E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
Not a member yet
5310 research outputs found
Sort by
Intervensi Art Therapy dalam menurunkan skala nyeri akut pada anak post laparotomi eksplorasi
Laparotomi eksplorasi merupakan sebuah operasi terbuka di area abdomen. Tindakan operasi ini dapat menimbulkan nyeri hebat pasca operasi. Studi kasus bertujuan untuk mengetahui pengaruh art therapy dalam menurunkan skala intensitas nyeri pada anak pasca operasi laparatomi. Keluhan utama nyeri pada daerah bekas luka operasi (skala 4/10) menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan skala 6 (hurts even more) menggunakan Wong Baker Face Scale. Pasien terlihat gelisah dan raut wajah meringis, menandakan nyeri. Diagnosa keperawatan utama nyeri akut b.d agen pencedera fisik. Intervensi yang diberikan berupa art therapy untuk penanganan nyeri akut pada anak. Art therapy diberikan selama 3 hari dengan frekuensi 2 sesi dalam sehari selama 45 menit. Terapi dilakukan ketika pasien sedang dalam kondisi nyeri dan kemudian dilakukan pengukuran TTV sebelum dan sesudah tindakan. Implementasi program art therapy difokuskan dengan mengarahkan anak untuk mengekspresikan perasaan melalui gambar. Setelah intervensi dilakukan selama 6 sesi, terjadi penurunan nyeri yang awalnya 4 (0-10) menjadi 2 menggunakan Numeric Rating Scale. Dapat disimpulkan bahwa intervensi keperawatan dengan art therapy dapat digunakan perawat ketika memberikan asuhan keperawatan pada pasien post laparatomi eksploras
Pijat Oksitosin Untuk Meningkatkan Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Nifas
Kejadian yang timbul pada ibu yang kesulitan menyusui karena ASInya tidak lancar, terutama melahirkan anak pertama. Selain itu ibu sering mengeluh bayinya menangis, menolak menyusu, atau tidak menyusu karena putingnya sakit. Ini sering diartikan sebagai ASI yang tidak mencukupi atau buruk, dan karena itu memilih untuk tidak menyusui. Terapi non farmakologis yang dapat memperlancar ASI salah satunya dengan Pijat Oksitosin. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan pijat Oksitosin untuk meningkatkan kelancaran ASI pada ibu nifas di klinik bidan Delima Bangetayu Kulon. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan menggambarkan pengelolaan kasus dalam mengaplikasikan pijat oksitosin untuk meningkatkan kelancaran ASI pada ibu nifas yang berjumlah 3 orang subjek studi yang diperoleh dari pre-test yang sesuai kriteria inklusi. kriteria inklusi : ibu nifas hari ke tujuh, ibu melahirkan normal,ibu tidak sedang menjalani pengobatan. Hasil studi kasus pada ketiga responden dengan pengeluaran ASI yang tidak lancar setelah dilakukan pijatan oksitosin selama 3 hari dengan 3x pertemuan dan lama waktu yang digunakan 15 menit terjadi peningkatan jumlah ASI, frekuensi menyusui, frekuensi BAK/BAB bayi. Pijat oksitosin menjadi salah satu terapi non farmakologis yang efektif untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas
Occupational Health of Staff Nurses Working in Private Hospitals during the Early Post-Pandemic Period of COVID-19
The COVID-19 pandemic has significantly impacted healthcare professionals, causing issues like anxiety, hopelessness, and difficulty sleeping. Occupational health encompasses nurses' physical, mental, emotional, and social well-being and has been significantly affected due to the pandemic on nurses' work and the resulting changes in their occupational health. This study assessed the level of occupational health among staff nurses in private hospitals during the early post-pandemic period in the northern part of the Philippines. This study utilized a mixed-method design implemented in private hospitals in Tuguegarao City, Cagayan, to gather data on occupational health and wellness on a sample size of 100 nurses during the early post-pandemic period. The researchers used a purposive sampling technique and a questionnaire with adopted and modified questions as well as a self-made question. Frequency and percentage were used to describe the profile and mean to present the level of occupational health. Analysis of variance was used to determine the difference in the level of occupational health of nurses according to their profile. Thematic analysis was used to analyze qualitative data. Results show that staff nurses have a good level of occupational health during the early post-pandemic period. Moreover, qualitative data revealed that nurses experienced many health issues during the peak of the pandemic and that they experienced an improvement in their overall occupational health during the early post-pandemic period. The staff nurses experienced reduced anxiety, performed better self-care, and observed stricter adherence to infection prevention and control protocols, which greatly affected their occupational health. It can be concluded therefore that the occupational health of nurses during the early post-pandemic period of the COVID-19 pandemic has improved compared to during the pandemic. Their experiences during the pandemic led to less anxiety, improved self-care and better compliance with IPC protocols
Study of Linguistic Relativity on The Dynamics Of Language Meaning between Entrepreneurial Mindset Concepts in Indonesian Culture
Language is dynamic, one of which is the change in meaning that is strongly influenced by cultural development. The culture of a society depends on the development of science and technology that can affect people's mindsets from different generations. There are several generational groups, namely silent generation/matures (<1946), baby boomers (1947-1964), generation X (1965-1980), generation Y or millennials (1981-1995), and generation Z (1996-present). However, people who are still in their productive age are Generation X, Y, and Z. The purpose of the research is to describe the dynamics of the meaning of the entrepreneurial mindset in generations X, Y, and Z, as well as the relationship between the concept of entrepreneurial mindset and culture of Indonesian society. This research was conducted through linguistic relativity studies. The method used is a descriptive qualitative and quantitative method with data analysis using the triangulation technique. This research involved 57 respondents from generation x, y, and z groups. The data of this research is in the form of questionnaire results based on the mindset of entrepreneurs and the culture of Indonesian society. The result is there are four proverbs that are contrary to the mindset of the entrepreneur, that is, savings base rich and a little bit long to become a hill in contrast with the way of mindset do not save money. But there are four verses that are in line with the mindset of the entrepreneur, that is, a day is a thread, a year is a piece of cloth, and the first time is fun, then is pain, then it is fun. The mindset of the X, Y, and Z generations is more likely to use the mindset of Indonesian culture
EDUKASI PERSIAPAN LANCAR KEHAMILAN DAN PENCEGAHAN RESIKO TINGGI DI KELURAHAN MANGUNHARJO KOTA SEMARANG
Negara-negara menetapkan target baru untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu pada tahun 2030. Pemberdayaan terkait deteksi dini kehamilan beresiko tidak lepas dari peran puskesmas dalam melaksanakan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Masih perlu adanya edukasi atau pendidikan kesehatan dikomunitas terkait kehamilan sehat dan resiko tinggi yang bisa terjadi pada perempuan saat kehamilan. Pendidikan dan promosi kesehatan dilakukan untuk mencapai perubahan sosial dalam program kesehatan. Perubahan sosial diperlukan salah satunya untuk meningkatkan taraf kesehatan ibu dan anak. Pendidikan dan promosi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam mendeteksi dini kehamilan beresiko. Upaya yang dapat dilakukan untuk keseluruhan hal tersebut adalah edukasi persiapan kehamilan dan pencegahan resiko tinggi dengan deteksi dini pada perempuan sehingga masa kehamilannya sehat dan aman. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan sebagai preventif untuk menghadapi ibu dengan kehamilan berisiko tinggi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan edukasi tentang kehamilan sehat dan deteksi dini resiko tinggi ibu hamil. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu tentang penting perencanaan kehamilan yang sehat dan mendeteksi dini komplikasi yang bisa terjadi selama kehamilan sehingga dapat membantu mencegah kematian ibu maupun janin
Strategi Manajemen Talenta Dalam Pengembangan Karir Dengan Praktek Capacity Building Pada Lingkup Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen talenta dalam pengembangan karir dengan praktik capacity building di lingkup organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai implementasi dan efektivitas strategi manajemen talenta yang diterapkan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pegawai dan pejabat terkait, observasi partisipatif, serta analisis dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen talenta yang efektif di Kabupaten Semarang melibatkan identifikasi talenta potensial, pengembangan keterampilan melalui program pelatihan dan pengembangan berkelanjutan, serta evaluasi berkala untuk menilai kemajuan karir pegawai.Praktik capacity building terbukti memainkan peran penting dalam meningkatkan kompetensi pegawai dan mempersiapkan mereka untuk posisi yang lebih strategis. Keberhasilan manajemen talenta dan pengembangan karir di Kabupaten Semarang juga tergantung pada kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan pemimpin masa depan. Melalui capacity building, pegawai yang menunjukkan potensi kepemimpinan dapat diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan manajerial dan strategis yang diperlukan untuk posisi yang lebih tinggi. Ini tidak hanya membantu dalam suksesi kepemimpinan tetapi juga memastikan kontinuitas dan stabilitas dalam manajemen pemerintahan.Faktor-faktor pendukung yang diidentifikasi meliputi komitmen dari pimpinan daerah, budaya organisasi yang mendukung pembelajaran, dan kolaborasi dengan lembaga eksternal. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap perubahan.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan efektivitas manajemen talenta, Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang perlu memperkuat sistem evaluasi dan umpan balik, serta memastikan adanya kesinambungan dalam program capacity building. Selain itu, penting bagi organisasi untuk terus berinovasi dalam metode pengembangan karir dan melibatkan pegawai dalam perencanaan karir mereka. Dengan demikian, dapat tercipta lingkungan kerja yang lebih dinamis dan produktif, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.Kata Kunci : Manajemen Talenta, Pengembangan Karir, Capacity Building, Pemerintah Daerah Kabupaten Semaran
Determining Sister City Regency/City Non-Sample Cost of Living Survey (SBH) and Clustering Analysis of Consumption Patterns in West Java using the Machine Learning Method
Inflation is a significant data source in policy making. However, not all Regency/cities have inflation figures. As a result, Regency/cities must borrow inflation figures from dietary characteristics, GDP per capita, population, and distance between Regency and cities; this is called a sister city. With the help of machine learning, the similarity level method using distance measures, namely Euclidean distance, CID distance, and ACF distance, can help Regency/cities find sister cities. Furthermore, grouping was carried out using a biclustering algorithm to see the characteristic variables in West Java from the same consumption pattern data. The biclustering parameter with tuning parameter =0.1 is the best bicluster with a total of 3 biclusters with a value of MSR/V=0.02433 with identical characteristic variables, namely Average Fish Consumption (X3), Average Meat Consumption (X4), Average Consumption of Eggs and Milk (X5), Average Consumption of Vegetables (X6), Average Consumption of Fruit (X8), Average Consumption of Oil and Coconut (X9), Average Consumption of Housing and Household Facilities (X15), Average Consumption of Various Goods and Services and Average Consumption of Taxes (X16), Levies and Insurance (X19)
Pengembangan Metode Permainan Puzzle Edukasi “MACOA” (Anti Bullying untuk Remaja Putri)”
Remaja mengalami perubahan dalam interaksi di lingkungan sosial berdampak pada perilaku remaja. Berbagai tekanan yang didapatkan remaja. Bullying merupakan salah satu bentuk perilaku kekerasan di mana ada paksaan psikologis atau tindakan fisik terhadap seseorang atau sekelompok orang yang lebih "lemah" oleh individu maupun kelompok. Penelitian ini penting karena fenomena ini telah menjadi masalah serius. Pendekatan untuk mengubah perilaku kekerasan dengan meningkatkan pengetahuan melalui edukasi sehingga menimbulkan kesadaran mengubah perilaku menggunakan media puzzle. Siswa bersemangat, tidak bosan untuk memahami informasi tentang perilaku bullying. Tujuan untuk mengetahui pengaruh metode permainan puzzle edukasi terhadap pemahaman bullying melalui pengembangan permainan puzzle edukasi “MACOA”. Penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan menggunakan rancangan pretest – posttest group desain. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Mamuju dengan melibatkan 30 sampel. Cara pengambilan sampel yaitu simple random sampling atau pengambilan acak sederhana. Penelitian ini dilaksanakan 6 tahapan, yaitu identifikasi fenomena bullying pada remaja putri, desain puzzle, uji coba puzzle, refleksi perasaan dan persepsi peserta permainan puzzle, post test dan skoring, dan penyelesaian media puzzle edukasi “MACOA”. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ada perbedaan pemahaman tentang bullying antara sebelum permainan puzzle edukasi dan setelah permainan puzzle edukasi pada kelompok intervensi
Hubungan Penyesuaian Diri, Mekanisme Koping dan Dukungan Sosial dengan Kecemasan pada Mahasiswa Baru
Perubahan besar yang dialami oleh mahasiswa tahun pertama diantaranya penyesuaian diri pada lingkungan dan sistem pendidikan yang sangat rumit sehingga menyebabkan mahasiswa mengalami kecemasan cukup tinggi. Kemampuan penyesuaian diri dan mekanisme koping menjadi faktor internal penyebab kecemasan, sedangkan dari faktor eksternal berasal dari dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara penyesuaian diri, mekanisme koping dan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru jenjang sarjana di Fakultas Kedokteran. Desain penelitian ini menggunakan metode analitik cross-sectional, dengan metode stratified proportioned random sampling. Responden merupakan mahasiswa baru jenjang sarjana berjumlah 98 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penyesuaian diri dan tingkat kecemasan (p value = 0,003; r = 0,293), antara mekanisme koping dan tingkat kecemasan (p value = 0,000; r = 0,423), serta antara dukungan sosial dan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru (p value = 0,007; r = 0,269). Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan penyesuaian diri, mekanisme koping dan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru jenjang sarjana
Pengaruh Spiritual Support (Dzikir) pada Tingkat Kecemasan Ibu Pre Sectio Caesarea Elektif
Salah satu prosedur bedah yang dapat menimbulkan kecemasan adalah tindakan sectio caesarea. Kecemasan ini dapat muncul karena beberapa faktor, seperti usia ibu hamil, pengalaman operasi sebelumnya, kondisi kesehatan yang ada, dukungan keluarga, dan tingkat pendidikan pasien. Fokus penelitian ini adalah pada ibu yang menjalani prosedur pre sectio caesarea elektif. Metode penelitian yang digunakan adalah True Experimental Pre-Post Test With Control Group, melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok perlakuan (15 responden) dan kelompok kontrol (15 responden), dengan menggunakan teknik total sampling. Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) digunakan sebagai alat ukur tingkat kecemasan. data yang diperoleh diolah secara statistic dengan menggunakan uji marginal homogeneity dan dibandingkan menggunakan uji kolmogorov-smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dukungan spiritual berupa dzikir efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu yang menjalani prosedur pre sectio caesarea elektif, dengan nilai p = 0,001. Selain itu, terdapat perbedaan tingkat kecemasan setelah terapi antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, yang ditunjukkan oleh nilai p sebesar 0,009 (p < 0,05). Oleh karena itu, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pemberian dukungan spiritual dalam bentuk dzikir memberikan dampak signifikan dalam mengatasi kecemasan pada ibu sebelum menjalani prosedur sectio caesarea elektif.