E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
Not a member yet
    5310 research outputs found

    Strategi Peningkatan Kemandirian Energi melalui Pemanfaatan Panel Surya untuk Hidroponik dan Akuaponik di SDI As Salam dan SMPIT As Salam Kota Malang

    Get PDF
    The community service activity at SDI As Salam and SMPIT As Salam aimed to enhance energy independence through the integration of solar panels in hydroponic and aquaponic systems. Solar panels were utilized as an alternative energy source to reduce dependency on PLN electricity, which posed major challenges for water pump operations in hydroponic and aquaponic farming systems. The Participatory Rural Appraisal approach was implemented through technical training, solar panel installation workshops, and farming assistance. The results demonstrated that using solar panels reduced electricity costs, supported students' learning about renewable energy, and improved the sustainability of urban farming in schools. The integration of solar panels with hydroponic and aquaponic systems provided a practical and eco-friendly solution to energy challenges for farming on limited land

    Pelatihan Perawatan Jenazah dan Pendampingan Pendirian Lembaga Kematian Masjid At-Taqwa Perum Korpri, Tembalang, Semarang

    Get PDF
    The At-Taqwa Mosque of Perum Korpri Bulusan Tembalang (service partner) is located in the RW 5 area of Bulusan Village, Tembalang District, Semarang City, which has considerable potential to be developed into a da'wah and social center. Apart from its geographical location surrounded by 6 housing estates, near the village and sub-district offices,. TheAt-Taqwa Perum Korpri Mosque has also played an active role as a place for social activities for the surrounding community. This Community Service aims to encourage the formation of Institutions / Pillars of Death and provide professional training to recruited staff to be ready at any time to care for the bodies of residents who have died. The method used is lecture, question and answer and direct practice. There was a significant increase in knowledge where prior to training on corpse care only 23.1% of the participants knew, while 76.9% did not know, 88.4% knew, and only 11.6% did not know. This shows that the method used is very effective

    Hubungan Peranan Penyuluh Pertanian dengan Keberdayaan Kelompok Tani di Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri

    Get PDF
    Keterbatasan jumlah penyuluh pertanian menjadi salah satu masalah dalam kelompok tani. Peran penyuluh pertanian sangat diperlukan dalam memberdayakan kelompok tani untuk meningkatkan kualitas sumber daya petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian, mengetahui pemberdayaan kelompok tani, dan menganalisis hubungan peran penyuluh pertanian dengan pemberdayaan kelompok tani. Metode pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji interval jenjang dan uji korelasi Rank Spearman dengan program IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian sebagai motivator dan fasilitator berada pada kategori tinggi, sedangkan peran penyuluh sebagai edukator dan dinamisator berada pada kategori sedang. Keberdayaan kelompok tani ditinjau dari kemandirian, kemampuan kelompok dalam menjalankan fungsinya, dan kemampuan agribisnis berada pada kategori tinggi. Peran penyuluh pertanian sebagai motivator dan fasilitator berhubungan secara signifikan dengan keberdayaan kelompok tani, sedangkan peran penyuluh sebagai edukator dan dinamisator tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keberdayaan kelompok tani

    PERFORMANCE TEST OF THE AIR-COOLED CHILLER SYSTEM USING HCR 134a REFRIGERANT IN CONDENSER OUTPUT TEMPERATURE 30°C

    No full text
    This experimental test aims to determine the effect of increasing the output temperature from the evaporator (T1) on a constant output temperature from the condenser (T3) on the performance of the piston hermetic compressor in the Air-Cooled Chiller vapor compression system, namely compressor power, refrigeration capacity and Coefficient of Performance (COP). ). This test uses HCR-134a as the main refrigerant and water as the secondary refrigerant. Data collection was carried out at the output temperature from the condenser (T3) = 300C with variations in the output temperature from the evaporator, namely -40C to 100C. Information recorded at each stage of the experiment includes temperature and pressure at the outlet of the evaporator, compressor and condenser, as well as voltage, electric current and refrigerant flow rate. The instruments and equipment used are an Air-Cooled Chiller with a piston hermetic compressor as the main test tool, a digital thermometer and alcohol thermometer as a temperature gauge, a high pressure gauge and a low pressure gauge as a pressure gauge and an orifice as a refrigerant flow rate gauge and a digital multimeter as a meter. voltage and electric current. To find out the thermodynamic properties of the observation data, the refprop6 program is used by entering temperature and pressure variables. From these dynamic properties, by using the Excel program, entering the existing equations, the performance values of the reciprocating piston compressor are calculated. Test results show that with an increase in the cooling load as indicated by an increase in the evaporator exit temperature (T1) from -40C to 100C at a constant condenser exit temperature of 300C, the refrigeration capacity, compressor power and performance coefficient (COP) tend to increase

    Pengaruh Penambahan Puree Labu Kuning terhadap Kadar Proksimat, Beta Karoten, dan Sifat Organoleptik Cookies Umbi Garut Bebas Gluten

    Get PDF
    Background: Arrowroot flour is one of the food ingredients that can be used to replace the use of wheat flour and is a gluten-free flour.  Objective: The purpose of this study was to utilize arrowroot flour and pumpkin puree in the manufacture of gluten-free cookies that are organoleptically acceptable and have good nutritional content.  Method: The experimental design used was a one-factor completely randomized design (CRD) with two replications. The factor in this study was the formulation of arrowroot flour and pumpkin puree which consisted of 3 levels and 1 control, namely F1 (53% : 47%), F2 (50% : 50%), F3 (47% : 53%)), and control F0 (0% : 0%).  Results: the use of arrowroot flour and pumpkin puree had a significant effect on the moisture content, ash, protein, and beta carotene of cookies (p<0.05). The results of the hedonic test analysis and the hedonic quality of cookies significantly affected the color quality, taste quality of arrowroot, and texture quality (p<0.05).  Conclusion: The selected cookie formulation is F1 with a nutritional content of 100 g, which is 527 kcal of energy; 5.78 g protein; fat 33.93 g; carbohydrates 49.61 g; and beta carotene 1204.5 mcg.Keywords: Arrowroot_flour, Beta_carotene, Cookies, Gluten, Yellow_pumpkin_puree

    Gambaran Pola Asuh Orang Tua Pengasuh yang Memiliki Anak Stunting

    Get PDF
    Stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek di banding tinggi badan anak lain pada umumnya (seusianya) yang di lihat dari nilai Z-skor 20 tahun terbanyak 98 % , pendidikan SMA terbanyaak 57 %, Pekerjaan orang tua terbanyak IRT 76 % dan status ekonomi orang tua terbanyak pada penghasilan < 1.000.000 yaitu 60 %. Berdasarkan gambaran pola asuh orang tua/pengasuh yang memiliki anak stunting ditemukan  cara mengolah makan 69 % dengan kategori baik, variasi menu makan 36  dengan kategori cukup dan cara pemberian makan 47 % dengan kategori kurang. Gambaran pola asuh orang tua/pengasuh yang memiliki  anak stunting yang terdiri dari umur, pendidikan, pekerjaan status ekonomi, cara mengolah makanan, variasi menu makan dan cara pemberian makan

    Menghardik Halusinasi Klien Skizofrenia

    Get PDF
    Gangguan halusinasi pada klien skizofrenia merupakan masalah yang serius. Upaya preventif perlu dilakukan oleh perawat agar klien dapat mengendalikan halusinasinya. Kemajuan pengobatan berupa terapi generalis pada klien skizofrenia berkembang pesat di era milenial. Salah satu terapi yang masih digunakan hingga saat ini adalah terapi menghardik. Terapi ini telah dilakukan selama puluhan tahun di Indonesia sehingga diperlukan informasi mengenai efektivitasnya dalam mengendalikan halusinasi. Tujuan: penelitian bertujuan untuk menggali pengalaman klien skizofrenia dalam melakukan menghardik halusinasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan desain Fenomenologi. Populasi dalam penelitian ini merupakan klien skizofrenia yang mengalami halusinasi sebanyak 12 orang, sampel pada penelitian ini diperoleh 8 orang partisipan berdasarkan saturasi data. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara mendalam dengan pertanyaan tertulis , pertanyaan terbuka atau lisan serta mengubah data yang dikumpulkan menjadi teks tertulis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi. Hasil: Dalam penelitian ini ditemukan 5 tema: 1). Menghardik sebagai penangkal halusinasi, 2) Waktu menghardik, 3) religi sebagai mekanisme koping. 4) Aktivitas sebagai distraksi halusinasi 5) keluarga sebagai pendukung utama. Kesimpulan: menghardik mesih efektif dalam mengurangi halusinasi pada klien skizofrenia tetapi perlu dipadukan dengan beberapa aspek untuk mampu mengendalikan halusinasi yang efektif saat ini

    Kepatuhan Minum Obat terhadap Kejadian Serangan Berulang Penyakit Jantung Koroner

    Get PDF
    Penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian nomor satu yang serangannya dating secara tiba-tiba. Serangan jantung dapat berakibat fatal sehingga kepatuhan minum obat perlu diperhatikan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan minum obat terhadap kejadian serangan berulang penyakit jantung koroner.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan case control. Lokasi penelitian dilakukan di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Seumlah 30 responden diambil dengan purposive sampling. Responden terbagi dalam 2 kelompok yaitu 15 responden tidak mengalami serangan berulang dan 15 responden mengalami serangan berulang. Pada penelitian ini menggunakan metode pill-count dan MMAS-8 untuk menilai kepatuhan minum obat. Uji analisis menggunakan chi square.Hasil: Melihat metode pill-count mayoritas responden dalam kategori tidak patuh (66,7%) mengalami serangan penyakit jantung berulang. Sedangkan metode MMAS-8 terlihat 80% responden dengan kepatuhan rendah mengalami serangan penyakit jantung berulang dan 80% kepatuhan tinggi/sedang tidak mengalami serangan penyakit jantung berulang. Hasil uji chi-square pada metode pill count didapatkan p-value 0,002 dan pada metode MMAS-8 p-value 0,003 artinya ada hubungan kepatuhan minum obat dengan kejadian serangan berulang penyakit jantung koroner. Kesimpulan: Kepatuhan minum obat berhubungan dengan kemungkinan terjadinya serangan berulang penyakit jantung coroner.

    PENGEMBANGAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN BANTUAN MATHCITYMAP UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR SMP KELAS VIII

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan aktivitas pembelajaran berbasis PMR dengan MathCityMap untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation), penelitian melibatkan 16 siswa kelas VIII MTs Negeri 10 Sleman. Data dikumpulkan melalui wawancara guru, validasi media pembelajaran, tes, dan kuesioner siswa. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas pembelajaran dengan MathCityMap yang dikembangkan menggunakan ADDIE. Pada tahap Analyze, dilakukan analisis kebutuhan belajar. Pada tahap Design, dipilih media pembelajaran dan disusun tes kriteria. Pada tahap Development, dilakukan pengembangan, validasi ahli, dan revisi. Pada tahap Implementation, dilakukan uji coba. Pada tahap Evaluation, ditinjau kualitas produk. MathCityMap valid (82,3%), praktis (77,7%), dan cukup efektif (62,25%) mendukung pembelajaran bangun ruang sisi datar

    The Cytoxic Effects Of Forest Honey (Apis dorsata) On T47D Breast Cancer Cells

    Get PDF
    Background: In 2018, an estimated 2 million people had breast cancer. Forest honey (Apis dorsata) can have antioxidant activity due to the presence of flavonoid saponin, alkaloid, and tannin compound, therefore can be used as anticancer through the induction of apoptosis.Objective: To determine the IC50 of forest honey (Apis dorsata) on T47D breast cancer cells and see the morphology of T47D cells after administration of forest honey.Methods: This study is an in vitro test of the cytotoxic activity of forest honey against T47D breast cancer cells using the MTT assay method. The concentration of forest honey was prepared by the two-fold microdilution method in the range of 1000 - 31.25 µg/mL. Doxorubicin was used as a control drug with a concentration of 20 - 0.675 µg/mL. The morphology of T47D cells after treatment was observed with an inverted microscope with 400x magnification.Results: Forest honey (Apis dorsata) from any concentration did not show any inhibition of growth of T47D breast cancer cells. Meanwhile, doxorubicin had an IC50 of 3.746 µg/mL. The morphology of T47D cells with honey administration showed many live cells with formazan crystals.Conclusion: Forest honey has no cytotoxic activity against T47D breast cancer cells

    4,728

    full texts

    5,310

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇