement, transparent management, accountable supervision, and adequate legal protection for participants. Moving forward, effectiveness can only be achieved if the policy is implemented consistently and in a coordinated manner, accompanied by continuous public outreach and institutional strengthening as the foundation for implementation

    8,613

    full texts

    9,349

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Diponegoro: Undip E-Journal System (UEJS) Portal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇