E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
Not a member yet
5310 research outputs found
Sort by
OPTIMALISASI PENJADWALAN KARYAWAN UNTUK MEMINIMALISASI BIAYA OPERASI DENGAN PEMROGRAMAN LINEAR INTEGER
Penelitian ini membahas penerapan pemrograman linear integer untuk mengoptimalkan penjadwalan karyawan di sebuah perusahaan manufaktur. Perusahaan ini memiliki 15 karyawan yang perlu dijadwalkan selama 7 hari kerja, dengan tujuan memastikan kebutuhan tenaga kerja setiap hari terpenuhi sambil meminimalkan biaya tenaga kerja. Setiap hari membutuhkan minimal 8 karyawan, dengan batasan jam kerja maksimum 48 jam per minggu per karyawan.Model matematis yang dikembangkan mendefinisikan variabel keputusan biner untuk menunjukkan kehadiran karyawan setiap hari, fungsi objektif untuk meminimalkan total biaya tenaga kerja, serta kendala-kendala yang harus dipenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diterapkan mampu menghasilkan jadwal kerja yang memenuhi semua kendala dan meminimalkan biaya tenaga kerja
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Dalam Adopsi Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) Di Kecamatan Pulung, Ponorogo
Pelaksanaan di sektor pertanian menghadapi berbagai risiko yang sering kali mengakibatkan kerugian bagi petani. Risiko yang dihadapi antara lain risiko budidaya yang berkaitan dengan masalah non teknis yang sulit dikendalikan, seperti perubahan alam, pengaruh kondisi lingkungan dan perubahan iklim yang memicu serangan hama dan kekeringan. Program yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah telah memberikan perlindungan terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keputusan petani dalam mengadopsi program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo; Menganalisis kondisi faktor internal dan faktor eksternal petani dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kecamatan Pulung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei. Sampel ditentukan dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 petani mengikuti keputusan petani dan 72 petani tidak mengikutinya. Keputusan tersebut terdiri dari 3 jenis keputusan, yaitu keputusan sendiri sebanyak 24 orang, keputusan kelompok sebanyak 32 orang, dan bujukan pemerintah sebanyak 12 orang. Faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi keputusan petani untuk berpartisipasi dalam program AUTP adalah usia, pendidikan formal, pendidikan nonformal, pengalaman bertani, sifat inovasi, dan peran penyuluh pertanian
Efektivitas Video Emotional Freedom Technique Berbahasa Dayak dalam MenurunkanTingkat Kecemasan Ibu Hamil Menghadapi Persalinan
Latar belakang: Kecemasan selama kehamilan merupakan kondisi psikologis yang umum terjadi, khususnya menjelang persalinan. Kecemasan yang tidak tertangani dengan baik selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi obstetri, seperti kelahiran prematur, berat badan lahir rendah (BBLR), preeklampsia, bahkan keguguran. Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau tahun 2024, tercatat sebanyak 202 kasus BBLR, 64 kasus kelahiran prematur, 62 ibu hamil mengalami preeklampsia, dan 71 ibu hamil mengalami keguguran. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan adalah teknik Emotional Freedom Technique (EFT). Media edukatif berbahasa lokal dinilai dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan intervensi oleh masyarakat adat, termasuk pada ibu hamil suku Dayak di Kabupaten Sanggau. Tujuan: Mengetahui efektivitas video berbahasa Dayak tentang EFT dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan kecemasan ibu hamil menjelang persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest dengan sampel sebanyak 32 ibu hamil suku Dayak. Pengetahuan, sikap dan tingkat kecemasan diukur dengan pretest-posttest pemberian edukasi dan praktik EFT menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,75 menjadi 7,84, sikap juga menunjukkan tren positif dari rata-rata skor 31,41 menjadi 36,78 (nilai p < 0,05). Selain itu, tingkat kecemasan ibu hamil menurun signifikan dengan rata-rata skor turun dari 30,19 menjadi 24,19 (nilai p < 0,05). Kesimpulan: Video EFT berbahasa Dayak terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai EFT dan menurunkan tingkat kecemasan menjelang persalinan. Penggunaan media lokal berbasis budaya dapat menjadi strategi promotif yang tepat untuk pelayanan kesehatan maternal di wilayah multikultural
Daya Terima Pemanfaatan Tepung Limbah Kulit Buah Pepaya (Carica Papaya L) Substitusi dalam Pembuatan Bolu Gulung
Background: Wheat flour is a material derived from wheat grains, which is usually used in the making of cakes, noodles, and bread. One alternative to increase the nutritional content of wheat flour is the addition of other food ingredients, such as utilizing papaya fruit peels processed into flour as a raw material for making rolled sponge cake. Objective: This study aims to determine the acceptability of panelists in utilizing papaya peel waste as a substitute flour in the making of rolled sponge cake. Method: This study uses an experimental research type with a Completely Randomized Design experiment, which involves the formulation of adding papaya peel flour in the making of rolled sponge cake, specifically 10% papaya peel flour and 90% wheat flour as P1, and a control using 100% wheat flour. Results: The color category of the papaya skin flour roll cake shows that the control group has the highest liking percentage, which is 86.7% (n=13). The taste category shows that the control group has the highest percentage of preference, which is 80% (n=12). The aroma category shows that the control group has the highest liking percentage, which is 73.3% (n=12). The texture category shows that the control group has the highest liking percentage, which is 93.3%. Conclusion: Further laboratory research is needed regarding the nutritional content of rolled cake with the addition of papaya peel flour, as well as appropriate recipes and processing methods, so that the acceptance of the treatment group can be better than the control group
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA PEREMPUAN YANG MENGALAMI TOXIC RELATIONSHIP DALAM BERPACARAN: LITERATURE REVIEW
Masa remaja merupakan periode transisi di mana individu yang memasuki usia remaja, menunjukkan karakteristik yang khas. Selama periode ini remaja diharapkan untuk menyesuaikan diri dengan individu di sekitarnya terutama dalam membangun hubungan interpersonal. Wajar jika di dalam sebuah hubungan terjadi konflik atau perbedaan pendapat saat menghadapi situasi tertentu. Hubungan yang toxic dapat menyebabkan konflik internal diri sendiri. Konflik internal ini dapat menghasilkan emosi negatif seperti amarah, depresi, atau kecemasan. Hal ini menghambat kemampuan mereka untuk hidup secara produktif dan sehat. Toxic relationship merujuk pada hubungan yang tidak menyenangkan dan dapat menyebabkan kerugian. Artikel ini merupakan hasil tinjauan beberapa jurnal dari sumber seperti Google Scholar, Google Books, dan referensi lainnya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memahami dampak toxic relationship terhadap kesejahteraan psikologis remaja perempuan yang terlibat dalam hubungan berpacaran. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa toxic relationship memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental remaja
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Mekanisme Koping Kecemasan pada Remaja
Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang umum terjadi pada remaja dan dapat berdampak pada kesehatan mental serta performa belajar. Cara untuk menyelesaikan Kecemasan dengan meningkatkan pengetahuan pada kegiatan pendidikan kesehatan dipengaruhi oleh adanya media video dalam penyampaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video edukasi terhadap pengetahuan mekanisme koping kecemasan pada remaja di SMA PGRI 2 Banjarmasin. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain Pra-Eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 responden yang dipilih menggunakan teknik Sistematik Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner pengetahuan yang telah dikembangkan dari Buku Nursing Outcomes Classification dengan Kategori Baik, Cukup, dan Kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan setelah dilakukan intervensi media edukasi. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan nilai p = 0,001 < α = 0,05 yang berarti media edukasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan siswa
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK PADA WAKTU LUANG DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA KEPERAWATAN
Mahasiswa keperawatan cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa dari program studi lain. Aktivitas fisik pada waktu luang berperan sebagai intervensi nonfarmakologis yang dapat memberikan efek fisiologis melalui peningkatan hormon endorfin serta manfaat psikologis berupa pengaturan emosi dan penurunan ketegangan mental. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara aktivitas fisik waktu luang dan tingkat stres pada mahasiswa keperawatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dengan 68 responden yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Godin Leisure-Time Exercise Questionnaire untuk aktivitas fisik dan Depression Anxiety Stress Scale-42 untuk mengukur tingkat stres. Analisis hubungan menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan perangkat lunak statistic yaitu SPSS 29.0.1. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres tingkat sedang. Uji Spearman menghasilkan nilai p = 0,007 dan koefisien korelasi r = -0,325, menandakan hubungan negatif signifikan dengan kekuatan lemah antara aktivitas fisik waktu luang dan tingkat stres. Semakin aktif mahasiswa secara fisik, semakin rendah tingkat stres yang dialami. Aktivitas fisik secara rutin dapat menjadi strategi efektif untuk menjaga keseimbangan mental dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa keperawata
STUDI KASUS VIOLENT BEHAVIOR DAN DINAMIKA PSIKOLOGIS PADA INDIVIDU DENGAN SKIZOFRENIA PARANOID MENGGUNAKAN PERSPEKTIF PSIKOANALISA
Single case study ini melakukan penelitian violent behavior pada individu pria 37 tahun dengan diagnosis skizofrenia paranoid, dengan fokus pada domestic property damaging (DPD) yang kurang mendapat perhatian dan dinamika intrapsikis yang mendasari tindakan tersebut. Berlandaskan kerangka psikoanalisa, tujuan penelitian adalah (1) mengidentifikasi bentuk dan pemicu perilaku kekerasan serta (2) menganalisis dinamika psikologis dasar melalui konsep id, ego, superego dan mekanisme pertahanan. Data dikumpulkan melalui autoanamnesis, alloanamnesis, observasi, dan studi rekam medis, menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan empat tema utama: perilaku agresif dan destruktif termasuk pengulangan perusakan properti domestik, konflik keluarga dan interpersonal yang disfungsional, gejala psikotik yang berinteraksi dengan mekanisme pertahanan seperti represi, regresi, displacements dan proyeksi, serta konsep diri yang terganggu dan harga diri rendah, halusinasi psikotik sering menjadi pemicu episode kekerasan. Kesimpulannya, perusakan properti domestik dan tindakan kekerasan lain muncul dari interaksi antara psikosisis yang tidak ditangani, trauma tak sadar yang menumpuk, dan runtuhnya fungsi ego, sehingga menuntut intervensi farmakologis terintegrasi dan pendekatan psikodinamik. Kontribusi ilmiah yaitu penyajian kajian teoritis tentang domestic property damaging (DPD) dalam skizofrenia serta model yang menghubungkan gejala psikotik dengan proses psikodinamik sebagai dasar penelitian kualitatif dan kuantitatif selanjutnya
Coping Mechanisms and Social Support To Reduce Nurse Students' Anxiety In Facing Competency Tests
Nursing students who will face competency tests generally have varying levels of anxiety and this will likely have an impact on the competency test results. The aim of this research is to analyze the relationship between coping mechanisms and social support with the level of anxiety of nursing students in facing competency tests in Samarinda. This research uses quantitative research methods with a cross-sectional design. There were 138 respondents in this study using total sampling technique. Data was collected using the Brief Cope questionnaire for coping mechanisms, social support using the Multidimensional Scale of Perceived Social Support and the State Anxiety Inventory for anxiety. The results of the analysis of the independent and dependent variables using the gamma correlation test were obtained for coping mechanisms with an anxiety level of P value: 0.312 and social support with an anxiety level of p value of 0.015. So it was found that there was a relationship between social support and the level of anxiety in nursing students who were facing competency exams in Samarinda City
Transformasi Pelaporan Keuangan Puskesmas Sarwodadi menuju BLUD Profesional dan Berkelanjutan
In their role as primary healthcare providers, community health centers (Puskesmas) face various challenges in their financial management. The transition to Regional Public Service Agency (BLUD) status offers significant financial flexibility but demands professionalism. This community service program aims to provide mentoring and capacity building to financial managers at the Sarwodadi Community Health Center (Puskesmas) in preparing professional and sustainable BLUD financial reports. The approach used was a coaching clinic, attended by 10 Sarwodadi Community Health Center employees. This approach provided intensive guidance and hands-on practice in preparing BLUD financial reports. The effectiveness of the activity was measured through a comparative analysis of results before and after the community service program. The results showed an increase in participants' understanding of financial reporting. The majority of participants who previously struggled were now able to produce accurate BLUD financial reports. In conclusion, this activity was highly effective in improving the capacity of Puskesmas financial managers, demonstrating that the coaching clinic is a relevant method in supporting the transformation of Puskesmas into transparent, accountable, and professional BLUDs