E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
Not a member yet
5310 research outputs found
Sort by
Accelerating Digital Banking Transformation Through User Acceptance: a study on the Millennial Cultural
This study aims to examine a conceptual model that explains the main factors that influence the behavioural intention of the millennial generation in their acceptance of the use of digital banking. The conceptual model is based on the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2), with experience as a moderating variable. The modelling was carried out using the Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) equation to analyze the data collected from the questionnaires filled out by the respondents. The research results show that behavioural intentions are significantly influenced by performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, hedonic motivation, and habit. Social influence and price value are not factors that contribute to the cultural behaviour intention of the millennial generation towards accepting the use of digital banking. In line with hypothesis testing, moderation testing with experience as a moderating variable that has no influence is social influence and price value. This study offers the banking sector to design and market products through technological innovation that can become a competitive advantage, thereby increasing the digital banking acceptance of the millennial generation in Central Java
Case Study of The Effect of Herbal Cigarette use on Reproductive Health
Researchers observe a phenomena in Magelang Regency, especially in Mertoyudan District. We are as Indonesian citizens and as health workers must be concerned about the health problems around us. So researchers want to see how much herbal smoking has influenced on reproductive health for humans. In general, smoking affects public health and Reproductive health greatly, however based on the developing issues herbal cigarettes are different from ordinary cigarettes that they can cure all diseases and improve reproductive health. Objective: To find out how much herbal cigarettes have influenced on reproductive health both women and men. Method: This type of quantitative research with correlational analysis that combines the two methods in research so the results are maximized. The approach used in this study is Cross Sectional in families who use or consume herbal cigarettes. The data used in this study are primary data and secondary data, population are families who use herbal cigarettes. Data collection is carried out by observation, questionnaires. Quantitative data processing is carried out by data analysis by editing, mater data. Clearing and data processing with Univariate and effect testing. Results: Characteristics of most respondents aged 46-55 years by 32%, high school education by 56%, most jobs are private employees by 54%, duration of using cigarettes 3-4 years by 40%, for male sex by 62%. 61.24% and women 68.42%
The Potential of PMT Made from Anchovies to Increase the Growth of Toddlers who Experience Stunting
Stunting is a condition that a person’s height is shorter than the height of other people in general. Adverse effects that can be caused by short-term stunting such as impaired brain development, intelligence, impaired physical growth and metabolic disorders in the body. This type of research is a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The population is all stunting toddlers in Bandengan Village. A sample of 79 children under the age of 5 years 39 children as the case group and 40 children as the control group were given PMT 4 times a week for 1 month, the results of the study There were differences in height in the treatment group before and after treatment with ap value of 0.001, and there was a difference in height in the control group before and after treatment with ap value of 0.0001. However, in the different test between the two groups there was no difference in growth with ap value of 0.258. It is recommended that further research monitor other factors that affect stunting
Kadar Protein, Kadar Albumin, dan Tingkat Kesukaan Brownies Mocaf Ikan Gabus
Background: Brownies are generally made from wheat flour, but can be made with local food mocaf flour. Mocaf protein is lower than wheat flour, wheat flour has 8-13% protein while mocaf has 1.2% protein content. Objectives: The purpose of the study was to determine the addition of snakehead fish to protein levels, albumin levels, and preference test for mocaf brownies.The addition of snakehead fish to mocaf brownies aims to increase protein levels. Snakehead fish contains high protein and albumin,protein of 16.2g/100g and albumin content of 6.224g/100g. Preference test is researched to find out brownies are acceptable to consumers. Method: The study used the Complete Randomized Design experimental method with the additionof snakehead fish 0%;7.3%;9.6%;11.7%, repetition 6 times. Protein content testing is carried out by the kjeldahl method, albumin levels by the biuret method and preference levels by organoleptic tests. Data analysis of protein levels and albumin levels using the ANOVA one-way test, and analysis of favorability data using the Friedman Test test then proceed to the Wilcoxon test. Results: The test results of protein levels and albumin levels get a value of p >0.05, namely the addition of snakehead fish does not have a significant effect. The results of the favorability leveltest on color, aroma, taste get a value of p 0.05 is not significant. Test results with the addition of snakehead fish with the highest protein content and albumin content treatment 11.7%, the highest color test at 7.3% and 9.6%, the highest aroma test at 9.6%, the highest taste and texture test at 7.3%. Keywords : Albumin Levels, Mocaf Brownies, Preference Levels, Protein Levels, Snakehead Fis
Pengaruh Verbal Bullying terhadap Kepercayaan Diri Siswa
Verbal Bullying di Indonesia terdata kasus bullying pada angka 11.567 selama kurun waktu 7 tahun, terdapat 7.206 kasus verbal bullying di lingkungan sekolah, Bullying sejak dulu sudah menjadi permasalahan di lingkungan sekolah dasar, masalah ini ditemukan pada teman sebaya untuk menguasai pihak lain di lingkungan sekolah. Bullying dicirikan seperti pemalakan,penganiayaan, Perilaku anak yang suka berdiam diri, susah dalam pergaulan, prestasi menurun dan terlebih lagi resiko kesehatan jangka pendek maupun panjang akan berpengaruh pada kesehatan mental anak. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis mengenai pengaruh perilaku verbal bullying dengan percaya diri siswa di MI Sabranglor Trucuk Klaten. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan metode penelitian analitik observasional, populasi 40 siswa, menggunakan teknik total sampling Populasi penelitian siswa kelas IV dan V. analisa data menggunakan kendall’s tau. Hasil karakteristik responden meliputi rerata umur siswa adalah 10.62, sebagian responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 23 Siswa (57.5%), sebagian besar responden tinggal bersama orang tua sebanyak 39 Siswa (97.5%). Verbal bullying di MI Muhammadiyah Sabranglor sebanyak 26 siswa dengan presentase (65.0%) kategori bullying rendah. Kepercayaan diri siswa di MI Muhammadiyah Sabranglor sebanyak 24 siswa dengan presentase (60.0 %) kategori kurang. Hasil penelitian ini diperoleh nilai r 0,432 dengan nilai signifikansi ρ value = 0,004 < 0,005. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh dari verbal bullying terhadap kepercayaan diri pada siswa di MI Muhammadiyah Sabranglor.
Efektivitas Deep Breathing terhadap Tingkat Kecemasan Caregiver ODGJ
Keluarga merupakan salah satu caregiver orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peran dan keterlibatan keluarga sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan dan perawatan ODGJ. Keluarga merupakan ujung tonggak proses pemulihan ODGJ. Meskipun demikian keluarga sebagai caregiver juga memiliki masalah yang mungkin meningkatnya beban pikiran dan psikologis seperti munculnya perasaan rasa khawatir dan cemas. Penanganan kecemasan perlu dilakukan agar caregiver dalam kondisi yang baik mampu mendukung serta mendorong penyembuhan ODGJ, salah satu terapi deep breathing sering digunakan untuk intervensi kecemasan. Melihat hal tersebut maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas deep breathing terhadap tingkat kecemasan caregiver ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian kuantitatif ini dengan design pre experimental one group pretest – posttest. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan didapatkan 20 responden. Instrumen pengambilan data menggunakan instrumen kuesioner Zung- Self Anxiety Scale (ZSAS) yang telah valid (>0,396) dan reliabilitas (α = 0,974). Hasil menunjukkan mayoritas caregiver berusia 41-60 tahun, berjenis kelamin perempuan dengan tingkat pendidikan terakhir SMA/Sederajat. Lama menjadi caregiver mayoritas selama 11-24 bulan tinggal bersama dengan klien ODGJ. Mayoritas responden dalam kategori stress berat sebelum diberikan intervensi. Sedangkan setelah intervensi masyoritas dalam kategori sedang. Uji analisa data menggunakan paired t-test didapatkan nilai p 0,000 yang artinya deep breathing efektif untuk menurunkan kecemasan caregiver ODGJ Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Rekayasa Sosial Dan Teknologi Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Sampah Masyarakat Desa Kutamendala
Volume sampah yang dihasilkan masyarakat Desa Kutamendala mencapai 1,5 Ton/hari yang berasal dari sampah pemukiman, pasar, dan industri. Meskipun sudah memiliki Tempat Pembuangan Sampah dengan konsep reduce, reuse, dan recycle (TPS3R) namun terdapat kendala akses teknologi untuk pengolahan sampah, sementara kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan sampah juga masih kurang; kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) selaku produsen sampah terbesar masih membakar sampah atau membayar ke tenaga pengepul sampah. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga masyarakat (PKK) untuk memilah sampah dan menyetorkan ke TPS3R, (2) mengintroduksikan teknologi mesin pengolah sampah untuk meningkatkan kapasitas TPS3R, serta (3) keberlanjutan kemitraan TPS3R-PKK dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Kutamendala. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan tahap (1) persiapan, (2) edukasi pengelolaan sampah kepada anggota PKK, (3) Penguatan kapasitas pengurus TPS3R; (4) Introduksi mesin pengolahan sampah; (4) Focus Group Discussion (FGD) penguatan kemitraan; serta (6) Pengembangan jejaring produsen sampah dan pemasar sampah. Berdasarkan program yang telah terlaksana diperoleh hasil: (1) rekayasa sosial melalui penyadaran mitra PKK untuk memanfaatkan sampah sudah terlaksana dengan baik, peningkatan terjadi dari pengetahuan kepada praktek pemanfaatan sampah, (2) telah dintroduksikan 6 mesin yang telah diperasikan untuk mengolah sampah, serta (3) kemitraan PKK (54 RT dan 10 RW) dan TPS3R yang berkelanjutan dalam memanfaatkan sampah
Padang Cuisine Classification using Deep Convolutional Neural Networks and Transfer Learning
Recent advances in artificial intelligence, particularly deep convolutional neural networks (DCNN), have revolutionized image classification tasks across various domains. However, the application of these techniques to culturally specific food classifications, such as Padang cuisine, remains underexplored. This study aimed to develop a robust model for accurately classifying Padang cuisine using a CNN architecture enhanced with Transfer Learning to address the challenge of distinguishing between visually and texturally similar dishes. The model was trained on a dataset comprising approximately 2500 images of nine distinct Padang dishes, including Rendang and Gulai. Images were preprocessed by resizing, normalizing, and augmented through techniques like rotation and zooming, to enhance model generalizability. A pretrained CNN model was fine-tuned using Transfer Learning to leverage the existing knowledge and improve classification accuracy. The enhanced CNN model achieved an overall accuracy of 92% in classifying Padang cuisine, which significantly outperformed traditional models. Despite this, misclassifications were noted in dishes with similar visual features, such as Sate and certain types of Gulai. The results demonstrate the effectiveness of combining CNNs and transfer learning to accurately classify culturally specific dishes. The findings not only advance the field of food image classification but also have practical implications for automated menu management and culinary education, particularly in preserving and promoting culinary heritage. The integration of AI into culinary heritage documentation represents a significant advancement in preserving cultural diversity and enhancement of technological applications in the culinary industry. Future research should explore larger and more diverse datasets to further refine model accuracy and broaden its applicability to other regional cuisines
Menurunkan intensitas nyeri pemasangan arteriovena fistula pada pasien hemodialisis menggunakanteknik valsava maneuver
Hemodialisis (HD) adalah pilihan utama dalam perawatan pada pasien penyakit ginjal kronis (PGK). Sejak menjalani HD pasien biasanya mengalami dua kanulasi di fistula mereka dua kali per minggu dan mengalami nyeri jarum setidaknya 192 kali setahun. Nyeri pada pemasangan arteriovena fistula (AVF) merupakan sumber ketidaknyamanan yang dirasakan pasa pasien dalam menjalankan perawatan kesehatan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui penurunan intensitas nyeri pemasangan arteriovena fistula pada pasien hemodialisis menggunakan teknik valsava meneuver. Jenis studi kasus ini adalah analisis deskriptif dengan metode singlecase . Subyek dalam studi kasus ini sebanyak 1 pasien dengan mengukur intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan valsava meneuver pada duakali periode hemodialisis dengan menggunakan instrumen numerical pain rating scale. Nyeri yang dialami subyek studi kasus sebelum tindakan valsava meneuver berada diskala 6 sedangkan nyeri yang dirasakan setelah tindakan valsava meneuver berada diskala 4. Valsava meneuver yang dilakukan dapat menurunkan intensitas nyeri pemasangan AVF pada pasien yang menjalani hemodialisis. Valsava meneuver dapat diterapkan pada pasien yang menjalani hemodialisis sebagai tindakan nonfarmakologis untuk menurunkan intensitas nyeri pemasangan AVF
Penerapan kompres aloe vera untuk menurunkan suhu tubuh anak dengan demam
Anak membutuhkan penanganan demam dirumah agar diharapkan tidak terjadi infeksi bakteri, virus maupun penyakit serius lainnya. Salah satu upaya adalah tindakan non farmakologis dengan memanfaatkan tumbuhan Aloe vera. Aloe vera mengandung zat bioaktif diantaranya saponin dan lignin yang bekerja dengan sistem konduksi sehingga memberikan sensasi dingin serta dapat menyerap dan menurunkan demam pada anak dengan melakukan penerapan berupa kompres. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui suhu tubuh anak yang demam setelah dilakukan penerapan kompres Aloe vera. Studi kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif melalui asuhan keperawatan. Studi kasus ini memberikan asuhan keperawatan pada anak dengan masalah demam melalui penerapan selama 15 menit kompres Aloe vera. Pengukuran suhu dilakukan dengan thermometer digital pada bagian axila saat sebelum dan sesudah penerapan kompres Aloe vera. Hasil studi kasus menunjukkan subjek studi 1 mengalami penurunan suhu rata-rata 0,85 ̊C, sedangkan subjek studi 2 menunjukkan rata-rata penurunan suhu 0,7 ̊C sesudah diberikan kompres Aloe vera. Kompres Aloe vera dapat menurunkan suhu anak hipertermia